Kue Khas Jerman (12): Vanille Kränzhen, Kue Kering Isi Selai di Hari Raya Natal

Kue kering diberi gula tabur agar tampilannya cantik.

Memasuki minggu ketiga Advent, tentu umat nasrani seluruh dunia sudah mulai menyiapkan berbagai keperluan untuk hari raya nanti. Salah satu persiapan yang dilakukan adalah membuat kue-kue cantik untuk disajikan kepada keluarga, kerabat, kenalan yang datang berkunjung. Seperti yang saya lakukan dalam tradisi keluarga di Jerman yakni kue Vanille Kränzhen, yang menjadi kue khas di Jerman.

Kue kering ini berisi selai buah johannisbeere, buah asam manis hasil kebun sendiri. Buah ada yang berwarna merah dan biru tua, tetapi saya memilih warna merah sebagai selai isian kue kering tersebut. Johannisbeere ini jarang saya temukan di toko buah di Jakarta. Bahkan nama buah ini disebut kismis merah bila dialihbahasakan. Buah berukuran kecil dan rasanya asam manis, nan menyegarkan. Di Jerman buah ini banyak dipergunakan sebagai selai, dekorasi makanan hingga dikonsumi biasa bagi penyuka makanan masam.

Agar rasa kue kering maksimal, selai buah pun dibuat sendiri. Termasuk pula kue kering vanille kränzhen dibuat sendiri sehingga rasa manisnya sesuai dan ini juga menjadi resep keluarga setiap natal tiba. Saya pun belajar dari ibu mertua bagaimana membuatnya seperti yang saya rincikan resep di bawah ini.

Gambar 1.
Gambar 2.

Bahan yang diperlukan

  1. 350 gr tepung terigu
  2. 250 gr mentega
  3. 150 gr gula pasir
  4. 1 bungkus gula vanilli (=vanille zucker atau vanilla sugar)
  5. 1 telur ayam
  6. Selai buah kismis merah secukupnya
  7. Gula bubuk/gula bedak
Gambar 3.
Gambar 4.

Langkah membuatnya

  1. Campurkan gula dengan gula vanilli.
  2. Campurkan tepung dengan mentega menjadi satu dengan tangan. Uleni dan buat menjadi satu adonan bersamaan dengan gula pada langkah nomor 1.
  3. Campurkan dengan telur ayam sehingga menjadi adonan yang kalis dan lembut.
  4. Pastikan ada pada meja kayu yang kokoh dan stabil. Bagi adonan menjadi beberapa adonan lebih kecil.
  5. Ambil adonan kecil, pipihkan dengan roll kue dari kayu. Beri tepung di sekitar adonan agar tidak lengket pada roll kue atau bawah lapisan untuk memudahkan membuat pola-pola kue.
  6. Ada beberapa pilihan pola kue mulai dari pola bunga, pola hati, pola wajah, dsbg.
  7. Adonan pertama adalah membuat tumpukan pertama pola (lihat gambar 1). Tumpukan pertama ini nantinya yang akan diolesi selai buah.
  8. Adonan kedua adalah membuat tumpukan kedua pola yang disesuaikan dengan pola tumpukan pertama (lihat gambar 2). Ini berarti pada tumpukan kedua ada lubang yang menjadi penghias. Tumpukan kedua akan menjadi bagian atas atau penutup tumpukan pertama setelah diberi selai.
  9. Setelah membuat pola tumpukan pertama dan tumpukan kedua maka panaskan oven. Panggang tiap kue 200 derajat celcius hingga matang dan berwarna kuning keemasan.
  10. Jika anda sudah memanggang seluruh tumpukan, kini anda menyatukannya. Siapkan selai buah yang dikehendaki!
  11. (Lihat gambar 3!) Ambil tumpukan pertama yang ada di wadah kiri. Beri selai seluruh lapisan atasnya. Ambil tumpukan kedua, yang menjadi pasangan pola atau wadah kanan pada gambar 3. Tutup kedua tumpukan kue.
  12. Hasil kue yang sudah ditumpuk bisa dilihat pada gambar 4. Siapkan gula bubuk/gula bedak.
  13. Taburi di atas kue dengan gula bubuk dengan menyaring di atas kue. Saya pergunakan saringan teh agar hasilnya cantik. Hasil akhir bisa dicek pada foto paling atas.

Kini kue-kue cantik dengan berbagai pola siap disajikan di hari raya. Selamat memasuki Minggu Advent Ketiga bagi yang merayakan!