Ternyata Tahu dan Paneer, Keju Khas India Tampak Serupa

Mengenal kuliner berbagai negara itu menarik menurut saya. Apa yang saya kenal dan makan belum tentu menjadi hal yang sama dengan bangsa lain. Seperti melihat tahu dan keju yang menurut saya adalah sama. Warnanya yang sama-sama putih dan teksturnya yang sama-sama lembut telah membuat saya tidak bisa membedakannya dengan baik.

Menurut pendapat anda bagaimana? Keju paneer dan tahu itu sama ya bentuknya?

Tahu adalah makanan yang kaya kandungan protein. Saya mengenal baik pembuatan tahu karena saya pernah datang ke pabrik pembuatan tahu saat saya bersekolah di sekolah menengah pertama. Kala itu saya dan teman sekelompok mendapatkan tugas wawancara pemilik industri rumahan tahu. Di situ saya melihat bagaimana tahu diolah mulai dari kacang kedelai hingga menjadi tahu yang dipotong-potong siap dijual.

Tahu terbuat dari sari kacang kedelai yang mengental. Di sini tahu disebut tofu bila disajikan di restoran khas Asia. Tahu menjadi makanan tradisional Asia Timur dan Asia Tenggara seperti Indonesia. Tahu itu pada dasarnya berasa tawar tetapi sedikit gurih karena ada garam sedikit saat diolah. Tekstur tahu lembut halus tetapi sedikit keras sehingga bisa diolah menjadi berbagai macam makanan.

Bagaimana dengan keju paneer?

Menurut anda, potongan kecil-kecil tersebut tahu atau paneer?

Saya mengenal aneka macam keju itu saat saya tinggal di Jerman. Pada dasarnya saya tidak terlalu sering makan keju saat masih di Indonesia. Itu sebab saya tidak bisa membedakan aneka macam keju yang ada di Jerman. Bahkan satu kali saya benci sekali sewaktu tinggal di asrama mahasiswa dimana tetangga mahasiswa menyimpan keju yang amat sangat bau dan memenuhi kulkas. Dia berpendapat bahwa keju yang berbau khas ini sangat enak dan dia memberi saya sedikit untuk membuktikannya. Menurut tetangga saya ini, keju yang berbau adalah keju yang enak.

Sementara saya mendapati teman mahasiswa asal India memiliki keju paneer untuk diolah menjadi masakan khas negeri Taj Mahal. Keju paneer yang semula saya duga adalah tahu, sebenarnya tidak berbau sama sekali. Saya heran juga mengapa keju paneer itu tampak serupa dengan tahu karena teksturnya yang lembut halus dan warnanya yang sama-sama putih.

Keju paneer itu terbuat dari susu sapi. Saya pun segera cari tahu bahwa keju paneer banyak digunakan dalam kuliner khas India, Nepal dan sekitarnya. Tetapi anehnya nama paneer sendiri justru berasal dari Persia.

Di India, keju paneer bisa digoreng atau dimasak dengan kacang polong, bayam lalu diberi kuah kari. Keju paneer diolah bersama makanan vegetaris itu sudah menjadi makanan yang enak di India. Keju paneer juga bisa diolah menjadi pelengkap salad yang berisi aneka sayuran. Rasa keju paneer yang tawar, sedikit asam dan terasa susu akan melengkapi nutrisi salad yang diolah bersamaan.

Meski tahu dan keju paneer tampak serupa, ternyata keduanya berbeda.

Advertisements

3 Kreasi Tahu yang Mungkin Belum Anda Coba

Tahu adalah salah satu sumber protein yang berasal dari sari kedelai. Saya sendiri pernah berkunjung ke pabrik tahu dan mengamati pembuatannya. Rupanya makanan ini tidak hanya digemari di Indonesia saja, tetapi makanan ini juga menjadi pilihan bagi para vegetarian dan vegetaris di dunia. Tahu bisa menjadi sajian pilihan untuk menggantikan protein hewani dalam kuliner masakan Asia di Jerman. Contohnya, tahu bumbu kari yang pernah saya nikmati di sini.

Tak ubahnya tempe, ada banyak kreasi yang bisa dihasilkan dari tahu. Dengan begitu, tahu berasa lebih lezat dan nikmat untuk disantap. Seperti tiga kreasi tahu hasil pengalaman saya yang ditulis di bawah ini.

Apa saja?

1. Nasi Goreng Tahu

Selama ini saya mengenal nasi goreng hanya dengan kreasi telor atau suwiran daging ayam maka di Jerman saya menemukan nasi goreng dengan tambahan potongan tahu. Sebagaimana yang anda lihat dalam foto di atas, tahu yang dipotong kecil-kecil tersebar dalam nikmatnya nasi goreng bercampur beberapa sayuran. Saya takjub melihat penampakan nasi goreng yang belum pernah saya lihat di negara saya sendiri.

Saya memesannya di restoran selera asia di sini. Bumbu nasi goreng sederhana saja, sedangkan tahu yang dipotong-potong memang sebelumnya sudah digoreng terlebih dulu. Kemudian nasi goreng yang hampir masak, dicampurkan dengan potongan tahu. Beri bawang goreng di atas sajian. Selesai!

Bagaimana menurut anda sebagai penggemar tahu atau nasi goreng?

2. Bihun Goreng Tahu

Sajian kreasi tahu kedua itu masih saya temukan di restoran Vietnam. Nama menunya agak sulit disebut. Mien Xao Do Phu yang bila dilihat dari penampakannya, itu adalah bihun goreng pakai tahu. Awalnya saya memesan mie pho, makanan khas Vietnam. Sepertinya si kasir salah menempatkan pesanan saya atau salah mendengar, akhirnya saya mendapatkan menu bihun goreng tahu. Saya tidak tega juga untuk membatalkan pesanan. Saya terima saja kreasi tahu dengan bihun goreng.

Bihun goreng ini memiliki tekstur sama dengan bihun goreng asal Indonesia, hanya saja bihun asal Vietnam lebih lembut. Namun ada kekhasan yang berbeda yakni koriander atau ketumbar. Jika bihun goreng nusantara memakai ketumbar yang kemudian dihaluskan dengan bumbu lainnya, sedangkan bihun goreng ini tidak. Daun ketumbar dipotong-potong bercampur tauge dan batang seledri besar. Untuk menambah kelezatan, ada potongan tahu diantara bihun.

Hmmm, enak!

3. Tahu Telor Petis

Sajian kreasi tahu terakhir berasal dari selera nusantara. Makanan ini asalnya dari Jawa Timur. Salah seorang mahasiswa di sini membawakan petis sebagai bahan racikan makanan ini. Saya memang belum pernah menikmatinya, ternyata enak juga. Cara membuatnya mudah saat kami memasak di rumah.

Pertama, siapkan bumbu bawang putih, bawang merah, jahe, kunyit, sereh dan santan. Semua bumbu dihaluskan kemudian ditumis. Kedua, tahu dan telor rebus digoreng setengah matang. Ketiga, masukkan santan dan bumbu yang dihaluskan dalam air, tambahkan dua macam petis untuk menambah citarasa. Keempat, masukkan garam, sedikit gula kemudian masak beberapa saat bersamaan tahu dan telur. Terakhir, tambahkan daun bawang untuk menambah sajian.

Dari ketiga kreasi di atas, mana yang ingin anda coba?

Mana yang Dipilih, Tahu Bumbu Kari atau Sapi Bumbu Kari? Makanan Khas Asia (32)

Rindfleisch kokosmilch curry atau Sapi bumbu kari.
Tofu Kokosmilch curry atau tahu bumbu kari.

Apakah anda suka makanan bersantan dan berasa pedas? Jika ya, mungkin anda perlu mencoba kuliner khas Thailand yang sudah mendunia ini. Makanan ini berbumbu kari yang khas dan tentu berbeda dengan kari dari negara lainnya.

Makanan berbumbu kari dari Thailand berwarna merah dan berkuah santan. Kuah santannya benar-benar kental. Bumbu yang merah yang dihasilkan berasal dari paprika.

Pertama, rindfleisch kokosmilch curry. Kari ini direkomendasikan jika anda suka makan daging sapi. Sayurannya seperti biasa terdiri atas timun jepang, wortel, buncis, paprika, brokoli dan kubis. Kemudian irisan daging sapinya lembut dan tidak alot. Apakah terbanyang bagi anda menikmati kuah kari yang kental berisi sayuran dan daging sapi ditambah nasi putih?

Setelah saya mencicipi kari dengan daging sapi kemudian di lain hari saya mencoba kari dengan tahu. Apakah masih terasa enak meski dengan tahu? Itu pemikiran saya.

Kedua, tofu kokosmilch curry. Yups, tahu ternyata enak juga diberi kuah santan kental dan berbumbu kari. Kadang saya pikir jika santannya tidak begitu kental maka ini mirip seperti sayur lodeh. Oh ya, tahu sepertinya tahu putih. Kebanyakan tahu putih yang dijual di sini berasal dari Vietnam.

Kedua menu kari di atas menurut saya sama-sama enak. Jika anda vegetaris maka kari dengan tahu patut dicoba.