Gefüllte Paprikaschoten mit Reis: Masakan Khas Jerman (17)

 

20170803_181125
Gefüllte Paprikaschoten mit reis.

 

Paprika isi selesai dimasak.

 

 

wp-image-1662270222
Paprika isi diberi saus kaldu.

 

wp-image-643922470
Paprika isi yang dibelah isinya seperti ini.

 

Hasil akhir sebelum disantap.

 

Makanan selanjutnya yang saya perkenalkan namanya gefüllte paprikaschoten mit reis termasuk makanan populer yang dikenal tidak hanya di Jerman, sebut saja Spanyol hingga ke negeri Taj Mahal, India.

Di Jerman, saya mendapatkan makanan ini beberapa kali dari ibu mertua yang membuatkannya untuk saya dan suami. Dari asal nama, jelas makanan ini sebenarnya adalah paprika yang berisi nasi dan daging yang dicampur jadi satu. Tentu rasanya enak saat saya merindukan makan nasi.

Di sini, nama makanan ini bisa disebut gefüllte paprikaschoten saja atau paprikaschoten. Menurut saya, satu paprika saja sudah cukup namun sebenarnya memakannya bersamaan dengan roti. Daging yang dimasukkan dalam paprika adalah daging sapi yang digiling. Bumbunya sederhana dan pembuatannya yang mudah membuat siapa saja yakin bisa mengkreasikannya dengan baik.

Mari dilanjutkan dengan memasaknya!

Bahan yang diperlukan antara lain:

  1. 200 g beras
  2. 400 ml air
  3. Kaldu fleischsuppe
  4. Bawang merah
  5. Bawang putih
  6. 4 Buah paprika besar
  7. 750 Gram daging sapi cincang
  8. 1 sendok teh pasta tomat
  9. Paprika bubuk, garam dan merica

Cara memasak:

(1). Memasak nasi

  • Cuci 200 gram beras dengan baik.
  • Masak air 400 ml dan beri kaldu fleischsuppe di dalam.
  • Setelah mendidih, masukkan beras!
  • Masak nasi selama 15 menit. Singkirkan sementara!

(2). Membuat paprika isi

  • Cuci paprika besar dengan baik dan buang isinya hingga kosong. Jangan sampai kulit paprika hancur! Buat tutup paprika dengan memotong batang atas. Jangan dibuang tutup paprika!
  • Potong halus bawang putih dan bawang merah.
  • Siapkan wadah dan masukkan 750 gram daging sapi giling. Aduk adonan bersama bawang putih, bawang merah, garam dan merica. Beri sedikit pasta tomat! Tambahkan nasi yang tadi sudah dimasak sebelumnya.
  • Isi paprika dengan adonan daging sapi giling yang berbumbu bersama nasi.
  • Tutup paprika dengan batangnya.
  • Siapkan panci beruap seperti dandang untuk menanak nasi. Masukkan paprika berisi saat air sudah mendidih. Masak kira-kira 25 menit dalam api sedang.

(3). Membuat saus paprika

  • Buat saus dari air yang sudah matang sesuai selera atau yang dibutuhkan!
  • Beri kaldu fleischsuppe rasa sapi, garam dan merica! Aduk perlahan hingga mengental.
  • Tambahkan pasta tomat hingga masak beberapa menit. Selesai!

Saran penyajian:

  1. Siapkan piring bermangkuk, taruh paprika isi.
  2. Hancurkan isi paprika bersamaan dan siram dengan saus paprika.
  3. Makan bersamaan dengan roti atau nasi juga bisa.
  4. Resep di atas untuk 4 porsi.

Selamat mencoba!🍽

 

 

Advertisements

Tom Yum Suppe: Masakan Asia di Jerman (4)

Bumbu tom yum yang diimpor langsung dari Thailand. Komplit isinya, termasuk sudah ada daun jeruk, lengkuas bahkan cabai kering.

Saya memilih makanan laut terdiri dari udang, cumi, kerang dan ikan yang sudah tercampur ketimbang membeli terpisah. Kemasan ini praktis.

Sayurannya saya pakai brokoli hijau dan kol putih saja.

Jamur champignon yang digunakan.

Siap disantap dengan nasi atau mie.



Siapa yang tak kenal ‘Tom Yum suppe’ yang berasal dari Thailand ini? Saya sering makan tom yum justru saat tidak di Thailand. Di Indonesia, beberapa kali saya memesan makanan ini di restoran non Thailand. Pertama kali saya perkenalkan makanan ini pada suami saya, dia pun jadi suka. Saya pun tak segan mencoba untuk memasaknya di rumah. Kali ini saya bercerita memasak tom yum dengan semua bahan yang dibeli di supermarket di Jerman. 

Masakan ini sejenis sup yang berkuah berisi aneka makanan laut seperti udang, cumi, kerang dan ikan. Untuk sayurnya pun bisa dipilihkan jamur dan beberapa sayuran yang disukai. Kuahnya berasa sedikit masam dan pedas menyegarkan. Jika anda tak suka rasa yang demikian sebaiknya tidak usah mencoba, apalagi bila anda alergi sea food


Mari lanjutkan dengan memasaknya!

Bahan yang diperlukan:

  1. 250 Gram cumi, udang, kerang dan ikan.
  2. 450 Liter air.
  3. 100 Gram Jamur champignon.
  4. 1 Bungkus bumbu tom yum.
  5. Brokoli hijau dan kol putih secukupnya.
  6. Bubuk paprika secukupnya bila suka pedas.
  7. Jeruk nipis.
  8. Bawang bombay yang diiris halus.
  9. Kecap ikan, gula, garam secukupnya.

Cara memasak:

  1. Rebus dulu brokoli hijau dan kol putih secara terpisah sampai masak. Jika sudah matang, tiriskan airnya.
  2. Agar seafood setengah matang, saya manfaatkan air rebusan sayur untuk merendamnya beberapa saat.
  3. Masukkan 450 liter air dalam panci. Kemudian tambahkan bumbu tom yum suppe semuanya dan bawang bombay yang sudah diiris sebelumnya.
  4. Masukkan jamur champignon dan seafood ke dalam air. Masak kira-kira 5 menit dengan api sedang.
  5. Tambahkan brokoli dan kol yang sudah direbus sebelumnya. Masukkan irisan jeruk nipis ke dalam.
  6. Cicipi dulu rasa yang dikehendaki. Jika suka tambahkan sedikit garam, kecap ikan dan gula sedikit.
  7. Masak beberapa saat sampai mengental kuahnya. 
  8. Siap disajikan.

Saran penyajian:

  1. Untuk seafood, saya pilih yang sudah bercampur isinya sehingga lebih murah harganya. Namun anda bisa pilih tertentu saja misal hanya udang dan cumi saja.
  2. Anda bisa tambahkan irisan cabai dalam kuah sup jika ingin pedas.
  3. Anda bisa juga tambahkan sayurnya dengan irisan tomat, daun bawang dan tauge.
  4. Jika anda tak suka berasa masam, tak usah tambahkan jeruk nipis.
  5. Anda bisa sajikan bersama nasi hangat atau mie yang sudah direbus terlebih dulu.

Selamat mencoba!

Saure Grumbeere und Nudeln: Masakan Khas Jerman (13)

Siap disantap selagi hangat!

Ada mie, kentang, telur dan bawang goreng. Jika disimak cara memasaknya, seperti mie rebus.

Memasak makanan hangat selagi musim gugur yang dingin di luar kemudian menginspirasi saya membuat mie rebus pakai telur dan irisan cabai rawit. Karena rindu bakmi godok, saya intip masakan Jerman yang mirip. Saya cari di buku resep memasak tidak ketemu. Saya ingat Saure Grumbeere mit Nudeln ini resep kreavitas Oma Mertua yang diturunkan ke Ibu Mertua lalu kemudian saya mencobanya sendiri. Mudah ‘kok!

‘Saure Grumbeere mit Nudeln’ ini sebenarnya seperti bakmi godok atau bakmi rebus jika di Indonesia. Isiannya ada mie (nudeln), telur rebus dan kentang (Grumbeere). Mungkin jika anda paham bahasa Jerman dan sering mengikuti resep masakan saya, anda bertanya kok Grumbeere untuk menggantikan kata kentang, yang biasa disebut Kartoffel

Di Jerman sesuai penjelasan ibu Mertua, ada tiga tipe kentang yakni fest kochend yang biasa digunakan untuk kartoffelsalat, vorwiegend fest kochend yang umum digunakan untuk kentang goreng, kentang rebus atau kentang tumbuk. Terakhir, mehlig kochend, ini jenis kentang yang bila dimasak mudah hancur dan cocok untuk kentang tumbuk, perkedel atau kroket.

Setelah saya cari tahu rupanya grumbeere adalah sejenis umbi-umbian seperti kentang namun jenisnya berbeda. Kira-kira dari penjelasan tiga jenis kentang, grumbeere masuk pada jenis kentang mana? Jenis kentang grumbeere ini paling banyak ditemukan di wilayah Amerika bagian selatan. Kentang jenis ini lembut teksturnya, artinya tidak usah terlalu lama memasaknya seperti normalnya kentang pada umumnya. Hmm, menarik ya!

Kembali lagi ke menu masakan, saure grumbeere mit nudeln adalah makanan kreasi sendiri. Untuk kuahnya sesuai nama maka berasa masam yang berasal dari cuka sayuran. Cuka sayuran ini sebagian berasal dari wine untuk campuran masakan. Asamnya tentu berbeda dengan rasa masam pada cuka umumnya atau rasa masam dari perasan buah lemon. 

Agar menyegarkan, kuah diberi daun salam dan tumisan bawang bombay sebelumnya. Dimakan selagi panas, saure grumbeere mit nudeln sesuai untuk menghangatkan badan dan rasanya yang masam buat badan kembali bersemangat.

Bahan yang diperlukan:

  1. Air secukupnya.
  2. Nudeln atau mie yang sesuai selera anda.
  3. Grumbeere atau kentang.
  4. Telur sesuai selera anda.
  5. Bawang bombay yang diiris halus.
  6. Beberapa daun salam.
  7. Fett atau minyak sayur untuk menumis.
  8. Bawang goreng jika suka.
  9. Cuka sayuran.
  10. Kaldu sayuran, Maggi dan bubuk paprika pedas.


Cara memasak:

  1. Rebus air untuk memasak nudeln terlebih dulu dan tambahkan garam dalam rebusan air. Jika sudah mendidih, masukkan nudeln dan masak hingga 8-10 menit. Setelah matang, tiriskan airnya dan singkirkan sementara waktu.
  2. Rebus air untuk memasak grumbeere yang sudah dipotong-potong seukuran dadu. Beri garam pada rebusan air. Jika sudah mendidih, masukkan kentang dan masak hingga matang. 
  3. Panaskan wajan dan masukkan fett. Tumis bawang bombay yang sudah diiris halus dan masukkan daun salam ke dalam. Jika berasa harum, tambahkan air secukupnya untuk kuah kaldu. Masukkan kaldu sayuran ke dalam dan bubuk paprika.
  4. Masukkan telur dalam rebusan selama 5-8 menit dengan api sedang. Jika telur sudah setengah matang, masukkan kentang ke dalam kuah kaldu. Masak hingga 3-4 menit. Tambahkan cuka sayuran ke dalam kuah kaldu.

Saran penyajian:

  1. Ambil nudeln atau mie ke atas mangkuk. Masukkan kuah kaldu yang sudah dimasak. Taburi sebagai topping, bawang goreng.
  2. Bawang goreng hanya sesuai selera dan keinginan anda saja.
  3. Anda bisa juga bebas mengkreasikan dengan sayuran seperti sawi, tauge atau wortel.
  4. Jika kurang pedas, silahkan tambahkan irisan cabai sesuai keinginan anda.

Selamat menikmati!🥘

Curryhuhn mit Kokosmilch und Salat: Masakan Asia di Jerman (3)

Makanan pertama, Curryhuhn mit Kokonosmilch.

Makanan kedua, salat khas Thailand.

Tak pernah habis mengulik soal makanan, terutama masakan asing di luar Indonesia. Kali ini saya membahas masakan dari negeri Gajah Putih. Mengapa? Saya rindu masakan Indonesia kemudian apa daya tidak sedang berada di wilayah yang ada restoran Indonesia plus saya malas masak. Wiken memang waktunya berburu makanan. Selain mencoba rasa baru, mungkin menarik saya bagikan lewat tulisan di sini.

Di kota München ada beberapa restoran franchise Thailand yang sudah punya nama. Artinya restoran ini tak pernah sepi dikunjungi peminat mulai dari orang Asia macam saya hingga mereka penduduk lokal yakni orang Jerman sendiri. Saya lupa nama restorannya, tetapi kali ini saya ingat nama masakan mereka. 

Pertama, Curryhuhn mit Kokosmilch. 

Nama masakan memang terdengar Jerman, namun sesungguhnya ini adalah masakan ayam bumbu karri. Untuk karri sendiri menggunakan santan, dimana di sini disebutnya Kokosmilch

Si pramusaji datang dengan ramah membawakan masakan ini kepada saya. Mungkin dikira saya orang Thailand karena ini sudah kesekian kali saya diajak bicara bahasa Thai namun saya hanya menjawab “Entshuldigung, Ich komme nicht aus Thailand.” Lalu mereka pun tersenyum maklum sambil pergi. Kadang mereka berpikir saya adalah orang Filipina. Lanjut ke cerita masakan!

Masakan ini berkuah agak kental karena mengandung santan kelapa. Rasanya enak menurut saya. Ada sayuran seperti labu dan daun bambu ditambah irisan cabai merah. Kuah karrinya benar-benar terasa, tidak encer hanya berasa air saja. Daging ayam fillet berupa potongan-potongan kecil. Saya suka sekali. Karena belum berasa pedas, saya tambahkan cabai kering khas Thailand. 


Kedua, salat khas Thailand.

Jika anda berkunjung ke Thailand, mereka punya berbagai pilihan salat yang patut dicoba. Saya biasa membahas salat resep buatan Mertua, sekarang saya sontek bagaimana salat buatan Thailand. 

Salat ini rasanya menyegarkan. Kuah cukanya tidak berasa kecut dan sedikit berasa manis mungkin pengaruh sayuran di dalam. Isiannya semua sayuran dan mie bihun halus. Sayuran ada daun selada air, tomat, bawang bombay dan cabai merah. Sepertinya membuat salat ini tak sulit, mungkin anda bisa praktikkan di rumah.

Begitulah perkenalan makanan khas Thailand yang saya cicipi. Semoga menginspirasi🍽

Pichelsteiner Asli Bayerisch: Masakan Khas Jerman (10)

Pichelsteiner ala Bayerisch.

Di Austria sudah turun salju, di tempat saya belum namun udaranya seperti membuka kulkas.

Saat ini padahal musim gugur, namun suhunya dingin sekali menurut saya. Bayangkan saja jika saya berjalan keluar seperti masuk dalam kulkas. Memang di Austria, negara tetangga sudah mulai turun salju. Di tempat saya di Jerman memang belum turun salju, suhu di luar kira-kira 6 derajat sampai 10 derajat. Kadang hujan disertai angin semakin membuat saya menggigil.

Jika di Indonesia, saya bisa mampir makan bakso maka di Jerman saya akan membuat sup, tentunya berisi rebusan sayur dan daging. Makanan yang mirip dengan bakso dan sup di Jerman, dikenal dengan sebutan Pichelsteiner namun di wilayah Bavarian disebutnya ‘Pichelsteiner Eintopf’. Makanan ini juga sering dijumpai dalam jumlah besar saat prasmanan atau buffet. Jika Hungaria punya sup goulash maka Jerman punya pichelsteiner yang isiannya mirip, meski rasanya berbeda. Menurut saya ini seperti sup daging yang biasa dibuatkan oleh ibu saya di Jakarta.

Asal nama konon dari wilayah bavaria, semacam makanan tradisional yang diklaim sudah ada sejak abad 19. Tahunya darimana? Sebuah kumpulan resep abad 19 menyebutkan nama masakan ini. Saya pun punya kumpulan resep masakan khas Bayerisch ini. Katanya pichel berasal dari nama panci untuk merebus dagingnya. Itulah sejarah munculnya nama masakan ini.

Mari kita lanjutkan memasak!

Petunjuk memasak dari Buku kumpulan resep Bayerisch pemberian ibu Mertua. Kadang saya kreasikan menurut sepemahaman bahasa Jerman yang saya ketahui.

Kaldu sapi yang digunakan.

Bahan yang diperlukan:

  1. 200 – 300 Gram daging sapi dan daging asap, jika suka.
  2. Sayuran seperti kentang, wortel, kubis, seledri dan daun bawang.
  3. 30-50 Gram Fett atau minyak goreng.
  4. 1/2 Liter air.
  5. 1 Buah kaldu rasa sapi, garam dan merica bubuk.
  6. 1 Bawang bombay iris halus.

Langkah memasak:

  1. Kupas kentang dan potong-potong sayur sesuai yang dikehendaki.
  2. Potong daging menjadi dadu.
  3. Panaskan panci dan masukkan fett. Tambahkan bawang bombay di dalam panci.
  4. Masak daging yang sudah dipotong dadu.
  5. Masukkan sayuran kentang, kubis wortel ke dalam panci.
  6. Tambahkan air ke dalam panci lalu masukkan kaldu sapi 1 buah, garam dan merica secukupnya.
  7. Masak kurang lebih 1 jam dengan api kecil.
  8. Lima menit sebelum mematikan kompor, tambahkan daun bawang dan seledri.

Di wilayah Jerman bagian lain, sup dimasak juga bersama sumsum tulang sapi. Jadi terbayang bahwa makanan ini mirip bakso ‘kan? Jika anda suka, bisa mengganti bawang bombay dengan bawang merah dan bawang putih.

Selamat mencoba! 🥘

Steak mit Pfeffersoße: Masakan Khas Jerman (9)

Siap disantap.

Sebelum disiram saus.

Penampakan kedua sebelum disiram saus.

Steak. Makanan ini mungkin tak asing lagi ditemukan di Indonesia, terutama restoran yang menyajikan masakan ala western. Namun jika anda suka memakannya, bisa jadi anda pun bisa memasaknya di rumah. Karena memasak steak itu mudah. Tak perlu pemanggang jika anda tak punya, anda bisa menggunakan wajan penggorengan. 

Saat ini saya perkenalkan steak dengan saus lada hitam, seperti yang mungkin anda temukan di restoran. Pilih daging sapi yang masih segar dan potongannya memang untuk steak. Agar menyehatkan tentunya, anda bisa variasikan dengan sayuran. Sayuran dipilihkan terdiri atas wortel yang kecil, brokoli, daun kapri, buncis dan kacang panjang berwarna putih. Saya juga menambahkan kentang sebagai sumber karbohidrat. Itu pun jika anda suka. 

Bahan yang diperlukan antara lain:

  • Daging steak.
  • Mentega atau minyak sayur.
  • Saus lada hitam kemasan.
  • Kentang.
  • Garam, lada secukupnya.
  • Sayuran yang disesuaikan selera anda.
  • Krim susu 50 ml atau 4 sendok makan.
  • Air.

Cara memasaknya:

Pertama, memasak kentang rebus. 

  • Panaskan air sebanyak kentang yang diinginkan. Ukuran air seperti merendam kentang. Beri garam sedikit ke dalam air.
  • Cuci dan bersihkan kentang dengan baik. Biarkan dengan kulitnya. 
  • Setelah air mendidih, masukkan seluruh kentang yang diinginkan hingga terendam. Masaklah selama 45-60 menit, tergantung besarnya api dan jenis kentang.
  • Untuk mengetes kentang sudah masak, anda bisa menusuk dengan garpu.
  • Jika sudah masak, matikan kompor. Kupas kentang dengan mengkulitinya sehingga lebih mudah. Singkirkan sementara.

Kedua, memasak sayuran.

  • Cuci bersih semua sayuran. 
  • Silahkan sesuaikan dengan selera anda dalam memasak sayuran. Cara saya adalah merebus semua sayuran ke dalam air panas. Satu per satu hingga masak.
  • Setelah masing-masing sayuran ditiriskan dari air, potong-potong menjadi lebih kecil. Cara ini lebih mudah menurut saya.
  • Agar rasanya semakin enak, saya menumis sayuran jadi satu kira-kira selama 1-2 menit. Saya menggunakan margarin untuk menumis. Sayuran akan tercampur jadi satu.
  • Jika sudah masak, singkirkan sementara.

Ketiga, memasak saus lada hitam.

  • Perhatikan aturan informasi yang tertera dalam kemasan saus lada hitam. 
  • Masak 200 ml air kemudian masukkan bumbu saus lada hitam.
  • Lalu masukkan krim. Masak selama 1-2 menit. Siap untuk disajikan.

Keempat, memasak steak.

  • Pukul-pukul daging dengan pemukul khusus.
  • Taburi garam dan merica di kedua sisinya. Biasanya saya membiarkan daging selama 30 menit sebelum dimasak.
  • Panaskan wajan. Tambahkan margarin atau minyak sayur. 
  • Masak steak dengan api kecil. Setiap sisi daging kira-kira 5 menit. Bolak-balik daging hingga berwarna kecoklatan. Jika sudah masak, siap dihidangkan.

Kelima, menata makanan. 

  • Sajikan dalam piring yang ceper atau tidak melengkung.
  • Masukkan kentang dan belah menjadi potongan kecil. Beri sayur di sisi selanjutnya. Dan steak di bagian akhir.
  • Kemudian siram steak dengan saus. Siap disantap.

Selamat makan! 🍽

Ingin Makan Murah di Jerman? Datang ke Imbiss!

Gerai imbiss Asian Food menjual bakmi goreng kemasan praktis dan diberi garpu plastik. Ini ukuran kecil dengan sayuran harga kisaran kurang dari 3€.

Di imbiss Asian Food disiapkan tempat duduk sederhana jika ingin makan langsung. Total makan berdua hanya kisaran 10€ dibandingkan makan di restoran bisa mencapai 30€. 

Gerai imbiss yang menjual pizza, harga 5€ sementara di Italia mungkin hanya kurang dari 2€.

Imbiss yang jual kacang, gula-gula dan aneka manisan lainnya.

Imbiss (kanan) yang menjual döner dan burger seperti foodtruck tampak belakang.



Jika di Indonesia ada warung makan kaki lima, warung tenda atau gerobak keliling maka di Jerman ada istilah Imbiss. Imbiss semacam tempat menjual makanan kecil yang berada di jalanan, outdoor atau indoor. Anda tidak mungkin menemukan imbiss seperti layaknya restoran yang besar dan nyaman. Meski terkadang ada imbiss yang memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang baru saja anda beli, namun ini tidak seperti di restoran. Kebanyakan imbiss juga tidak memiliki tempat duduk untuk menikmati makanan yang dibeli. Itu berarti pembeli menikmati makanannya tidak di tempat.

Apakah imbiss bisa disebut restoran cepat saji? Tanya saya pada beberapa teman orang Jerman. Tidak bisa disebut imbiss seperti layaknya gerai fast food seperti yang anda kenal produk dari negeri Paman Sam. Karena makanan yang tersedia di imbiss meski terbilang disajikan secara cepat namun ini bukan makanan junk food. Anda bisa menemukan gerai imbiss makanan asia seperti mie, dönner atau makanan dari Italia seperti pizza. Ada juga gerai imbiss untuk makanan Jerman seperti curry wurst, thürienger dan rost bratwurst. Intinya imbiss menyajikan pelayanan yang cepat kala banyak orang Jerman tak punya waktu untuk memasak atau di sela kesibukan bekerja saat makan siang tiba.

Jika di restoran, anda akan menemukan dekorasi mewah dan suasana yang nyaman maka di imbiss anda mungkin terpaksa makan sambil berjalan atau makan di tepi jalan. Ini menjadi pilihan bagi mereka yang bekerja dan tak punya cukup waktu untuk makan siang. Dengan perbandingan tersebut, tentu harga porsi makanan yang ditawarkan di imbiss jauh lebih murah ketimbang di restoran. Misalnya saya pesan bakmi goreng. Di sini ada bakmi goreng juga dengan rasa kurang lebih sama seperti di Indonesia. Harga di imbiss mulai dari 2,5€ hingga 7€ sedangkan di restoran bisa lebih dari 10€. Perbedaan harga seporsi bakmi goreng di imbiss bisa disebabkan ukuran porsi yang dipilih dan campuran bakmi yang dikehendaki.

Contoh imbiss di Italia, yang menjual hot dog, es krim dan lainnya.

Gerai imbiss ini mungkin juga bisa anda jumpai di wilayah Eropa lainnya. Semisal di Italia, mereka juga punya imbiss tetapi penyebutannya mungkin berbeda. Di italia, imbiss biasa menjual es krim, pizza dan minuman. Sedangkan di Swiss, penyebutan imbiss berasal dari schnellimbiss. Sebagian penduduk Swiss berbahasa Jerman. Schnell diterjemahkan menjadi ‘cepat’ dan imbiss diterjemahkan menjadi ‘snack’ atau ‘kudapan’. Karena terlalu panjang, mereka lebih suka menyebutnya imbiss saja.

Menurut saya harga makanan di imbiss lebih murah dibandingkan di restoran. Pertama, seperti yang saya katakan harga untuk sewa tempat tidak sebesar seperti restoran yang memerlukan tempat yang luas berikut furniture. Ini tentu sudah menghemat biaya yang tidak dikenakan pada porsi makanan. Kedua, sebagian besar imbiss tidak ada pramusaji seperti restoran. Dalam melayani pelanggan mungkin hanya satu atau dua orang dalam satu gerai. Itu pun tugas mereka kadang memasak, meracik makanan, melayani tamu, menerima pembayaran sekaligus merapihkan dan membereskan dagangan mereka. Sementara di restoran tentu butuh lebih dari dua orang untuk melakukan banyak tugas tersebut seperti koki masak, pramusaji, staf kebersihan dan mungkin manajer restoran.

Apakah anda punya pengalaman lain soal makan di gerai seperti imbiss? Silahkan berbagi di kolom komentar!

 

Gulaschsuppe mit Nudeln: Masakan Khas Jerman (7)

Gulaschsuppe siap disantap.

Agar menyehatkan, makan dengan acar kol yang segar.

Ini bumbu gulasch yang bisa dibeli di supermarket. Mudah ya?

Ini pemanis cair yang digunakan untuk acar kol. Tampak belakang nudeln/mie yang ditiriskan.

Kol yang digunakan untuk acar, dibersihkan terlebih dulu lalu ditiriskan.

Masak lagi! Nama makanan selanjutnya adalah Gulaschsuppe mit nudeln, terdengar nama Jerman ya. Untuk nama Internasionalnya barangkali anda pernah dengar, Goulash. Makanan ini mungkin anda jumpai di restoran Jerman di Asia atau makanan western lainnya. Otentiknya sajian bernama goulash itu berasal dari Hungaria yang berisi makanan berkuah dengan isian daging dan sayuran. Ada yang bilang lagi goulash sudah ada di Eropa sejak lama. Variasi makanan ini pun bermacam-macam, ada yang dikasih paprika dan ada yang hanya daging saja tanpa sayuran.

Bacahttps://liwunfamily.com/2017/09/17/ternyata-paprika-bisa-untuk-kecantikan/

Sebagai bukti bahwa makanan ini juga menyebar di daratan Eropa bagian tengah maka menu goulaschsuppe juga ada di Jerman. Masaknya amat mudah karena menurut saya, ada bumbu sudah jadi yang dibeli di supermarket. Selain itu agar lebih menyehatkan, saya siapkan acar kol putih pada sajian ini.

Bahan yang diperlukan:

  • 500 Gram daging sapi.
  • Fett/Minyak sayur.
  • 500 Ml air.
  • 150 Gram nudeln/mie.
  • 2 Liter air untuk merebus mie.
  • 1 Buah kol putih untuk acar.
  • Gula, Garam, Cuka secukupnya.
  • Gula cair Süßstott, jika ada. Bilamana tidak ada, bisa diganti dengan gula pasir biasa.

Cara memasak:

Pertama, memasak nudlen/mie.

  1. Rebus air 2 liter di panci hingga mendidih.
  2. Masukkan mie/nudeln ketika airnya sudah mendidih. Beri garam sedikit!
  3. Masak hingga 10 menit dalam api sedang. Kemudian tiriskan mie dan singkirkan.

Kedua, menyiapkan acar kol.

  1. Belah-belah kol putih menjadi lebih kecil dan bersihkan.
  2. Siapkan dalam wadah air sesuai porsi kol lalu tambahkan pemanis Süßstott secukupnya, garam sedikit dan cuka 2 sendok. Masukkan sesuai takaran seberapa banyak kol yang ingin dijadikan acar sayuran.
  3. Rendam kol ke dalam campuran air tersebut selama 10 menit saat makanan mau dihidangkan.

Ketiga, memasak gulaschsuppe.

  1. Panaskan wajan lalu masukkan fett/minyak sayur sesuai porsi daging sapi yang dikehendaki.
  2. Tumis daging sapi selama beberapa menit kemudian masukkan air. Tambahkan bubuk gulasch sehingga daging terlihat di rendam.
  3. Masak dalam api kecil selama satu jam setengah hingga daging meresap.

Cara penyajian:

  • Ambil piring dan letakkan nudlen/mie sesuai selera. Siram ke atas nudeln/mie, gulaschsuppe yang dikehendaki.
  • Siapkan dalam mangkuk kecil acar kol berikut kuahnya.
  • Dimakan bersamaan dengan gulaschsuppe atau setelah selesai makan gulaschsuppe.

Saran:

  • Anda juga bisa menambahkan kentang rebus di dalam sajian gulaschsuppe jika suka. Hanya bagi saya porsi tersebut terlalu besar.

Selamat mencoba!

Ayo Masak, Nudeln mit Tomatensauce!

Setuju jika dikatakan tomat kaya akan vitamin dan nutrisi yang baik untuk tubuh.

Caranya mudah untuk membuat saos tomat. Hancurkan tomat sehingga menjadi daging tomat yang halus lalu tambahkan berbagai bumbu yang anda suka saat dimasak dalam wajan panas.

Saos tomat diletakkan di atas nudeln/pasta.

Begini tampilannya setelah saos tomat diaduk rata ke dalam mie.

Inspirasi traveling membawa saya pada keinginan untuk mencoba resep lain asal Italia. Masakan selanjutnya adalah Nudeln mit Tomatensauce. Meski namanya terdengar Jerman, namun sesungguhnya bila ditelisik makanan ini berasal dari Italia. Masakan Italia sudah mendunia, begitu pendapat saya. Contohnya makanan ini yang menurut saya tidak jauh berbeda dengan ‘Pasta Saus Tomat.’ Setelah saya telusuri riwayat makanan ini, pasta saus tomat juga dibuat di negara lain semisal Amerika, Perancis, Inggris dan beberapa negara lain, bahkan hingga di Jerman. Hanya di sini, penyebutannya menjadi Nudeln mit Tomatensauce.

Tomat kaya akan nutrisi dan vitamin yang baik untuk tubuh. Tomat dipercaya mengandung antioksidan yang kuat sehingga tubuh mampu menangkal radikal bebas yang menyebabkan penyakit kanker misalnya. Siapa pun setuju jika dikatakan tomat punya banyak manfaat untuk kesehatan, kecantikan dan kebugaran tubuh. Ini pula yang mendasari mereka yang suka masak, membuat saus tomat agar menambah kelezatan pasta. Pasta saos tomat sudah diklaim dalam buku resep dari seorang koki Italia pada sekitar abad 18.

Saos tomat sesungguhnya bagi saya mudah, saya bisa membeli yang sudah tersedia dalam bentuk kemasan di supermarket. Namun ada pula yang membuatnya secara khusus dari bahan dasar tomat. Daging tomat yang dipilih, dihancurkan secara halus. Panaskan wajan dengan minyak zaitun kemudian masukkan daging tomat yang sudah halus tersebut. Tambahkan garam dan sedikit gula sebagai penyedap rasa. Done! Namun ada pula saat memasak saos tomat, mereka menambahkan bawang putih atau bawang bombay sesuai selera anda lalu hancurkan dan masukkan sebelum daging tomat dimasak. Lain lagi untuk menambah rasa saos tomat, orang lain memasukkan lada, daun basil dan oregano yang dihancurkan setelah saos tomat setengah masak.

Selanjutnya, ayo kita masak!

Bahan yang diperlukan:

  • 3 liter konsentrat saus tomat yang bisa dibeli di supermarket.
  • 1 sendok teh kaldu sayur.
  • Bawang putih bubuk secukupnya.
  • Oregano bubuk secukupnya.
  • Garam dan merica.
  • Gula.
  • 150 Gram nudeln/pasta
  • Air.
  • Minyak sayur secukupnya.

Cara memasak:

  1. Masak air hingga mendidih kemudian masukkan nudeln. Tunggu hingga 10 menit baru matikan kompor. Tiriskan nudeln dan singkirkan.
  2. Panaskan wajan dan masukkan minyak sayur. Masukkan 3 liter kosentrat saus tomat ke dalam wajan dan kaldu sayuran penyedap rasa. Tambahkan bawang putih bubuk, oregano bubuk, garam, merica dan sedikit gula. Namun itu semua tergantung selera anda. Tambahkan air sedikit. Masak hingga mengental baik.
  3. Siap disajikan. Siapkan nudeln ke dalam piring lalu tuang saus tomat sebagai topping.

Catatan dari saya:

  • Untuk bubuk penyedap rasa sebagai tambahan, disesuaikan dengan selera anda. Jika anda suka pedas, maka anda bisa tambahkan bubuk paprika atau irisan cabai misalnya.
  • Anda juga bisa menambakan irisan daun basil dan tidak menambahkan bubuk oregano.
  • Jika rasa saos tomat terlalu masam, saya tambahkan gula tabur sebelum disantap.
  • Mungkin bagi anda, makanan ini terasa hambar. Anda bisa menambahkan daging cincang giling sebelum dimasukkan konsentrat saos tomat.

Selamat makan!

 

G’wichste Knödel und Sauerkraut: Masakan Khas Jerman (6)

Hasil akhir dan siap untuk disantap.

G’wichste Knödel yang berbentuk bulat seperti bakso dipotong kecil-kecil, daging panggang juga dipotong dan tambahkan sauerkraut di sisi lain. Ini tampilan sebelum diberi kuah daging.

Tepung yang digunakan.

Sauerkraut yang sudah jadi dan tinggal dipanaskan.

Untuk isian bola-bola jika suka.

Masakan selanjutnya yang ingin saya perkenalkan adalah G’wichste knödel dan Sauerkraut. Menyebutnya saja susah, tetapi memasaknya mudah. Makanan ini sesungguhnya berasal dari wilayah Bavaria, salah satu negara bagian di Jerman. Agar lebih enak memakannya dicampurkan dengan irisan daging panggang yang sudah direbus terlebih dulu plus sauerkraut, sayuran kubis yang diasinkan dan berasa masam.

Bentuk makanan ini seperti jajanan dari Bandung, cilok atau seukuran bakso yang bulatnya pas. Apa yang membedakannya dengan cilok adalah bahan pembuatan dan isi di dalam. Selain itu, adanya asinan sayur sauerkraut tentu menjadi terlihat berbeda, yang dicampur bersamaan. Makannya tentu pakai garpu dan pisau, bukan sendok meski sedikit berkuah.

Bahan yang diperlukan:

  • 500 Gram tepung gandum Rye (lihat foto di atas).
  • Garam.
  • Air.
  • Isian: Reine Schweine – Grammeln (lihat foto di atas).

Cara memasak:

Membuat g‘wichste knödel, seperti di bawah ini.

  1. Buat adonan dari tepung dan tambahkan garam. Masukkan air ke dalam adonan. Aduk perlahan hingga menyatu.
  2. Cubit tiap adonan dengan tangan lalu putar-putar berulang hingga bulat. Pastikan tangan anda dalam keadaan basah agar dapat membuat bulatan yang indah.
  3. Pipihkan adonan bulatan. Masukkan grammeln ke tengah. Bulatkan kembali seperti bola!
  4. Siapkan air yang mendidih, masukkan tiap bola-bola selama 10 menit atau hingga masak terangkat ke atas air.

Selanjutnya membuat daging panggang sebagai bahan campuran

  1. Panaskan air hingga mendidih. Tambahkan garam ke dalam air.
  2. Masukkan daging panggang sesuai selera ke dalam air.
  3. Masak hingga empuk.
  4. Tiriskan daging dan kuah daging siap untuk kuahnya.

Membuat sauerkraut dengan mudah adalah membeli yang sudah jadi dalam bentuk kaleng.

  1. Masukkan kemasan sauerkraut ke dalam panci kecil atau seukuran porsi yang dikehendaki.
  2. Tambahkan air secukupnya, tidak terlalu banyak hingga mendidih.
  3. Masak kira-kira 30 menit dalam api sedang.

Makanan pun siap disajikan. Pertama, siapkan piring. Potong daging asap. Kedua, ambil bola-bola G’wischte knödel dan belah menjadi lebih kecil. Ketiga, tempatkan juga sauerkraut ke dalam piring anda. Terakhir, tambahkan kuah daging untuk menutupi sajian. 

Saran dari saya:

  • Untuk isi bola bisa diganti juga dengan kacang kenari atau selera anda.
  • Anda juga bisa memakannya tanpa daging panggang. Cukup G’wischte knödel dan sauerkraut.
  • Jika tidak suka sauerkraut, anda juga bisa ganti acar ketimun atau acar tomat. Silahkan sesuaikan dengan selera anda!

Selamat menikmati!