Makanan Khas Asia (56): Korean Food Gimbap, Lalu Adakah Bedanya dengan Sushi?

Gimbap bisa diisi sesuai selera anda.
Gimbap yang saya nikmati di pasar pagi di Seoul, Korsel. Gimbap dibalut minyak wijen pada rumput laut. Ini juga membedakannya dengan sushi.

Hallo pecinta makanan Korea, saya kembali lagi mengulas makanan yang mungkin tertarik mencoba atau anda sudah pernah mencicipinya barangkali. Jika anda pernah ke Korea Selatan (Korsel) maka anda akan tahu gimbap itu begitu mudah dijumpai. Gimbap yang saya bahas ini diperoleh dari teman mahasiswa asal Korea Selatan yang memperkenalkannya dalam acara malam budaya di kampus, tempat saya belajar di Jerman.

Pernahkah anda makan gimbap?

Jika dilihat lebih dekat, maka anda perhatikan bahwa ini seperti sushi.

Atau pernahkah anda menikmati sushi, makanan khas Jepang?

Jika anda perhatikan sekilas, gimbap itu mirip dengan sushi ‘kan? Ketika teman asal Korsel ini sedang merencanakan untuk membuatnya, dia bermaksud meminjam sushi maker yang saya punya. Dalam artikel tersebut, saya bercerita bagaimana membuat sushi dengan bantuan alat tersebut, yang saya beli Jerman. Itu berarti sushi dan gimbap, sama atau beda?

Ternyata saya tidak sendiri. Ada sejumlah teman mahasiswa lain yang juga bertanya, apakah gimbap itu sama dengan sushi? Kebetulan satu orang mahasiswa berjaga dan memberikan satu per satu makanan asal negaranya, yang menjadi tanggungjawabnya. Dari penjelasannya, saya menjadi tahu bahwa sushi dan gimbap terdapat perbedaan. Penasaran ‘kan?

Gimbap bisa juga disebut kimbap. Mungkin kimbap terasa familiar, sedangkan bagi orang Korea lebih menyebutnya gimbap, hanya karena pengejaannya saja. Baik gimbap maupun kimbap adalah sama. Tetapi gimbap itu berbeda dengan sushi, makanan khas asal Jepang. Sushi sendiri sudah tak asing lagi di Jakarta, Indonesia. Ada banyak gerai sushi yang membuka bisnisnya. Saya kerap mencicipinya dahulu saat saya masih di Jakarta.

Gimbap di atas disajikan dua pilihan, yakni vegetaris dan non vegetaris. Untuk vegetaris terdapat telur dan sayuran di dalamnya. Sedangkan gimbap isian non vegetaris terdapat ikan dan daging. Gimbap menggunakan beras sedangkan untuk sushi biasanya menggunakan beras sushi khusus. Di supermarket di sini tersedia pilihan beras sushi yang memang berbeda dari beras pada umumnya. Itu sudah menjelaskan perbedaannya dengan sushi.

Disebut gimbap karena gim berarti rumput laut yang membungkusnya. Seperti yang anda lihat, tiap gimbap dibungkus dengan rumput laut. Sedangkan bap dimaksudkan dengan beras. Dari asal kedua kata ini maka makanan ini dikenal gimbap. Sedangkan orang luar Korsel lebih mengejanya menjadi kimbap.

Perbedaan lainnya juga pada saat kita membumbui sushi dan gimbap. Sushi bisa dibumbui dengan saus yang sedikit kecut seperti cuka dan wasabi. Ini sudah jelas membedakan antara sushi dan gimbap. Gimbap biasa dinikmati dengan minyak wijen. Gimbap terasa lebih manis, sedangkan sushi tidak.

Jika anda bertanya, manakah yang lebih dulu otentik gimbap atau sushi? Saya sendiri pernah mengulas bagaimana Korsel itu merupakan perpaduan dua budaya Tiongkok dan Jepang yang pernah menguasai negara tersebut. Kedatangan bangsa Jepang di masa lalu bisa jadi mempengaruhi kuliner di Korsel. Tentang kunjungan saya ke Korsel, bisa dicek di artikel-artikel sebelumnya.

Futomaki Sushi atau California Sushi, Pilih Mana? Makanan Khas Asia (46)

Futomaki.

Sushi adalah salah satu makanan yang kerap saya nikmati sebagai makan malam. Ini bisa menjadi pilihan saya kala suami saya menikmati makanan kalt essen khas Bavaria. Baik sushi maupun kalt essen keduanya punya kesamaan, yakni sama-sama tidak perlu dimasak dan dinikmati saat dingin. Saya pun punya alat pembuat sushi yang dikenal sushi maker sebagaimana pengalaman saya ditulis di sini.

California sushi.

Dari pengalaman saya tersebut, saya mengenal beberapa jenis sushi yang biasa dijual di sini. Terkadang saya malas membuatnya maka saya memesannya di restoran atau membelinya di imbiss. Kedua jenis sushi ini yang dijelaskan saat ini sebagai berikut

Futomaki sushi

Sushi yang satu ini disebut sushi pembawa keberuntungan menurut seorang teman mahasiswa asal Jepang di sini. Alasannya, sushi ini menjadi hidangan istimewa saat Setsubun, dimana umumnya masyarakat Jepang berdoa memohon kebaikan sepanjang tahun.

Namun sushi ini tidak lagi bermakna tradisional tetapi bisa dinikmati kapan saja. Buktinya saya memesannya di sini di restoran Asia.

Isi sushi ini merupakan kreasi si juru masak. Seperti yang anda lihat bisa sayuran dan makanan laut yang menjadi kombinasi keduanya. Di dalam sushi sendiri sudah dibumbui dan dimasak. Kita tidak perlu menambahkan rasa lainnya seperti kecap.

California sushi

Jika menilik namanya, pasti berpikir sushi ini ada kaitannya dengan negeri paman sam. Katanya sih, sushi ini menjadi favorit di wilayah California selatan. Namun pendapat lain bahwa sushi tipe ini sudah dipublikasikan oleh media dengan memberikan nama California Sushi karena telah menjadi favorit penduduk Amerika Serikat.

Lepas dari penamaan sushi, saya mendapatinya di kedai cepat saji yang menjual makanan laut. Sushi ini memiliki isian telur ikan terbang yang sudah dimasak ditambah mentimun. Kedua bahan tersebut digulung dengan rumput laut kemudian dibungkus dengan nasi sushi yang digulung. Gulungan sushi ditaburi biji wijen hitam dan putih.

Dari kedua sushi di atas, mana yang anda pilih?

How to Make Sushi by Sushi Maker

Finally, I did it. Sushi seemed not so bad.

Sushi maker. 

* Repost

I love to eat sushi together with my husband. Taste of sushi served better in cold food and seafood inside than vegetables only. When we bought in here, sushi set packs are more less 4€ – 10€. In Asian surely sushi was more cheaper. In Germany, you can buy sushi also in Japan restaurant or Asian restaurant.

One day I found a weekly booklet price promotion that offered by supermarket which made less price for sushi maker. Wow, the sushi maker got discount to be 75%. We bought sushi maker and then trying out it at home. Simple plan I thought!

The idea was good instead of buying sushi outside. So here in detail of steps I did how to make sushi in such as below:

Top left: Before covering sushi roll by nori leaf. Top right: Sushi rice. Down: All variants of sushi which offered by supermarket. 

1. Choose sushi rice. Rice is totally different like normal rice what I eat everyday. Go to supermarket then you can find it easier. 

2. Took 1 cup of sushi rice then rinse it two times. Transfer it to rice cooker around 15 min. The water could be measured by one bar your finger line. Cook the rice and allow it to cool.

3. Which ingredients do you want for the sushi filling lengthways? I’d prefer salmon baked and paprika. Cut them into fine strips. 

4. Open the sushi mould, coat each side with a bit vegetable oil. 

5. Before filling two halves of mould, rinse your hands and keep them wet. Put cooked rice into the threaded end of mould. 

6. Use the plunger to press rice in each half. Then place all ingredients (see no.3) you want for the sushi filling.

7. Place the thread of one half of the mould. Met up two halves of the mould then fasten tighthened with clips. 

8. Place the lid on the open end of the mould and twist it then it can not moved. 

9. Twist the plunger out of the thread, press slowly the sushi roll out of the mould.

10. Place the sushi roll upon one nori leaf. Wrap the nori leaf around the whole of sushi. 

11. Let the sushi roll to rest in cold during 15 min. 

12. Use a sharp knife to cut the sushi roll into slices. 

I am welcome to response if any questions. Happy trying😄

Sushi, Makanan Jepang Praktis ‘Kalt Essen’ di Jerman

Contoh sushi yang dijual.

Sushi yang saya beli, sudah lengkap semuanya termasuk jahe juga.

Wasabi, di dalam paket.

Kecap pelengkap rasa juga tersedia di dalam paket sushi.



Sushi adalah salah satu makanan yang sudah mendunia dari Jepang. Di Jakarta, saya sering menemukan gerai makanan menjual sushi, mulai dari jajanan pinggir jalan hingga restoran ekslusif. Saya sudah mencoba semuanya, bahkan di negeri asal sekalipun.

Di Jerman, ada istilah ‘Kalt Essen yakni makanan yang tersaji dingin dan biasa disantap di malam hari. Di wilayah Bavarian, kalt essen adalah kebiasaan bagi mereka untuk menikmati makanan yang praktis dan tak perlu dimasak lagi. Kadang kalt essen sudah dimasak terlebih dulu, misal telur rebus yang sudah dimasak sebelumnya dan disajikan dalam keadaan dingin. Makanan lain semisal salami, ham, bacon, atau acar dingin.

Bacahttps://liwunfamily.com/2017/08/27/kalt-essen-makanan-dingin-ala-jerman-tak-perlu-dimasak/

wp-image--504114009

Salah satu cara saya mensiasati kebosanan menyiapkan kalt essen yang melulu roti dan semacamnya ala Bavaria, saya pilih sushi. Saya pernah menuliskan praktik membuat sushi dari alat praktis sushimaker yang tersedia di supermarket. Kebetulan suami saya juga suka menyantap sushi. Saya pun seringkali membuat sushi untuk berdua.

Baca https://liwunfamily.com/2017/09/05/how-to-make-sushi-by-sushi-maker/

Sebenarnya, ada juga paket membuat sushi sendiri di rumah tanpa sushimaker. Satu paket berisi beras khusus sushi, tikar menggulung sushi, nori rumput laut pembungkus sushi dan bumbu pelengkap rasa untuk sushi lainnya. Mudah ‘kan? Untuk membuat sushi memang diperlukan beras khusus, yang tentu berbeda dengan beras yang biasa kita santap. Berasnya juga berbeda dari beras basmati. Di sini tersedia beras khusus sushi.

Namun saat saya malas membuat sushi dengan sushimaker, saya datang ke supermarket di wilayah makanan khusus Asia. Di sana koki asal Asia sudah membuatkan kotak-kotak sushi yang enak. Harga sushi bervariasi mulai 3,9€ hingga 10€ tergantung banyaknya sushi dan isian di dalam. 

Saya pilih paket termurah, berharga 3,90€ berisi sushi campuran antara salmon dan ketimun. Rasanya tak mengecewakan, enak sekali meski ukurannya mini. Menurut saya, sushi semacam ini bisa menggantikan kalt essen yang biasanya saya santap. Untuk makan malam, memang tidak diperlukan porsi yang besar. Sushi ini sesuai sekali.


Bagaimana pengalaman anda menikmati sushi? Bagikan di kolom komentar bila berkenan!