Kurma dalam Telur Mata Sapi? Ide Sarapan Pagi

Telur mata sapi kreasi dengan kurma.

Masih tentang tema sarapan pagi, kali ini ada kreasi telur mata sapi dengan kurma.

Selama ini saya mengenal kurma di Indonesia ramai dijual saat menjelang bulan Ramadhan. Saya memang tidak menjalani ibadah puasa namun saya suka juga mengkonsumsi kurma. Ada banyak manfaat gizi yang terkandung dalam kurma. Rasanya yang manis seperti gula membuat saya senang mencicipinya.

Namun bagaimana jika kurma disajikan bersama telur mata sapi?

Di Jerman buah kurma tidak hanya dijual musiman saja. Kurma ada setiap saat di supermarket. Itu berarti ada juga permintaan untuk mengkonsumsinya.

Kali ini ide untuk membuat kurma sebagai sarapan pagi datang dari teman Iran. Cara membuatnya mudah dan sederhana. Ini bisa jadi inspirasi membuat di rumah.

Pertama, buang biji dalam kurma. Iris buah kurma menjadi lebih kecil.

Kedua, panaskan wajan. Beri margarin sehingga lumer.

Ketiga, masukkan dua telur. Buat seperti telur mata sapi. Beri sedikit taburan garam.

Keempat, masukkan irisan kurma. Masak bersamaan dengan telur mata sapi.

Kelima, masak hingga beberapa saat. Saat matang, beri biji wijen hitam.

Sajikan dengan roti gandum dan butter.

Dari langkah di atas, mudah ‘kan?

Selamat mencoba!

Advertisements

Lima Minuman Wajib Saat Sarapan Pagi, Apa Saja?

Sarapan pagi gaya saya yakni segelas jus jeruk, air putih hangat, kopi dan roti.

Sarapan pagi itu bukan hanya penting tetapi utama. Tidak sarapan pagi bisa memberi ‘bencana’ mengawali hari. Itu yang saya alami. Mulai dari tubuh berasa lemah, kurang konsentrasi dalam beraktivitas hingga penyakit maag yang menyerang. Bisa jadi anda mengalami hal serupa jika tidak sarapan pagi. Seperti yang pernah diulas lima akibat yang terjadi tanpa sarapan pagi di link ini.

Baca https://liwunfamily.com/2017/09/08/what-will-happen-if-you-skip-breakfast/

Sarapan pagi juga perlu ditunjang dengan minuman menyehatkan. Berikut ada lima minuman wajib yang menyehatkan saat sarapan pagi

1. Air putih hangat

Awalnya saya dapat informasi minum air putih hangat dari rekan kerja. Dia adalah seorang ibu yang berusia lima puluh tahun namun punya tubuh yang bugar dan tetap langsing. Padahal dia sudah punya dua anak perempuan. Dia bercerita kegemarannya minum air putih hangat dua gelas setelah bangun pagi. Menurutnya, air putih hangat akan memberikan kelancaran pencernaan dan membantu membuang sisa racun saat kita tidur. Saya pun mencoba dan menjadi kebiasaan. Tambahan pula, saya masukkan irisan lemon. Sesekali saya menikmati air putih hangat, madu dan irisan lemon. Rasanya enak dan menjadi cara jitu menjaga imunitas tubuh di awal hari.

2. Teh

Teh hijau.

Dahulu saat saya masih di Jakarta, saya menikmati minum teh yang menemani sarapan pagi. Bahkan rasa teh yang dibuat ibu saya sebelum saya beraktivitas selalu enak. Mengapa teh bisa dinikmati kala sarapan pagi? Minum teh di pagi hari itu bisa mengurangi stress di awal hari. Itu pendapat ibu saya. Sementara hasil penelusuran informasi dikatakan bahwa minum teh pagi hari bisa membantu meningkatkan konsentrasi dan fokus pada aktivitas yang sedang dijalankan. So, mengapa tidak mencoba teh di pagi hari? Teh di Jerman pun kaya rasanya.

3. Kopi

Kopi dari Turki. Kopinya semacam kopi tubruk dan tambahan kurma menemani minum kopi.

Life begins after coffee! Pepatah itu bisa jadi benar adanya. Pasalnya kopi dipercaya punya segudang khasiat yang sudah saya sering saya ulas, seperti di link ini. Bahkan kami di rumah bisa terbangun hanya karena mencium aroma kopi yang memikat. Itu baru aroma kopi. Ketika kita minum kopi, kita merasa excited mengawali hari. Ini bisa jadi alasan minum kopi saat sarapan membuat mata terjaga dan siap beraktivitas.

4. Jus jeruk

Jus jeruk dan kopi ala saya untuk sarapan pagi.

Minum segelas jus jeruk saat sarapan pagi adalah pilihan yang menyehatkan. Semua orang sependapat bahwa jus jeruk mengandung vitamin C dan segudang nutrisi yang baik untuk tubuh. Jus jeruk yang benar-benar murni bisa menjadi sumber energi dan nutrisi yang baik, apalagi jika kita tak punya banyak waktu menikmati sarapan pagi.

5. Susu

Makanan sehat dilengkapi susu menjadi pilihan sempurna di awal hari. Karena segelas susu sudah mengandung dua puluh persen protein. Jika saya sudah minum susu pagi hari maka saya memilih tidak menikmati cemilan sepanjang hari. Susu sudah membuat saya kenyang. Kandungan kalsium dalam susu baik untuk tubuh saat bergerak dan beraktivitas.

Kesimpulan

Dari lima ide minuman kala sarapan di atas, anda bisa memilih salah satu atau beberapa untuk dinikmati di pagi hari. Pastinya anda jadi tahu alasan mengapa anda juga perlu minuman sehat di awal hari.

Reviu: Hotel Il Castelletto, Rome

Hotel tampak depan.

Mesin kopi yang dimiliki hotel.

Kopi espresso.

Dua cangkir cappucino.

Mohon informasi bagaimana cara saya untuk tiba di hotel karena kemungkinan kami check in lebih awal” kata saya dalam Bahasa Inggris di surat elektronik yang ditujukan kepada petugas hotel setelah kami memesannya. Kami baru kirim pesan hotel dua hari sebelum keberangkatan. Saya pikir jika staf hotel tidak merespon maka apa daya kami akan cari cara untuk tiba di hotel. Namun tak berapa lama, pertanyaan kami direspon oleh staf hotel. Ini adalah salah satu ciri hotel yang kami rekomendasikan. Apa itu? Staf yang helpful.

Saya akan pertimbangkan kembali untuk menginap bila tak ada respon dari staf hotel bila kami bertanya sesuatu via email. Mengapa? Saya berpikir jika pertanyaan mudah saja tidak dijawab oleh pihak hotel maka bagaimana jika terjadi sesuatu dan kami memerlukan bantuan mereka saat menginap. Tentu ini bukan hal yang baik. Karenanya nomor satu sebelum saya menginap, apakah staf hotel sangat membantu?

Alasan kedua mengacu pada tujuan dari traveling itu sendiri. Jika banyak lokasi wisata yang harus dijangkau maka kami pilih penginapan yang berada di dekat lokasi wisata agar mudah dan murah transportasinya. Untuk berpergian kali ini, kami memilih hotel yang dekat dengan Vatikan. Tentu pertimbangan ini diperlukan mengingat banyak orang sudah berpendapat bahwa memasuki Vatikan perlu antri yang berjam-jam. Alasan dekat dengan Vatikan meski jauh dari pusat kota Roma menjadi pertimbangan. Hotel ini layak bilamana anda ingin berkunjung ke Vatikan. Begitu selesai sarapan jam 9 pagi, kami sudah meluncur dengan bis hanya sekali naik, tiga puluh menit kemudian kami tiba. Mudah dan cepat.

Kemudian yang jadi pertimbangan selanjutnya adalah gratis sarapan. Ada beberapa hotel dengan harga yang kurang lebih sama, mereka mengenakan charge untuk 1 orang per hari saat sarapan 5€-7€. Hotel ini tidak. Sarapan khas western tentunya, cukup buat mengganjal perut hingga siang. Meski pilihan sarapan tidak banyak namun cukup baik ketimbang kami harus membeli sarapan.

Dan yang terutama nih, dari testimoni tamu hotel sebelumnya mengatakan bahwa hotel ini menyajikan kopi yang enak. Benar saya kami puas minum kopi di sini. Semula saya yang tak pernah meminum esspresso pagi hari, bisa merasakan kenikmatan rasa dan aroma kopi yang bertahan lama. Kopinya luar biasa. Staf hotel yang membuat kopi pun bangga bila kopi yang mereka buat itu dinikmati oleh tamu. 

Stafnya ramah itu juga pertimbangan. Suasana penginapan yang hommy membuat tamu juga betah menginap. Mereka benar-benar membantu bilamana kita bertanya tentang arah jalan atau tujuan wisata. Ingat tamu adalah raja! Jika staf hotel memperlakukan tamu dengan baik, tentu hukum alam pun bekerja. Artinya hotel pun kelimpahan tamu yang lebih lagi.

Selain itu kebersihan hotel menjadi hal penting dalam pertimbangan memilih hotel. Tentu tak lepas dari layanan cleaning service setiap hari. Kamar bersih seperti semula dan perlengkapan mandi yang baru tentu tamu juga merasa senang. Siapa sih tamu yang senang bilamana jauh-jauh datang sebagai turis dan lelah karena berwisata lalu kemudian kembali ke hotel, kamar tidak dibersihkan? Tentu ini menjadi poin tambahan bagi hotel untuk diperhatikan.

Lalu yang terakhir meski ini bukan pertimbangan utama, namun penting adalah ketersediaan WIFI bagi tamu. Di era milenial seperti ini, kita pasti ingin tetap terhubung dan terkoneksi via internet. Internet yang gratis dan koneksi yang baik amat dibutuhkan tamu. Tidak hanya sebagai sarana komunikasi namun ketersediaan internet membuat tamu juga bisa mencari informasi seputar wisata. 

Di atas adalah alasan kami memilih hotel berdasarkan pengalaman. Tak semua berisi pujian, ada hal yang perlu jadi pertimbangan dan mungkin ini bukan nilai plus dari hotel. Apa saja?

  1. Hotel tidak berada di pinggir jalan. Jadi anda perlu berjalan kira-kira 200 meter dari jalan utama setelah halte bis. Atau anda perlu berjalan 3 menit dari hotel ke jalan utama begitu pun sebaliknya.
  2. Harga hotel tak termasuk pajak kota yang ditetapkan sebesar 3€ per orang per malam.
  3. Jauh dari pusat wisata Roma. Anda perlu naik bis selama 30-40 menit. Belum lagi waktu untuk menunggu bis di halte. 
  4. Tidak bisa terjangkau oleh Metro, kereta Italia atau Trem semacam Straßebahn. Anda hanya bisa mudah mencapai dengan bis. 

Demikian pendapat dan pengalaman kami. Namun menurut kami, hotel ini recommended bila berkunjung ke Roma, Italia. Lebih jauh bisa dilihat di sini.

Semoga bermanfaat!