Makanan Khas Asia (54): Tumis Saus Kong Po yang Bervariasi Pada 3 Masakan Berikut

Tumis saus kong pao pertama.
Tumis kong pao kedua.
Tumis kong pao ketiga.

Mengenal masakan Asia di Jerman memang tak pernah terpuaskan. Apalagi saya belajar langsung dari teman asal Vietnam yang punya usaha keluarga, restoran Asia. Dia mengajak saya menikmati masakan selera Asia yang membuat saya tergiur mencobanya setelah dia merekomendasikan judul masakan tumis dengan kreasi berbeda.

Kami menyambangi restoran keluarga miliknya yang tak begitu besar. Waktu makan siang memang sudah tiba. Dua orang tampak sedang menikmati pesanan mereka. Saya memilih duduk dekat sudut akuarium kemudian dia merekomendasikan tumis saus kong pao. Menurutnya, tumis saus kong pao itu pedas dan gurih yang layak dicoba.

Lima belas menit berlalu. Selama itu dia membantu keluarganya di dapur. Dia datang memberi saya minuman teh dan perlengkapan makan. Setelah itu, pesanan saya tiba yakni tumis saus kong pao. Anda bisa melihat tumisan yang berbeda pada 3 kreasi masakan di atas.

Saus kong pao sesungguhnya bisa dilafalkan menjadi saus kung po. Hanya tiap juru masak bisa menyajikan dengan cara berbeda. Saus kong pao sendiri berasal dari Shezuan, Tiongkok yang terdiri atas sayur, daging, bawang putih, kaldu dan kemudian Shaoxing wine. Anggur masakan asal Tiongkok ini yang meningkatkan rasa kuat pada tumisan ini. Warna tumisan menjadi cokelat kehitaman yang kental.

Rasa tumisan tidak hanya gurih dan enak, tetapi ada rasa manis di situ. Menariknya saus kong pao sedikit pedas dengan ada chilli peppers yang dicampurkan dalam masakan. Sedangkan daging atau sea food yang dipilih hanya sekedar pelengkap saja sesuai selera si pemesan. Tetapi saus kong pao original adalah anda memesannya dengan daging ayam.

Hmm, tertarik mencobanya?

Advertisements

Tom Yum Goong atau Pizza Frutti Di Mare Untuk Kuliner Laut yang Disuka?

Apakah anda suka makanan laut seperti udang, kepiting, kerang dan sejenisnya? Membayangkan kuliner laut tersebut dalam semangkuk sup atau seloyang pizza sudah membuat selera makan saya bertambah. Itu sebab minggu lalu keinginan saya menyantap dua kuliner laut dalam dua rupa terwujud. Ini bukan udang saus padang atau kepiting asam manis, tetapi dua masakan dari Vietnam dan Italia.

Kuliner laut bisa jadi pilihan santapan saat kita dihadapkan pada aneka kuliner lain selain steak atau salad. Bagaimana pun sajian seafood memang mengundang selera menurut saya bila disajikan dengan kuah pedas di Tom Yum Goong atau saus pedas pizza frutti di mare berbumbu Italia.

Langsung saja kita bahas!

1. Tom Yum Goong

Menikmati makanan tom yum memang sudah sekian kali saya memesannya. Baik saya memesannya di Thailand atau Vietnam, maupun saya memesannya di luar kedua negara tersebut. Rasa tom yum goong itu tetap sama yakni asam pedas dengan isian sea food yang memang enak untuk disantap. Restoran yang mengusung makanan khas Thailand dan Vietnam memang kerap menyajikan tom yum bagi pecinta rasa pedas.

Sebenarnya ada juga tom yum hanya isian potongan daging ikan atau hanya sayuran saja berisi aneka jamur misalnya. Tetapi saya tetap suka makan tom yum dengan pilihan ragam makanan laut. Kekuatan tom yum goong ada pada bumbunya yang bisa dibeli dalam kemasan kaldu tom yum. Bumbu tersebut seperti serai, lengkuas, daun jeruk purut dan asam khas Thailand. Dijamin anda memerlukan porsi nasi berlebihan untuk menyantapnya.

2. Pizza Frutti di Mare

Pizza yang berisikan aneka makanan laut pun sudah kesekian kali saya bahas. Kali ini saya memesannya di restoran Italia yang berbeda sehingga berbeda pula tampilan dan rasanya. Rasa pizza sea food ini ada pada kekuatan saus tomat racikan si koki dapur. Mereka juga harus membuat sea food ini tidak berbau amis dan masaknya pas sehingga tidak mentah atau berasa kenyal yang berlebihan.

Untuk membuat pizza sea food, pertama-tama anda harus menyiapkan adonan pizza terlebih dulu. Sedangkan sea food dipilih dari makanan beku yang kemudian dibiarkan mencair alami. Taburi di atas adonan pizza setelah anda memberi saus tomat dan sedikit bumbu rahasia di atas adonan pizza. Nikmati pizza ini dengan tetesan tabasco, rasanya luar biasa!

Jika anda harus memilih, maka pilih bentuk pizza atau sup?

Thai Curry Massaman mit Rindfleisch, Kari Sapi Bumbu Santan: Makanan Khas Asia (45)

Saya sudah lama tidak membahas kuliner Asia yang ditemukan di Jerman. Menggenapi nomor empat puluh lima, saya mengulas masakan khas negeri gajah putih. Ya, Thailand adalah negara yang kaya akan rempah dalam soal kuliner. Di sini, makanan Asia juga banyak didominasi kuliner asal negeri gajah putih ini. Namun, apa yang membedakan kari Thailand dengan India?

Sebagaimana anda ketahui bahwa kari India juga dikenal di seluruh dunia. Makanan India juga didominasi oleh kari sebagaimana pengalaman kuliner saya mencicipi kari India. Menurut saya, kari negeri Bolywood ini memiliki rasa dan bau yang berbeda dengan kari Thailand. Kari India bisa saya jumpai misalnya dalam currywurst yang menjadi makanan murah meriah di Jerman.

Currywurst sebagai perbandingan.

Currywurst menggunakan kari yang berbeda dengan kari massaman asal Thailand. Currywurst menggunakan rempah seperti kapulaga, adas, jinten dan pala. Ini terasa dari wangi rempah kari yang dihasilkan. Ada tambahan rempah lain seperti kunyit dan cengkeh yang juga biasa disematkan dalam kari ala India. Itu sebab anda akan melihat kari India akan berwarna oranye kekuningan.

Bagaimana dengan kari massaman?

Kari massaman serupa dengan rempah untuk masakan nusantara. Anda akan menemukan cabai, bawang putih, bawang merah, terasi, lengkuas, daun salam, serai, lengkuas, ketumbar dan lada. Kari massaman itu tidak begitu kuat baunya serupa dengan kari asal India. Meski kari massaman juga kaya akan rempah tetapi relatif ringan. Hal lain yang membedakan kari massaman dengan kari India adalah penggunaan santan seperti makanan yang saya pesan di atas.

Kari massaman adalah plihan penggunaan rempah kuliner asal Thailand agar bisa diterima di semua lidah. Kari massaman biasa digunakan untuk kuah kari ayam atau kuah kari sapi. Mengingat Thailand Selatan banyak didominasi masyarakat muslim, itu sebab kari massaman banyak disebut.

Hmmm, bagaimana menurut anda?

Aromatische Mangosoße mit Rindfleisch, Saus Mangga Kari Sapi ala Thailand: Makanan Khas Asia (39)

Kari sapi saus mangga ditambah nasi panas. Mantap!

Mangga adalah salah satu buah yang banyak mengandung vitamin C. Manfaatnya tentu bisa mengurangi kadar kolesterol dalam tubuh. Banyak sekali manfaat yang terdapat dalam mangga sehingga baik untuk dikonsumsi. Selama ini saya menikmati makan mangga sebagai buah atau dijadikan rujak buah. Namun bagaimana jika mangga dijadikan bahan masakan?

Sebelumnya di Indonesia, saya pernah mencoba sambal mangga. Wah, sambal mangga ini memang mantap apalagi rasanya yang pedas dan asam dengan lalapan. Sambal mangga cocok untuk melengkapi nasi hangat dan lauknya bisa ikan atau ayam goreng. Namun kali ini, mangga bukan dijadikan sambal tetapi saus mangga.

Adalah kedai Asia yang membuka aneka makanan khas Thailand dan Vietnam di sini. Setelah berpikir apa yang akan saya makan sebagai bekal makan siang, mata saya tertuju dengan saus mangga dengan kari sapi. Mungkin rasanya pedas asam seperti sambal mangga yang pernah saya makan. Pikir saya saat itu.

Lalu saya meminta pramusaji meletakkan pesanan saya dalam kotak bekal yang bisa dibawa. Ia pun menyanggupi pesanan saya.

Sementara saya menunggu pesanan, saya chatting dengan teman asal Thailand yang saya kenal di sini. Teman Thailand ini bekerja sebagai juru masak tentu dia tahu pembuatan dan bahan makanan dengan baik. Saya pun bertanya soal makanan yang saya pesan.

Menurut teman saya, mangga biasa digunakan sebagai bahan masakan di Thailand. Mangga yang dipilih untuk masakan adalah mangga yang masih segar, tanpa bahan pengawet atau diasamkan. Dengan begitu rasa masakan akan benar-benar lezat. Menjadikan mangga sebagai saus bersama kari sapi sebagaimana yang saya pesan, dipilihlah mangga yang benar-benar matang, berwarna kuning dan teksturnya lembut.

Penjelasan yang menarik. Kemudian dia memberitahukan cara membuat saus mangga. Daging mangga yang lunak dipilih dan dipotong kecil-kecil. Masak dalam air kira-kira seperempat dari jumlah mangga. Jika sudah masak atau lembek, bisa dihaluskan dengan food processor. Saus mangga ini bisa dicampurkan bersamaan kari sapi atau tergantung selera masakan yang disuka. Katanya lagi, saus mangga bisa dengan daging ayam atau makanan laut.

Hmm, aroma mangga dan kari sapinya benar-benar nikmat. Tertarik mencobanya?

Salad Dada Ayam ala Thailand: Makanan Khas Asia (38)

Salad dada ayam ala Thailand.
Salad dada ayam di restoran Jerman.

Makanan selanjutnya dari Asia yang dibahas berasal dari Thailand. Ada dua model makanan yang sama-sama membahas salad ayam yang pernah dibahas sebelumnya. Dengan begitu anda bisa melihat perbandingannya. Kedua salad dada ayam yang pernah dipesan ala Bavaria, Jerman dan Austria.

Salad dada ayam sebagaimana gambar di atas tak ubahnya yang saya pesan sebelumnya di Austria. Dada ayam dipanggang sebagaimana pesanan saya. Dada ayam fillet diberi hanya diberi garam dan merica. Sementara saladnya terdiri atas aneka sayuran seperti daun salada air, tomat, timun dan wortel yang diberi racikan olive oil dan garam.

Jika salad dada ayam yang sudah dibahas sebelumnya dipesan di restoran tradisional ala Jerman maka salad dada ayam berikut benar-benar dari restoran Asia. Tepatnya salad dada ayam ini dibuat dengan selera Thailand. Dimana semua sayurannya dibiarkan segar dan tanpa dimasak. Sedangkan dada ayam, sudah dipanggang sebelumnya dan dipotong kecil-kecil.

Saya memesannya kala masih musim panas untuk makan siang. Saya pikir salad dada ayam jadi pilihan yang jitu di tengah teriknya matahari di luar dan rasa lapar yang sangat.

Pesanan saya datang sekitar lima belas menit setelah memesannya. Si pramusaji berperawakan Asia datang menyerahkannya. Tampak sepiring besar yang membuat saya berpikir bagaimana menghabiskannya.

Ini adalah aneka sayuran yang terdiri atas salada air, tauge, tomat, timun dan kol. Semuanya dicampur bersamaan dengan kuah salad yang segar, sedikit pedas dan sedikit asam. Begitulah salad ala Thailand. Cabai masih segar dan dihaluskan.

Sementara hanya potongan dada ayam yang memang khusus dimasak. Dada ayam hanya dibumbui sedikit garam kemudian dipanggang beberapa saat hingga kecokelatan. Saat disajikan sayuran yang berbaur kuah asam dan pedas, dicampurkan potongan dada ayam.

Mantap! Tertarik mencobanya?

Bihun Daging Sapi ala Thailand: Makanan Khas Asia (37)

Bihun daging sapi ala Thailand.

Membayangkan makan bihun daging sapi ala Thailand, pikiran saya melayang ketika saya makan pad thai yang pernah saya makan di kaki lima di Bangkok. Saya memang berada di restoran selera Asia di Jerman. Nama menu terpampang di meja kasir. Namanya Glasnudeln mit fleisch, yang bisa diterjemahkan bihun dengan daging sapi.

Pad thai yang pernah saya makan juga sejenis bihun, mie yang terbuat dari beras. Ini makanan populer yang mudah ditemukan dari restoran eksklusif hingga kedai kaki lima. Makanan ini bisa dicampur dengan sayuran dan ditambahkan lainnya sesuai selera seperti daging atau makanan laut. Saya pernah mencoba keduanya.

Lalu apa bedanya dengan menu yang saya jumpai di Jerman? Itu pemikiran saya. Berhubung sudah sangat lapar di kala makan siang, keputusan pun langsung dibuat.

Selang beberapa menit, makanan saya sudah diberikan oleh pegawai restoran. Terlihat seporsi besar bihun bercampur daging sapi. Ada tampak aneka sayuran seperti wortel, brokoli, jamur, tauge dan paprika. Lengkap. Rasanya seperti tumisan biasa, tidak terlalu istimewa memang. Namun berhubung sudah lapar, saya tidak lagi mengingat apa saja bumbu penyajinya.

Di restoran ini tersedia pilihan daging yang disukai. Saya pilih daging sapi. Juga bila tak ingin makan daging, pilihan lain adalah dengan udang. Isiannya hampir sama, hanya saja daging sapi digantikan udang.

Bagaimana menurut anda?

Grünes Thai Curry, Kari Hijau dengan Daging Ayam: Makanan Khas Asia (36)

Kari Hijau asal Thailand, tanpa santan kelapa.

Makanan kari bila ditelisik di sini bisa berasal dari India, namun bisa juga kari datang dari sajian Thailand. Ternyata perbedaan kari kedua negara tersebut jelas berbeda. Saya melihat perbedaannya, saya kerap mencicipi kari asal Thailand.

Makanan kari asal Thailand umumnya disajikan dengan santan kelapa. Selain itu jika melihat penampakan makanan berkari, biasanya warnanya kuning kemerah-merahan. Pasalnya beberapa kali saya membahas soal kari bahwa warnanya memang berasal dari aneka rempah, termasuk cabai. Namun makanan yang saya pesan berikut, Grünes Thai curry tidak berwarna kuning kemerah-merahan.

Grünes Thai curry merupakan kari hijau dari Thailand dengan tambahan daging ayam. Saya memesannya di warung mahasiswa. Pengelola dan penyajinya adalah mahasiswa berambut pirang. Biasanya kedai dan restoran Asia selalu berwajah dan berperawakan Asia. Dengan ramah mereka menjelaskan bahwa makanan ini pedas. Di sini setiap menu biasanya diberi tambahan informasi jika rasanya pedas. Lantas saya jawab, saya paling suka makanan pedas.

Makanan segera dihidangkan dalam mangkuk besar. Seperti terlihat dalam foto, ada nasi dan aneka sayuran yang tergenang dalam kuah berwarna hijau. Kuah hijau adalah kari hijau yang diberi daun salam dan aneka rempah. Rasanya benar-benar masam dan pedas. Hampir maag saya menderita menyantapnya.

Sayuran yang digunakan adalah irisan kol, timun, wortel, paprika dan daun ketumbar. Makanan ini memang disajikan dengan nasi. Sayangnya saya lebih suka nasi terpisah dari kari. Oh ya, ada kacang tumbuk yang tak halus bercampur di dalam kari. Boleh dibilang seperti karedok atau gado-gado ya?

Jika anda suka asam dan pedas, makanan ala Thailand memang perlu dicoba. Salad memang makanan menyehatkan. Apalagi makanan kari yang saya santap ini tanpa santan kelapa sebagaimana umumnya kari lainnya.

Mana yang Dipilih, Tahu Bumbu Kari atau Sapi Bumbu Kari? Makanan Khas Asia (32)

Rindfleisch kokosmilch curry atau Sapi bumbu kari.
Tofu Kokosmilch curry atau tahu bumbu kari.

Apakah anda suka makanan bersantan dan berasa pedas? Jika ya, mungkin anda perlu mencoba kuliner khas Thailand yang sudah mendunia ini. Makanan ini berbumbu kari yang khas dan tentu berbeda dengan kari dari negara lainnya.

Makanan berbumbu kari dari Thailand berwarna merah dan berkuah santan. Kuah santannya benar-benar kental. Bumbu yang merah yang dihasilkan berasal dari paprika.

Pertama, rindfleisch kokosmilch curry. Kari ini direkomendasikan jika anda suka makan daging sapi. Sayurannya seperti biasa terdiri atas timun jepang, wortel, buncis, paprika, brokoli dan kubis. Kemudian irisan daging sapinya lembut dan tidak alot. Apakah terbanyang bagi anda menikmati kuah kari yang kental berisi sayuran dan daging sapi ditambah nasi putih?

Setelah saya mencicipi kari dengan daging sapi kemudian di lain hari saya mencoba kari dengan tahu. Apakah masih terasa enak meski dengan tahu? Itu pemikiran saya.

Kedua, tofu kokosmilch curry. Yups, tahu ternyata enak juga diberi kuah santan kental dan berbumbu kari. Kadang saya pikir jika santannya tidak begitu kental maka ini mirip seperti sayur lodeh. Oh ya, tahu sepertinya tahu putih. Kebanyakan tahu putih yang dijual di sini berasal dari Vietnam.

Kedua menu kari di atas menurut saya sama-sama enak. Jika anda vegetaris maka kari dengan tahu patut dicoba.

“Yam Nua” Thai Rindsalat, Salad Asal Thailand: Makanan Khas Asia (29)

Salad sayuran dengan potongan daging sapi.
Makan salad dengan roti, pernah coba?

Ketika berwisata ke Thailand, saya sering mencicipi kuliner di sana. Pasalnya rasa dan citarasa masakan Thailand tak ubahnya seperti di Indonesia. Itu sebab di Jerman pun, jika rindu masakan tanah air setidaknya saya bisa mengobatinya dengan masakan khas negeri gajah putih ini. Selain ada nasi tentu masakan Thailand juga berbumbu pedas sebagaimana selera saya.

Sehubungan dengan masakan Thailand yang berasa pedas, mungkin anda pecinta pedas bisa mencicipi yang satu ini. Masakan berikut disajikan di restoran Jerman-Thailand dalam menu vorspeissen, artinya sebagai hidangan pembuka. Namun bagi saya, saya memilihnya karena sajiannya yang berisikan aneka sayuran segar dengan rasa pedas. Oh ya, pemilik restoran ini adalah sepasang suami-isteri perkawinan campur. Suami adalah seorang pria Jerman dan isteri adalah seorang perempuan Thailand.

Lanjut soal masakan Thailand, saya memang selalu tergoda dengan salad buatan mereka. Selain rasa pedas juga asam manisnya benar-benar pas di lidah saya. Bagi saya, rasa pedasnya masih wajar dan tidak membuat lidah terbakar. Contoh salad mereka yang saya suka, juga pernah saya bahas di sini.

Baca https://liwunfamily.com/2017/11/12/curryhuhn-mit-kokosmilch-und-salat-masakan-asia-di-jerman-3/

Jika di Eropa punya berbagai macam salad seperti yang pernah saya ceritakan, maka rasa salad khas Asia seperti Thailand berbeda jauh.

Baca https://liwunfamily.com/2018/05/28/tiga-ide-salad-kreatif-yang-bisa-ditiru/

Yam Nua itu semacam salad sayuran yang ditambahkan potongan daging sapi. Apa yang saya suka dari salad ini adalah saus atau dressing. Sausnya terbuat dari cabai rawit, bawang putih, sereh, kecap ikan, jeruk nipis, garam dan gula. Semua bahan dihancurkan dengan uleg batu. Lalu digunakan untuk merendam aneka sayuran seperti kol, kol merah, timun dan tomat. Ada khas masakan Indochina di sini yakni daun ketumbar yang juga dijadikan salad di sini. Sedangkan mengolah daging sapi itu seperti memasak steak, yakni dipanggang hingga kedua sisi berwarna kecokelatan. Setelah masak, daging sapi dipotong kecil-kecil. Nikmat sekali!

Hal menarik dari rindsalat ini adalah memakannya bersamaan dengan roti. Terus terang saya tidak terbiasa mengunyahnya. Namun karena saya memesannya kala makan siang, dua iris roti pun saya santap juga. Saat saya memesan salad di Thailand, tidak ada roti sebagai side-dishes. Bisa jadi rindsalat ini berada di Jerman sehingga perlu roti untuk melengkapinya. Begitulah, sementara suami saya tampak asyik menikmati sajian schnitzel yang dipesannya.

Hmm, bagaimana menurut anda?

Hühnerfleisch in Thai Curry: Makanan Asia di Jerman (17)

Pernah mencicipi masakan kari ala Thailand? Saya pernah mencobanya di Thailand dan Indonesia. Semuanya enak menurut saya.

Di Jerman tersebar berbagai masakan Asia yang dijual di restoran atau kedai imbiss. Salah satunya yang populer adalah Hühnerfleisch yakni kari ayam ala Thailand. 

Bahan yang diperlukan: 

  1. Wortel yang diiris halus.
  2. Brokoli.
  3. Daun bambu, tiriskan dari airnya.
  4. Jamur.
  5. Paprika.
  6. Bawang bombay.
  7. Santan kelapa.
  8. Bumbu kari merah.
  9. Daging ayam fillet yang sudah dipotong kecil.
  10. Air.
  11. Minyak sayur.

    Langkah memasak: 

    1. Rebus selama dua menit dalam air mendidih wortel dan brokoli hingga layu.
    2. Tumis bawang bombay dan paprika.
    3. Masukkan daging ayam fillet dan tumis sebentar.
    4. Masukkan semua sayuran.
    5. Tambahkan bumbu kari sesuai yang diinginkan. Masukkan santan kelapa.
    6. Tambahkan sedikit air.
    7. Hidangan pun siap disajikan setelah matang bersama nasi hangat.

    Selamat mencoba!