Hidup itu Adalah Anugerah: Film Theory of Everything (2014)

  • Judul film: Theory of Everything
  • Genre: Drama Biografi
  • Durasi: 2 jam 3 menit
Adegan dimana Stephan dan Jane pergi berlibur bersama.

Sinopsis film

Film ini dimulai dengan pengantar Stephan Hawking sebagai mahasiswa di Universitas Cambridge bersama Jane Wilde. Jane awalnya malu mendekati Stephan, tetapi kemudian keduanya semakin dekat untuk menjadi kekasih. Sementara Stephen mulai memperhatikan rasa sakit yang dideritanya sampai suatu hari, ia mengalami kecelakaan di kampus yang membuatnya sadar bahwa ia menderita penyakit yang sangat fatal.

Stephen memutuskan untuk perlahan-lahan menjauh dari Jane, tetapi Jane bersikeras bahwa mereka masih harus bersama. Kemudian mereka memutuskan untuk menikah. Stephen segera menyelesaikan gelar doktor dalam fisika kosmologis. Jane selalu berada di sisi Stephen, meskipun penyakit Stephen sudah menyebar dan mengganggu sistem tubuh, keseimbangan, bahkan panca indera.

Stephen dan Jane memiliki dua anak dan hidup bahagia. Pekerjaan Stephen telah diakui secara publik. Jane selalu siap mendukung karier Stephen dengan kondisi Stephen yang lumpuh. Namun seiring waktu, Jane kehilangan antusiasme dan frustrasi dengan kehidupan berkeluarga bersama Stephen, meskipun Jane tidak mengungkapkannya.

Ibu Jane tahu permasalahan yang dihadapi Jane, kemudian ia menyarankan untuk bergabung dengan paduan suara gereja agar Jane dapat mengisi waktu luangnya. Melalui kegiatan ini, Jane bertemu dengan seorang guru paduan suara bernama Jonathan. Jonathan mendekati Jane dan sangat akrab dengan Stephen Hawking. Jonathan banyak membantu Jane untuk membantu Stephen, yang lumpuh agar Stephan bisa bergerak. Jonathan membantu keluarga Stephen bepergian ke luar rumah seperti pergi berlibur. Jane mulai jatuh cinta pada Jonathan.

Ada desas-desus tentang kedekatan Jonathan dan Jane antara keluarga dan kerabat mereka. Jonathan menyadari hal ini dan berusaha menjauh dari Jane. Tetapi Jane tahu bahwa dia membutuhkan Jonathan untuk membuat hidupnya bergairah lagi, dan Stephen mengizinkannya. Jane memiliki anak ketiganya.

Suatu hari Jane pergi berkemah bersama Jonathan dan ketiga anaknya sementara Stephen melihat opera bersama saudari perempuannya. Di ruang opera, Stephen mengalami kekambuhan penyakitnya dan segera dibawa ke rumah sakit. Stephan mengalami masa kritis dan koma. Untuk menyelamatkan hidup Stephan, dokter harus melakukan trakeotomi pada Stephan karena ototnya lumpuh. Di sisi lain, operasi akan membuat kemampuan berbicara terganggu. Jane memutuskan untuk melanjutkan operasi trakeotomi tersebut. Setelah Stephan pulih, Jane berusaha mencari cara untuk tetap berkomunikasi dengan Stephan.

Untuk mendukung kegiatan Stephan, Jane menyewa seorang perawat profesional bernama Elaine. Elaine tahu cara terbaik untuk memenuhi kebutuhan kerja Stephan. Kedekatan Elaine dan Stephan memungkinkan Jane untuk perlahan-lahan menarik diri dari kehidupan Stephan. Stephan juga mendapat bantuan program robot yang membantunya berbicara. Meskipun Stephan lumpuh dan tidak dapat berkomunikasi, dia masih dapat bekerja dan berhasil menerbitkan buku. Dunia mengakui karya Stephan.

Jane menyadari bahwa dia sudah mencintai Jonathan dan kembali dengan Jonathan. Akhirnya Stephen dan Jane bercerai, dan kemudian Jane menikahi Jonathan. Film berakhir dengan Stephen mengundang Jane untuk menerima gelar “Ksatria” dari Ratu Inggris meskipun mereka bercerai.

Pesan moral

Cinta adalah segalanya dalam hidup yang memberi semangat untuk tetap bergairah menjalani kehidupan meski masalah dan cobaan datang. Jane, isteri Stephan membuktikan cintanya dengan mendukung karir suami dan melayani suaminya yang harus hidup di kursi roda seumur hidup. Bahkan saat Jane sudah bercerai pun, ia tetap berada di dekat Stephan untuk membantu karirnya.

Di sisi lain, Stephan memaknai sakit yang dialaminya lewat karya dan keahliannya. Meski ia harus hidup di kursi roda tetapi Stephan membuktikan bahwa selalu ada cara untuk tidak mudah menyerah pada keadaan hidup. Ketika ia divonis tak bisa berbicara, ada mesin robot yang membantunya berkomunikasi dan tetap berkarya.

Hidup ini adalah anugerah. Dari film ini, saya belajar untuk mensyukuri apa pun keadaan yang terjadi. Tuhan selalu punya cara agar kita bisa memaknai apa yang sedang terjadi dalam hidup, baik itu suka maupun duka. Hidup ini tidak ada yang sia-sia, sebaliknya akan lebih bermakna ketika kita tahu bahwa untuk apa kita hidup di dunia ini.

Meski film ini sudah lima tahun lalu, tetapi film ini tetap punya sarat makna yang bisa dijadikan film keluarga. So, mumpung masih berdiam di rumah, film apa yang menjadi rencana anda hari ini?

Apakah Hidup Menurut Anda?

blog 12
Sumber foto: Dokumen Pribadi

Apakah hidup menurut Anda? Ada banyak kata dan kalimat yang muncul dalam benak anda, jika saya bertanya hal tersebut.  Sewaktu kalimat tanya, apa hidup menurut Anda? Teman saya langsung nyeletuk, “Hidup? Ya, jalani saja!”.

Saya pikir tidak ada rumus baku atau formula yang tepat untuk menjalani hidup. Setiap orang punya pengalaman tersendiri untuk menjalani dan memaknainya tergantung pada persepsi, pengalaman dan perasaan yang sudah, sedang atau belum terjadi.

Jika hidup adalah buku, maka bacalah dengan seksama dan nikmati kisah di dalam buku tersebut.

Jika hidup adalah tarian, menarilah dengan penuh penghayatan seolah-olah tarian itu memukau penonton yang melihatnya.

Jika hidup adalah lagu, cobalah bernyanyi dengan sepenuh jiwa dalam setiap lirik yang ada sehingga lagu terdengar indah dan menggetarkan pendengarnya.

Jika hidup adalah puisi, bacakan puisi itu dengan lantang sambil mengekspresikan setiap bait puisi seolah-olah orang akan terpukau menikmati puisi itu.

 

Jika hidup adalah sebuah perjalanan, maka mulailah melangkah dan nikmati setiap langkah dengan pemandangan di sekitarnya.

Jika hidup adalah permainan, maka bermainlah dengan adil dan jujur. Nikmati setiap permainan dan mainkan dengan penuh kegembiraan.

Jika hidup adalah sebuah film, maka nikmati film tersebut seolah-olah film itu menginspirasi anda untuk berubah dan tersentuh dengan skenario dan aktor di dalamnya.

Jika hidup adalah kompetisi, maka berlatihlah dengan sesungguhnya. Bersikaplah adil agar tidak curang dan jadilah pemenang.

Jika hidup adalah lukisan, maka pikirkan tema lukisan itu dan lukislah seolah-olah anda adalah pelukis ternama.

Jika hidup adalah makanan, raciklah dan masaklah makanan yang paling lezat menurut anda dan nikmati setiap suap dari makanan tersebut.

Jika hidup adalah impian maka impikanlah hal yang paling indah dan mengagumkan untuk anda.

Mungkin masih banyak lagi, makna hidup yang bisa anda gambarkan. Tetapi satu hal yang perlu anda ketahui, berikan yang terbaik untuk hidup anda sendiri. Semua ada dalam kendali anda, bukan orang lain dan lingkungan. Bertindaklah seolah-olah hidup begitu berarti untuk anda.

*Untuk seorang teman baik yang sedang galau…