Inspirasi Sup di Musim Dingin, Apa Saja?

Kartoffelsuppe mit Speck.

Di tempat tinggal saya sudah turun salju sejak November lalu. Suhu di luar bisa mencapai minus atau cukup nol derajat celcius. Hampir sebagian besar salju menutupi wilayah kami hingga rasanya udara dingin begitu menusuk tubuh saya yang lahir di iklim tropis. Ada banyak cara agar tubuh tetap berasa hangat selama musim dingin. Salah satunya menikmati sup yang hangat.

Sup yang disajikan hangat memang jadi pilihan bagi kami di sini saat musim dingin. Bahkan kafe dan restoran yang biasanya menyajikan makanan dingin semacam sandwich, kini beralih menawarkan sup sebagai pilihan untuk pelanggan. Bagaimana pun sup ditawarkan dengan pilihan yang menyehatkan dan nilai gizinya baik untuk tubuh. Saya juga suka makan sup karena porsinya yang pas dan tidak besar. Makan satu porsi sup di sini biasanya disertai dengan satu potong roti.

Kali ini saya bagikan lima ide sup yang sudah saya coba di musim dingin ini. Semua dirangkum dari kafe, restaurant, hotel hingga kantin kampus. Siapa tahu anda membutuhkannya?

1. Goulasch suppe.

Sup goulasch asalnya dari Hungaria, namun kini bisa dinikmati dimana saja di Jerman. Meski teman saya asal Hungaria menyangkal bahwa sup ini tidak otentik, namun goulasch suppe tetap disukai dan dipesan banyak orang kala musim dingin. Goulasch suppe yang otentik dari Hungaria bisa anda lihat di sini. Kuahnya kental dengan rasa kari dari paprika ditambah sedikit daging sapi sudah membuat saya ketagihan. Kreasi goulasch suppe ada banyak, namun saya bagikan yang umum seperti pada foto di atas. Warna merah paprika adalah ciri umum sup ini.

2. Kartoffelsuppe mit Speck

Sup selanjutnya adalah sup kentang dan kaldu daging. Kentang dan wortel dipotong kecil-kecil kemudian ditumis dengan mentega. Beri kaldu daging sapi dan didihkan hingga sekitar 35 menit. Cincang halus Speck dan goreng hingga renyah. Masukkan dalam sup dan tambahkan creme fraiche, sedikit garam dan lada ke sup. Tambahkan kaldu sayur di sekitar piring sebagai aksesoris.

3. Kürbiscremesuppe

Sup berikut juga cukup tasty untuk dinikmati. Sup ini saya dapatkan saat makan malam di hotel. Jika anda suka labu kuning, maka pilihan sup berikut tepat. Tumis labu yang sudah dipotong kecil-kecil dalam wajan panas yang diberi mentega. Tambahkan kaldu sayur atau kaldu sapi sesuai selera anda. Beri sedikit air dan bumbui garam, lada, thyme cincang dan ketumbar halus. Setelah setengah matang. Blender hasilnya dan masak lagi dengan krim kocok. Anda bisa tambahkan di atas sup, roti potong dan daun ketumbar.

4. Chilli con carne

Sup terakhir juga asyik untuk dinikmati saat musim dingin seperti sekarang ini. Saya pernah mencoba membuatnya seperti pada link berikut.

5. Pilzcremesuppe

Sup terakhir yang bisa menginspirasi anda adalah pilzcremesuppe. Sup ini saya dapatkan di kantin kampus. Setiap minggu mahasiswa mendapatkan daftar menu selama satu minggu. Setelah membacanya di akun mahasiswa, saya pun penasaran membelinya.

Sup ini terdiri atas jamur kancing yang ditumis lembut dan dihancurkan dengan juicer bersama bumbu. Saya merasakan bau cengkeh dalam ramuan sup. Ada tambahan krim sayur sehingga menjadi sup yang nikmat.

Dari kelima sup di atas, mana yang menarik menurut anda?

Advertisements

Tanda Berakhirnya Musim Dingin, Antri Beli Es Krim

Ice cream is always great idea after winter passed over.

Musim dingin sebenarnya sudah berlalu beberapa hari lalu. Namun udaranya memang masih belum bersahabat. Terkadang hujan dan disertai angin membuat tubuh jadi kedinginan. Padahal kita di sini sudah tidak pakai jaket tebal lagi. 

Begitu berartinya ramalan dan informasi cuaca buat kami di sini. Informasi cuaca bisa menentukan apa yang akan dilakukan orang, apalagi hari Minggu. Jika cuaca tidak mendukung, tentu banyak orang lebih memilih berdiam diri di rumah. Sebaliknya, jika udaranya bersahabat bahkan matahari begitu bersinar dengan terik maka banyak orang senang beraktivitas di luar rumah.

Ini pula yang terjadi pada saya dan suami yang kemarin minggu baru saja meluangkan waktu di hari Minggu yang indah. Begitu indah sehingga kami melihat begitu banyak orang melakukan kegiatan di luar rumah. Kami memilih berjalan kaki, menikmati area turis yang jadi pusat kota. 

Di hari Minggu hanya kafe dan restaurant yang tetap buka. Apalagi kami menikmati suasana di area turis, tentu banyak orang senang duduk di kafe dengan sinar matahari membakar tubuh mereka. Hampir sebagian besar restoran dan kafe menggelar kursi dan meja pelanggan di luar sehingga pengunjung dapat menikmati sinar matahari.

Dengan begitu kita paham bahwa musim dingin telah berakhir. Orang meninggalkan jaket tebal mereka dan membiarkan diri terpapar sinar matahari yang sebenarnya tidak terik. 

Tak hanya itu, banyak orang antri membeli es krim. Beberapa kafe yang menjadi spesialis penjualan es krim begitu laris menarik minat pelanggan. Bahkan banyak orang antri untuk membelinya. Penasaran, saya dan suami mendatangi salah satu kedai es krim yang laris.

Kafe yang kami kunjungi mengklaim spesialis es krim gelato yang memang asli racikan dari Italia. Hmm, saya memesan es krim cokelat dan suami memesan es krim erdbeeri. Erdbeeri bentuknya seperti buah strawberry. Bentuknya lebih kecil dan rasanya manis asam. 

Bagi sebagian orang mungkin makan es krim tidak mengenal musim bahkan musim dingin sekalipun. Namun kebanyakan orang memilih menikmati sajian es krim yang nikmat setelah musim dingin berakhir. Mereka senang duduk di luar sembari membiarkan tubuh terkena pancaran sinar matahari. Atau menikmati es krim sembari berjalan. Semua terserah pada selera anda.

Bagaimana dengan selera anda menikmati es krim?

Crema de guisantes, Sup Hijau: Makanan Khas Spanyol (2)

Crema de guisantes.

Food makes friendship. This proverb urges me to know some people accros nations in the world. One of them is a friend who comes from Spain and had known each other in class.  When I introduced myself, she was enthusiastic to invite me coming home. Two years ago, she and her spouse had been in Indonesia a couple of months to explore the entire Sumatera island.

When I was at her home, she cooked the Spain dishes, Crema de guisantes as recipe written below in Bahasa Indonesia. We spoke a lot about Indonesian culture and surely I learned a bit of Spanish language. 

Okay, Have a great day!

****

Teman kelas saya adalah seorang perempuan berkebangsaan Spanyol. Dia bersama pasangannya menetap di Jerman. Saya mengenalnya sebagai pribadi yang ramah, apalagi saat dia mengetahui saya berasal dari Indonesia. Rupanya, dia dengan pasangannya pernah tinggal di Indonesia selama dua bulan mengitari pulau Sumatera. 

Kami berbicara banyak tentang Indonesia. Sebaliknya, saya pun mengenal sedikit demi sedikit tentang Spanyol di mata mereka. Salah satunya adalah kuliner.

Kuliner berikut yang disajikan kala mereka mengundang saya makan bersama. Ini adalah semacam sup hijau hangat yang terbuat dari kacang polong. Namanya adalah Crema de guisantes, yang konon tepat disajikan di musim dingin seperti sekarang. Kondisi tubuh harus tetap dijaga dengan mengkonsumsi makanan sehat dan hangat seperti sup ini.

Cara membuatnya mudah dan sederhana sekali. Mungkin anda bisa praktikkan di rumah. Oh ya, sebagai tambahan sup disajikan dengan roti gandum dan keju di atasnya. Lalu ada salat sayuran sederhana. Semua menyehatkan agar musim dingin bisa tetap sehat.

Bahan yang digunakan:

  1. 400 gram Kacang polong.
  2. 1 liter susu cair.
  3. 2 siung bawang putih.
  4. Maggi kaldu.
  5. Lada.
  6. Minyak zaitun.
  7. 0.5 Liter air.
  8. Paprika bubuk.
  9. Garam.

Cara membuatnya: 

  1. Cincang bawang putih.
  2. Panaskan panci. Tambahkan minyak zaitun dan tumis bawang putih.
  3. Masukkan kacang polong. Masak beberapa saat.
  4. Hancurkan kacang polong dengan blender atau alat penghancur lainya. 
  5. Masukkan susu. 
  6. Tambahkan air kira-kira setengah liter. Masak dalam api kecil dan sembari diaduk-aduk.
  7. Beri kaldu MAGGI, lada dan sedikit garam.
  8. Masak hingga mengental dan matang. 
  9. Taburi sup dengan paprika bubuk.

Mudah bukan? Untuk salatnya, hanya irisan tomat dan kol. Lalu beri garam, gula dan sedikit cuka. Tambahkan 2 sendok air agar merendam semua sayuran. Selesai dan siap disajikan.

Semoga bermanfaat!

Bratapfel Likör: Minuman Rasa Apel Non Alkohol Khas Jerman 

Bratapfel likör.

Kedai minuman yang jual bratapfel.

Saya datang lagi ke Christkindlmarkt hanya untuk memeriahkan tradisi menjelang Natal dan mencicipi kuliner di sana. Melanjutkan petualangan rasa kali ini, saya ingin berbagi pengalaman tentang minuman non alkohol asal Jerman. Jika anda suka apel, anda pasti suka minuman berikut.

Di kedai penjual minuman di pasar menjelang Natal tampak banyak orang datang memesan minuman, ngobrol bersama yang lain atau mereka menyaksikan konser musik bertemakan Natal di hadapan mereka. Melengkapi kunjungan, saya pun mencoba sesuatu yang belum pernah saya rasakan. Glühwein sudah acapkali saya coba. Kali ini saya ingin sesuatu yang berbeda, tanpa alkohol namun cukup untuk menghangatkan badan. Di udara terbuka dengan rinai salju seperti ini, saya butuh sesuatu yang panas untuk tubuh. 

Pilihan jatuh pada bratapfel, sejenis minuman sari buah apel dan tidak beralkohol. Bratapfel kebanyakan merupakan buatan sendiri sehingga saat hendak diminum bisa dihangatkan terlebih dulu. Rasanya pasti manis dan menyegarkan. Di Jerman minuman ini juga cocok disajikan kala musim dingin.

Kebanyakan yang memesan bratapfel di kedai minuman ini adalah anak-anak dan mereka yang memang tidak minum alkohol. Harganya 2€, berikut deposit untuk cangkir 2€. Jika anda mengembalikan lagi cangkirnya yang indah itu, anda mendapatkan uang kembali 2€. Begitulah caranya di Jerman saat ada festival yang menjual minuman atau makanan dengan perlengkapan dari pihak kedai. Pelanggan dikenakan deposit di muka, saat barang seperti cangkir dan piring sudah kembali maka uang deposit dikembalikan.

Kembali ke soal minuman, bratapfel likör juga banyak dijual di supermarket. Namun jika anda menginginkan jenis non alkohol anda harus baca seksama. Pasalnya ada juga bratapfel likör yang juga mengandung alkohol. Di salah satu botolnya dikatakan 5,4% kandungan alkoholnya. 

Anda bisa membeli dan membuatnya di rumah. Minuman ini termasuk sebagai minuman kesehatan. Di musim dingin seperti ini rasanya tubuh juga perlu asupan multivitamin, termasuk apel yang kaya akan mineral dan vitamin C.

Semoga bermanfaat!

Perchtenlauf Festival in Schärding, Austria: A Scary Festival in Beginning of Winter Season

The perchant performance.

One of performance.



On last Friday, my husband and I visited Schärding, a city in Austria. Why must we visit this city? Because we heard announcement many times in radio that winter festival would be held in Schärding. This is not the first time to come over there. You can find also my written post in this blog regarding Schärding.

Read

  1. https://liwunfamily.com/2017/11/03/scharding-kota-baroque-bersejarah-di-austria-nan-cantik-1/
  2. https://liwunfamily.com/2017/11/06/scharding-kota-tua-di-austria-bergaya-baroque-2/

Schärding is a border city directly located Bavarian, one state of the Federal Republic of Germany. This is beautiful city across river that separates Germany and Austria. This river named as Inn.

A city should become tourism destination, not only pretty but Schärding is old city fully built Baroque building. That is a reason this city called also Baroquestadt in Deutsch word or baroqoue city in English.

So back to the festival. This festival was horribly attractive for tourists and people around as visitors. We came from Germany only to watch the performance of ‘Perchten’ groups. There is more than 16 groups to festive yearly in beginning of winter season in Schärding. 

Over the night, the festival began with ‘Monster’ one by one to perform scary and awful for people around. I called ‘Monster’ because they worn dreadful masks and strange costume.

In according to the legend, perchtenlauf  is a festival to drive away the evils or ghost that aimed to human well-being and convenience during winter season. The perchant groups worn costume and horror masks only to frighten or horrify people around. The most of perchant groups looked scary and spooky then specialized to promote the strange and terrifying situations.

They made people around frightened or afraid.

Kids with one of percant in picture together.

Probably this is folklore or legend, but this festival deserved to watch. For sure, kids can come to make friendly with Perchant Groups. As parents, they can educate children to festive this occasions only for entertainment and fun.

Further more, please find short video in here.

First video

Second video

****

In Bahasa Indonesia

Pada Jumat lalu (8/12), saya dan suami berkesempatan mengunjungi Schärding lagi untuk sebuah festival. Sebagaimana anda ketahui, saya sudah beberapa kali menuliskan keindahan kota ini. Kota ini juga menjadi salah satu destinasi wisata, jika anda berkunjung ke Austria.

Baca 

  1. https://liwunfamily.com/2017/11/03/scharding-kota-baroque-bersejarah-di-austria-nan-cantik-1/
  2. https://liwunfamily.com/2017/11/06/scharding-kota-tua-di-austria-bergaya-baroque-2/

Ini adalah tontonan yang wajib disaksikan sebagai turis atau pengunjung. Saya dan suami berkunjung dari Jerman setelah mendengar iklan di radio. Lalu kami ke sana, acara dimulai pada malam hari.

Festival yang digelar bernama Perchtenlauf. 
Menurut kebiasaan kuno, perchten adalah usaha untuk mengusir roh jahat agar musim dingin menjadi nyaman. 

Upaya tersebut dengan membuat topeng yang menyeramkan. Mereka yang tergabung dalam kelompok perchten juga mengenakan kostum menyeramkan mengikuti topeng yang jadi identitas mereka. Di iringi oleh bunyi-bunyian yang menandai musim dingin hampir tiba.

Ada lebih dari 16 kelompok Perchten. Alun-alun kota Schärding berubah menjadi menyeramkan hingga membuat pengunjung ketakutan. Tetapi begitulah upaya mereka agar pengunjung bisa meramaikan suasana ini sehingga tidak lagi menakutkan. 

Orangtua juga ada yang membawa anak-anak mereka dan mengedukasi mereka bahwa acara ini hanya hiburan semata.

Anda juga bisa menyaksikan video singkat yang saya buat.