Frikadellen, Perkedel ala Jerman: Makanan Khas Jerman (38)

Dua ‘perkedel’ yang berwarna kecokelatan ditemani dengan salad kentang.

Frikadellen atau Frikadeller begitu perkedel di sini disebutnya dalam menu di restoran tradisional Bavaria. Perkedel tentu anda mengenalnya sebagai makanan di Indonesia yang terbuat dari kentang. Ibu saya di Jakarta biasa membuatkan perkedel dari kentang yang direbus terlebih dulu kemudian dihancurkan sebelum dibentuk pipih bola. Bumbu perkedel hanya kaldu sapi, sedikit lada dan bawang putih. Perkedel yang sudah dibentuk kemudian digoreng dengan sebelumnya dibungkus dengan kuning telur.

Bagaimana perkedel ala orang Jerman?

Saya pikir pembuatannya tidak berbeda jauh. Hal yang membedakannya adalah bahan yang digunakan. Di sini perkedel menggunakan daging sapi cincang, bukan kentang seperti yang kita kenal. Agar bisa terbentuk, bahan yang digunakan lainnya adalah tepung roti dan juga telur. Semua bahan dicampurkan jadi satu.

Untuk rasa perkedel, bahan yang digunakan hampir mirip. Ada bawang putih, lada bubuk, daun peterselli yang sudah dicincang, maggi atau kaldu sapi. Terkadang untuk menjiwai rasa masakan ala Jerman, bahan juga ditambahkan senf. Senf adalah semacam mustard yang biasa dimakan untuk campuran rasa di sosis atau leberkassesemmeln.

Sentuhan akhir adalah membentuknya seperti bola-bola dan pipih. Kemudian digoreng dengan sedikit minyak hingga berwarna kecokelatan. Gunakan api kecil agar tidak mudah hangus.

Saat saya memesannya di restoran tradisional, ada dua buah perkedel ditambah salad kentang. Untuk kuahnya hanya pelengkap sajian saja. Ini seperti kuah kaldu sapi.

Kira-kira anda memilih yang mana? Perkedel dengan kentang atau perkedel terbuat dari daging sapi cincang?