2 Makanan Vegetaris, Pilih Mana? Spanyol Omelette Tortila atau Italia Antipasti

Kuliner dari Spanyol.

Melanjutkan aneka kuliner dari Spanyol, saya berikan ide makanan vegetaris bagi anda yang sedang diet makan daging. Jika anda berpikir makanan asal Spanyol ini dipesan di restoran khas masakan Spanyol, maka anda salah besar. Tak selamanya juga saya makan di restoran atau hotel, saya mendapatkan makanan ini di kantin kampus saya. Di sini kampus menyajikan aneka kuliner yang bisa dilihat di website kampus menunya tiap hari, kecuali Sabtu dan Minggu.

Kantin kampus menyajikan makanan vegan, vegetaris dan normal umumnya. Karena mahasiswa yang belajar di sini juga berasal dari berbagai bangsa maka menu pun bisa berasal dari macam-macam kuliner juga. Salah satunya, makanan asal Spanyol. Nama kuliner tersebut adalah Omellete Tortilla yang pernah saya bahas di link ini. Bedanya, tortila tersebut dalam link dipesan di restoran khas Meksiko.

Omelette tortila ini seperti telur dengan isian sayuran yang dipanggang. Sayurannya bisa dipilih sesuai selera, seperti pada foto. Ada wortel, kentang, buncis, kacang polong dan kacang merah. Sebelum disajikan, omelette tortila disantap dengan paprikadip. Ini adalah saus khas Meksiko dan Spanyol. Paprikadip terdiri atas potongan paprika merah yang dimasak dengan saus tomat dan berasa asam.

Kuliner dari Italia.

Kuliner vegetaris kedua yang dibahas berasal dari Italia. Makanan ini dipesan saat saya berada di kapal Kristal Swaroski yang diceritakan di di link ini. Sebenarnya, saya juga pernah memesan antipasti juga saat saya sedang di Regensburg. Ceritanya dapat dilihat di link ini.

Antipasti bisa menjadi pilihan bila anda sedang diet daging. Anda bisa mendapati aneka sayuran yang dipanggang dengan gaya khas masakan Italia umumnya. Antipasti yang saya pesan kali ini diselipkan keju di dalam sayuran panggang. Misalnya paprika atau peperoni pun terdapat keju juga. Ada saus balsamico untuk menyempurnakan rasanya.

Untuk menikmati antipasti atau antipasto, nama yang dikenal di Italia maka ada roti baguette. Salad pun tak pernah lupa diselipkan di restoran di Jerman. Tak hanya itu, ada tambahan di antipasti yakni breadstick. Ini semacam dekorasi dan pelengkap juga untuk menyantap antipasti.

Dari kedua kuliner asal Spanyol dan Italia, manakah yang anda suka?

Advertisements

El Cid Restaurant, Pilsen di Ceko, Rasa Eksklusif yang Nyata: Rekomendasi Tempat (28)

Beef steak.
Sea food soup in Phillipine colonial way.

Menyambangi kota Pilzen di Ceko, kami sudah merancang untuk makan siang yang lezat dan eksklusif. Ternyata niat kami terwujud, kami menjumpai salah satu dari sekian tempat makan di pusat kota Pilzen yang lezat. Seperti yang anda lihat, menu makanan yang kami pesan benar-benar menggoda. Ya, rekomendasi tempat selanjutnya adalah restoran yang mengusung kuliner negeri matador, Spanyol. Namanya adalah El Cid.

Kami disambut ramah dengan pramusaji yang mengetahui bahwa kami adalah turis. Berbekal bahasa Inggris, pramusaji menanyakan pesanan kami. Menu dalam buku tersedia dalam bahasa setempat dan bahasa Inggris. Saya pilih sea food soup dan suami pilih beef steak. Sepertinya anda yang suka makanan lima jenis ala hotel, bisa mencoba makan di sini. Semua tersaji secara eksklusif dan elegan, termasuk segala pesanan kami.

Kami mendapatkan menu pembuka dan minuman. Ada roti baguette untuk mengawali santapan kami. Selang tak lama, datang pesanan kami berdua. Sea food soup saya dinyatakan dibuat ala Filipina, terdiri atas kerang, cumi-cumi dan udang. Rupanya dahulu Spanyol sempat menjajah Filipina sehingga nama menu menjadi soup in Philippine colonial way. Sedangkan beef steak suami terdiri atas steak, kentang tumbuk dan salad sayur. Salad sayur ini disebut coleslaw. Semua enak dan lezat tersantap.

Selesai menyantap, pramusaji menawarkan makanan penutup tetapi kami benar-benar merasa cukup kenyang. Rasanya tepat jika kami merekomendasikan restoran ini karena kami suka rasa dan tampilannya yang elegan.

Linz, Austria (4): La Tequilla, Restoran Selera Spanyol

Menjelajah berbagai kuliner dari belahan dunia memang menggiurkan. Saya jadi mengenal ragam makanan mulai dari bumbu yang digunakan hingga penyajiannya. Salah satu kuliner yang juga sudah mendunia berasal dari negeri matador. Di Jakarta, tempat saya lahir dan dibesarkan, sudah ada restoran khas spanyol yang cukup digemari. Kini saat saya berjalan ke pusat perbelanjaan di Linz, Austria maka saya mendapati restoran selera negeri matador yang cukup menawan rasa.

Nama restoran tersebut adalah La Tequilla yang berada di pusat perbelanjaan supermall Pluscity. Restoran yang mengusung tema aneka makanan khas spanyol ini cukup digemari oleh berbagai kalangan. Terbukti saat saya datang, restoran tak pernah sepi. Bahkan kita perlu reservasi bila ingin mendapatkan posisi duduk yang diinginkan.

Burrito de Queso

Siapa sih yang tidak kenal makanan yang satu ini? Semua tahu bahwa kuliner enak ini berasal dari negeri matador. Saya memesannya sebagai teaser. Ternyata rasanya enak dan lezat. Bahkan porsinya pun cukup besar dengan harga terjangkau.

Burrito ini berisi aneka sayuran, keju dan daging cincang beserta jagung manis. Dibalut dalam roti tortilla, rasa burrito ini memang nikmat. Salad sayuran yang diracik rasanya menyegarkan sebagai salad dan dekorasi. Restoran menyajikan dua potong burrito yang disajikan dengan salad. Karena saya tak bisa makan semua burrito, pramusaji memberikan boks alumunium sebagai kotak pembungkus untuk dibawa pulang.

Mantap!

Roda jas de Cerdo Maccarones

Makanan berikut dipesan suami, yang juga ukurannya jumbo tetapi harganya masih terjangkau juga. Ada piring panjang dengan tiga macam isian, yang terdiri atas salad sayuran, pasta makaroni dan tumisan daging. Saya mencoba sedikit yang dipesan suami, ternyata juga sama-sama enak.

Saladnya terdiri atas perpaduan sayuran segar dengan perasan lemon dan sedikit mayonaise. Sedangkan pasta dibuat creamy dan mengenyangkan pastinya. Terakhir, suwiran daging ditumis dengan bumbu yang lengkap seperti steak ada campuran thymian, rosemarin, merica seperti yang saya rasakan. Tumisan dagingnya benar-benar enak.

Rekomendasi:

  • Harga makanan spanyol yang terjangkau dengan makanan yang disajikan istimewa.
  • Lokasi strategis di pusat perbelanjaan supermall Pluscity.
  • Porsi makanan cukup besar dan bisa dibawa pulang jika tersisa.
  • Stafnya ramah.
  • Tempatnya nyaman untuk nongkrong.
  • Rasa makanan enak.

Alamat

Supermall Pluscity, Plus-Kauf-Straße 7 Pasching 4061, Austria

Semoga bermanfaat!

Creama de aguacate y calabacìn: Makanan Khas Spanyol (5)

Holla! I would like to share the recipe of Avocado Zucchini cream soup which is described in detailed step by step to prepare it. As known, a friend of mine who comes from Spain is a vegan. She had recommended me this recipe due to good taste and more healthy. Thus, it is easy and simple.

Jika anda penyuka rasa negeri Matador mungkin anda bisa menyimak resep yang dibuat oleh teman saya ini. Di Spanyol, menu berikut disebut Crema de Aguacate. Aguacate sendiri bila diterjemahkan ke bahasa Indonesia menjadi alpukat. Ya, resep di bawah ini menyajikan menu makanan sehat dengan menggunakan alpukat yang bergizi dan kaya akan vitamin.

Tidak hanya itu, warna sup yang hijau tidak hanya dari alpukat saja. Ternyata bersama timun jepang bisa dibuat menjadi rasa yang memikat dan menggugah selera terutama bagi mereka yang vegan. Timun jepang ini bentuknya besar seperti terung dan tidak berair layaknya timun pada umumnya. 

Penasaran ‘kan? Mari disimak!

Bahan yang digunakan: 

  1. Alpukat yang matang.
  2. Timun jepang.
  3. Bawang bombay.
  4. Yoghurt rasa tawar atau sour cream.
  5. 2 Kaldu sayur.
  6. Minyak zaitun.
  7. Lemon.
  8. 1 Liter air.

Cara memasak:

  1. Cincang halus bawang bombay.
  2. Potong kecil-kecil timun jepang. Ambil daging alpukat kemudian pisahkan.
  3. Parut lemon beserta kulitnya sebanyak 2 irisan.
  4. Panaskan panci dan masukkan minyak zaitun.
  5. Tumis bawang bombay. Kemudian masukkan air. Tambahkan kaldu.
  6. Ketika air mendidih, masukkan potongan timun jepang. Masak hingga 15 menit atau melunak.
  7. Setelah timun lunak, matikan api. Tambahkan alpukat, sour cream/yoghurt dan irisan jeruk lemon.
  8. Blender bahan tersebut pada nomor 7 dengan blender tangan hingga hancur.
  9. Sajikan dengan roti jika suka.

Mudah ‘kan? Apakah anda tertarik mencobanya di rumah?

    Tortilla de patatas dan Escalivada: Makanan Khas Spanyol (4)

    Holla!!! 

    In following dishes are regarding Spain culinaries which named Tortilla de patatas and Escalivada. Tortilla d patatas nor tortilla èspanola is like omelet which contains pieces of potato and onions. Meanwhile escalivada is grilled vegetables such as eggplant and bell peppers. 

    Happy Thursday!

    ***

    Makanan berikut yang diperkenalkan adalah kuliner dari Spanyol. Suatu kali teman saya asal Spanyol ini akan pindah kota sehingga mereka mengundang saya makan perpisahan. Tentunya hidangan yang disajikan adalah kuliner dari negeri mereka. Saya dan seorang teman Jerman lain pun antusias datang ke acara ini. Untuk menghormati teman kami ini yang adalah seorang Vegetarian maka hidangan yang disajikan pun tanpa daging.

    Barangkali menu berikut bisa dipraktikkan di rumah untuk anda yang tak suka makan daging. Selain itu, makanan ini pun mudah dibuat. Percaya deh, anda pasti bisa membuatnya di rumah.

    Tortilla de patatas

    Apakah anda tahu bahwa Spanyol punya omelet juga? Yups, omelet ala Spanyol disebut Tortilla de patatas atau Tortilla èspanola. Begitu mereka menuliskannya di secarik kertas ketika saya bertanya apa nama makanan tersebut. 

    Makanan pertama ini semacam telur dadar yang dicampur bersamaan dengan kentang potongan dadu dan bawang bombay yang dicincang. Ini seperti hidangan pembuka sebelum saya mencoba yang lain. Omelet ini seperti layaknya telur dadar atau martabak telur bilamana ingin dikreasikan dengan daun bawang, cabai hijau dan sebagainya sesuai selera. Namun menurut teman saya, omelet ini hanya berupa kocokan telur dan potongan kentang berbentuk dadu ditambah sedikit garam sebagai penyedap rasa. Telur kemudian digoreng dengan minyak zaitun. 

    Di Spanyol dan negara berbahasa Spanyol lainnya seperti negara Amerika Latin, omelet pada dasarnya disajikan tanpa bawang. Namun kebanyakan orang menyukai bawang sehingga dicampurkan ke dalam kocokan telur. Sepertinya mudah dan mungkin anda bisa praktik di rumah.

    Escalivada

    Nah, teman kami asal Spanyol ini lebih tepatnya berasal dari Catalonia. Berikutnya hidangan khas dari Catalonia bernama Escalivada. Hidangan ini berupa sayuran yang dipanggang di oven. Sayuran tersebut adalah terong hijau dan paprika merah. Pastinya anda dapa menirunya di rumah.

    Setelah kedua sayuran dicuci bersih, letakkan di loyan yang diberi kertas roti sebelumnya. Siram dengan minyak zaitun. Taburi seluruh sisinya dengan garam. Kemudian panggang kurang lebih sejam dengan suhu 180 derajat celcius.  

    Selesai dipanggang yakni sayuran berwarna kecoklatan dan tampak layu, kupas kulit terong dengan mudahnya pakai tangan. Lalu iris paprika dan terong memanjang. Sebelum disajikan beri taburan garam. 

    Terakhir, kedua hidangan tersebut disantap dengan roti gandum yang diolesi dengan tomat di kedua sisinya. 

    Tertarik mencobanya di rumah? Semoga bermanfaat!

    Seafood Paella, Nasi Campur Seafood: Makanan Khas Spanyol (3)

    This post tells about one of Spain’s best culinaries that served with seafood simply and tasty. It named “Paella”. At first sight I thought it was “nasi goreng seafood” that known in Indonesia as rice fried seafood. The colour of rice made by lemon that seasoned inside in order to unfishy smell. 

    We found Paella in Nordsee, German fast-food restaurant in specialising seafood.  They offered it cheaper, around less 6€. No doubt this menu was faster sold out. Again I will try out at home.

    Would you please share me a recipe if you know how to make Paella?

    ****

    Apakah anda suka seafood? Jika anda tidak mengalami alergi makanan laut, maka anda bisa mencoba menu berikut. Menu ini berasal dari Spanyol. 

    Saya dan suami sama-sama suka makanan laut. Lalu saat kami sedang jalan-jalan, kami mampir di restoran Nordsee. Kemudian mata kami tertarik dengan promosi nasi campur makanan laut yang bernama Paella. Kebetulan makanan tersebut hanya dihargai 5,95€ kemudian kami pun memutuskan untuk mencobanya.

    Suami saya sudah kerapkali mencoba makanan ini, sedangkan saya baru pertama kalinya. Lalu dia pun memberitahu bahwa makanan ini berasal dari Spanyol. Wah, ini jadi ide menarik untuk dicoba suatu kali nanti. Itu pikir saya.

    Paella semacam nasi campur yang berwarna kuning dengan aneka hidangan laut di dalam. Warna kuning terbuat dari lemon agar nasi tidak berbau amis dari makanan laut. Rasanya sederhana hanya bawang saja menurut saya. 

    Di dalam nasi yang tercampur ada makanan laut seperti ikan fillet, udang, cumi dan kerang. Agar semakin menarik, ada kacang polong yang ditumis bersama. Jika anda suka pedas, nasi bisa dihidangkan bersama paprika atau cabai.

    Hmm, suatu kali saya akan coba memasaknya sendiri. Apakah anda tertarik mencobanya juga?

    Semoga bermanfaat!

    Crema de guisantes, Sup Hijau: Makanan Khas Spanyol (2)

    Crema de guisantes.

    Food makes friendship. This proverb urges me to know some people accros nations in the world. One of them is a friend who comes from Spain and had known each other in class.  When I introduced myself, she was enthusiastic to invite me coming home. Two years ago, she and her spouse had been in Indonesia a couple of months to explore the entire Sumatera island.

    When I was at her home, she cooked the Spain dishes, Crema de guisantes as recipe written below in Bahasa Indonesia. We spoke a lot about Indonesian culture and surely I learned a bit of Spanish language. 

    Okay, Have a great day!

    ****

    Teman kelas saya adalah seorang perempuan berkebangsaan Spanyol. Dia bersama pasangannya menetap di Jerman. Saya mengenalnya sebagai pribadi yang ramah, apalagi saat dia mengetahui saya berasal dari Indonesia. Rupanya, dia dengan pasangannya pernah tinggal di Indonesia selama dua bulan mengitari pulau Sumatera. 

    Kami berbicara banyak tentang Indonesia. Sebaliknya, saya pun mengenal sedikit demi sedikit tentang Spanyol di mata mereka. Salah satunya adalah kuliner.

    Kuliner berikut yang disajikan kala mereka mengundang saya makan bersama. Ini adalah semacam sup hijau hangat yang terbuat dari kacang polong. Namanya adalah Crema de guisantes, yang konon tepat disajikan di musim dingin seperti sekarang. Kondisi tubuh harus tetap dijaga dengan mengkonsumsi makanan sehat dan hangat seperti sup ini.

    Cara membuatnya mudah dan sederhana sekali. Mungkin anda bisa praktikkan di rumah. Oh ya, sebagai tambahan sup disajikan dengan roti gandum dan keju di atasnya. Lalu ada salat sayuran sederhana. Semua menyehatkan agar musim dingin bisa tetap sehat.

    Bahan yang digunakan:

    1. 400 gram Kacang polong.
    2. 1 liter susu cair.
    3. 2 siung bawang putih.
    4. Maggi kaldu.
    5. Lada.
    6. Minyak zaitun.
    7. 0.5 Liter air.
    8. Paprika bubuk.
    9. Garam.

    Cara membuatnya: 

    1. Cincang bawang putih.
    2. Panaskan panci. Tambahkan minyak zaitun dan tumis bawang putih.
    3. Masukkan kacang polong. Masak beberapa saat.
    4. Hancurkan kacang polong dengan blender atau alat penghancur lainya. 
    5. Masukkan susu. 
    6. Tambahkan air kira-kira setengah liter. Masak dalam api kecil dan sembari diaduk-aduk.
    7. Beri kaldu MAGGI, lada dan sedikit garam.
    8. Masak hingga mengental dan matang. 
    9. Taburi sup dengan paprika bubuk.

    Mudah bukan? Untuk salatnya, hanya irisan tomat dan kol. Lalu beri garam, gula dan sedikit cuka. Tambahkan 2 sendok air agar merendam semua sayuran. Selesai dan siap disajikan.

    Semoga bermanfaat!

    Chili Con Carne: Masakan Khas Spanyol (1)

    Chili con carne ala Anna.

    Makanannya bisa dengan roti ini.

    Chili con Carne dengan roti tortila seperti ini juga enak, tinggal tambahi keju tabur dan sayuran jika suka.


    Pernah mencoba memasak makanan dari negara lain? Mari coba masakan yang satu ini.

    Seiring dengan perkembangan teknologi yang semakin maju, banyak hal dimudahkan termasuk memasak. Jika opini jaman dulu berkembang memasak merepotkan, maka kini tidak lagi berkat berbagai bumbu kemasan yang tersedia di supermarket. Di balik bumbu kemasan tersedia informasi panduan memasak dam bahan yang diperlukan. Mudah ‘kan?

    Salah satunya adalah Chili Con Carne yang katanya berasal dari negeri Matador ini. Jika mencoba rasanya pertama kali, saya berpikir butuh waktu lama untuk memasak dan banyak rempah-rempah yang digunakan. Rasanya memang nikmat dan kaya akan bumbu. Namun siapa sangka, memasak chili con carne ada langkah praktis yang bisa dilakukan.

    Menu masakan ini diklaim milik bangsa Spanyol dan pernah tercatat di buku resep sejak abad 19. Adanya perang dunia membuat menu ini menjadi mendunia berkat adanya arus imigran yang datang dan memperkenalkan menu ini. Chili con Carne pun ternyata ada dimana-mana, tidak hanya di benua Eropa. Pernah satu kali makan di restoran Meksiko di Jakarta, saya menjumpai menu ini dalam daftar. Luar biasa!

    Daging sapi giling.

    Kacang merah kemasan.

    Bumbu ‘Chili con Carne’ kemasan.

    Mari lanjut dengan memasak!

    Bahan yang diperlukan:

    1. 200 ml kaleng kacang merah kemasan.
    2. 400 gram daging giling sapi.
    3. 1 bumbu kemasan ‘Chili cor carne’
    4. 1 sendok minyak goreng.

    Cara memasak:

    1. Panaskan minyak goreng di wajan. Masukkan daging giling dan masak dalam api kecil.
    2. Setelah daging berwarna kecoklatan, masukkan bumbu kemasan dan aduk perlahan hingga merata.
    3. Kemudian masukkan kacang merah dan aduk kembali. Beri air sedikit saja agar berkuah!
    4. Masak hingga matang dalam api kecil 10-15 menit. Selesai!

    Saran penyajian:

    • Makanan di atas untuk porsi 3-4 orang.
    • Bumbu kemasan ini juga tersedia di beberapa supermarket besar di Jakarta, silahkan dicari!
    • Anda juga bisa mengkreasikan menu ini dengan tortila chips seperti yang saya jumpai di restoran Meksiko. Ini berarti semacam makanan ringan. 
    • Atau jika suka anda bisa mengkonsumsinya dengan roti tortila khas Meksiko.