Tahukah Anda, Apa Kunci Kesuksesan?

Memasuki 608 hari daily blogging, saya sedang berpikir tentang makna kesuksesan. Saya memang belum bisa mengakui bahwa saya adalah blogger yang sukses tetapi saya cukup sukses untuk tidak malas blogging tiap pagi. Dan itu tidak mudah. Begitu pun makna sukses yang sedang saya jalani. Jika anda ingin tahu kunci sukses, pertama-tama temukan apa makna sukses menurut anda?

Saya menemukan kata “sukses” ketika saya memahami apa yang ingin dikerjakan. Jika kita mengerjakan apa yang kita inginkan dengan penuh cinta, itu sudah sukses. Sekecil apa pun tanggungjawab anda saat ini, percayalah suatu saat itu akan menjadi besar. Sukses itu datang dari perkara kecil untuk mendapatkan tanggungjawab besar.

Itu sukses menurut saya, melakukan apa yang dicintai. Karena jika kita melakukannya tanpa cinta maka kita tidak bahagia. Lalu apa kuncinya untuk mendapatkan kesuksesan?

Sukses menurut saya bukan ditentukan oleh bakat apalagi kepintaran. Bahkan bakat dan talenta hanya 10 persen mengisi kesuksesan dan sisanya kerja keras. Sukses juga bukan berarti dipengaruhi oleh kekayaan atau keturunan. Jadi anda tak perlu khawatir bila anda tak kaya, tak pintar atau tak berbakat. Karena kunci sukses bukan itu semua.

Sukses ditentukan dari kegigihan atau dalam bahasa Inggris dikenal persistensi. Saya belajar memahami, ketika seorang atlit sukses menang ternyata disebabkan ia punya daya tahan yang lebih lama dibandingkan atlit yang kalah. Daya tahan juga disamakan dengan kegigihan. Daya tahan yang dimaksudkan kemampuan untuk bertahan lebih lama untuk terus melanjutkan apa yang sudah dimulai. Atlit ini gigih berlatih tak kenal lelah hingga saat pertandingan dimulai, ia tetap bertahan untuk menyelesaikannya. Perkara menang atau kalah, itu adalah hasilnya. Karena mereka yang gigih, buahnya akan diperoleh.

Sukses itu tidak pernah di awal. Sukses itu akan mengikuti jika kita sudah memulainya dengan gigih.

Mereka yang berkarakter gigih atau berdaya juang tinggi adalah mereka yang tidak pernah putus asa, tidak mudah menyerah ketika gagal dan terus bangkit menyelesaikannya. Ini kunci sukses ketika orang berani memulai maka dia pun berani untuk bertahan hingga menyelesaikannya.

Sudah gigihkah saya menyelesaikan apa yang diinginkan untuk sukses?

Advertisements

3 Kunci Sukses Menurut Saya

There is always a key to pursue a dream in life. Surely the definition of success is unique and unequal ways to every one. Success is not related with own belongings nor what we have. Sometimes people need acknowledgement by others to be able success. Instead of what people said, success for some people would be said unseen in real. 

In explaining key of success, I found three elements to start it. There are such first, belive to God. Second, believe to yourself. And the last,  believe to universe. 

Just my thoughts! Happy Monday! 

***

Siapa pun punya cara menggapai sukses. Anda juga dengan mudah membaca kiat kesuksesan dari berbagai buku bacaan yang terjual di toko buku. Atau ada banyak seminar motivasi yang dibawakan para pakar agar bisa mendorong orang untuk sukses. Tak hanya itu, keterbukaan komunikasi dan informasi memungkinkan seseorang bisa mencari berbagai informasi tentang kunci kesuksesan orang ternama. 

Hal di atas yang saya sampaikan hanya untuk menunjukkan bahwa ragam metode dan kiat kesuksesan begitu mudah diperoleh. Namun pertama-tama sebelum beranjak pada kiat sukses menurut saya sebaiknya definisikan dulu apa arti kesuksesan menurut anda?

Arti kesuksesan tidak serta merta sama bagi tiap orang. Demikian pula saya mengartikannya sendiri. Bagi saya, sukses dapat diartikan seperti yang pernah saya tulis di sini. Tak peduli seberapa besar harta dan banyak uang yang saya miliki, namun saat saya menjalani apa yang saya cintai, itu sukses menurut saya. 

Mengapa begitu? Karena tak semua orang bisa menjalani apa yang dicintainya. Bisa jadi terpaksa, tuntutan, kebutuhan hidup dan lain sebagainya.

Berdasarkan perihal di atas, berikut tiga kunci sukses menurut saya:

1. Percaya pada Tuhan

Bagi saya, ada sesuatu kekuatan ilahi dan spiritual yang tak bisa dikatakan namun diyakini sebagai Yang Agung dan Maha Tahu. Sukses tidak lepas dari kuasa Tuhan. Karena iman, bahwa saya mampu mencapai apa yang saya impikan. Karena iman, bagi Tuhan tidak ada yang mustahil. Untuk mencapai sukses tak terlepas dari campur tangan Tuhan. 

Baca https://liwunfamily.com/2013/06/06/never-stop-dreaming/

2. Percaya pada diri sendiri

Saya selalu ingat pada pesan ibu saya bahwa jika ingin sukses maka fokuskan pada kekuatan diri, bukan apa yang tidak bisa saya lakukan. Kebanyakan orang fokus pada kelemahan sehingga merasa mustahil jadi sukses. Siapa lagi yang mempercayai anda akan sukses jika bukan anda sendiri? Percaya diri itu penting untuk memicu anda meraih kesuksesan. 

Baca https://liwunfamily.com/2017/10/01/kue/

3. Percaya pada alam sekitar

Bahwa segala sesuatunya indah pada waktuNya. Orang bijak mengatakan “When you believe your dream, the universe will find a way to give it to you.” Bahwa sesungguhnya segala rintangan dalam mencapai kesuksesan adalah cara yang berguna yang ditawarkan alam semesta. Alam punya caranya yang membantu kita menemukan jalan mencapai kesuksesan. Orang bilang itu kebetulan, namun bagi saya semua itu bertujuan dan ada alasan dibaliknya. 

Kesimpulan

Kesuksesan tidak bisa didefinisikan secara obyektif dan baku karena tiap orang punya cara dan kunci tersendiri untuk mencapainya. Apa yang saya alami tentu berbeda dengan anda dalam meraih kesuksesan. Sukses menurut saya belum tentu sukses menurut anda. 

Semangat hari Senin! 

The Reasons Why I Must Wake Up Early Morning

I am a morning person in this time due to my daily activities on weekdays. In practice, this is really not easy to train the habits waking up in early morning. But life must go on because I can not continue sleeping again. This article meant to write some reasons as good points that benefit for me.

A famous quote that Benjamin Franklin said “Early to bed and early to rise makes a man healthy, wealthy and wise.” That is true. My mom suggested me to wake up earlier morning if I wanna be sucessful person. I didn’t know this connection. I think this is only myth in Indonesia. When I rethink, waking up earlier makes you have more extra hours to be relax in life and fully focus to your working. In Jakarta, I must wake up early morning only to feel not stressful on traffic.

Another good point comes from my mother who taught me meaningful life. She suggested me to wake up earlier morning because I can keep alive. I can see the rising sun and enjoy the smell of morning. This could be joyful and excited for the whole day. Then I have good mood to start my day. Good advice!

I realized this doesn’t work for some people. Probably my post makes you disappointment about wake up early, not your type. I want to share regarding my life experiences happening now. After waking up early morning, I have no issue regarding sleeping problem. This is my own way to be excited on the day.

Normally I woke up early morning then spare 15-20 minutes for self-meditation or praying. This is only to relieve my brain and be calm tension for my soul. It is not necessary when I have something urgent to do at campus. I think this can be sleep pattern when you wake up early morning. 

Hope this informs 😁

****

In Bahasa Indonesia.

Dulu saat di Indonesia, saya diajarkan oleh ibu saya bahwa saya harus bangun di pagi hari jika tidak ingin rejekinya dipatok ayam. Saya tahu ini hanya mitos namun ternyata ada benarnya juga jika kita ingin sukses maka kita perlu bangun dan mempersiapkan lebih awal. 

Nyatanya bangun lebih pagi membuat kita lebih segar, punya banyak waktu menyiapkan aktivitas dan pastinya lebih fokus. Bangun pagi mengurangi stress. Kita bisa bersemangat menghadapi hari dan punya mood yang baik untuk memulai aktivitas.

Membangun kebiasaan bangun di pagi hari itu tidak mudah, apalagi musim dingin saat ini di Jerman. Namun saya harus melakukannya. Saat saya bangun lebih pagi maka saya punya banyak waktu untuk mempersiapkan segalanya lebih baik dan tidak terburu-buru. Terbayang jika saya di Jakarta dulu, saya harus bangun lebih awal agar saya tidak mengalami stress kemacetan.

Begitulah, bangun pagi juga mengajari saya untuk bisa bersemangat menghadapi hari. Saya bisa menyaksikan matahari terbit dan mencium aroma pagi. Itu seperti membuat saya bergairah dan membuat perasaan lebih baik lagi untuk memulai hari.

Saya tahu bahwa mungkin artikel saya ini tidak begitu baik bagi orang yang suka bangun siang. Mereka yang bangun siang pada dasarnya bisa jadi karena mereka lebih fokus untuk bekerja hingga larut malam sehingga butuh bangun lebih siang. Ada juga mereka yang bangun siang karena mereka mengalami masalah tidur. Namun sebenarnya saya hanya ingin membagikan artikel ini karena ini bermanfaat bagi saya.

Biasanya saya bangun lebih pagi untuk menyiapkan 15-20 menit berdoa atau meditasi. Ini sangat membantu untuk meringankan beban kerja otak dan menenangkan jiwa. Namun terkadang jika saya ada keperluan mendesak, saya bisa melewatkan waktu ini dan memilih untuk segera berangkat ke tempat tujuan.

Poin yang baik untuk dibagikan, jika kita bangun lebih pagi kita membuat pola tidur yang baik dan teratur. Tentu ini baik bagi kesehatan.

Semoga bermanfaat!

 

 

Konsep Bahagia Ala Albert Einstein: das Leben zu Leben

Albert Einstein di Museum Madame Tussauds. 

Kekaguman saya dengan tokoh ini tidak hanya sekedar sebagai ilmuwan semata namun juga seorang tokoh humanis. Meski tak selesai menonton film dokumenter yang bercerita mengenai otobiografi tokoh Albert Einstein, namun saya percaya keseluruhan dari proses hidup Einstein tetap dikenal dan dikenang. Jika orang lain memandang tokoh ini dari kajian ilmu fisika, saya mendapatkan banyak inspirasi lainnya yang tidak berbau ilmiah. Seperti yang pernah saya tulis tentang kesalahan sebagai suatu pelajaran, bukan kegagalan.

Baca https://liwunfamily.com/2016/09/18/jadilah-bijaksana-usai-kesalahan/

Baru-baru ini saya menonton berita di televisi di sini, bahwa kertas yang ditulis Albert Einstein tentang ‘konsep bahagia’ telah laku terjual dalam lelang. Dikatakan bahwa Einstein memberikannya pada room boy hotel tempatnya menginap di Jepang. Ini semacam pengganti tip karena di Jepang tak berlaku budaya tip. Ia berpesan bahwa secarik kertas yang ditulisnya dalam bahasa Jerman lebih berharga ketimbang tip yang sesungguhnya. 

Menurutnya, kehidupan yang sederhana itu lebih mendatangkan kebahagiaan ketimbang hidup yang terikat dan gelisah untuk mengejar kesuksesan. Menarik ya! Bagi saya, itu benar. Kesuksesan itu kadang menimbulkan ketidakpuasan apalagi ukurannya bermacam-macam tergantung norma sosial, pendidikan dan pendapat pribadi. Jadi ketika sukses menjadi ukuran kebahagiaan, rasanya itu malah menimbulkan ketidakbahagiaan.

Baca https://liwunfamily.com/2017/06/11/sukses-itu

Pria kelahiran Jerman ini juga membuat saya paham bahwa hidup pada kenyataannya tidak seperti teori. Apakah anda pernah mengalaminya? ‘If the facts don’t fit the theory, change the facts.’  Quotes dari Albert Einstein. Anda akan ‘gila‘ jika ingin hasil yang berbeda dengan cara yang sama. Berubahlah jika ingin hasil yang lebih baik.

Bagaimana pun bahwa hidup terjadi sebagian besar tidak sesuai dengan teori yang kita pikirkan. Itu artinya berusahalah sekuat tenaga. Kata Einstein sekali lagi, dimana ada kemauan disitu pasti ada jalan. Tuhan membayar bagi siapa pun yang bekerja keras untuk menggapainya.

Kembali lagi ke topik kebahagiaan, si pembuat teori relativitas pun secara jelas sudah menyatakan bahwa kebahagiaan juga sifatnya relatif. Bahagia menurut saya, belum tentu bahagia menurut anda. Karena bahagia menurut saya adalah keajaiban-keajaiban diluar teori yang saya buat. 

Terakhir saya sepakat dengan yang dikatakan Albert Einsten yakniEs gibt zwei Wege, das Leben zu Leben: alles selbstverständlich zu nehmen, oder die ganze Welt als Wunder zu betrachten. Ich glaube an Letzteres. Yups, bahwa keajaiban yang terjadi dalam hidup itu yang memunculkan kebahagiaan secara sederhana.

Anda sendiri bagaimana? Selamat berhari Minggu ❤

Sudah Sukseskah Saya? *Refleksi Akhir Tahun

Ketika saya mewawancarai beberapa teman tentang ukuran sukses ternyata jawaban mereka bervariasi. Mengapa? Rupanya ukuran sukses bukan baku dalam hidup,  bahkan bersifat dinamis tergantung kondisi jaman. 

Sudahkah sukseskah saya? Muncul pemikiran tersebut menjelang akhir tahun,  periode normal untuk merenung sepanjang tahun yang terlewat. 

Bagi sebagian orang,  sukses dikategorikan dengan capaian kepemilikan barang punya ini itu,  rumah,  mobil dan benda-benda berharga yang bernilai wow. Sukses bagi yang lain,  ketika berhasil mencapai pekerjaan impian,  jadi pegawai pemerintahan atau pengusaha misalnya. Sukses bagi yang lain,  lagi ketika mereka mampu mewujudkan niat mereka seperti menikah,  lulus kuliah,  traveling,  dan sebagainya. Ini yang membuat perbedaan bahwa sukses bagi saya, belum tentu sukses bagi anda. 

Dua minggu menjelang awal tahun yang baru,  apa ukuran sukses saya masih sama dengan tahun ini? Apa terjadi perubahan ukuran sukses?  Atau malahan  takut membuat perubahan hidup. Hello, mereka yang takut terhadap perubahan adalah salah satu indikator ketidaksuksesan.  Kata bapak saya,  jika kita mau sukses maka harus berani menerima perubahan. 

Jika dulu saya sulit memaafkan orang lain, maka kini sukses adalah ketika saya mau mengampuni orang lain yang bersalah pada kita. Apa itu sukses? Yups, sukses berarti kita mampu melampaui apa yang selama ini sulit dilakukan. Bagi orang bijak,  sukses berarti kita berhasil keluar dari zona nyaman selama ini. Jika selama ini kita sudah kerja keras namun belum merasa sukses maka coba pikirkan, apakah anda sudah siap keluar dari zona nyaman anda jika ingin sukses? 

Jika dulu suka membicarakan orang lain, kini be smart,  bicarakan ide-ide. Jika dulu tak pernah buat jurnal atau hidup tanpa rencana, kini lanjutkan hidup dengan teratur.  Jika dulu suka membeli barang-barang yang tak perlu,  kini berhemat dan manfaatkan apa yang sudah dibeli. Minimalis dalam hidup sehingga tidak menjadi orang yang merepotkan. Jika bisa dibuat simpel,  mengapa harus berpikir yang sulit? Ayo berubah! 

Apakah sukses identik dengan perubahan? Apakah menjadi sukses perlu berubah? Siapa bilang orang yang sukses tidak melewati perubahan? Silahkan tanya pada orang-orang sukses sekitar anda atau mereka yang sudah sukses dan mendunia sekarang.

Menjelang akhir tahun,  sudah siapkah kita berubah jika kita ingin sukses?

So guys,  do not wait for things to happen, go out and happen to things!  

Apa Bukti Kesuksesan Anda?

Dalam suatu reuni, sebagian besar orang senang bisa berjumpa teman lama dan tetap terhubung. Namun sebagian kecil orang bisa jadi memilih tidak datang. Mengapa? 

Lanjut setiap hari raya, acara kumpul keluarga besar dan bertemu kerabat pastinya tak terlewatkan. Senang bisa berkumpul dan bertemu sanak saudara dalam momen istimewa. Setiap hari raya dijadikan ajang untuk bertemu dan berbagi cerita, termasuk kesuksesan.

Dua kisah di atas reuni atau kumpul keluarga kadang masih dibumbui intrik, seberapa jauh kesuksesan anda? Seberapa tinggi sukses anda? atau seberapa banyak kesuksesan yang sudah diraih?

Bagaimana mereka tahu anda sudah sukses? Apa bukti kesuksesan anda? intinya itu. Mengapa demikian?

Ini jawabannya. Kesuksesan selama ini dipandang sebagai adanya pengakuan dari orang lain, bukan keberhasilan kita melakukan apa yang dicintai. “Wah, kamu sekarang sudah sukses ya!” kata seorang kenalan saat bertemu pertama kali setelah sekian lama berpisah. Itu sukses!!! Ada pengakuan dari orang lain.

Alasan teman yang tidak datang reuni adalah mereka tidak (belum) dapat menunjukkan kesuksesannya. Rupanya sukses memang harus dibuktikan agar muncul pengakuan orang lain. Padahal bisa jadi sukses tidak terlihat sehingga tidak (belum) ada bukti. Bagaimana orang lain bisa mengakui jika begitu?

Menurut anda sudah sukses atau tidak (belum), lanjutkan hidup anda. Lakukan apa yang menjadi kecintaan anda!!! itu sukses namanya. Do what you love!!! Jangan terjebak dengan pengakuan semata. Mengapa kesuksesan menjadi begitu mudah hanya karena anda bisa melakukan apa yang dicintai? Karena tidak semua orang bisa melakukan apa yang mereka cintai, terpaksa. Tuntutan hidup, misalnya. 

Jadi, jika anda sudah berhasil melakukannya dengan penuh cinta, tanpa khawatir dan terpaksa maka sukses sudah dibuktikan. Mengapa perlu membuktikan kepada orang lain jika anda sudah sukses?? Sukses ada di tangan anda, buktikan itu!!!