Wurstsalat, Salad Sosis: Makanan Khas Jerman (28)

In according to healthy life, salad is the best way to improve balance nutrition and good to eat intensely. Talking about salad, herewith is a such of sausage salad with a bit vinegar, oil, onion, salt and pepper. Sausage salad is used to called in Bavarian menu as “wurstsalat” and frequently to be served in this season. We eat usually “wurstsalat” with bread.

***

Apakah anda suka makan salad? Pernah coba makan salad sosis? Di atas adalah tiga contoh wurstsalat dari tiga tempat berbeda, namun rasanya kurang lebih sama. Barangkali setelah anda membaca artikel di bawah ini, anda jadi tertarik mencobanya. 

Bagi anda yang tak terlalu suka dengan sosis yang digoreng, dipanggang atau diolah sebagai masakan maka anda perlu coba menu berikut ini. Wurstsalat adalah salah satu menu yang biasa disajikan di restoran tradisional di sini. Cocok dihidangkan di musim yang hangat seperti ini.

Beberapa kali suami saya pesan saat kami pergi ke restoran bersama. Boleh dibilang rasanya menyegarkan karena ada rasa asin dan asam bercampur baur. Ditambah rasanya dingin, tidak panas seperti umumnya masakan. Untuk menyantapnya, bisa dengan roti semmeln atau roti baguette

Sebenarnya ada beberapa variasi menyediakan wurstsalat. Kebanyakan rasanya hampir sama. Pastinya wurstsalat menggunakan sosis besar yang memang cocok digunakan untuk salad. Sosis seperti bisa dibeli di toko daging atau supermarket. Tidak semua sosis bisa dibuat salad, jadi memang lihat ukuran untuk memastikannya. Pada umumnya sosis sudah masak, jadi tidak perlu diolah lagi dan ready to eat.

Bahan lain yang digunakan adalah bawang bombay yang wajib digunakan. Bawang pun dipotong dengan irisan yang besar, bukan dicincang. Dalam versi lain juga bisa bawang merah yang besarnya seukuran bawang bombay. Diirisnya pun melingkar besar seperti di foto. Sayuran pemanis lainnya seperti tomat dan daun piterselli bisa dijadikan pelengkap saja.

Rasa wurstsalat terletak pada bahan campuran rendamam sosis yang dibuat selama beberapa jam sebelum dikonsumsi. Bumbu rendaman akan membuat sosis yang semula tak berasa menjadi memiliki rasa menyegarkan. Jadi wurstsalat memang dibuat beberapa waktu sebelum disajikan agar menghasilkan citarasa yang sempurna. 

Bahan rendaman terdiri atas air 200 liter, 150 ml cuka (sauerer Wein-Essig), 4 sendok makan minyak sayur, garam, sedikit gula, merica dan 1 sendok makan senf. Lalu masukkan dalam satu wadah bersamaan dengan sosis yang sudah diiris. Kemudian rendam selama beberapa jam sebelum dikonsumsi. Jika perlu, bisa dimasukkan dalam lemari pendingin. 


Variasi lainnya untuk rendaman, anda bisa gunakan acar mentimun. Campurkan ke dalam bumbu rendaman bersamaan. Dan sajikan bersamaannya. Penyajian pada umumnya seperti di atas, wurstsalat diletakkan dalam wadah. Lalu taruh irisan bawang bombay dan irisan tomat. Sebagai variasi, bisa tambahkan acar mentimun dan irisan telur rebus. 

Agar tampak indah, anda bisa kreasikan dengan irisan daun pitterselli yang dicincang halus. Atau daun pitterselli yang diletakkan di tengah salad. Anda juga bisa menambahkan daun salada air jika ingin terlihat sempurna. Semua sesuai dengan kreasi anda.

Selamat mencoba!

Tiga Ide Salad Kreatif yang Bisa Ditiru

These are three pretty and healthy salads that improve our balance nutrition. The idea comes from restaurants around that collected by me to inspire us. So simple to make, you can add another ingredients such as fruits or vegetables.

Happy Monday!

***
Siapa pun tahu manfaat dan kegunaan salat bagi nutrisi dan perkembangan gizi. Salad diperlukan untuk menyeimbangkan asupan makanan yang kita konsumsi agar kaya serat. Tak hanya itu mengkonsumsi salad baik untuk mencegah berbagai penyakit, mengurangi kesulitan buang air hingga membantu menurunkan berat badan. 

Berdasarkan manfaat salad yang dijelaskan di atas, berikut saya sajikan tiga salad kreatif yang mungkin bisa ditiru.

Satu, Salat sayuran dengan keju mozarella

Salad ini mudah dijumpai sebagai makanan utama di siang hari kala musim seperti ini. Cuacanya kadang hangat dan panas. Makan makanan yang panas tentu semakin membuat orang berkeringat. Karena itu memilih salad menjadi pilihan yang tepat agar orang tetap merasa nyaman di tengah panasnya cuaca. 

Salad ini terdiri dari sayuran seperti irisan tomat, daun salada air, kol merah dan tentunya daun basilikum. Untuk rasa salad, diberikan taburan garam, merica bubuk, sedikit bawang putih bubuk, minyak zaitun dan terakhir krim balsamic. Semuanya dicampurkan jadi satu sehingga menggoda rasa.

Bila belum puas, anda bisa mengkonsumsi salad dengan roti baguette yang diolesi butter atau butterkraut. Bagi anda pencinta salad, silahkan dicoba kreasi salad tomat dan mozarella yang berbeda.

Kedua, Salad sayuran dengan daging ayam, bacon dan telur ayam 

Salad kedua mungkin cocok bagi anda yang tak ingin kehilangan selera untuk mengkonsumsi protein hewani. Ya, salad berikut dilengkapi dengan dua potong daging ayam fillet yang digoreng dengan sedikit minyak. Tambahan lainnya adalah dua lembar bacon yang digoreng crunchy. Ketika makan bersamaan dengan sayuran segar, rasanya mantap. Agar rasanya semakin pas di lidah, salad diberi topping di sisi kanan dengan telur mata sapi setengah matang. Lelehan kuning telur menambah citarasa sayuran salad yang dikonsumsi. 

Untuk saladnya, berbagai sayuran seperti kol, daun lettuce, kubis merah, irisan timun dan tomat. Dressing salad adalah garam, merica, sedikit minyak zaitun dan ditambahkan sedikit cuka. Kemudian ada lelehan mayonaise yang bisa berbaur dengan lelehan kuning telur. Nikmat deh!


Ketiga, Salad sayuran dengan potongan daging ayam

Jika anda kurang berminat pada kedua salad di atas, barangkali anda suka salad simpel di nomor ini. Yups, salad ini cuma terdiri aneka sayuran dengan beberapa potongan daging ayam fillet yang tak berbumbu. Daging ayam fillet dipanggang sebentar dengan minyak zaitun. Diberi garam sedikit. Setelah berwarna kecokelatan, potong menjadi lebih kecil. Setelah jadi, campurkan ke dalam salad.

Untuk saladnya terdiri atas aneka sayuran seperti daun salada air, daun basilikum dan daun rucula. Kemudian sayuran tersebut diberi dressing yakni sedikit air, garam, merica dan sedikit minyak sayur. Letakkan di atas piring. Tambahkan irisan timun dan tomat. Untuk tambahan sayuran lainnya adalah irisan radieschen, yang tidak ada di Indonesia. Agar enak dimakan, tambahkan garam pada irisan radieschen. Jika tidak, rasanya agak pahit dan pedas. 

 Kesimpulan

Demikian tiga ide salad yang mungkin bisa anda coba di rumah. Dijamin makan salad akan membuat tubuh anda lebih bugar dan tidak mudah lelah. Sediakan satu hari saat makan siang dengan memilih salah satu salad di atas, siapa tahu anda jadi ketagihan membuatnya! 

Kira-kira salad mana yang akan anda coba?

Geräuchter Salmon mit Kartoffeln Salat: Salat Sehat nan Cantik

A following post is smoked salmon potato salad with a creamy dill dressing. Salad is a kind of ready-to eat food that served hygiene ingredients and appetizing to taste its. This creative salad is perfect thing to try out when I want to deal with a healthy lifestyle. 

Siapa suka salat? Kata kolega saya yang adalah pria, bahwa hampir semua perempuan suka makan salat. Benar begitu? Bagi saya salat tak ubahnya saya suka makan lalapan, rujak atau karedok. Intinya salat adalah sejenis makanan yang tak besar porsinya tapi besar fakta nutrisi di dalam kandungannya.

Di sini saya menjumpai restoran bergaya western pasti menyediakan salat dalam daftar menu mereka. Ada restoran yang menyajikan salat sebagai makanan pembuka. Sebagian restoran lain memasukkan salat dalam menu utama dengan hidangan menarik. Sebagian lagi menyajikan salat sebagai pilihan, artinya jika menghendaki salat maka dikenakan biaya tambahan. Begitulah, salat bisa ditempatkan sebagai hidangan pelengkap atau hidangan pendamping. Namun ada pula yang memilih salat sebagai hidangan utama, terutama mereka yang mengontrol konsumsi makanan. 

Bagaimana pun salat memang wajib dikonsumsi agar tubuh tetap bugar dan kaya akan serat. Kebutuhan kalori akan salat bisa diatur berdasarkan apa yang dihidangkan dalam salat. Jika hanya sayuran dan buah saja, tentu berbeda jika salat disajikan dengan keju mozarella atau tuna fillet misalnya. Yang jelas salat adalah makanan yang siap disantap, sejenis ready to eat. Ini alasan salat dihidangkan secara higenis dan sehat. 

Selain komposisi bahan salat yang disajikan, perhatian lain soal penyajian salat. Ini menjadi trik bagi restoran agar memikat pelanggannya menikmati salat. Dengan melihat keindahan salat, siapa pun tertarik mencicipinya. 

Membuat salat itu mudah. Ada banyak cara bisa ditiru tergantung komposisi bahan makanan yang disajikan. Misalnya, Geräuchter Salmon mit Kartoffeln salat seperti pada gambar di atas. Salat terdiri atas satu buah kentang rebus yang di tengahnya diselipkan irisan ikan salmon. Tambahkan sayuran hijau yang siap disantap. Agar memikat rasa, bisa disiapkan saus creamy dill. Saus ini terdiri dari mayo, irisan daun dill, bawang putih, garam dan merica. 

Nah, berani mencobanya sendiri di rumah?

Mexico Salat, Salat Sayuran dan Jagung Manis Ditambah Daging Ayam Kalkun

Salat Mexico.

 

 

Ini enak dan menyehatkan. Tumpukan sayuran yang berwarna dan gurihnya daging ayam kalkun. Ditambah manisnya jagung. 

 

Si Pramusaji menempatkan jagung muda manis di atas tumpukan sayur, kemudian memberi campuran rasa.


Apa yang anda bayangkan tentang makanan jika mendengar kata “Mexico”? Umumnya pendapat orang soal makanan asal negeri ini berkaitan dengan jagung. Benar sekali!

Baru-baru ini saya membiasakan diri makan salat agar lebih banyak mengkonsumsi sayur-sayuran. Saya berhenti sebentar di kedai penjual döner kebab. Biasanya saya membeli döner, namun pilihan saya berubah setelah saya tertarik dengan salat. Apalagi salat ini diberi nama “Salat Mexico” seperti terkesan menarik menurut saya.

Saya putuskan membeli “Salat Mexico di Imbiss Turki. Harganya 4€ saja. Di sini saya bisa memasukkan segala sayuran yang disukai dan meminta pramusaji menatanya di mangkuk plastik.

Sayuran salat yang tersedia seperti kol putih yang diiris halus dan kol merah pun demikian. Fresh, tanpa dimasak. Lalu ada salat bawang bombay, bawang bombay yang diiris halus dan diberi acar rasa asam, manis dan menyegarkan. Tak lupa juga seperti pada umumnya mentimun tomat. Pramusaji memasukkan dan menata satu per satu sesuai permintaan pelanggan.

Lalu apa yang membedakan dengan salat pada umumnya? Salat mexico ini menggunakan jagung muda manis. Setelah semua sayuran yang diinginkan dimasukkan ke dalam. Jagung manis pipilan pun diletakkan di atasnya.


Sebelum diberi topping, pramusaji menambahkan dressing rasa yakni garam, merica, minyak sayur sedikit dan minyak zaitun. Lalu ada tambahan saus bawang putih. Rasanya enak sekali! Agar semakin menggairahkan, saya minta ditaburi cabai bubuk ala Turki dan sedikit saus Tabasco. Hmm…

Sebagai topping, tentu ditambahkan irisan daging ayam kalkun yang sudah dibumbui. Daging ayam kalkun biasanya disajikan untuk döner atau dürum, makanan khas Turki yang dijual di Jerman. Kali ini dibuat tampilan salat, dengan topping daging ayam kalkun.

Apakah anda tertarik untuk mencoba atau membuatnya?

Garden Salat mit Fleisch, Salat Sayuran dan Daging Ayam Kalkun

 

Salat ditutup dengan topping daging ayam kalkun.

 

 

 

Setelah diaduk-aduk, demikian isinya.

 

Pernahkah anda mencoba daging ayam kalkun? Biasanya ayam kalkun panggang disajikan saat acara Thanksgiving yang jadi kebiasaan dan budaya masyakarat Amerika Serikat.

Di wilayah Bavaria, Jerman ayam kalkun disajikan saat acara syukur malam Natal atau menjelang Tahun Baru. Namun ini bukan kebiasaan pada umumnya seperti masyarakat Amerika.

Kerapkali saya membeli döner atau dürum kebab di Jerman karena rasanya yang khas, berbeda seperti di Indonesia. Hal yang paling membedakan adalah daging ayam kalkun yang digunakan. Rasanya benar-benar gurih dan nikmat sekali. Belum lagi di tengah roti, ada sisipan sayur salat yang segar lebih dari sekedar timun dan tomat saja.

Lebih lengkapnya, bisa disimak di sini.

Masih di kedai yang sama yang menjual döner dan dürum kebab, kali ini saya mencoba berganti haluan pesanan. Kali ini saya mencoba rasa penasaran saya dengan memesan salat. Namanya garden salat mit fleisch harganya 4€.

Di dalam pesanan saya, ada aneka sayuran sesuai selera saat kita memesannya. Yakni kol putih dan kol merah yang diiris halus. Kedua kol ini tak perlu dimasak alias masih segar. Ditambah acar bawang yaitu bawang bombay yang diiris halus diberi rendaman air garam, gula dan sedikit cuka. Jika suka, anda juga bisa memesan dengan irisan tomat dan ketimun.


Jika hanya salat sayuran tanpa daging saja maka anda membayar 3,50€. Namun karena saya ingin menambahkan daging ke dalam maka ada irisan daging ayam kalkun yang berbumbu. Daging ayam kalkun ini juga yang biasanya disajikan ke dalam dürum atau dönner kebab.

Untuk dressing rasa salat, ditambahkan saus bawang putih yang diracik sendiri. Ini istimewa sekali sehingga mereka tak ingin berbagi resep, bahan yang digunakan untuk saus bawang putih. Rasanya lebih dari sekedar mayonnaise menurut saya.

Sedikit saus bawang putih, siraman minyak sayur, minyak zaitun dan garam tabur. Karena saya suka pedas maka ditambahkan cabai bubuk khas buatan mereka ke dalam salat. Luar biasa, enak sekali meksi terkesan sederhana!

Saya suka rasa salat ini. Cukup mengenyangkan menurut saya. Penasaran?

Insalata Localino, Salat Tuna: Makanan Khas Italia (3)

Salat “localino” mit Vorderschinken, Tunafisch, Ei, Oliven und Mozarella.

 

Salat adalah salah satu makanan yang menyehatkan. Agar bisa disajikan sebagai makanan utama, maka salat yang baik juga dilengkapi dengan berbagai kandungan karbohidrat, protein dan vitamin. Ini menjadi alasan saya memilih untuk mencoba salat yang dikemas di restoran Italia.

Nama salat tersebut adalah Insalata Localino. Sebagaimana umumnya salat, sajian ini didominasi oleh sayuran dan tak ketinggalan yang menjadi ciri khas masakan Italia pada umumnya, yakni buah zaitun (olive). Ada enam buah zaitun yang disebar di dalam salat. Bagi anda yang suka, silahkan dikreasikan di rumah!

Selain sayuran dan buah zaitun, salat dilengkapi hidangan utama yakni irisan tuna dan beberapa lembar ham. Ditambah lagi kandungan protein yang terdapat pada irisan telur dalam salat ini. Salat menjadi nikmat disantap. Untuk topping, diberikan potongan keju mozarella yang menggoda. Jangan tanya rasanya! Pastinya sudah menyehatkan bagi tubuh.


Untuk dressing salat, rasanya sederhana saja. Hanya campuran garam, merica dan minyak zaitun. Agar semakin kaya rasa, ada irisan tomat dan bawang bombay juga.

Setelah menyimak percobaan saya, silahkan anda mengemasnya sendiri di rumah! Sesekali mengkonsumsi salat seperti yang saya lakukan di siang hari ternyata menyehatkan juga untuk tubuh.

Selamat mencoba!

Gyrospfanne und Gyros Calamari di Griechiesches Restaurant ‘Restaurant Elia’ di Bavaria (2): Rekomendasi Tempat (4) 

Restoran tampak depan.

Suasana sekitar restoran.

Gyrospfanne.

Gyros und Calamari.

Melanjutkan pos sebelumnya tentang menu masakan di restoran Yunani, kali ini saya ceritakan menu utama yang kami pesan dan dessert sebagai complimentary dari restoran.

Baca https://liwunfamily.com/2017/12/06/coba-masakan-yunani-griechiesches-restaurant-restaurant-elia-di-bavaria-1-rekomendasi-tempat-4/

Selesai menyantap salat, makanan utama yang jadi pesanan kami pun datang. Kebetulan kami datang di hari weekdays, restoran pun menawarkan daftar makanan istimewa. Pilihan saya jatuh pada Gyrospfanne. Sedangkan suami saya memilih menu Gyros und Calamari. Sepertinya gyros adalah makanan khas negeri Yunani. 

Gyros adalah masakan khas Yunani yang terdiri atas potongan daging dengan bumbu ala mediterania. Menurut saya, ini seperti Kebab bilamana di Turki. Atau sate bila mengacu pada makanan tradisional Indonesia. Namun gyros disajikan tanpa tusuk sate, gyros seperti dönnerteller yang pernah saya ceritakan di restoran Turki. 

Jika melihat pembuatannya, kata suami saya, gyros disisir dari daging yang dipanggang seperti daging yang terdapat di dönner kebab. Namun bumbunya pun khas mediterania. Bahkan gyros pun disajikan di imbiss khusus masakan Yunani di Jerman. Namun saya belum menemukan imbiss masakan khusus Yunani, baru imbiss masakan Asia dan Turki saja di Jerman.

Gyrospfanne, jika dibuka ada lelehan keju sebagai topping gyros.

Pommes atau kentang goreng.

Makanan yang saya pesan, gyrospfanne datang. Ini adalah gyros yang diletakkan di atas mangkuk, terasa masih panas dan dibuatnya dipanggang di oven. Gyros pesanan saya terdiri atas potongan daging dengan bumbu rempah khas mediterania. Enak sekali. Tidak ada sayuran di dalam, hanya ada irisan bawang bombay. Sebagai topping adalah keju, sehingga untuk mendapatkan gyros di dalam, kita merobek lelehan keju tersebut. Lezat!

Makanan saya benar-benar mengenyangkan. Apalagi ditambah dengan pommes, kentang goreng. Saya benar-benar berpikir untuk tidak makan malam lagi. Luar biasa enak! Saya pikir anda pasti tak menduga porsinya yang membuat kenyang.

Makanan suami saya, gyros und calamari adalah gyros yang berisi potongan daging berbumbu dengan irisan cumi-cumi goreng yang renyah di sekitar. Ada saus mayonnaise dan irisan lemon di piring untuk menambah rasa. Di dalam piring juga tersedia kentang goreng, sama seperti saya. Luar biasa kedua makanan ini membuat kami kenyang! Makanan ini pun juga sama nikmatnya. 

Kami menikmati makanan perlahan sambil mendengarkan alunan musik sepertinya berbahasa Yunani. Usai menyantap makanan, pramusaji menarik piring-piring kami yang kotor. Kemudian pramusaji memberikan dessert sebagai makanan penutup. 

Dessert sebagai hidangan penutup.

Perut kami sudah hampir tak muat. Namun melihat dessert yang nikmat, kami pun menghabiskannya. Bagaimana tidak nikmat? Dessert yang diberikan cuma-cuma adalah es krim dengan topping saus lemon dan sedikit taburan kacang. Rasanya manis dan masam membuat lidah kami menyukainya meski perut sudah berasa kenyang. 

Puas menyantap seluruh hidangan. Pramusaji datang menyerahkan bon pembayaran dan bertanya rasa masakan. Kami mengaku puas karena makanan yang tersaji benar-benar lezat. Saat berpamitan menuju keluar restoran, seorang pramusaji menyalami kami, memberi salam perpisahan.  

Coba Masakan Yunani, Griechiesches Restaurant ‘Restaurant Elia’ di Bavaria 1: Rekomendasi Tempat (4)

Restoran tampak depan.

Daftar menu.

Saya pesan teh mint di sini, suami pesan Alpfelsaft.

Pergi ke Yunani? Tidak, berikut ini saya bagikan pengalaman petualangan rasa menikmati makanan di restoran bergaya Yunani. Jika di Jerman, restoran Yunani biasa disebut ‘Griechiesches Restaurant’ yang berasal dari kata ‘das Griechenland’, bahasa Jerman yang berarti Yunani.

Restoran ini terletak di wilayah Osterhofen-Altenmarkt, Bavaria. Kebetulan saya dan suami mencicipi petualangan masakan kala kami ingin bertemu teman yang lokasinya tak jauh dari restoran tersebut. Nama restorannya, Restaurant Elia. Suasana restoran yang diperlihatkan tampak hommy dan alunan musik berbahasa Yunani diperdengarkan selama kita makan di sana. 

Pramusaji pun ramah menyambut kami dari awal hingga selesai makan. Di akhir saat kami berpamitan, seorang pramusaji menyalami kami dan mengucapkan salam perpisahan. Mereka benar-benar ramah.

Bayangkan kami mendapatkan menu lengkap mulai dari welcome drinks, salat pembuka hingga dessert. Semuanya itu gratis, kita hanya membayar menu yang dipesankan saja. Menarik ya! Restorannya nyaman, bersih dan toilet umum dibuat semenarik dan senyaman mungkin untuk tamu. Di sini juga ada bar minuman, jika hanya ingin sekedar minum saja sambil duduk-duduk.

Ouzo, dua minuman mungil khas Yunani sebagai pembuka.

Bumbu pelengkap tersedia di meja, juga Ouzu dan Apfelsaft, milik suami.

Salat hidangan pembuka.

Roti baguette sebagai hidangan pembuka.

Pertama kali datang, pramusaji menyalakan lilin di meja kami. Kemudian dia datang lagi memberikan minuman pembuka yang secara tradisional biasa disajikan di Yunani. Namanya Ouzo, semacam minuman alkohol khas tradisional masyarakat Yunani. Minuman ini rasanya manis dan hangat di tenggorokan. Ouzo memang biasa ditempatkan sebagai minuman pembuka bersama makanan kecil lainnya di awal hidangan di Yunani.

Begitu tradisionalnya minuman ini hingga Ouzo diklaim sebagai produk Yunani. Jika datang ke Yunani pun, anda bisa singgah ke museum Ouzo juga. Saat datang ke restoran Yunani di Jerman, menurut suami saya maka Ouzo akan selalu disajikan di awal dan gratis. Ouzo diberikan dalam gelas kecil seperti layaknya anda meminum alkohol. Mungkin karena gratis jadi tamu hanya diberikan dalam gelas kecil. 

Ini semacam minuman yang tepat disajikan kala udara di luar memang sekitar 3 sampai 4 derajat celcius. Usai minuman pembuka, pramusaji datang lagi menawarkan salat pembuka. Tentu saja kami senang, gratis pula. Salat pembuka dan roti baguette tersedia di hadapan kami sebagai hidangan pembuka.

Salat pembuka terdiri atas aneka sayuran segar seperti salada hijau, salada merah, tomat, paprika, timun dan sebagainya. Dressing salat dibuat segar dan tidak masam. Rasanya luar biasa sembari kami menunggu menu makanan yang dipesan. Karena saya suka sayuran, maka salat itu pun habis tak tersisa. Ini enak dan gratis pula!

Nantikan makanan yang kami pesan di artikel kedua!❤

Winterlicher Blatsalat und Consumè vom Steinpilz: Makan Malam Kreasi Natal ala Hotel (1)

Pohon cemara berhias atribut Natal di hotel.

Pilihan menu istimewa dalam daftar di sini.

Suatu kali saya dan suami makan malam di hotel dalam edisi menjelang Natal. Pastinya ada menu berbeda yang ditawarkan ketimbang makan di rumah. Perbedaannya tentu soal rasa dan tampilan yang menggiurkan. Menarik mata dan sensasi rasa!

Dalam edisi menjelang Natal, pilihan di buku menu pun istimewa. Begitu istimewanya sehingga saya akan membuatnya berseri dua bagian. Jadi saya mendapatkan empat sajian mulai dari minuman dan roti pembuka hingga makanan penutup. 

Minuman pembuka.

Roti di awal, toppingnya adalah butter.

Untuk kali pertama yang saya muat adalah salat dengan nama lengkapnya yang keren, kleiner Winterlicher Blattsalat in Kürbiskerndressing mit gerösteten Nüssen. Ini adalah sejenis salat di musim dingin dengan dressing seperti biasa mayonnaise dan taburan kacang sebagai topping. Rasanya sudah pasti enak.

Jadi salat dan roti disajikan sebagai makanan pembuka bersama minuman alkohol sesuai pesanan. Namun saya bisa memesan minuman tanpa alkohol juga, seperti air mineral favorit saya tentunya. Tamu juga bisa memesan soft drinks sesuai keinginan jika suka. Tips pertama yang didapat, makanlah salat sebagai hal pertama bukan sebagai penutup!

Salat yang dimaksud.

Puas makan salat, pramusaji datang lagi mengambil piring salat dan menata meja makan. Layaknya hal yang perlu diperhatikan dalam table manner. Kali ini pramusaji menempatkan sendok sup di atas meja. Pikiran saya pun langsung terbayang bahwa makanan selanjutnya pasti berkuah.

Selang beberapa lama, pramusaji datang lagi membawa sajian berbeda. Semangkuk kecil roulade dengan kuahnya yang berwarna kecoklatan. Nama makanan selanjutnya adalah Consumè vom Steinpilz mit Sherry und Pistazien-Crèpe-Roulade. Lengkap! Dari asal nama maka makanan ini semacam roulade daging. Rasanya hangat di tenggorokan, apalagi di luar suhunya minus 2 derajat. 

Rouladesuppe yang dimaksud.

Di mangkuk hanya tersedia dua roulade namun cukup mengenyangkan. Kuahnya menyegarkan membuat siapa pun ingin menikmati makanan ini perlahan demi perlahan. Tips kedua, seni menikmati makanan adalah makanlah perlahan-lahan dan kunyah selama mungkin!

Pramusaji datang dan bertanya rasa makanan. Saya pun sigap menjawab dalam bahasa Jerman bahwa makanan ini enak. Mereka pun tersenyum senang sambil merapikan alat makan saya. Makanan selanjutnya akan segera dihidangkan.

Nantikan edisi kedua makanan ini!❤

Curryhuhn mit Kokosmilch und Salat: Masakan Asia di Jerman (3)

Makanan pertama, Curryhuhn mit Kokonosmilch.

Makanan kedua, salat khas Thailand.

Tak pernah habis mengulik soal makanan, terutama masakan asing di luar Indonesia. Kali ini saya membahas masakan dari negeri Gajah Putih. Mengapa? Saya rindu masakan Indonesia kemudian apa daya tidak sedang berada di wilayah yang ada restoran Indonesia plus saya malas masak. Wiken memang waktunya berburu makanan. Selain mencoba rasa baru, mungkin menarik saya bagikan lewat tulisan di sini.

Di kota München ada beberapa restoran franchise Thailand yang sudah punya nama. Artinya restoran ini tak pernah sepi dikunjungi peminat mulai dari orang Asia macam saya hingga mereka penduduk lokal yakni orang Jerman sendiri. Saya lupa nama restorannya, tetapi kali ini saya ingat nama masakan mereka. 

Pertama, Curryhuhn mit Kokosmilch. 

Nama masakan memang terdengar Jerman, namun sesungguhnya ini adalah masakan ayam bumbu karri. Untuk karri sendiri menggunakan santan, dimana di sini disebutnya Kokosmilch

Si pramusaji datang dengan ramah membawakan masakan ini kepada saya. Mungkin dikira saya orang Thailand karena ini sudah kesekian kali saya diajak bicara bahasa Thai namun saya hanya menjawab “Entshuldigung, Ich komme nicht aus Thailand.” Lalu mereka pun tersenyum maklum sambil pergi. Kadang mereka berpikir saya adalah orang Filipina. Lanjut ke cerita masakan!

Masakan ini berkuah agak kental karena mengandung santan kelapa. Rasanya enak menurut saya. Ada sayuran seperti labu dan daun bambu ditambah irisan cabai merah. Kuah karrinya benar-benar terasa, tidak encer hanya berasa air saja. Daging ayam fillet berupa potongan-potongan kecil. Saya suka sekali. Karena belum berasa pedas, saya tambahkan cabai kering khas Thailand. 


Kedua, salat khas Thailand.

Jika anda berkunjung ke Thailand, mereka punya berbagai pilihan salat yang patut dicoba. Saya biasa membahas salat resep buatan Mertua, sekarang saya sontek bagaimana salat buatan Thailand. 

Salat ini rasanya menyegarkan. Kuah cukanya tidak berasa kecut dan sedikit berasa manis mungkin pengaruh sayuran di dalam. Isiannya semua sayuran dan mie bihun halus. Sayuran ada daun selada air, tomat, bawang bombay dan cabai merah. Sepertinya membuat salat ini tak sulit, mungkin anda bisa praktikkan di rumah.

Begitulah perkenalan makanan khas Thailand yang saya cicipi. Semoga menginspirasi🍽