Zagreb, Kroasia (1): Tradisi Jelang Paskah

Dekorasi telur paskah di depan Katedral Zagreb.

Kroasia adalah salah satu negara di Eropa Timur yang mayoritas penduduknya beragama katolik. Hal ini tampak dari banyaknya bangunan gereja katolik yang sudah ada sejak jaman kristen awal. Lalu berbagai tradisi penduduknya pun masih berkaitan dengan liturgi gereja katolik. Seperti yang saya amati bahwa persiapan pra-paskah sudah dimulai sejak Rabu Abu atau yang disebut Pepelnica dalam bahasa setempat. Kemudian masa paskah dimulai dengan berbagai tradisi warga, kebanyakan di wilayah Dalmatia.

Salah satu gereja yang sudah ada sejak tahun 305 Masehi di Split, Kroasia.
Menara katedral Split.

Untuk pekan suci dimulai dengan Minggu Palma, yang disebut dengan Cvetjanica dalam bahasa setempat. Tradisi paskah lainnya banyak dilakukan di wilayah Dalmatia, satu dari empat region Kroasia. Dalmatia merupakan wilayah tertua dan penuh sejarah. Bahkan namanya disebut dalam kitab suci perjanjian baru. Orang-orang Dalmatia merayakan paskah lebih khidmat ketimbang hari raya natal. Sejak Minggu Palma, komunitas di paroki sudah sibuk mengorganisir persiapan Tri Hari suci.

Ilustrasi tentara romawi di depan Katedral Split.

Memasuki Pekan Suci, perkumpulan komunitas tertentu mengenakan pakaian tentara romawi dan menyanyikan lagu abad pertengahan. Masih di area yang sama, dimulai Kamis Putih atau yang disebut Veliki Cetvrtak dimana mereka punya tradisi berjaga di sebuah makam. Tradisi ini seolah-olah seperti waktu Yesus menjalani malam setelah dijatuhi hukuman mati oleh Pilatus. Tradisi ini berakhir setelah Yesus Bangkit dengan memecahkan bunyi-bunyian. Dimana sebelumnya tidak ada alat musik diperdengarkan karena kita sedang memasuki masa sengsara.

Masih ada tradisi-tradisi lain yang dilaksanakan tiap paroki di Dalmatia menjelang Paskah. Tradisi ini sudah dilaksanakan berabad-abad lamanya. Pemerintah setempat mempromosikannya untuk memperkenalkan Kroasia kepada dunia melalui tradisi penyelenggaraan Paskah.

Satu yang pasti saat Paskah di Kroasia adalah telur warna. Telur dicat berwarna-warni dan diberikan sebagai hadiah. Ada pula telur yang didekorasi indah sebagai lambang perayaan paskah. Lomba mencari telur atau lomba berburu telur adalah salah satu keunikan merayakan paskah juga di sini. Seperti yang saya temukan telor dekorasi di depan Katedral Zagreb saat ini.

Selamat merayakan Paskah bagi anda yang merayakannya!

Pfingsten in Deutschland, Hari Raya Pentakosta 

Hari Minggu kemarin (20/5) dan Senin (21/5) menjadi hari libur di Jerman, Austria, Ceko dan sekitarnya. Pasalnya hari Minggu dirayakan sebagai hari Pentakosta atau lima puluh hari setelah Paskah dalam liturgi Gereja Katolik. Saya sendiri tidak tahu alasannya hingga hari Senin setelah Minggu juga menjadi hari libur. Hari Senin yang libur tersebut diikenal Pfingsmontag.

Hari libur bisa dipandang menyenangkan dalam hitungan kalender akademik di wilayah saya tinggal. Kami libur dua minggu. Meski senang karena libur tetapi ada satu hal yang tidak menyenangkan. Ini bukan libur biasa karena kami harus menyiapkan diri untuk ujian yang sebentar lagi akan datang. Begitulah!

Saat saya tanya pada suami, apa yang jadi kebiasaan dan mungkin istimewa yang bisa ditemukan saat Pfingsten. Jawabnya ada tradisi dan kebiasaan jaman dulu untuk merayakannya termasuk pernak-pernik seperti makanan khusus, kebiasaan hingga hal-hal yang harus ada saat Minggu dan Senin yang dirayakan sebagai hari Pentakosta. Berangsur-angsur perkembangan jaman tradisi tersebut sudah jarang dilakukan, bahkan saya belum menemukannya. 

Hari Pentakosta tidak hanya dirayakan oleh Gereja saja, tetapi oleh kebiasaan dan budaya masyarakat jaman dulu yang menandai akan segera datang musim panas. Karena hidup di empat musim, Jerman pun tak lepas dari tradisi merayakan pergantian musim. Pfingsten menjadi tradisi ucapan syukur bagi masyarakat jaman dulu yang menggantungkan penghidupan dari bertani atau beternak. Mereka duduk dan makan bersama menikmati hasil panen dan berharap berkat untuk panen berikutnya.

Bagi saya yang merayakan hari Pentakosta dalam hitungan liturgi Gereja Katolik di Indonesia, Pfingsten tidak begitu meriah. Namun bagi mereka yang memiliki empat musim, tentu ada tradisi yang memang perlu dirayakan sehingga menjadi hari libur. Di Jerman bagian selatan kami saling berucap “Frohe Pfingsten… und erholsame Feiertage.”

Semoga bermanfaat!

Osterlamm dan Tradisi Paskah Lainnya 

According to the tradition, Easter in Germany is celebrated with special treats such as bunnies chocolate, cakes baked in shaped of lamb and boiled eggs in colourful. Since I was a kid who always celebrates Easter in Indonesia, I have known boiled eggs to be painted and coloured as interested thing. Eggs as symbol of Easter is identified as new life and for sure Easter brings new life. 

At least I learned that every country has different ways to festive Easter, including Germany. We are still on public holidays, Easter Monday. 

Again Happy Easter!

***

Bunnies chocolate and boiled eggs in painted.

Di Bavaria, Jerman memiliki mayoritas penduduk beragama Katolik. Saya mengambil sudut pandang subjektif dan hasil pengamatan semata. Sebagai contoh saat saya menghadiri misa Paskah di hari Minggu kemarin. 

Apa saja tradisi yang menarik?

1. Kue Osterlamm

Salah satu kue Osterlamm.

Saya lihat sebagian ibu-ibu, artinya tidak semua umat membawa keranjang yang cantik. Keranjang itu berisi kue. Saya penasaran, apa isinya? Saya tanya pada suami. Rupanya itu adalah kue Osterlamm. Osterlamm berbentuk figur domba. Kuenya berasa manis dan ada pula yang sudah dibungkus dengan cokelat sekelilingnya. Itu semua tergantung selera. 

Osterlamm mengambil simbol domba, yang dimaknai sebagai domba paskah yakni Yesus sendiri. Yesus telah mengurbankan dirinya dengan wafat di kayu Salib. Di Perjanjian Lama, domba menjadi hewan persembahan. Kini Yesus menggenapinya, dalam Paskah yang dirayakan.

Para ibu yang membawa kue Osterlamm ke Gereja berharap mendapatkan berkat untuk dibawa pulang ke rumah. Kue tersebut menjadi simbol perayaan makan bersama keluarga dan kerabat. Meski ini bukan keharusan atau kewajiban, hanya tradisi yang masih dilakukan sebagian orang. Saya dan suami membelinya di kafe seharga lebih dari 4€ untuk kue original. Mungkin yang berasa cokelat berharga lebih mahal.

2. Osterkerze atau Lilin 

Lilin juga menjadi bagian dari liturgi Gereja Katolik pada malam Paskah atau Sabtu Suci. Lilin paskah diberkati dan dinyalakan sebagai lambang Kristus yang telah wafat membawa terang bagi dunia. Kematian dilambangkan sebagai kegelapan. 

Lilin paskah yang diberkati juga menjadi tradisi di masyarakat untuk dibawa pulang ke rumah. Sebagian lagi ada yang meletakkannya di kubur para leluhur mereka. Paskah juga menjadi tradisi bagi mereka untuk mengunjungi makam para leluhur. 

3. Telur berhias 

Telur berhias juga mewarnai perayaan Paskah. Saya dan suami mendapatkan masing-masing satu telur berhias yang dibagikan para ibu di depan Gereja. Lalu apa maknanya telur?

Telur adalah awal kehidupan. Sebagaimana Paskah yang datang sekitar awal musim semi. Di musim semi, kehidupan baru dimulai. Ini hanya simbol yang dimaknai agar Paskah menjadi awal kehidupan baru. 

4. Cokelat berfigur kelinci 

Sebagaimana pertanyaan kemarin, mengapa figur kelinci selalu ada saat perayaan Paskah, pada artikel di sini. Berikut saya jelaskan sependek pengetahuan saya. 

Memang dunia industri menjadikan figur kelinci menjadi makanan atau dekorasi yang biasanya muncul saat menjelang Paskah. Sejak saya mengenal tradisi Paskah di Indonesia, saya hanya tahu telur berhias saja. Di Jerman, saya mendapatkan cokelat berfigur kelinci dari kolega. 

Cokelat selalu mudah ditemukan dalam kebiasaan masyarakat di sini, tidak hanya saat Paskah. Sesuatu yang manis yakni cokelat atau permen diberikan kepada mereka yang dikenal baik. Lalu berfigur kelinci, mengapa?

Bagi masyarakat di sini, seperti Jerman yang merayakan empat musim maka kelinci diyakini sebagai hewan pertama yang muncul sebagai awal datangnya musim semi. Sementara Paskah memang jatuh sekitar awal musim semi. 

Dengan begitu, Paskah sebagai tradisi mengawali kehidupan yang baru. Karena musim semi adalah ketika kehidupan baru lahir di alam. Kelinci pun jadi hewan pertama yang melompat dan keluar. Musim dingin tentu tidak akan mudah menemukannya di luar.

Kesimpulan

Demikian hasil pengamatan saya di sini. Pastinya tiap negara punya tradisi masing-masing dalam merayakan hari raya keagamaan. Semoga bermanfaat!

5 Ciri Paskah di Jerman

Happy Easter! Frohe Ostern!

What are you usually doing in Easter? This post explained five things which is found in Germany to celebrate Easter. In general public services such as office, post, bank and supermarket are closed on Great Friday then continued on Sunday Easter and First Monday Easter. Each family festives special breakfast and lunch. Meanwhile some people especialy children give and accept easter eggs nor chocolate in figured special Easter. 
***

Selamat Paskah bagi anda yang merayakannya! 

Artikel berikut bercerita tentang ciri yang menjadi kebiasaan umum dijumpai di Jerman. Mayoritas masyarakat di sini merayakan paskah. Sebagaimana yang terjadi di Indonesia, hari Jumat Agung atau Karfreitag dijadikan hari libur nasional. Artinya tidak ada aktivitas yang buka. 

Tidak hanya hari Jumat saja, Pemerintah juga membuat libur pada hari Senin setelah Minggu Paskah (Ostersonntag). Hari libur itu disebut Ostermontag.

Berikut adalah pengamatan saya menjadikan kebiasaan umum merayakan Paskah di sini.

1. Libur sekolah dua minggu. 

Libur kegiatan pembelajaran sekolah dan perkuliahan sudah terjadi selama dua minggu. Sejak memasuki pekan suci hingga satu minggu setelah paskah, di sini tidak ada aktivitas sekolah dan pembelajaran. Libur ini menjadikan ajang bagi orangtua untuk merayakan kebersamaan bersama anak-anak mereka.

2. Hiasan dekorasi di rumah bertema Paskah. 

Berbagai dekorasi rumah berbentuk kelinci dijual.

Dekorasi telur berhias sebagai pajangan.

Sejak memasuki masa prapaskah, berbagai toko dan supermarket menjual dekorasi rumahan khas Paskah. Dekorasi ini bertujuan untuk mempercantik suasana di rumah. Mulai dari berbagai pajangan yang diletakkan di ruang tamu, dekorasi ruang makan hingga dekorasi luar rumah yang ditempatkan di pintu masuk atau taman. Semua bisa anda beli sesuai dengan kocek dan kebutuhan anda.

3. Penjualan cokelat, manisan dan telur paskah.

Seperti Natal, supermarket dan industri bisnis tidak lepas dari cokelat yang bertemakan paskah. Figur seperti telur atau kelinci menjadi hal umum dibuat menjadi cokelat paskah. Saya juga mendapati cokelat paskah dari kolega di sini. Bagi anak-anak, mereka biasanya mendapatkan aneka manisan istimewa khas paskah.

4. Kemeriahan untuk anak-anak. 

Paskah juga menjadi sukacita bagi anak-anak dengan membuat keistimewaan tersendiri. Bagi orangtua yang memiliki banyak anak seperti teman saya yang memiliki empat anak, dia menyelenggarakan lomba cari telur paskah di seisi rumah. Perlombaan semacam itu juga digelar di beberapa tempat lainnya. Belum lagi pusat perbelanjaan juga menggelar kemeriahan paskah bersama anak-anak, dengan mengundang tokoh kartun atau figur berkostum kelinci yang membagikan cokelat.

5. Libur di hari Senin Pertama setelah Paskah. 

Jumat Agung, atau yang disebut Karfreitag dijadikan hari libur di Jerman, sama seperti di Indonesia. Lalu hari Sabtu tidak libur, namun ini dijadikan kesempatan orang untuk berbelanja. Hari Minggu memang semua toko di Jerman tutup namun hari Senin pertama setelah Paskah, dijadikan hari libur. Senin pertama setelah Paskah disebut Ostermontag. Gereja Katolik merayakan misa sebagaimana layaknya perayaan Ekaristi di hari Minggu.

Selain kelima hal di atas, banyak keluarga merayakan makan bersama dan saling memberikan hadiah. Meski pemberian hadiah hanya berupa cokelat atau barang istimewa lainnya, terutama anak-anak. Tak hanya itu, Gereja pun dipadati umat yang biasanya tidak penuh.

Begitulah sekedar mengamati situasi sekitar di sini. Bagaimana kemeriahan paskah di lokasi anda tinggal?