Oberhaus Passau, Antara Sejarah dan Pelestarian Alam

Since many hundred years Passau has been promoting the nature conservation and history together becoming beautiful city. Passau is a city that located in Lower Bavaria. No wonders people have known Passau city of three rivers due to the confluence for Danube, Ilz and Inn. To see how the relevance between nature and history in Passau, I just visited Oberhaus Museum a few weeks ago. It was magnificent experience to explore detailed as written here about the steps track to reach out old fortress, castil and the landscape of Passau from top.

Passau, kota berpopulasi lima puluh ribu jiwa ini memang menarik ditelusuri. Saya pernah mengulas kecantikan kota ini yang disebut Venice of Bavaria, juga dilalui tiga sungai berbeda. Linknya bisa diintip di sini. Kota ini tak besar namun bersejarah, bahkan dulu Passau termasuk dalam wilayah kekaisaran romawi. Kita bisa menemukan sejarah dan berbagai peninggalannya di Römer Museum.

Sebagai kota tua tentu ada peninggalan bersejarah yang masih terawat baik hingga sekarang. Namanya Oberhaus yang terletak di wilayah tertinggi Passau. Di sini masih ada kastil yang masih terawat bangunannya meski sudah tidak ada lagi penghuni yang menempatinya. Boleh dibilang lebih dari delapan ratus tahun bagunan megah ini ada dan menyatu dengan alam.

Untuk jalur tersingkat, kita bisa langsung mengendarai mobil menuju oberhaus veste. Namun jika ingin berolahraga dan menyelami setiap sudutnya, silahkan melewati rute Ludwigsteig. Ini semacam rute pejalan kaki naik ke atas kira-kira seratus tiga puluh anak tangga. Namun rute ini aman bagi pengunjung. Dibangun sejak abad 19, jalur ini masih diminat untuk melihat keindahan panorma kota Passau.

Setiap teras dari undakan kastil, kita bisa menyaksikan bahwa dulu tempat ini dijadikan menara pengintai. Karena letaknya paling tinggi, tentu ada lubang-lubang yang sengaja dibuat. Tak hanya itu, katanya ini juga dijadikan benteng pertahanan. Lihat saja bangunannya masih kokoh dan berdiri tegak hingga sekarang. 

Jalur Ludwigsteig dibuka hanya pada 15 Maret-15 November tiap tahun. Itu artinya ini tidak dibuka pada musim dingin. Dan pengunjung perlu memperhatikan jadwal untuk memasuki area ini. Setelah melewati anak tangga, pemandangan indah kota Passau bisa dilihat dari sini. Hal paling indah lainnya adalah melihat tiga sungai berbeda warna dan jalur yang bertemu di satu titik bersamaan. 

Hingga kini saya masih mengagumi kota ini. Sebagai kota tua, banyak bangunan yang masih terawat baik. Selain itu, kota yang dilalui tiga sungai tentu tak luput dari Banjir. Di tahun 2013 contohnya banjir Passau masih diingat karena ketinggiannya. Hmm, belajar dari kejadian itu tentu pemerintah setempat bergiat melakukan pencegahan agar bencana alam itu tidak akan terulang lagi. 

Di Oberhaus ini, pengunjung bisa menyelami sejarah masa lalu dari setiap sudut bangunan yang masih kokoh. Namun ada juga misi pelestarian alam yang terlihat dari plakat ludwigsteig. Tak hanya itu, sepertinya sudah sejak dulu pemerintah di sini memperhatikan upaya pencegahan banjir sebab kota ini dilalui oleh tiga sungai.

Semoga bermanfaat!

5 Alasan Berkunjung ke Roma, Italia

Kota Roma dari atas Castle San’Angelo. Tampak di seberang adalah Basilika Santo Petrus.

Mesin otomatis untuk membeli tiket metro, di dalam stasiun Roma Termini.

Kota Roma sudah ada dalam buku sejarah yang saya pelajari di sekolah dulu. Ini berarti kota ini termasuk kota tua. Seingat yang saya pelajari, kota Roma memiliki tata kota yang mengagumkan peradaban kala itu. Wajar saja banyak bangsa lain datang mempelajari perkembangan tata kota Roma yang sudah cukup maju pada jamannya. Di Roma pula banyak nama populer bermunculan seperti Julius Caesar yang dikenal dengan kepemimpinannya.

Saat saya ngobrol dengan staf hotel, tempat saya menginap. Dia bercerita ada salah seorang tamunya bertanya dimana letak shopping center karena ingin membeli barang dari merek ternama. Kata staf hotel “Anda salah besar jika datang ke Roma untuk berbelanja. Ini bukan tempatnya!” So berdasarkan cerita staf hotel, berikut lima alasan mengapa orang datang ke Roma.

Apa saja?

1. Alasan keagamaan

Basilika Santo Petrus di Vatikan.

Di Roma ada Vatikan, negara privat ini memang negara dalam negara. Ini negara istimewa yang menjadi pusat kekristenan berabad-abad lamanya. Kemudian kini Vatikan hanya menjadi tujuan ziarah bagi umat Katolik. Di sini pula tempat tinggal dan kewenangan Sri Paus yang menjadi pemimpin tertinggi umat Katolik dan dipercaya menggantikan Santo Petrus, salah satu dari Rasul Yesus Kristus.

Tak hanya Vatikan yang menjadi tujuan bagi umat Katolik. Di kota Roma bertebaran konggergasi dan organisasi biarawan-biarawati. Juga beberapa Basilika yang dibangun megah dan indah menjadi tujuan ziarah lain seperti Basilika Santa Maria di pusat kota Roma. Banyak gereja yang dibangun megah sebagai tempat beribadah dan memuji Tuhan. Rasanya layak bila disebut turis datang untuk alasan keagamaan. Ini pula yang sering saya jumpai dalam iklan di Indonesia bahwa Roma sekaligus Vatikan menjadi tujuan kunjungan keagamaan. 

2. Alasan sejarah 

Lihat saja situs ini sebagai sisa peradaban kejayaan Romawi yang pernah ada!

Sebagaimana yang dikisahkan tentang peradaban kota Roma yang dimulai dari Sungai Tiber di tengah kota Roma. Di sini pula awal berdiri Roma sebagai pusat kebudayaan latin pada masa itu. Bahkan anda akan menemukan banyak situs peninggalan sejarah yang masih terpelihara untuk menunjukkan kejayaan kekaisaran Romawi. Sebut saja Kaisar Julius Caesar yang dikenal ahli dalam pemerintahan. Ini sebab tata kota Roma begitu memukau termasuk pembangunan arsitekturnya. 

Jika menonton film yang berkaitan kerajaan romawi misalnya anda bisa menemukan sejarah ribuan tahun lalu sebelum masehi kala masih banyak orang memuja dewa-dewi di kota ini. Ya, Pantheon yang dijadikan kuil untuk menyembah dewa masih terawat rapi hingga sekarang di kota ini. Atau Colloseum sebagai tempat gladiator berduel, masih bisa dikunjungi bahwa dulu tempat ini dijadikan adu kehebatan dan kekuatan antar manusia. Bahwa dulu sejarah yang dimulai ribuan tahun lalu sebelum dan sesudah masehi lengkap di sini. Tentu pecinta sejarah tak akan melewatkan kesempatan untuk berkunjung dari satu museum ke museum lainnya di sini.

3. Alasan kuliner

Ristorante atau restoran dalam bahasa Italia, di salah satu pusat kota.

Ketika saya membaca novel ‘Eat, Pray and Love’ lalu menontonnya kini saya sadar bahwa tokoh utama mengalami kenyamanan dan kenikmatan sajian makanan di Italia. Mengapa tidak? Kuliner di Italia itu semua enak. Di pusat Italia seperti kota Roma, anda bisa menemukan sebaran kuliner yang mungkin sudah membumi di Indonesia. Sebut saja pizza, pasta, es krim hingga tiramisu yang pasti pernah anda rasakan di Indonesia. Datang ke sini seolah saya ingin merasakan semua kuliner itu secara otentik. Rupanya lidah saya pun tidak protes pada semua masakan yang disajikan dengan penuh cinta dari para koki. Biasanya saat saya traveling, saya butuh adaptasi untuk rasa makanan lokal yang ditemukan. Di Italia, saya benar-benar jatuh cinta dengan kulinernya!

4. Alasan budaya dan bahasa

Salah satu peninggalan berciri Baroque, Fontana Di Trevi.

Di sini berkembang kebudayaan latin sebagaimana yang tersampaikan dalam sejarah. Di sini pula ada bahasa Italia dan bahasa Latin untuk dipergunakan di Vatikan. Roma yang dibangun sejak ratusan tahun lalu sebelum masehi pernah menjadi pusat kekaisaran romawi. Kebudayaan yang berkembang dalam seni arsitektur tumbuh di sini, tentu terlihat dari pahatan dan bangunan. Ada dua aliran di sini, Renaissance dan Baroque. Anda pasti terkagum-kagum bahwa bangunan itu masih ada hingga kini. Di sini pula pernah berkembang rezim fasisme antara tahun 1922-1943 yang bisa anda temukan dokumentasinya di Museum Nasional. 

5. Alasan seni

Salah satu lukisan.

Lukisan lain yang ditemukan di Castle San’Angelo.

Siapa tak kenal penyanyi bersuara emas seperti Josh Groban, Pavarotti atau Andrea Bocelli atau grup band Ill Divo. Kesemuanya bernyanyi dengan ciri khas suara emas yang tiada duanya. Lepas dari seni suara, ada seni lukis yang memukau dunia. Siapa pun berdecak kagum melihat lukisan mewarnai setiap Gereja dan Basilika, indah dan sempurna. Itu sebab di kota Roma ada sejumlah institut dan akademi untuk seni yang terkenal di dunia.

So, demikian lima alasan mengapa perlu berkunjung ke kota Roma. Ada pendapat?

Siapakah Mozart? Cari Tahu di Mozart Geburthaus, Salzburg

Rumah tempat dimana Mozart dilahirkan. 

Patung Mozart berdiri dekat museum.

Sebuah prasasti menandai kelahiran Mozart pada 27 Januari 1756.

Ada promosi paket tur lain menyusuri sungai di seberang museum dengan kapal yang romantis.

Harga tiket masuk.

Gereja di ujung jalan.

Oleh-oleh yang bisa jadi buah tangan.

Mozart terlahir dengan nama Wolfgang Amadeus Mozart pada tahun 1756 di Salzburg, tepatnya di jalan Getreidegasse. Namanya dikenal memberi pengaruh besar pada dunia musik. Dia bahkan memulai debutnya ketika penampilannya berhasil memukau Pangeran dari Bavarian. Sejak itu karyanya semakin dicintai oleh siapa saja. Ini terbukti saat ia konser keliling Eropa, karyanya dikagumi banyak orang.

Sejarah yang panjang yang dilewati Mozart menjadikan karyanya seolah abadi. Ingat tiada yang instan di dunia ini. Saat saya memasuki rumah kelahiran tokoh musik dunia ini, saya terkagum atas usaha pemerintah setempat untuk melestarikan dan memelihara peninggalan milik Mozart dan keluarganya. Bayangkan bahwa turis seluruh dunia datang ke Salzburg hanya untuk menyimak dan mempelajari riwayat komposer terkenal ini. Entah karena kelelahan dan faktor makan siang, saya belum menikmati makan siang saat waktunya tiba sehingga banyak informasi yang saya lewatkan. Sebaiknya jika berkunjung ke museum atau tempat bersejarah tidak dalam kondisi kelelahan dan kelaparan sehingga fokus.

Untuk menuju ke rumah kelahiran Mozart, anda naik bis dari stasiun Hauptbahnhof Salzburg. Bayar saja 4€ per orang untuk 24 jam sehingga anda puas berkeliling, tidak hanya di rumah bersejarah Mozart. Anda bisa naik bis jurusan ke Rathaus atau Altstadt (kota tua). Turunlah di halte bis Rathaus, berjalan kaki kira-kira 3 menit maka anda sudah tiba. 

Per orang dikenakan tiket masuk 11€. Cukup mahal memang namun bagi pengagum karya Mozart, mereka rela bayar tiket tersebut. Tak jauh dari situ, anda bisa menikmati aneka sovenir dengan gambar Mozart seperti coklat, makanan, pernak-pernik hingga bel musik sebagai hadiah. Semua lengkap! 

Suasana kota tua yang sejuk dan dihiasi bangunan khas baroque layaknya di Jerman menambah keindahan untuk berfoto. Beberapa turis tampak asyik berfoto, selebihnya mereka berbelanja di area pertokoan dengan merek-merek ternama. Namanya area turis tak lengkap bila tidak ada restoran. Aneka restoran ada di sini mulai makanan laut (seafood), McD, makanan India, masakan Italia, restoran Asia bahkan makanan Jerman, semua ada. Untuk menarik atensi pengunjung di restoran Austria, mereka menambah iringan musik karya Mozart sehingga terkesan romantis. 

Setelah mengunjungi rumah kelahiran Mozart atau Mozart Geburthaus, perjalanan sejarah bisa dilanjutkan ke Mozart Wohnhaus atau rumah tinggal Mozart. 

Tidak hanya Mozart, di Salzburg ada beberapa rumah kelahiran Musikus dunia juga. Ini bisa anda dapatkan asalkan anda bersedia berkeliling hingga museum Salzburg. Penasarankan siapa saja tokoh musik dunia lainnya? Silahkan datang ke Salzburg!

Tips dari saya:

  • Jika anda berkunjung ke museum, sebaiknya anda dalam kondisi yang nyaman, tidak kelaparan atau kelelahan agar setiap informasi bisa tersampaikan dengan baik.
  • Bawa uang tunai untuk bayar tiket masuk! Jika di beberapa negara masih diterima pembayaran kartu kredit atau debit, di sini tidak.
  • Udaranya dingin meski masih di musim gugur. Bawa jaket/syal/baju hangat agar merasa nyaman. Mungkin letaknya di sekitar pegunungan membuat suasana begitu sejuk dan dingin.
  • Hasrat untuk ‘urusan ke belakang’ karena udara begitu dingin, di sini tidak ada WC umum. Manfaatkan saat di museum atau restoran saat makan siang di sana secara gratis.

Well, tiada yang paling berkesan bahwa dalam hidup kita masih dikenang dengan karya-karya yang baik. Semua proses yang dilalui Mozart begitu panjang, namun masih diingat orang hingga sekarang. Impian itu tidak ada yang instan, asalkan kita berani bayar mahal harga kesabaran. 

Semoga bermanfaat!

5 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Roma, Italia

Anda bisa berkeliling kota Roma dengan bis yang tersedia setiap hari dari jam 9 pagi sampai sore hari.

Sepertinya ini tempat untuk beli tiket bis Hop On Hop Off.  Silahkan dowload applikasinya di playstore Big Bus App!

Suka sejarah? Anda harus berkunjung ke Roma, Italia yang menyimpan ribuan sejarah masa lalu dan tak lekang oleh waktu. Ini seperti apa yang saya pelajari dalam peradaban romawi kuno saat pelajaran sekolah dulu. Bahkan rasanya tak pernah selesai dikunjungi hanya dalam beberapa hari. Namun sayangnya, kami tak punya banyak waktu untuk menikmati keindahan arsitektur bangunan yang indah dan mempelajari setiap inchi sejarah yang tersimpan di sini. 

Berikut rekomendasi lima tempat wajib yang perlu dikunjungi bila anda berada di Roma, Italia.

  • COLOSSEO



Ada banyak jasa menawarkan jadi pemandu selama di berada di tempat ini. 

    Pernahkah anda menonton film yang bercerita tentang gladiator? Di Colosseo inilah para gladiator berduel jaman dulu kala menjadi tontonan, sehingga bangunan ini disebut ‘Amphitheatre‘ terbesar yang pernah ada dalam sejarah. Dibangun pada tahun 72 BC (sebelum masehi) pada masa kejayaan generasi Flavia Family sehingga ada yang menyebut peninggalan ini sebagai ‘Amphiteatrum Flavium.‘ Bangunan yang terlihat elegan ini muat untuk kapasitas 55 ribu orang penonton. Wow! Saya sih percaya, tribunnya saja tinggi sekitar 50 meter. Mungkin perjuangan para gladiator saling adu kekuatan dan kehebatan terekam di tempat ini. Hmm, jika ingin masuk tempatnya tak jauh dari pusat kota Roma. Tiket masuk 12€ per orang.

    Tips: Jika tak ingin berada dalam antrian yang panjang, sebaiknya datang pagi hari setelah jam 9 pagi. Cara kedua, anda bisa membayar lebih dengan melewati antrian. Banyak pemandu turis menawarkan jasa cara kedua ini sembari disampaikan informasi pengetahuan bersejarah tentang Colosseo.

    • PANTHEON (PIAZZA DELLA ROTONDA)

    Tampak depan Pantheon. 

    Dulu Pantheon dikenal sebagai kuil pemujaan kemudian diubah menjadi Basilika. 

    Tempat bersejarah kedua adalah Pantheon. Bangunan ini berbentuk klasik yang kuno seperti menonton film romawi tentang dewa-dewi. Betul sekali! Kuil ini diperuntukkan bagi dewa yang dipercayai masyarakat romawi kuno sebelum masehi. Pendirinya Marco V. Agrippa membangunnya sebagai bentuk kemenangan setelah melawan bangsa Persia sekitar abad 27 dan 25 sebelum masehi. Setelah munculnya periode kekristenan, kuil ini diubah menjadi gereja pada tahun 608. Menariknya tempat ini gratis untuk dikunjungi.

    Tips: Begitu banyak turis yang datang, masuklah sesuai antrian dengan tertib. Meski sekarang sudah tidak digunakan lagi sebagai tempat ibadah, pengunjung diharapkan dapat menghormati situs purbakala yang berada di dalam. Di dalam juga ada kursi seperi layaknya gereja jika ingin rehat sejenak. 

    • PIAZZA VENEZIA

    Tampak depan.

    Di sebelah barat Piazza Venezia.

    Tempat ketiga adalah Vittoriano E Piazza Venezia atau disebut juga Palazzo Venezia. Sayangnya saya tidak masuk dalam museum padahal saya dapat gratis tiket setelah berkunjung ke Castle San Angelo (castel sant’angelo). Museum ini disebut ‘the Vittoriano Museum’ yang letaknya berdekatan di sebelah barat dari Palazzo Venesia atau Piazza Venezia. Ini semacam lapangan luas yang menyimpan reruntuhan kejayaan masa lalu. Tidak yang tersisa. 

    Tips: Jika sejak kedatangan ke Roma, anda sudah membeli kartu ROMA PASS maka anda bisa masuk ke dalam museum. Namun jika tidak punya, sebaiknya berkunjung dulu ke Castel Sant’Angelo sehingga bisa berkunjung gratis ke museum.

    • PIAZZA DI SPAGNA (SPANISH STEPS)

    Seharusnya saya bisa mengambil foto tangga yang lay outnya indah, namun karena padatnya turis dan lalu lalang pedagang membuat tidak nyaman. Mereka juga lebih memilih ambil foto di tangga.

    Air mancur di depan Spanish Steps.

    Bangunan romawi kuno selanjutnya dikenal dengan nama Spanish Steps jika dalam ejaan bahasa Inggris. Katanya bentuk layout yang unik seperti kupu-kupu yang terbang membuat bangunan ini terkenal. Di depan tangga menuju bangunan ini didirikan air mancur khas bercirikan Baroque yang dikenal ‘the Barcaccia. Apakah ada kaitannya dengan bangsa Spanyol? Tidak ada informasi di sekitar bangunan yang menjelaskannya. Tempat ini gratis dikunjungi.

    Tips: Turis yang datang lebih banyak duduk di pelataran tangga dan mengambil foto. Karena lokasinya terbuka dan bebas untuk dikunjungi, hati-hati dengan barang bawaan anda. Kondisinya yang ramai oleh turis membuat pedagang lalu lalang menawarkan dagangan macam-macam. Lalu juga pengemis di sekitar pelataran tangga. Sebaiknya anda bisa menolak dengan sopan tawaran pengasong di sekitar tempat tersebut.

    • FONTANA DI TREVI

    Ini air mancur yang terkenal indah itu.

    Lihat banyaknya koin yang dilemparkan ke kolam! Anda bisa memohon permintaan untuk terwujud sebelum koin dilemparkan ke kolam. Namun ada pula yang beranggapan koin dilemparkan agar anda bisa ke Roma suatu saat nanti. 

    Tempat kelima menurut saya di seputaran pusat kota Roma yang saling berdekatan adalah Fontana Di Trevi atau Piazza di Trevi. Jika anda pernah menonton film Da Vinci Code yang diperankan oleh Tom Hanks, maka tempat ini tak asing lagi. Ini adalah air mancur terindah di kota Roma yang juga bercirikan khas Baroque. Air mancur ini selesai dibangun pada tahun 1762 sebagai bentuk penghormatan diangkatnya Paus Xlement XIII. Di sekitar air mancur dikelilingi tempat duduk seperti layaknya di teater. Prediksi saya ini lebih sekedar dari air mancur biasa. Di tengah kolam dibangun patung dewa Neptunus yang terkenal itu. Agar anda bisa kembali lagi ke kota Roma, lemparkan koin ke dalam kolam dari belakang. Itu kepercayaan mereka yang datang. Tempat ini terbuka dan gratis.

    Tips: Tak mudah mengambil foto kala siang hingga sore hari dan tentunya selalu dipadati oleh turis. Patuhi larangan petugas sebelum ditegur. Karena area terbuka dan lalu lalang orang, berhati-hatilah terhadap copet dan barang bawaan anda. Jaga kebersihan juga! Hanya koin yang dimasukkan dalam kolam bukan barang yang lain atau sampah. Berhati-hatilah terhadap orang yang menawarkan jasa foto! Sebaiknya gunakan tongkat narsis anda atau berfoto bergantian lebih baik.

    Secara keseluruhan, tips dari saya adalah sebagai berikut:

    • Gunakan alas kaki yang super nyaman karena anda akan lebih sering berjalan kaki.
    • Bawa air minum.
    • Bawa pelindung kepala seperti topi atau payung bila datang di musim panas.
    • Tak mudah menemukan toilet atau WC umum sebaiknya pertimbangkan bila anda masih berada di penginapan atau restoran/kafe. 
    • Bawa sunglasses.
    • Gunakan google maps atau peta kota Roma dan perhatikan papan penunjuk jalan.
    • Siapkan kamera anda.
    • Banyak situs bersejarah yang gratis, jika anda tak suka berkunjung ke museum sebaiknya simpan uang anda.

      Semoga bermanfaat!