Rekomendasi Tempat (15): Pho 14, Passau Mie Pho Rasa Sapi yang Enak

Mie pho yang saya pesan.

Menikmati sajian mie pho asal Vietnam ini sudah tak terhitung banyaknya. Sejak saya mengenalnya pertama kali saat traveling ke Vietnam, mie pho itu memang punya tempat tersendiri soal rasa. Mungkin mie pho rasa sapi yang saya pilih mengingatkan saya akan bakso. Kuahnya yang nikmat membuat saya ingin memesannya jika saya berada di restoran Pho.

Salah satu restoran Pho yang juga menyajikan pho rasa daging sapi terenak adalah restoran Pho 14, yang terletak di pusat kota Passau. Anda bisa menjangkaunya, karena restoran ini terletak di belakang terminal bis dan mall, pusat perbelanjaan di Passau. Lokasinya sekitar dua menit dari terminal bis Passau atau lima menit dari stasiun kota Passau dengan berjalan kaki.

Baca: Restoran Mie Pho di Ho Chi Minh ini pernah dikunjungi Presiden USA

Anda bisa tambahkan irisan cabai dan perasan jeruk agar semakin “maknyus”.

Restoran Pho 14 ini tergolong baru dibuka dan berani bersaing di antara banyaknya restoran dan imbiss yang mengusung kuliner Asia. Saya dan teman-teman mahasiswa datang ke sini dikarenakan citarasa mie pho yang enak dan tasty. Banyak pengunjung terkesan dengan mie pho yang masih berharga dibawah 10€ alias terjangkau untuk kocek mahasiswa. Tentu mie pho yang dimaksud adalah mie pho original rasa daging sapi.

Porsi yang disajikan pun cukup besar dengan mangkuk yang besar dan irisan daging sapi yang banyak. Taste mie pho memang lembut dan tak terlalu lebar. Itu saya suka. Kuahnya pun terasa nikmat sekali!

Ada berbagai menu asia lainnya yang tersedia di sini. Anda bisa memesannya selain mie Pho. Pramusajinya pun ramah akan melayani anda dengan cekatan.

Makanan Khas Italia (32): Spaghetti Frutti Di Mare Atau Spaghetti Bolognesse, Suka Mana?

Spaghetti frutti di mare, lihat tuh sea food di dalam spaghetti! Bagaimana menurut kalian?

Spaghetti tentu tak asing lagi terdengar bagi anda yang suka sekali kuliner Italia. Pecinta makanan pasta atau makanan berbentuk mie ini pasti tahu bagaimana mengetahui tekstur spaghetti terenak dengan tambahan rasa lainnya. Spaghetti sendiri sudah lama mendunia dibandingkan aneka bentuk pasta lainnya yang berasal dari Italia. Bentuknya yang khas seperti mie pada makanan asia, jelas membuat spaghetti digemari banyak orang.

Kali ini saya membawa dua ulasan rasa spaghetti yang berbeda. Tentu anda tinggal memilih mana yang menjadi kesukaan anda. Keduanya saya nikmati justru saat saya sedang tidak berada di Italia. Itu sebab saya katakan spaghetti sudah populer dan bisa disajikan bagi mereka ahli kuliner masakan dari negeri Italia.

Pertama, kita membahas spaghetti yang berisi makanan laut atau disebut dalam bahasa Italia, spaghetti frutti di mare. Spaghetti ini sama seperti kebanyakan makanan Italia yang berisi sea food, yang pernah saya bahas sebelumnya. Ada pizza frutti di mare hingga salad frutti di mare yang juga sama-sama disajikan dengan hidangan laut. Bagaimana pun kuliner yang berada di tepi laut mediterania ini kaya juga dengan aneka macam hidangan laut.

Spaghetti frutti di mare dikemas dalam gumpalan mie yang dimasak secara al dante. Begitu juru masak orang Italia menyebutkan istilahnya. Jangan terlalu lembek dan tak pula keras! Hidangan laut ditumis terlebih dulu dengan menambahkan minyak zaitun dan bawang putih. Lalu beri tomat dan makanan laut yang hendak dihidangkan. Selain bumbu penyedap, tambahkan daun peterselli dan saus balsamico sebagai tambahan setelah dihidangkan bersama spaghetti.

Spaghetti bolognesse, saus tomatnya dan kejunya memang tiada duanya.

Kedua, spaghetti yang juga sudah lama dikenal di Indonesia. Spaghetti bolognesse, yang berasal dari kota kecil di Italia, Bologna. Jika anda pernah merasakan spaghetti bolognesse dan lassagna maka anda bisa menyimak bahwa saus yang dipergunakan adalah sama. Keduanya pun punya rasa yang sama dan dibuat mirip.

Orang-orang Bologna dulu kala pandai meracik saus bolognesse ini dalam masakan mereka. Menggunakan daging giling dan sedikit resep rahasia maka jadilah saus tomat yang aduhai enak ini. Sausnya memang diracik istimewa dengan rempah-rempah khas Italia. Itu sebab ada rasa berbeda jika spaghetti bolognesse buatan lain, dengan hanya saus tomat biasa.

Begitulah, anda akan pilih spaghetti yang mana dari antara keduanya?

Kreasi Sendiri (36): Mie Godok, Mie Kuah Dinikmati di Musim Winter Itu Sesuatu Sekali

Mie Godok berkuah sudah siap disantap.

Makanan selanjutnya adalah hasil kreasi sendiri yang terasa istimewa di musim winter. Winter atau musim dingin yang baru saja dimulai di sini. Ada keinginan untuk menikmati yang hangat, seperti mie godok. Mie godok yang juga bisa disebut mie nyemek pernah saya nikmati di Semarang dan Yogyakarta. Dengan sedikit kreasi, saya berhasil membuatnya seperti yang saya tulis di bawah ini.

Dengan sedikit kreativitas bahan, rasa mie godok itu lebih kaya ketimbang mie instan.

Bahan yang diperlukan

  1. Mie keriting
  2. Sayuran bisa sawi, wortel, tauge dsb
  3. Suwiran daging ayam
  4. Cabai
  5. Bawang merah
  6. Bawang putih
  7. Kemiri
  8. Minyak wijen
  9. Kaldu ayam dan garam
  10. Lada
  11. Bawang goreng
  12. Telur ayam
  13. Daun bawang
  14. Minyak goreng
  15. Air

Langkah memasak

  1. Rebus air hingga mendidih. Masukkan mie keriting dan masak hingga matang atau sekitar 5-10 menit. Tiriskan airnya.
  2. Potong-potong sayur yang dikehendaki, termasuk daun bawang.
  3. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, kemiri dan garam.
  4. Panaskan wajan, masukkan minyak goreng.
  5. Masukkan telur ayam. Orak-arik telur hingga matang, kemudian masukkan bumbu yang dihaluskan. Masak bersamaan.
  6. Ketika sudah beraroma harum, beri air setengah dari panci. Masak hingga mendidih.
  7. Tambahkan bubuk paprika, lada, minyak wijen dan garam sedikit.
  8. Masukkan sayuran yang sudah dipotong.
  9. Masukkan lagi mie keriting yang sudah ditiriskan airnya.
  10. Masak bersamaan hingga matang sekitar 15 menit.
  11. Sajikan selagi panas. Beri topping, suwiran daging ayam, daun bawang dan bawang goreng.

Selamat mencoba di rumah!

3 Mie dari 3 Negara, Pilih Mana?

Geschnetzeltes mit nudeln dari Jerman.

Tiga mie dari tiga negara dikumpulkan setelah saya mencoba ketiganya dengan baik. Mie menjadi pilihan ketika saya tidak ingin makan nasi. Namun mie bisa menjadi pilihan di saat saya berada di Eropa bila saya tidak ingin makan kentang atau roti. Mie memang punya selera tersendiri untuk menikmatinya. Sengaja saya kumpulkan tiga kuliner mie dari Jerman, Italia dan Indonesia.

1. Geschnetzeltes mit Nudeln

Makanan Jerman yang berbahan mie berikutnya adalah geschnetzeltes mit nudeln yang pernah saya ulas sebelumnya di sini. Dalam artikel saya jelaskan bagaimana saya mendapatkan resep tersebut dari ibu mertua. Sedangkan kali ini, kuliner yang namanya sama hanya saja kreasinya berbeda seperti yang anda lihat dalam foto. Mie ini saya santap di kantin kampus.

Bagaimana pun mie di Jerman yang disebut nudeln bisa menjadi pilihan selain kentang dan roti. Nudeln ini bisa dibeli dengan berbagai macam bentuk di supermarket. Cukup direbus setelah air mendidih, nudeln pun matang 15-20 menit. Kemudian mie ditiriskan, lalu disiapkan topping mie yang bisa dikreasikan sesuai selera. Ini terdiri atas tumis daging sapi dengan paprika. Setelah tumis selesai dimasak, bisa dicampurkan bersama nudeln.

2. Spaghetti Bolognese

Menu mie kedua yang saya bahas adalah spaghetti bolognese. Kuliner asal Italia konon memang berasal dari kota Bologna. Saus pada mie khas ini memang punya citarasa berbeda. Ahli kuliner menyebut saus bolognese terdiri atas saus tomat dan daging sapi cincang dengan bumbu khas. Itu menjadi dasar spaghetti bolognese. Karena makanan ini begitu mudah diterima di semua lidah kebanyakan orang pada umumnya, konon spaghetti bolognese lebih dikenal ketimbang kota asalnya, Bologna.

3. Mie ayam jamur

Makanan berbahan mie dari Indonesia yang saya pilih adalah mie ayam jamur. Saya sendiri pernah membahas mie ayam yang umum dijumpai di Jakarta pada link ini. Mie ayam jamur bisa menjadi pilihan nikmat para mie lovers.

Kekuatan rasa mie jamur terdapat dari tumisan jamur dengan bumbu spesial yakni teriyaki dan minyak wijen. Ini saya ketahui dari teman mahasiswa saya asal Indonesia yang sudah membuatkan untuk saya dan teman-teman. Sedangkan mie terbuat dari mie telor yang dijual di toko asia.

Anda suka mie yang mana?

Mie Ramen atau Mie Ayam, Kuliner Asia Dinikmati di Eropa

Mie ramen.

Apakah anda suka makan mie seperti mie ayam atau mie ramen? Tentu kedua jenis kuliner tersebut berbeda karena asal makanan pun berbeda. Mie ayam yang saya bahas ini memang berasal dari Indonesia. Sedangkan mie ramen di sini adalah kuliner asal Jepang, meski ada banyak kreasinya ditemukan di Asia. Saya sendiri pernah menikmati mie ramen di Indonesia yang menurut saya terbilang berasa pedas.

Kali ini saya membahas dua makanan berbahan mie yang cukup populer juga di Jakarta, yakni mie ramen dan mie ayam.

Mie Ramen

Saya pernah mengulas mie ramen yang saya nikmati di Hong Kong dan di Jerman. Sedangkan mie ramen berikut saya nikmati di salah satu restoran selera asia di kota Pilsen, Ceko. Pasalnya saya tertarik dengan tampilan mie yang tampak pedas karena hari itu sedang hujan dan suhu cukup sejuk. Saya berpikir ini bisa menjadi pilihan yang baik untuk menghangatkan tubuh.

Mie ramen ini rasanya berbeda seperti yang saya harapkan. Mie ramen ini tidak terasa pedas. Rasa pedas dalam mie berasal dari jahe merah yang diiris sebagai topping. Ada rumput laut dan irisan daging seperti biasanya mie ramen. Namun ada jamur yang dimasak dengan saus teriyaki. Untuk rasa mie ramen, ini tidak seperti yang saya nikmati sebelumnya. Hal ini karena juru masak restoran ini memang bukan orang Jepang.

Mie Ayam

Mie ayam.

Mie ayam biasa saya nikmati di Indonesia sejak saya masih bersekolah. Biasanya kantin sekolah menyediakan mie ayam dengan harga terjangkau. Bahkan mie ayam bisa menjadi makanan favorit saya dan teman-teman kelas jika kita kedapatan tugas kerja kelompok. Kunci lezatnya mie ayam berada pada racikan bumbu yang dicampur dalam irisan potongan daging ayam dan minyak bumbu.

Mie ayam yang saya bahas kali ini adalah buatan teman mahasiswa asal Indonesia yang sedang studi di Jerman. Dia membuatkannya untuk kami yang bertandang ke asrama mahasiswa. Untuk racikan potongan ayam terbuat dari bumbu bawang putih, bawang merah, minyak wijen, saus teriyaki dan sedikit kecap manis. Untuk mie dan sayurannya direbus bersamaan. Hmm, cukup enak.

Jika anda harus pilih, mana yang paling disukai dari dua menu mie di atas?

Linguini Calamaretti e Pesto, Mie Cumi-Cumi Saus Pesto: Makanan Khas Italia (14)

Mie cumi-cumi saus pesto.

Saya diajak makan siang bersama suami dan koleganya di sini namun berasa seperti sedang di Italia. Pasalnya restoran memiliki pramusaji yang berbicara bahasa Italia. Mereka berdua dengan ramah menyambut kami, sambil berkata “buongiorno” yang diterjemahkan dalam bahasa Jerman “Guten Tag”. Dengan aksen bahasa seperti bernyanyi, mereka menawari buku menu. Ini seperti di Italia dengan nuansa Bavaria.

Begitu mungkin citarasa yang diperkenalkan di restoran ini. Menu masakan khas Italia. Kami memilih duduk di teras restoran. Perlahan pun penuh pengunjung, entah datang bersama pasangan, rekan bisnis atau sendirian. Tak ada tempat bagi tamu yang baru datang.

Saya pun tertarik dengan menu makan siang yang sedang ditawarkan. Mie cumi-cumi bersaus pesto yang terdengar menarik.

Pesanan datang dalam hitungan 10 menit. Pramusaji meletakkannya di hadapan saya. Saya pun menikmati rasa sambil memikirkan bahan-bahan di dalamnya. Sementara suami tampak asyik dengan urusan pekerjaannya.

Untuk membuat hidangam cumi memang diperlukan teknik khusus. Jika terlalu lama memasak cumi maka rasa cumi menjadi alot seperti karet. Karena itu, siapkan mie dulu dan cumi secara terpisah dengan dimasak terlebih dulu. Mie bisa digunakan spaghetti atau mie kuning.

Saus pesto bisa dibeli dalam kemasan. Di Italia mereka memang punya aneka saus campuran pasta. Agar citarasa mie dan cumi benar-benar enak, mereka mencampurkan irisan tomat dan anggur putih. Mereka menggunakan minyak zaitun saat meracik saus. Setelah saus siap, masukkan cumi dan mie yang sudah matang. Masak hanya beberapa saat.

Bagi pecinta seafood, makanan ini layak dicoba. Jangan tanya soal rasa! Ini puas dan enak.

Bagaimana menu makan siang anda hari ini?

Nudelpfanne mit verschiedenem Gemüse und Parmesan, Cocok Bagi Vegetaris: Kreasi Sendiri (5)

Happy Sunday!

Selamat berhari Minggu! Mungkin anda ingin mencoba membuat masakan istimewa buat keluarga di rumah. Silahkan mencoba resep berikut!

Kreasi selanjutnya yang saya buat ala restoran adalah nudelpfanne. Ini semacam pasta, namun dalam bahasa Jerman terbiasa menyebutnya nudelpfanne yakni pasta yang disajikan dengan ditumis. Nudelpfanne ini juga menjadi sajian cepat saji dan meriah yang biasa disediakan di supermarket untuk mereka yang malas memasaknya di rumah. Ada berbagai macam kreasinya. Kali ini saya membahas kreasi sendiri dari sayuran yang dicampurkan ditambah bumbu pelengkap lainnya.

Membuatnya mudah sekali. Anda bisa mensontek kreasi saya yang lain di sini. Karena saya menggunakan saus basilikum yang dibuat sendiri sebagai penambah citarasa pada masakan pasta saya ini. Cara membuat saus basilikum seperti yang tertera pada link tersebut. Daripada penasaran, mari disimak cara membuat pasta yang saya maksud.

Bahan yang diperlukan

  1. 100 gr Pasta
  2. Sedikit keju parmesan
  3. Beberapa lembar daun basilikum
  4. 1/4 Bawang bombay
  5. 2 siung bawang putih
  6. Minyak zaitun
  7. Wortel
  8. Timun jepang
  9. Paprika
  10. Daun “Rucola Salat”
  11. Garam dan merica.
  12. Sedikit saus tomat, jika suka
  13. Air

Cara memasak

  1. Panaskan air hingga mendidih. Tambahkan garam. Masukkan pasta setelah mendidih, diamkan selama 10 menit atau hingga masak. Kemudian tiriskan airnya.
  2. Siapkan saus dari daun basilikum. Ambil beberapa lembar daun basilikum. Hancurkan dengan bawang putih, minyak zaitun dan sedikit garam. Singkirkan sementara.
  3. Cincang bawang bombay. Iris dan potong kecil-kecil wortel, timun jepang dan paprika.
  4. Panaskan wajan dan tambahkan minyak zaitun. Masukkan bawang bombay.
  5. Ketika sudah berbau harum, tumis sayuran semua hingga masak. Masak beberapa saat.
  6. Tambahkan pasta ke dalam tumisan. Beri keju parmesan dan masak bersamaan.
  7. Tambahkan garam dan merica secukupnya. Setelah dirasa matang, matikan kompor.
  8. Sajikan di atas piring, hiasi dengan daun “rucola salat” jika anda suka. Anda juga bisa menghiasnya dengan keju parmesan. Semua tergantung selera anda.
  9. Hiasi di sekitar piring, basilikum dan saus tomat sebagai penambah citarasa. Siap disajikan!

Mudah bukan? Kreasi ini cocok bilamana anda adalah vegetaris yang tidak makan daging. Apakah anda tertarik mencobanya?

Glasnudelsuppe, mi rebus ala Jerman: Makanan Khas Jerman (32)

Apa yang anda bayangkan bahwa di Jerman ada makanan mie rebus? Apakah ada kaitan dengan mie instan? Atau apakah anda terbayang mie yang lezat dan berasa pedas? Mungkin anda akan bingung juga jika saya katakan makan mie pun dengan roti.

Daripada penasaran dengan pertanyaan-pertanyaan di atas, saya sajikan dua hidangan mie rebus yang mungkin bisa anda nikmati jika bertandang di Jerman. Jangan bayangkan gerobak mie ayam atau warung jual mie rebus! Kuliner glasnudelsuppe berikut saya dapatkan di restoran tradisional Jerman yang berbeda.

Di Gasthof atau biergarten, saya memesan glassnudelsuppe karena porsinya yang sedikit dan harganya yang murah. Kebetulan sekali saya memesannya ketika saya ingin makan sesuatu yang hangat ketika di luar turun hujan. Awalnya saya membayangkan mie rebus pakai telur dengan irisan cabai hijau. Alih-alih yang saya dapatkan, suami memesankan saya glassnudelsuppe. Tentunya ini disesuaikan dengan kreasi restoran tersebut.

Menikmati glassnudelsuppe mit rindfleisch und brot.

1. Glassnudelsuppe mit rindfleisch und brot

Saya mendapati semangkuk kecil mie dengan taburan daun peterseli yang dicincang halus. Di sekitar saya ada roti panjang, yang disebut. Ini adalah sejenis sup yang hangat dengan rasa kaldu sapi. Jelas bahwa potongan daging kecil-kecil dalam sup adalah fillet daging sapi.

Tentang mie, bentuknya seperti lidi. Dalam mangkuk, ada mie dan potongan daging sapi serta daun peterseli yang dicincang. Untuk menikmatinya, anda bisa makan bersama roti yang disediakan pramusaji. Soal rasa, sup seperti kuah kaldu sapi pada umumnya dan tidak ada campuran aneka bumbu lainnya. Sederhana saja rasanya.

2. Glassnudelsuppe mit rindfleisch und gemüse

Berikutnya masih soal glasnudelsuppe, saya pesan lagi tetapi ada tambahan sayuran di dalam. Ukurannya sedikit lebih besar karena sup ini diletakkan di mangkuk agak besar. Lagipula harganya sedikit lebih mahal ketimbang yang pertama. Hmm, soal rasa tetap sama yakni hanya kaldu sapi dan tambahan kecap berwarna cokelat kehitaman. Ini seperti kecap asin.

Untuk mie, bentuknya tetap sama yakni memanjang seperti lidi. Namun sayuran di dalam sup terasa lebih mendominasi ketimbang mie. Sayurannya ada wortel, kubis dan daun bawang. Ada potongan daging sapi yang dicampurkan dalam sup. Terakhir sup diberi daun peterseli yang dicincang halus.

Dari kedua mie rebus yang saya ceritakan, mana yang kira-kira anda sukai?

Schweinemedaillons mit Spätzle: Makanan Khas Jerman (26)

Berikut salat yang disajikan:

Makanan berikut disajikan di salah satu restoran ternama di pusat kota Nuremberg. Makanan ini terdengar lezat saat pramusaji menjelaskan pada saya. Itu sebab saya memesannya. 

Sebelum makanan utama dihidangkan, pramusaji menghidangkan dua salat berbeda. Entah mengapa? Salat pertama hanya terdiri irisan timun dan wortel lalu diberi taburan seledri. Rasanya seperti asin, manis dan asam bercampur jadi satu. 

Salat kedua isinya sayuran seperti kol merah, kol putih, paprika yang diiris kecil dan sedikit irisan wortel. Rasanya sedikit berbeda dengan salat pertama. Paling enak disantap bersama makanan utama tentunya.

Makanan utama yakni schweinemedaillons mit spätzle. Sebelumnya saya sudah pernah mengulas spätzle dan mengolahnya. Silahkan cek di sini

Ini semacam mie telor bila di Indonesia, hanya saja komposisi dan bentuknya berbeda. Mie ini cukup dikenal di wilayah Swiss, sebagian Jerman dan Austria.

Cara membuatnya pun mudah. Masak air hingga mendidih, tambahkan garam dan sedikit mentega. Setelah mendidih, masukkan spätzle, yang bisa dibeli di supermarket. Masak hingga 15-20 menit lalu tiriskan airnya.

Selanjutnya, pilih daging babi fillet dan beri garam dan merica di kedua sisi. Agar rasanya pas, perlu diberi brendi. Setelah berwarna kecoklatan dan matang, singkirkan sementara. Untuk sausnya, tumis jamur dan bawang merah di dalam wajan. Tambahkan anggur putih dan krim hingga mendidih.  

Sajikan bersamaan dengan spätzle dan letakkan daging di atasanya. Siram dengan saus. Siap disajikan.

Semoga bermanfaat!

Bakmi Goreng und Nudeln Gebraten Huhn – Krabben: Makanan Asia di Jerman (18)

Makanan Indonesia seperti nasi goreng dan bakmi goreng ternyata cukup populer diminati oleh masyarakat di sini. Terbukti kedua menu tersebut ada dalam daftar menu di restoran atau kedai Imbiss Asia. 

Begitu pengalaman saya di sini dan teman-teman setelah kami memutuskan makan di restoran Asia. Mereka yang penasaran dengan masakan Asia pun luluh dengan rasa makanan yang tak pernah dicoba sebelumnya. 

Kedua teman saya memilih untuk menikmati mie atau yang biasa disebut nudeln dalam bahasa Jerman. Untuk bakmi goreng memang tidak diterjemahkan ke dalam bahasa Jerman. Cukup diberi deskripsi isi sajian makanan tersebut. Sementara mungkin masakan Asia lainnya memang diterjemahkan dalam bahasa Jerman.

Pertama, bakmi goreng

Bagaimana menurut anda berdasarkan tampilan foto? Apakah terlihat cukup enak? 

Bakmi goreng ini seperti layaknya bakmi goreng di Indonesia pada umumnya. Ada isian aneka sayuran dengan tambahan telur dan udang di dalam. Menurut saya rasa bakmi ini agak manis. Sepertinya menggunakan kecap manis sebagai penguat rasa. 

Hal menarik dalam mie ini adalah kacang polong. Apakah ini variasi rasa? Saya sendiri tidak tahu.

Kedua, nudeln gebraten hühn-krabben

Makanan selanjutnya yang memang hampir serupa adalah sejenis mie goreng juga namun berbeda bumbu dan isian.

Dalam bahasa Jerman, bakmi goreng bisa dikatakan “nudeln gebraten” bahkan mie yang digunakan sama persis dengan bakmi goreng. Isian di dalam juga seperti sayuran dan telur juga ada.

Sesuai nama menunya yakni Hühn dan Krabben, maka bakmi ini menggunakan suwiran daging ayam dan kepiting. Rasanya asin dan gurih seperti layaknya mie seafood. Ini tidak semanis bakmi goreng dari Indonesia.

So, ada pendapat?