Tips Masak Ayam Goreng Kuning Keemasan dan Tak Berminyak

Buatan saya sendiri, bangga sekali.

Berada di luar Indonesia membuat saya rindu masakan nusantara. Salah satunya adalah membuat ayam goreng yang kaya akan bumbu dan rempah seperti yang dibuat ibu saya. Pasalnya, ayam goreng memang mudah ditemukan di mana saja tetapi ayam goreng buatan ibu saya tidak mungkin ditemukan di benua biru. Lalu saya bertanya pada ibu saya, bagaimana membuat ayam goreng yang enak.

Hasil pengalaman saya tertulis di bawah ini sebagai saran untuk anda, jika anda ingin mencobanya.

1. Pastikan bumbu untuk merendam ayam potong

Untuk membuat ayam goreng kaya bumbu, tentu juga perlu banyak bumbu juga. Kita tidak mungkin menggunakan hanya bawang putih dan garam saja. Kunci memasak ayam goreng kuning keemasan adalah kunyit. Bumbu yang diperlukan adalah bawang putih, kunyit, ketumbar, serei, daun salam, daun jeruk, sedikit kaldu ayam dan garam. Haluskan semua bumbu, kecuali sereh yang dipukul-pukul dan daun salam yang dirobek sedikit sedangkan daun jeruk cukup dimasukkan dalam rendam bumbu ayam.

2. Ungkep ayam atau masak ayam dalam bumbu

Kemudian bumbu yang tersedia di atas, ditumis dengan sedikit minyak goreng. Masak hingga harum. Begitu bumbu sudah harum, masukkan dalam air bersamaan dengan daging ayam potong. Untuk ukuran air, sebaiknya anda tidak memberi banyak air yang merendam daging ayam potong keseluruhan. Jumlah air sebaiknya setengah dari panci yang berisi potongan daging ayam. Pada dasarnya, saat kita merendam ayam maka daging ayam akan berair juga.

3. Pastikan dalam api kecil

Agar bumbu meresap dengan warna kuning yang sempurna pada ayam, sebaiknya anda masak dalam api yang kecil. Bagi saya menggunakan kompor listrik, saya mengaturnya pada tingkat terendah. Dahulu saya memasak dengan api besar, rupanya membuat bumbu tidak terlalu meresap. Dengan begitu, kita juga mendapatkan warna kuning keemasan yang kita inginkan bila kita memasaknya dalam api kecil.

4. Panaskan oven

Judulnya memang ini adalah ayam goreng, tetapi saya tidak ingin ayam goreng yang terlalu berminyak. Pengalaman saya, ayam goreng yang digoreng dengan minyak sayur perlu waktu untuk membiarkan minyak tiris. Selain itu, saya juga pernah beberapa kali gagal menggoreng ayam dengan minyak karena percikan minyak panas yang menyerang saya. Untuk menghindari semua itu, akhirnya saya putuskan memanggangnya dengan oven. Meski ini tidak tampak seperti ayam panggang, tetapi ayam goreng. Ini adalah cara saya mendapatkan ayam goreng yang diinginkan. Ketika ayam potong sedang diungkep, saya mulai panaskan oven.

5. Panggang dalam suhu 150 derajat selama 15-20 menit

Ketika daging ayam tampak setengah masak, masukkan dalam wadah. Panggang dengan panas 100-150 derajat celcius hingga berwarna kuning keemasan. Saya sendiri membutuhkan waktu 15-20 menit hingga ayam benar-benar masak.

Bagaimana menurut anda?

Advertisements

Tidak Masak Sebulan Gegara Alarm Pendeteksi Asap

Alarm pendeteksi asap selalu ditempatkan di atas, seperti langit-langit rumah.

Sejak awal tahun lalu, kami yang tinggal di wilayah Bavaria (Bayern) mendapatkan surat edaran bahwa tiap rumah tangga wajib memiliki alat pendeteksi asap. Alat ini berfungsi sebagai deteksi dini dari kebakaran yang mungkin terjadi. Kami pun memasang alat ini ini bukan hanya di satu tempat saja saja tetapi kami pasang di tiap ruang di rumah. Alat pendeteksi asap ini fungsinya untuk mendeteksi bahaya kebakaran di rumah. Dengan alarm ini, risiko kebakaran dapat diminimalisir.

Saya tidak tahu bagaimana penerapan alat pendeteksi asap di negara bagian lain, sementara kami tinggal di wilayah Bavaria memang wajib memilikinya. Harga alat ini di supermarket sekitar 12€ namun saya punya beberapa untuk tiap ruang di rumah. Alarm ini juga ada di kamar asrama mahasiswa. Itu artinya semua rumah di Bavaria wajib punya alarm kebakaran.

Ada cerita menarik dari alat pendeteksi ini. Saya dan beberapa mahasiswa Indonesia suka sekali masak memasak. Kami pun berencana untuk masak di salah satu asrama mahasiswa. Kami tambah senang pula karena kami ingin sekali masak ikan asin dan beberapa menu masakan nusantara.

Kebiasaan masak memasak makanan nusantara memang sering kami lakukan. Namun ada satu kali kami kedapatan sial. Kami terlalu asyik mengobrol hingga lupa bahwa kami sedang menggoreng ikan asin. Sepertinya ikan asin ini tidak hanya mengeluarkan bau asin yang “ajaib” saja melainkan asap dari wajan yang mengepul.

Kompor listrik yang moderen di sini kebanyakan sudah dilengkapi penghisap asap. Kami pun sudah menyalakan penghisap asap selama memasak. Entah bagaimana asap dari wajan penggorengan itu semakin lama semakin banyak. Dan kekacauan itu pun terjadi.

Alat pendekteksi asap segera berfungsi dan berbunyi nyaring sekali. Kami semua panik. Saya takut sekali saat itu. Padahal sebenarnya tidak terjadi kebakaran atau api yang membahayakan. Seseorang dari kami mengatakan bahwa kita bisa mendapatkan denda jika terbukti tidak terjadi kebakaran dan menimbulkan kegaduhan. Kegaduhan yang dimaksud pemadam kebakaran datang ke tempat kami sementara tidak terjadi kebakaran. Jika terjadi begitu, bersiaplah kena denda 500€! Itu kata teman yang lain. Tentang jumlah uang denda, saya tidak tahu pasti kebenarannya. Hal yang dipikirkan saat itu, jangan sampai ada orang memanggil pemadam kebakaran! Lalu segera semua sibuk mengambil alat pendeteksi asap agar berhenti berbunyi.

Beruntung pemadam kebakaran memang tidak datang karena kami mampu mengatasi kekacauan. Sesaat kami semua berhenti dan syok terhadap kejadian tersebut. Begitu traumanya saya terhadap bunyi itu, saya pun tidak berani memasak selama sebulan.

Begitu cerita pengalaman saya soal pendeteksi asap yang diwajibkan ada di tiap rumah di sini. Gunanya untuk mendeteksi bahaya kebakaran dan meminimalisir risiko yang terjadi.

Apa anda pengalaman serupa?

Surbraten: Makanan Khas Jerman (26)

Surbraten di restoran.

 

Surbraten di restoran lain.

 

Surbraten ala saya.

Makanan yang satu ini menjadi khas dan dikenal sebagai salah satu kuliner tradisional di Jerman. Hampir di setiap restoran Jerman menjajakan surbraten dalam salah satu menu mereka.

Surbraten adalah irisan daging babi yang sudah dibumbui dan dimasak terlebih dulu dengan prosedur tertentu. Daging ini menjadi empuk dan rasanya khas sekali. Saya sendiri tidak tahu bagaimana mereka mengolahnya dengan baik.

Nah, dikarenakan penasaran selalu membeli maka saya mencoba sendiri hidangan istimewa ini untuk suami. Saya pun bertanya kepada ibu mertua dan beliau menyarankan untuk membeli yang setengah matang di toko daging langganan.

Kuah daging bisa dibeli di supermarket.



Langkah memasak:

  1. Karena daging sudah berbumbu, tak perlu diolah lagi. Panaskan wajan, beri minyak sayur sedikit. Goreng sebentar.
  2. Lalu iris daging menjadi lapisan seperti pada gambar.
  3. Siapkah kuahnya. Ambil air panas di wadah, lumerkan ‘bratensauce’ yang bisa dibeli di supermarket. Panaskan dalam api kecil. Setelah mendidih, siram di atas daging.
  4. Untuk sauerkraut, anda bisa membelinya dalam bentuk kemasan. Hangatkan sebentar dalam panci panas.
  5. Sedangkan kentang rebus, anda bisa kreasikan sesuai keinginan.

Semoga bermanfaat!

Rösti, Kentang Pengganti Nasi dari Swiss

Tak usah repot, ada juga kemasan yang praktis tanpa mengupas kentang. Anda tinggal panaskan selama 10 menit di wajan panas.

Rösti dengan schnitzel. 

Rösti dengan salmon.

Beberapa resep masakan saya yang dimuat di blog tentang kentang seperti Kartoffelsalat atau Kartoffelbrei dalam bahasa Inggris dikenal Mashed Potato (kentang tumbuk) rupanya banyak digemari. Karena kentang pengganti nasi sebagai makanan pokok, baik kandungan karbohidratnya. Itu sebab mereka yang sedang diet dinilai cukup berhasil mengganti nasi dengan kentang.

Kali ini saya memperkenalkan makanan yang terbuat dari kentang juga namanya Rösti. Pernah satu kali saya makan di Grand Indonesia, Jakarta untuk area western, Rösti cukup populer disajikan sebagai makanan pokok. Makanan ini jadi makanan khas di Swiss, tetangga Jerman juga. Namun di Perancis makanan ini disebut Röstis Bernois. Bisa dimakan kala sarapan atau makan siang. Namun saya lebih memilih untuk makan siang. 

Rösti yang berasal dari kentang jelas mudah ditemukan di Jerman yang juga punya makanan pokok kentang, selain roti. Ada berbagai varian cara memasak kentang, salah satunya rösti ini. Sebenarnya mudah memasak rösti, mudah pula jika malas mengupas kentang maka sudah tersedia rösti dalam kemasan praktis di supermarket.

Kadang malas juga memilih kentang yang baik dan bukan. Ketika dikupas juga belum tentu itu kentang yang baik. Memang benar bahwa kentang tidak bisa ditebak dari tampak luar saja. Baca juga tulisan saya tentang kentang di sini.

Lanjut cara memasak rösti:

Cara pertama ala saya:

  • Rebus empat buah kentang selama 30 menit, tidak terlalu matang sehingga kentang lembek. 
  • Iris kentang-kentang menjadi potongan kecil. Iris bawang bombay dalam irisan halus.
  • Masukkan 3-4 sendok margarin. Ketika mencair, masukkan bawang hingga harum lalu masukkan kentang yang dipotong-potong kecil.
  • Masak hingga kentang kecoklatan sekitar 10 menit. Tak usah dibolak balik, biarkan bagian bawah mengeras. Lalu matikan kompor, anda bisa memotong kecil-kecil.

    Cara kedua yang sebenarnya:

    • Iris kentang panjang secara halus dengan alat bantu. 
    • Masak 4 sendok margarin dalam wajan.
    • Masukkan kentang yang diiris hingga membaur satu sama lain sehingga seperti kue bulat. Biarkan kentang menyatu, tak usah dipisahkan. 
    • Tutup kentang ketika kentang sudah berwarna coklat. Tidak usah dibolak-balik biarkan bawah kentang mengeras. Masak selama 10 menit.

    Baik cara pertama maupun cara kedua, anda bisa tambahkan sayuran jika suka seperti bayam. Atau anda bisa masukkan irisan daging bacon. Silahkan sesuaikan dengan selera anda. Mudah bukan?

    Bohneneintopf mit Gemüse, Fleisch und Nudeln: Makanan Khas Jerman (4)

    Bohneneintopf ala Anna.

    Ini kacangnya yang disebut ‘kacang putih.’

    Semua sayuran yang terdiri atas wortel, wurzelpetersilie, paskernat dan daging direbus terlebih dulu. Anda bisa mengganti sesuai selera seperti sosis atau kentang.

    Setelah itu tambahkan mie sebelum diberi kuah kacang.

    Liebe geht durch den Magen, sebuah pepatah bahasa Jerman mengatakan. Artinya cinta datang dari makanan. Awalnya saya kesulitan makan lalu mempelajari selera makan dan kebiasaan orang Bayerisch, Jerman. Namun semakin lama saya menyukai masakan dan cara memasak yang sebagian besar ada catatan dalam ‘kitab suci’ memasak yang diberikan ibu Mertua. Jadi saya dapat satu buku tebal sekali berbahasa Jerman tentang aneka resep mengolah makanan dan memasak sesuai kebiasaan Bayerisch. 

    Dari sekian percobaan memasak, sebagian saya muat dalam blog ini. Suatu saat saya akan kumpulkan resep masakan yang dimuat di blog ini agar siapa saja yang ingin belajar resep masakan dengan rasa berbeda dari Jerman. Selanjutnya masakan yang akan saya ceritakan di sini adalah Bohneneintopf. Ini semacam saus atau kuah kacang, memasaknya pun mudah. Tak percaya? Mari kita coba!

    Bahan yang diperlukan:

    • 400 gram kacang putih atau di sini dikenal dengan weiß bohnen yang mudah dijumpai di supermarket seperti dalam gambar.
    • 500 ml air.
    • 3-4 sendok makan fett.
    • 2 wortel.
    • 2 petersilienwurzel, semacam akar peterseli warnanya putih dan teksturnya menyerupai wortel.
    • 100 gram mie.
    • 2 paskernat. Ini semacam sayuran, saya tidak tahu bagaimana membahasakannya, warna putih dan tekstur seperti wortel juga.
    • Daging secukupnya.
    • Garam dan merica.
    • Sedikit pasta tomat.
    • 1 pak kaldu daging sapi.
    • 1 bawang bombay diiris halus.
    • Sedikit tepung.
    • 1 daun salam jika suka.
    • 1 sendok teh paprika bubuk jika suka

      Cara memasak:

      • Rendam kacang semalaman atau sekitar 10-12 jam agar teksturnya lembut.
      • Rebus semua sayuran yang dimiliki agar matang. Anda bisa tambahkan kentang atau sayuran lain yang disuka, silahkan saja. Tiriskan sayuran.
      • Rebus daging hingga empuk. Singkirkan kuahnya untuk campuran kaldu. Tambahkan garam di dalam air yang dimasak.
      • Masak mi. Siapkan 100 gram mie. Rebus air 2 liter. Setelah mendidih, masukkan garam secukupnya lalu kemudian mie. Masak mie hingga matang kira-kira 10 menit. Saring mi hingga kering dan siap disajikan. 
      • Membuat saus kacang. Panaskan wajan, masukkan fett. Tambahkan bawang bombay yang diiris halus. Masukkan kacang yang sudah direndam dan oseng sebentar. Masukkan kaldu daging secangkir kecil. Lalu campurkan penyedap rasa kaldu sapi, berikut garam dan merica. Aduk perlahan, agar mengental masukkan sedikit tepung dan pasta tomat. Tambahkan paprika bubuk  dan selembar daun salam agar berasa sedikit pedas. Masak saus hingga mengental dan kacang sudah lunak atau lembek. Matikan kompor jika saus sudah berwarna coklat dan mengental.
      • Ada kalanya orang menambahkan sedikit anggur merah dalam campuran saus agar warna dan teksturnya baik. Hanya saya tidak suka itu. 

      Catatan dari saya:

      • Setiap orang rupanya punya gaya berbeda-beda kala memasak saus kacang. Ini gaya saya! Silahkan sesuaikan dengan selera anda, misal sayuran yang disukai. Atau saus kacang diberi bawang putih dan sedikit irisan daun bawang.
      • Ada juga orang yang memberi kaldu sapi hingga satu liter. Ini semua tergantung selera anda, apakah anda suka saus kacang yang kental atau cair?
      • Memakan ini benar-benar mengenyangkan. Jika anda sudah membuatnya dengan mie, saya pikir tidak usah tambahkan kentang dalam sayuran. 
      • Saya lebih memilih sayuran, daging dan mie ditiriskan dalam piring. Lalu kuah kacang disiramkan ke atasnya. Cara kedua, mereka memasukkan semua ke dalam kuah kacang, baru kemudian dihidangkan. Silahkan tentukan selera anda!

      Bagaimana? Semoga anda tertarik mencobanya!