Mesir (16): Roti yang Wajib Anda Tahu

Roti yang biasa dijajakan tampak di Kairo.
Sepertinya ini roti pita, bisa dibelah di tengah atau dinikmati langsung juga bisa.

Dimana pun anda berada, makanan pokok adalah makanan yang menjadi kebiasaan untuk disantap dalam keseharian. Di Indonesia misalnya makanan pokok adalah nasi. Ada saja orang yang mengaku belum makan jika dia belum mengunyah nasi. Padahal dia sudah menghabiskan roti dan salad kentang. Makanan pokok seolah-olah menjadi wajib hukumnya karena hal itu menjadi utama dalam kebiasaan makan sehari-hari.

Kembali ke negara Mesir yang masih saya ulas, kira-kira apa ya makanan pokok di sana?

Selain nasi, orang Mesir juga menjadikan roti sebagai makanan pokok. Itu sebab roti selalu disajikan di etalase makanan. Konon roti sudah menjadi catatan sejarah sebagai kuliner tertua di dunia. Bahkan kehidupan masyarakat Mesir sebelum masehi sudah mengetahui bagaimana membuat roti sebagai menjadi makanan pokok. Roti itu simbol kehidupan, menurut masyarakat Mesir.

Sebagai simbol kehidupan, orang Mesir menyebut kehidupan sebagai ‘Aish‘ sehingga mereka memiliki roti yang sejak lama disebut Aish Baladi. Aish ini bukan lafal kosakata bahasa Arab untuk roti. Aish baladi menjadi makanan sehari-hari yang bisa dinikmati kapan saja, siapa saja dan dengan makanan pendamping yang sesuai selera. Bahkan hanya makan aish baladi saja sudah cukup mengenyangkan karena ini terbuat dari gandum yang dipanggang. Roti jenis ini mudah ditemukan dan dijajakan di toko roti atau warung makan.

Saya menemukan beberapa varian roti tetapi sayangnya tak ada informasi nama roti-roti tersebut. Roti pita misalnya yang pernah saya ulas sebelumnya di kuliner chicken shawarma. Ini seperti donner, dengan roti pita yang dibelah di tengah kemudian isian daging disisipkan ke dalam. Roti pita ini termasuk flatbread.

Ini saya tidak tahu apa namanya.
Ini juga apa namanya ya?
Ini yang saya suka, tetapi saya tidak tahu namanya.

Flatbread seperti kebanyakan makanan Timur Tengah maka roti bisa dinikmati layaknya tortilla. Anda tinggal menggulung daging dan sayur sebelum masuk dalam mulut. Selain shawarma, roti pita juga disajikan untuk hawawashi.

Jenis roti lainnya, saya tidak tahu namanya. Hanya saja roti ini menjadi pilihan untuk dinikmati sebagai makanan pokok selain nasi.

Saya sendiri paling suka mengunyah flatbread mereka yang diberi sedikit rempah. Rasa roti ini gurih dan teksturnya renyah. Sampai saya selesai liburan, saya lupa bertanya apa nama roti tersebut.

Apakah anda suka mengkonsumsi roti juga bila tak ada roti atau kentang?

Advertisements

Roti Baguette Panggang Itu Enak, Bisa Dikreasikan Pula

Kreasi pertama, roti baguette panggang rasa bawang putih.

Roti baguette pernah saya nikmati pertama kalinya saat saya berwisata ke Ho Chi Minh City. Di Vietnam sana, saya mendapatkan sarapan pagi roti baguette dan telur omelet. Lalu saya juga melihat ada jajanan street foods yang bentuknya seperti baguette. Rupanya itu sandwich asli Vietnam, namanya Bahn Mi. Bahn mi ini seperti sandwich yang bisa dinikmati di segala kesempatan.

Kreasi kedua, roti baguette panggang bersama daging cacah halus dan irisan kol halus.

Berbicara roti baguette, ada dua variasi yang mungkin bisa anda coba juga. Roti yang berdiameter sekitar 5 sampai 6 sentimeter ini, memiliki panjang yang relatif berbeda-beda tergantung kebutuhan dan selera. Ada yang membaginya menjadi dua bagian seperti hot dog dan sandwich. Ada pula yang mengirisnya seperti cincin. Kembali lagi, ini soal selera.

Saya memesan kedua roti baguette saat menghampiri restoran yang menawarkan layanan panggang istimewa. Segalanya dibuat dengan dipanggang.

Pertama, kreasi aneka roti baguette panggang dengan rasa. Saya memesannya rasa bawang putih. Ada semacam bumbu campuran antara bawang putih yang dihaluskan dengan butter atau mentega. Dipanggang hanya pada sisi putih roti. Panggang dalam suhu yang panas beberapa menit.

Selanjutnya, roti baguette seperti sandwich yang juga dipanggang. Untuk daging cacahnya sudah matang dan berbumbu sebelum disisipkan di roti baguette. Tambahkan di sisi putih roti sambil dipanggang. Setelah matang, beri acar kol halus yang diiris tipis dan halus.

Ini benar-benar enak. Saya merasa sudah cukup puas menikmati dua kreasi roti baguette di atas.

Brotzeit, Makan Roti ala Bavaria Bisa Berdua: Makanan Khas Jerman (54)

Makan malam biasanya dinikmati dengan porsi yang sedikit. Itu sebab saya dan suami memesan brotzeit untuk berdua. Ini bisa anda dapatkan di sebagian besar restoran khas Bavaria di Jerman. Wilayah Bundesland kedua terbesar ini, memang punya ciri brotzeit yang tidak didapati di daerah lain.

Apa sih brotzeit?

Jika merunut pada terjemahannya, “brot” dalam bahasa Indonesia dikenal menjadi “roti” dan “zeit” menjadi “waktu” Namun bukan berarti brotzeit dikatakan sebagai waktunya makan roti. Istilah ini merujuk pada roti yang disajikan berikut makanan dingin untuk menikmatinya. Rotinya pun tidak hanya satu. Biasanya restoran meletakkan tiga sampai empat jenis roti dalam baki rotan.

Jerman kaya akan roti karena roti menjadi salah satu makanan pokok. Untuk brotzeit di Bavaria, tentu ada pretzel atau bretzel. Roti garam yang pernah saya ulas di link ini. Selain itu ada roti gandum yang diiris, namanya volkornbrot, kadang juga dinkelbrot. Dan roti lainnya yang tidak wajib seperti sammeln, baguette, atau jenis lainnya.

Apa saja makanan pendamping roti?

Untuk menikmati makan roti, disajikan meriah dan macam-macam jenisnya. Tiap restoran bisa menyajikan kreasinya masing-masing. Misalnya saat kami memesan brotzeit di Regensburg, ada kreasinya yang bisa anda lihat di link ini. Isiannya tetap makanan dingin.

Makanan yang sudah masak dan ready to eat.

Ada sosis dan ham yang tak mungkin ketinggalan. Daging dingin ini tentunya sudah masak, hanya saja disajikan saat dingin. Lalu sayuran pelengkapnya bisa timun yang juga dingin seperti acar rasanya. Ada paprika jika anda suka sedikit pedas. Terkadang ada daun salad. Lalu irisan bawang merah besar juga bisa dinikmati. Ini bukan sekedar dekorasi saja tetapi semuanya memang bisa dimakan.

Namun tak kalah dari itu, anda bisa melihat ada keju yang bermacam-macam disediakan. Keju ini dinikmati bersama roti. Ada keju khusus yang disebut obatzda yang berasa seperti paprika. Keju lain adalah creamy keju dengan rasa kentang. Aneka keju lain juga ada yang dipotong kecil dan dioleskan pada roti.

Mahlzeit! Selamat makan!

Roti Manis Khas Persia, Cocok Buat Sarapan Pagi: Makanan Khas Timur Tengah (6)

Roti manis ala Persia.

Sarapan pagi ala orientalis bisa jadi pilihan menarik bagi pecinta kuliner yang suka icip-icip. Contohnya seperti yang saya lakukan menikmati liburan kali ini. Saya dan suami datang ke suatu kota dan bermaksud mencoba sensasi kuliner yang berbeda. Akhirnya kami datang ke kafe yang menyediakan kuliner ala Persia. Anda pasti tahu bahwa etnis Persia adalah mereka yang hidup di wilayah timur tengah, namun paling banyak tinggal di Iran.

Jika di Indonesia, kita biasa menggunakan roti tawar sebagai sarapan pagi. Begitu pun yang terjadi pada sebagian masyarakat dunia. Ada berbagai macam roti khas Persia. Untuk sarapan pagi kali ini, saya memilih roti naan khas persia. Naan berasal dari kata Farsi, yang juga diterjemahkan menjadi roti. Roti ini biasa saya lihat di film-film tentang timur tengah. Pasalnya roti ini dibuat dengan cara dipanggang di oven yang terbuat dari tanah liat.

Katanya sih, oven tanah liat adalah perabotan umum yang tersedia di rumah tangga persia, yang diletakkan di luar rumah. Roti ini tidak ada rasa namun sensasi enaknya menjadi berbeda karena proses pemanggangannya. Naan berbentuk roti tipis dan renyah. Guratan panggangan api juga masih terlihat dalam tiap lembarnya.

Naan yang manis biasa dinikmati oleh masyarakat timur tengah sambil menikmati teh hitam. Sarapan roti manis yang saya pesan seperti mirip dengan sarapan roti manis di Indonesia.

Roti manis ala Persia yang saya pesan terdiri atas roti naan yang diberi olesan butter. Hanya satu sisi saja yang diberi olesan butter. Kemudian beri selai buah-buahan yang disuka, semisal selai strawberry. Ada tambahan juga kacang kenari sedikit di dalam roti. Setelah itu, naan digulung dan dipanggang selama beberapa saat. Selesai dipanggang, roti diberi taburan gula icing. Gula icing itu seperti gula bubuk berwarna putih sebagai pemanis kue.

Rasanya manis dan enak tentunya. Menikmati sarapan pagi ala persia mengingatkan saya makan roti bakar ala bandung. Sedikit mirip memang, namun rasa manisnya pas dan tidak berlebihan.

Semoga ini jadi ide menarik bagi anda untuk menikmati sarapan pagi.

Pretzels, Bretzels dan Kreasinya yang Mendunia

Di Amerika Serikat, bretzels disebut pretzels.
Tetap disebut Bretzels di Prancis.
Bisa makan dengan keju juga.
Atau bretzels dengan salad seperti ini.

Roti berikut pastinya dijumpai di seluruh Jerman. Ya, bretzels begitu disebut di wilayah tempat tinggal saya. Namun bentuk dan rasa sama ternyata punya nama yang berbeda. Misalnya, saya menemukan bretzels menjadi cracker yang enak dinikmati di supermarket di Jakarta. Setelah saya baca di kemasannya, cracker tersebut disebut pretzels yang dibuat di Amerika Serikat.

Di Singapur, saya juga menemukan bretzels yang disediakan salah satu restoran yang menyediakan kuliner Jerman. Tak hanya itu, roti ini juga terjangkau di negara-negara sekitar Jerman seperti di Prancis atau Polandia misalnya. Itu berarti roti ini telah populer dan mendunia.

Pertama kali saya datang ke Jerman, saya sudah jatuh cinta dengan roti ini. Rasanya sederhana, ini seperti roti tak beragi dan rasanya hanya asin. Makan satu roti ditambah minum kopi sebagai sarapan pagi sudah membuat saya kenyang. Itu sebab roti ini sampai sekarang selalu tersedia di mesin pendingin di rumah. Roti ini bisa dinikmati sebagai pengganti kentang atau nasi. Saya tinggal memanggangnya 15 menit di oven dan langsung bisa dinikmati.

Tentu saya pun tergelitik cari tahu asal mula roti ini. Bretzels atau pretzels yang dikenal itu berasal dari sejarah yang panjang dari tangan-tangan para biarawan-biarawati di Italia. Adonan roti ini juga sederhana dan mudah dibuat. Konon mereka membentuk bretzels seperti tampak tangan yang berdoa. Artinya orang diingatkan untuk kembali kepada Sang Pencipta sendiri.

Pembuatan bretzels kemudian menyebar ke negara-negara Eropa sekitarnya. Di Jerman tercatat di abad pertengahan sudah ada toko roti yang menjajakan bretzels. Menariknya lagi, bretzels pun dibuat menjadi beragam aksesoris seperti kalung misalnya. Konon ada makna bagi seseorang yang mengenakan kalung bretzels karena itu berarti membawa keberuntungan. Tiga lubang pada bretzels diyakini lambang trinitas bagi jemaat katolik.

Bretzels juga ditempatkan sebagai aksesoris rumah atau toko. Di festival minum bir di Bavaria misalnya bretzels adalah makanan wajib yang disediakan dan disantap bersama keju. Ada juga bretzels yang dimakan bersama sosis putih. Ada banyak kreasi lainnya bagaimana orang bisa menikmati bretzels karena roti sederhana ini bisa diterima di semua lidah.

Terjadinya migrasi orang Jerman ke Amerika Serikat juga memberi pengaruh cikal bakal bretzels di sana. Entah bagaimana, nama bretzels terdengar menjadi pretzels. Roti ini pun diterima dengan baik sehingga menyebar ke seluruh Amerika Serikat. Pretzels menjadi nama internasional yang juga sering saya temukan di Asia.

Apakah anda pernah mencoba bretzels atau pretzels?

Tomate Mozzarella Sandwich, Praktis dan Menyehatkan: Makanan Khas Italia (18)

Tomat dan keju mozarella yang disajikan dengan roti baguette, eksklusif di hotel.
Sandwich tomat dan keju mozarella yang praktis.

Makanan berikut saya bagikan kepada anda, yang mungkin bisa jadi bekal untuk anda bawa ke kantor atau beraktivitas. Saya rekomendasikan juga karena ini praktis dan menyehatkan. Siapa bilang makan tomat tidak membuat tubuh sehat? Meski begitu, ada sisipan keju mozzarella yang membuatnya semakin berasa lezat.

Saya tidak tahu apakah ini benar-benar dari Italia. Nyatanya saya mendapatkannya tidak di Italia. Di Austria, saat saya menginap di suatu hotel kemudian saya memesan sajian ini yang ditampilkan secara istimewa. Maksudnya, di piring berukuran besar terdapat roti baguette kemudian sebagai topping diberi irisan tomat dan keju mozzarella. Lalu semuanya dipanggang sebentar dengan diberi siraman sedikit olive oil.

Setelah matang, disajikan di atas piring. Untuk taburannya, ada tomat dan daun basil yang sudah dikeringkan sebelumnya. Ini biasa tersedia di supermarket. Kemudian ditambahkan lagi salad tomat yang segar. Siap disajikan!

Selanjutnya, kemasan praktis yakni berbentuk sandwich. Dimana roti baguette dibelah dua. Beri satu sisi roti dengan basil pesto dan sisi lain saus tomat, jika suka. Anda juga bisa menambahkan daun selada air jika suka atau daum basil.

Lalu iris tomat yang sudah dicuci menjadi tipis sebanyak empat lapisan. Begitu pun dengan keju mozzarella, silahkan diiris tipis atau dipotong kecil. Susun antara irisan tomat dan keju menjadi tampak cantik. Selipkan di antara roti dan beri balsamic krim, sekali lagi jika anda suka. Jika tidak, anda bisa menambahkan merica saja. Lipat roti seperti sandwich. Siap disantap!

Apa pun pilihan anda, kemasan praktis atau kemasan eksklusif namun pastinya tomate mozzarella adalah pilihan yang menyehatkan. Selamat mencoba!

Gemischter Brotkorb, Makan Malam nan Simpel: Makanan Khas Jerman (43)

Makan malam yang simpel, cukup roti, beberapa iris daging dan salad dingin.
Jika tak ingin makan daging, sandwich keju mozarella bisa jadi pilihan.

Apa yang biasa disantap kebanyakan orang Bavaria saat makan malam? Sebagian besar mereka memilih makanan yang dingin, tak perlu banyak waktu untuk memasak, porsinya tak besar dan tentu yang praktis. Ya, kalt essen menjadi keseharian saat menikmati makan malam. Meski bisa saja kalt essen dilakukan kala sarapan atau makan siang.

Baca https://liwunfamily.com/2017/08/27/kalt-essen-makanan-dingin-ala-jerman-tak-perlu-dimasak/

Gemischter brotkorb sebenarnya lebih diartikan aneka roti dalam suatu wadah. Roti sendiri dinikmati dengan aneka sajian, mulai dengan keju kemudian daging hingga salad sayuran. Semuanya itu begitu mudah dinikmati tergantung bagaimana anda memulainya. Tidak ada aturan.

Sajian ini tersedia dalam porsi besar, sedang atau kecil. Gambar di atas adalah porsi kecil. Porsi besar biasanya lebih lengkap dan lebih banyak sajian seperti telur rebus atau hidangan salad sayuran yang lebih banyak. Dalam porsi besarnya misalnya rotinya tersedia tidak hanya satu jenis. Di Jerman ini saya belajar aneka varian roti yang memang berbeda jenis, rasa dan tujuan pemanfaatannya.

Gemischter brotkorb atau sejenisnya memang tersedia di restoran tradisional Bavaria. Harga satu porsinya tidaklah mahal. Karena penyajiannya pun tidak memerlukan waktu untuk memasak atau mengolahnya.

Begitulah, lain tempat lain kebiasaan. Awalnya saya merasa aneh menikmati makanan dingin sejenis sandwich, tanpa dimasak sebelumnya. Jika tak ingin makan daging, pilihan lain misalnya roti sandwich yang di dalam diberi keju mozarella dan tomat. Setelah itu beri taburan bubuk penyedap khusus mozarella. Agar tetap menyegarkan, beri daun salada air. Itu sudah jadi makan malam.

Makanan ini praktis sebagai bekal jika tak punya waktu untuk memasaknya. Tak perlu repot memasak atau menghangatkan kembali untuk menyantapnya. Mudah ‘kan!

Panini, Roti Khas Italia Patut Dicoba: Makanan Khas Italia (10)

Panini, kira-kira apa yang terbayang dalam benak anda pertama kali saat mendengarnya? Pertama kali saya ditawari pramusaji untuk mencobanya, semula saya pikir ini sejenis kue. Saya setuju saja memesan tanpa tahu apa sebenarnya panini ini. Penasaran saya pun memesan lagi di tempat berbeda dan mendapati bentuk yang berbeda seperti yang anda lihat di atas.

Pertama-tama, apa sih panini itu?

Di sini ada beragam roti yang dijual di toko roti dan supermarket. Untuk makanan tertentu maka roti pun harus disesuaikan jenis dan rasanya. Sebagai salah satu makanan pokok di Jerman, roti juga menjadi keseharian untuk dimakan tiap hari. Panini adalah salah satunya, meski roti ini berasal dari Italia. 

Panini dalam bahasa Italia bermakna roti (jamak) sandwich. Seperti yang anda lihat pada gambar pertama di atas, panini sebagai sandwich. Panini seperti ini mudah ditemukan di gerai restoran atau cepat saji karena praktis. Siapa pun mengenal sandwich sebagai makanan praktis, karena bisa dimakan tanpa peralatan makan atau tanpa meja makan. 

Pada gambar pertama di atas adalah panini grilled seperti sandwich. Ada dua pilihan. Jika tak ingin makan dengan daging ham maka isinya hanya keju mozarella, tomat dan saus panini yang lezat. Namun panini yang lengkap ditambahkan daging ham di dalam isian. Agar semakin enak, tentu saus panini melengkapi isinya. Saus ini berwarna kehijauan ini terdiri atas bawang putih, garam, merica, daun oregano dan minyak sayur. Dioleskan pada kedua sisi roti panini.

Roti panini sendiri rasanya seperti roti Italia pada umumnya yakni baguette atau ciabiata. Sedangkan panini pada sandwich dibelah dua dengan isian salami, daging ham, keju dan salad sayuran. Lalu untuk memanggangnya ada pemanggang roti yang menjepit kedua sisi roti dan membuatnya matang.

Di lain tempat, saya disunguhi panini dalam versi berbeda. Saya memesan salad dan panini sebagai side dishes. Ini dapat anda lihat pada gambar kedua di atas. Bentuk panini tidak seperti sandwich namun seperti bulat bola-bola. Meski rasa roti sama, hanya saja bentuk yang berbeda. Saya sendiri sudah cukup kenyang memakan dua sampai tiga bola panini dengan salad. 

Hmmm, menarik. Apa anda pernah menikmati panini?

Warme Leberkässemmel und Braten Semmeln: Bavarian Cuisine

Schweinsbraten semmeln or Braten semmeln.

Warme Leberkässemel. 

Who loves Bavarian cuisine? You don’t have time to make lunch while lunch breaking. Or you want only simple food due to cheaper price. No worries! I introduce you one of tasty sandwiches by Bavarian butcher. This price won’t break your wallet. 

When you are busy at work, then come to Metzgerai around Bavarian. Metzgerai is deutsch word that means butcher and surely you can find the tasty sandwich as I mentioned. I found Metzgerai Königsbauer which sells out Bavarian fresh meat and variant of ready to eat foods.

Leberkässe.

Firstly I have chosen Warme Leberkässemel, such a kind of sandwich with a warm meatloaf. This is really tasty but unfortunately fatty for me. Surely this sandwich has a lot of calories that needed by our body. Leberkässemel is a slice of Leberkässe roll as the most popular of Bavarian cuisine. This is a kind of fast food, but not junk food. One sandwich for me is just enough, well it depends on your consumption at lunch. Also leberkässe can be served with potato salad or hard boiled egg.

Leberkässe served with potato salad.

Read https://liwunfamily.com/2017/07/24/aneka-jajanan-festival-ala-bayerish/

Schweinsbraten.

The day after eating Schweinsbraten semmeln, I tried the other sandwich that named as Braten Semmeln. Semmeln is a roll bread from Bavarian cuisine. Braten or Schweinsbraten is a piece of pork meat prepared by roasting in high heat. This popular cuisine is in South Germany, Austria and Swiss. When you bite this braten, you can feel crispy in the rind. To cook and sell out this braten in Bavarian, they have standard instead of simple cuisine.

As I mentioned above, two sandwiches sound tasty and simply. I recommend to try out those when you want cheap and traditional cuisine in Bavaria around. At last, don’t forget to order a beer!🍻

 

Bruschetta: Makanan Khas Italia (1)

Makan malam di restoran di Italia, bruschetta (kanan) dan roti cabiatta di depan.

Ini daging asap dan keju mozarella di dalam seperti menggunung.

Bruschetta diracik sendiri terdiri atas roti cabiatta, keju mozarella dan daging asap.



Mari membicarakan makanan khas Italia yang mungkin sudah pernah anda dengar, namun tidak familiar mungkin di Indonesia. Di gerai pizza di Jakarta, pernah ada menu bruschetta. Namun sebenarnya makanan ini di negeri aslinya berbeda dengan yang anda dapatkan seperti di Jakarta. Mengapa? Perubahan makanan bisa saja disesuaikan dengan kondisi setempat. 

Bruschetta dari Italia pernah saya bahas saat saya traveling ke Roma, Italia. Bruschetta menjadi menu kuliner wajib bila anda berkunjung ke negeri Pizza tersebut. Bruschetta sebenarnya adalah roti panggang, cabiatta bread yang umumya dipakai lalu ada yang memberi bawang putih sebagai topping, ada yang tidak memberikannya. 

Di Eropa umumnya jika kita memesan bruschetta, roti tidak diberi olesan bawang putih karena khawatir tak semua pelanggan menyukainya barangkali. Untuk topping roti, bisa diletakkan tomat, sayuran, keju atau daging cincang. Namun saya tidak mendapatkan itu di Italia, di Jerman maupun di Austria. Loh kok?

Bruschetta saat dipesan di hotel berbintang di Austria. Terlihat menarik dan indah!



Ceritanya, saya memesan makanan tersebut kala makan malam di suatu hotel di Austria. Karena makan di hotel berbintang, pilih makanan ini agar pas di kantong. Bruschetta yang disajikan kurang lebih sama seperti kala saya makan dengan suami di Roma, Italia. Bruschetta terdiri atas roti cabiatta dengan topping adalah irisan keju mozarella, tomat segar dan daging asap schinken. Sebagai pemanis, di atas ditaburi oregano tabur dan daun cincang. Terakhir di sekitar piring diberi olesan olive oil. Namanya makan di hotel berbintang, tentu tampilannya pun indah. 

Rasa bruschetta pun nikmat sekali. Tiba-tiba si pramusaji menanyakan santapan saya, saya pun merespon dengan bahasa Jerman sebagai apresiasi. Akhirnya si pramusaji mengatakan bahwa saya tak salah memesan bruschetta sebagai makan malam. Di bulan November adalah musim dimana masyarakat tradisional di wilayah Italia menyantap makanan ini. Jadi roti diberi topping yang lezat agar semua menyukainya. Begitu katanya. 

Mendapatkan pengalaman makan bruschetta di dua negara tersebut, saya juga mencoba meraciknya sendiri di rumah. 

Ini bahan sederhana yang diperlukan bila ingin membuatnya sendiri di rumah.

Bahan yang diperlukan:

  1. Roti cabiatta.
  2. Schinken atau daging asap.
  3. Keju mozarella.

Cara membuat:

  1. Iris roti cabiatta menjadi kepingan.
  2. Lalu potong keju mozarella menjadi potongan kecil.
  3. Beri daging asap di sekitarnya. Selesai!

So, demikianlah bruschetta dari mulai disajikan di restoran di Italia. Lalu saya memesannya di hotel berbintang di Austria. Terakhir saya mencobanya sendiri di Jerman. Lengkap! 

Bagaimana pengalaman anda makan bruschetta?

    Baca https://liwunfamily.com/2017/10/15/7-daftar-kuliner-wajib-dicoba-di-roma-italia/