Champignon Rahmsauce, Menikmati Saus Jamur Kancing: Makanan Khas Jerman (30)


Semangat hari Senin! 

Gambar di atas adalah champignon rahmsauce mit brot, atau bila diterjemahkan menjadi roti dengan saus jamur kancing. Kemudian sebagai pembanding rasa, di tempat berbeda saya mencicipi champignon rahmsauce mit palatschincke. Sebagaimana yang terlihat pada gambar kedua. 

Kali ini saya berbagi resep bagaimana champignon rahmsauce itu dibuat. Bilamana anda adalah vegetaris, alias tidak suka makan daging maka menu tersebut bisa dicoba. Bagaimana pun jamur kancing atau champignon enak untuk disantap, apalagi ditambah krim.

Cara membuatnya sederhana saja. Pertama, siapkan jamur kancing yang diiris, bawang bombay dan daun peterseli pun diiris halus. Kedua, panaskan wajan dan tambahkan minyak zaitun. Masukkan bawang bombay lalu masak sebentar. Kemudian tambahkan jamur kancing. Biarkan selama beberapa menit. Ketiga, tambahkan krim asam. Beri garam dan merica secukupnya. Masak hingga berbuih. Selesai dan hidangkan dengan daun peterseli.

Rasanya lezat bila menikmati saus ini dengan pasta atau daging. Nah, pada gambar pertama, rahmsauce dengan roti yang dipanggang sebelumnya. Menyantapnya dengan mencelupkan roti bersamaan saus jamur. Hmmm, enak rasanya.

Semakin enak saus tersebut ketika mata saya memandang pada pilihan lain. Yups, champignon rahmsauce ditambah daging grilled dan kroket kentang. Untuk menikmatinya, restoran yang terkenal dengan palatschicken menyajikannya bersamaan. Porsi ini cukup besar bagi saya yang tak suka makan banyak. 

Palatschicken adalah semacam pancake atau crepes yang menjadi makanan side dishes di beberapa negara Eropa seperti Hungaria dan negara Eropa timur lainnya. Tentu palatschicken yang disajikan tidak berasa manis seperti jika kita menyantapnya dengan kue atau es krim. Palatschicken berasa tawar dan ternyata cukup enak dijadikan side dishes dengan saus jamur.  

Jadi tak melulu saus jamur disajikan dengan daging atau roti saja ‘kan. Ada pilihan lain, jika anda termasuk petualang rasa. 

Semoga bermanfaat!

Advertisements

Wurstsalat, Salad Sosis: Makanan Khas Jerman (28)

In according to healthy life, salad is the best way to improve balance nutrition and good to eat intensely. Talking about salad, herewith is a such of sausage salad with a bit vinegar, oil, onion, salt and pepper. Sausage salad is used to called in Bavarian menu as “wurstsalat” and frequently to be served in this season. We eat usually “wurstsalat” with bread.

***

Apakah anda suka makan salad? Pernah coba makan salad sosis? Di atas adalah tiga contoh wurstsalat dari tiga tempat berbeda, namun rasanya kurang lebih sama. Barangkali setelah anda membaca artikel di bawah ini, anda jadi tertarik mencobanya. 

Bagi anda yang tak terlalu suka dengan sosis yang digoreng, dipanggang atau diolah sebagai masakan maka anda perlu coba menu berikut ini. Wurstsalat adalah salah satu menu yang biasa disajikan di restoran tradisional di sini. Cocok dihidangkan di musim yang hangat seperti ini.

Beberapa kali suami saya pesan saat kami pergi ke restoran bersama. Boleh dibilang rasanya menyegarkan karena ada rasa asin dan asam bercampur baur. Ditambah rasanya dingin, tidak panas seperti umumnya masakan. Untuk menyantapnya, bisa dengan roti semmeln atau roti baguette

Sebenarnya ada beberapa variasi menyediakan wurstsalat. Kebanyakan rasanya hampir sama. Pastinya wurstsalat menggunakan sosis besar yang memang cocok digunakan untuk salad. Sosis seperti bisa dibeli di toko daging atau supermarket. Tidak semua sosis bisa dibuat salad, jadi memang lihat ukuran untuk memastikannya. Pada umumnya sosis sudah masak, jadi tidak perlu diolah lagi dan ready to eat.

Bahan lain yang digunakan adalah bawang bombay yang wajib digunakan. Bawang pun dipotong dengan irisan yang besar, bukan dicincang. Dalam versi lain juga bisa bawang merah yang besarnya seukuran bawang bombay. Diirisnya pun melingkar besar seperti di foto. Sayuran pemanis lainnya seperti tomat dan daun piterselli bisa dijadikan pelengkap saja.

Rasa wurstsalat terletak pada bahan campuran rendamam sosis yang dibuat selama beberapa jam sebelum dikonsumsi. Bumbu rendaman akan membuat sosis yang semula tak berasa menjadi memiliki rasa menyegarkan. Jadi wurstsalat memang dibuat beberapa waktu sebelum disajikan agar menghasilkan citarasa yang sempurna. 

Bahan rendaman terdiri atas air 200 liter, 150 ml cuka (sauerer Wein-Essig), 4 sendok makan minyak sayur, garam, sedikit gula, merica dan 1 sendok makan senf. Lalu masukkan dalam satu wadah bersamaan dengan sosis yang sudah diiris. Kemudian rendam selama beberapa jam sebelum dikonsumsi. Jika perlu, bisa dimasukkan dalam lemari pendingin. 


Variasi lainnya untuk rendaman, anda bisa gunakan acar mentimun. Campurkan ke dalam bumbu rendaman bersamaan. Dan sajikan bersamaannya. Penyajian pada umumnya seperti di atas, wurstsalat diletakkan dalam wadah. Lalu taruh irisan bawang bombay dan irisan tomat. Sebagai variasi, bisa tambahkan acar mentimun dan irisan telur rebus. 

Agar tampak indah, anda bisa kreasikan dengan irisan daun pitterselli yang dicincang halus. Atau daun pitterselli yang diletakkan di tengah salad. Anda juga bisa menambahkan daun salada air jika ingin terlihat sempurna. Semua sesuai dengan kreasi anda.

Selamat mencoba!

Schweinsbraten oder Surbraten, Ini Bedanya: Makanan Khas Jerman (27)

Surbraten.

Schweinsbraten.

This post aims to explain the difference German pork roast in Bavarian style. As known, the most of traditional restaurants had served famous meals menu inside their list such “Schweinesbraten” and “Surbraten” together. Actually, they are definitely  dissimilarity since various ingredients and how its prepared. If you have no problem with pork, it should recommend to taste when you are here. 

Happy Sunday!

***

Ada acara Passauer Mai Dult tempo lalu yang pernah saya ceritakan di sini, saya pun berkesempatan mencicipi kuliner khas Bavaria di salah satu biergarten yang terkenal. Di acara yang mirip Oktoberfest ini, pengunjung yang datang tidak hanya puas minum bir tetapi juga aneka hidangan makanan khas Jerman yang memang punya rasa yang berbeda dari kebanyakan masakan Eropa lainnya.

Acara festival yang kerap diselenggarakan di sini memang perlu dipertimbangkan soal harga. Artinya jika anda datang memang perlu kocek tebal mengingat harga makanan dan minuman saja bisa jadi sedikit lebih mahal dibandingkan harga pada umumnya. Namun keriaaan lewat musik dan bercengkerama dengan kolega membuat banyak orang tetap datang. 

Ada beberapa biergarten dalam festival tersebut, suami pilih salah satu. Kami pun memesan makanan bersama. Menu yang hampir mirip tetapi berbeda adalah schweinsbraten dan surbraten. Meski sama-sama terbuat dari daging babi, tetapi pastinya ada yang membedakannya.

Apa saja?

Schweinsbraten adalah potongan daging babi yang direbus kemudian digoreng. Bagian yang diambil dalah leher, punggung dan ham. Hidangan ini merupakan makanan meriah yang mudah dijumpai di restoran tradisional di Bavaria. Sausnya yang berwarna kehitaman konon terbuat dari resep khusus yang menguatkan citarasa daging. Saus hitam berasal dari bir dan kaldu daging.

Untuk penyajiannya, baik schweinsbraten maupun surbraten bisa dengan kentang rebus, salad kentang atau dengan sauerkraut. Semua tergantung selera si pemesan.

Jika schweinsbraten hampir dijumpai di seluruh Jerman, Austria dan sekitarnya maka surbraten mungkin hanya ada di wilayah Niederbayern. Surbraten boleh dibilang kuliner khas untuk masakan Bavaria. Warna hitam pada daging dikarenakan proses pemanggangan. Dan saus hitam yang dibuat berbeda rasa dari schweinsbraten, yakni dari jinten dan aneka bumbu yang saya sendiri sulit menemukan padanan katanya dalam bahasa Indonesia. Jadi rasa saus pada kedua makanan ini membedakan keduanya. 

Selamat berhari Minggu!

Blaukratwicker: Makanan Khas Jerman (24)

Makanan yang disukai suami tentu adalah kuliner tradisional Jerman yang tidak melulu daging. Berikut adalah salah satunya, Blaukrautwicker

Apa yang anda pikirkan setelah melihatnya di foto?

Blaukraut sebenarnya adalah kol merah. Kol ini dibentuk seperti mangkuk kecil dan diberi isian berupa nasi dan daging sapi giling. Lalu nasi dan daging sapi giling ditanak bersama kaldu sapi. Setelah 15 menit, masukkan dalam mangkuk kol merah. Padatkan sehingga isinya penuh. Masak lagi dalam panci berlubang atau dandang dalam waktu 10 menit.

Mashed potato atau kentang tumbuknya sedikit berbeda. Selain diberi taburan pemanis daun seledri, sebenarnya kentang yang dihaluskan dicampurkan bersama daging ham. 

Hmm, penasaran?

Dal Makhani, National Dish of India by Taj Mahal Restaurant: Yellow Lentils prepared with Butter

Dal Makhani.

It is served better with rice.

How do you think about India dish? I wasn’t sure this food because I have tried previously in Malaysia. Recently, some collegues had invited me to try out Indian cuisine in restaurant. I thought this food only to prove for second times that this food is not delicious like as my prior experience. Hmm, my opinion was wrong. It was yummy and perfect delicious when I tried at second times.

Taj Mahal restaurant in here provided Dal Makhani with red kidney beans, some vegetables, butter and cream. I was been there for first fime, please find my recommendation in here.

Dal Makhani tastes yummy and tasty that meant totally different my “Dal Makhani” previously in Malaysia. A waiter asked me to have parata or roti as Indian bread as side dishes, but I’d prefer to have rice as my main foods in South East Asian usually.

Some literaturs inform this dish comes from Punjab, the region in north area of India. Dal Makhni is served with lentis or bean and vegetables. Many Indians people like to consume in the big days such as birthday, wedding or religious events.

Well, good to know. Later I’ll come to try out another menu hehehe…

***

In Bahasa Indonesia

“Dal Makhani” Makanan Khas dari India

Di Indonesia kita terbiasa membuat nasi kuning atau nasi tumpeng untuk merayakan hari jadi seperti ulangtahun atau perayaan yang meriah lainnya. Nah, di India bisa jadi bukan nasi kuning tetapi kacang kuning yang diberi mentega khusus dari India bersama sayuran. Rasanya ternyata enak juga. Saya menyantapnya dengan nasi panas khas restoran India.

Ini kali kedua saya menyantap Dal Makhani. Sebelumnya saya pernah membelinya di salah satu restoran India di Malaysia namun rasanya benar-benar hambar dan tak enak. Ketika saya mendapat undangan seorang kolega di sini untuk makan malam di restoran India, maka saya membuat eksperimen makanan yang pernah saya makan sebelumnya. Ternyata rasanya lezat sekali dan tak mengecewakan.

Makanan ini disajikan dengan rempah yang kaya dengan kacang di dalam. Setelah saya cari literaturnya bahwa kacang yang digunakan adalah kacang kuning atau sejenis kacang-kacangan bersama sayuran lainnya. Hal yang membuat enak lainnya adalah butter yang saya rasa tidak mudah ditemukan di mana pun atau memang sengaja dengan resep khusus di India. Jadi bagi anda yang merupakan vegetarian atau tidak makan daging, makanan ini saya rasa cocok karena benar-benar lezat tanpa daging sekalipun.

Dal Makhani konon berasal dari Punjab, wilayah utara India. Kata pramusaji yang menjelaskan bahwa makanan ini biasa disajikan sebagai makanan meriah saat ada acara pernikahan, ulangtahun atau upacara keagaaman.

Begitulah, saya akan mencoba menu lain hehehe…

Weißwurst, Sosis Putih Makanan Khas Bavaria

Weißwurst dimasak sendiri di rumah bersama roti pretzel.

Roti pretzel.

Satu kali teman baik kami mengundang makan di salah satu restoran terbaik di Munich. Kami janji bertemu di Hauptbahnhof  Munich jam 9 pagi pada hari Sabtu, dimana kebanyakan saya dan suami bangun lebih siang karena tak ada aktivitas pekerjaan saat wiken. Alhasil kami bisa bertemu tepat waktu, sesuai janji karena tak baik bilamana kita datang terlambat di Jerman. Kami pun sama-sama menuju ke restoran untuk ngobrol, temu kangen dan makan sesuatu karena kami semua melewatkan sarapan pagi. 

Jika datang ke restoran khas Jerman memang tak ada pilihan menu makanan lain selain makanan tradisional. Makanan apa yang paling cocok disajikan di antara jeda sarapan pagi dan makan siang? Jawabannya weißwurst atau sosis putih. Saya ikut saja pilihan suami dan temannya namun saya yang belum pernah makan sosis ini. Saya sudah membayangkan pasti sosis berwarna putih. Karena ‘weiß‘ jika diterjemahkan adalah ‘putih.’

Selang lima menit memesan makanan, pramusaji datang membawakan semacam mangkok besar berbahan porselen berisi weißwurst. Lalu pramusaji menyiapkan pretzel, roti yang khas yang biasa ditemukan di Bavaria. Suami dan temannya meminum bir gandum, katanya cocok untuk menemani makan weißwurst. Saya kedapatan minum air putih bersoda. 

Ini pertama kali saya makan weißwurst sehingga saya perlu melihat bagaimana mereka mulai memakannya. Pertama-tama ambil sosis yang sudah dipanaskan tadi dari mangkok. Tiriskan airnya karena kita tidak memerlukan airnya. Lalu kupas kulit sosis dengan memotong ujung sosis yang terkelupas sedikit sehingga kemudian kita bisa merobek keseluruhan kulit sosis dengan mudah. 

Karena dimakan di rumah, boleh saya menggunakan tangan. Namun anda perlu belajar agar tetap menggunakan garpu dan pisau jika makan di restoran atau area publik.

Tampilannya jika sudah dibuka seperti ini.

Ini cocolannya, semacam mustard manis. Menurut saya seperti sambal kacang ya ‘kan?

Ini seperti perlu teknik khusus karena anda hanya perlu garpu dan pisau saja. Jika di rumah, mungkin anda bisa merobek kulit sosis dengan tangan langsung, tetapi di area publik seperti restoran maka gunakan peralatan makan anda. Rupanya saya berhasil mengupas kulit sosis dengan baik. Kata teman suami “Jetzt bist Du Bayerisch” kepada saya. Maksudnya, sekarang saya sudah menjadi penduduk Bavaria.


Weißwurst adalah makanan tradisional khas Bavaria, Jerman bagian selatan. Karena tidak ada pengawet di dalam sosis, banyak orang berpendapat sosis ini sebaiknya disajikan sebelum lonceng Gereja dibunyikan. Itu artinya dimakan sebelum makan siang dimana lonceng Gereja selalu dibunyikan saat jam 12 siang. Namun di masa kini yang penuh kemajuan teknologi seperti lemari pendingin yang baik maka weißwurst juga bisa disajikan saat malam hari setelah disimpan dulu di lemari pendingin. 

Mungkin anda bertanya mengapa sosis tersebut berwarna putih? Pertanyaan ini pun saya tanyakan kepada teman-teman saya orang Bayerisch. Sebenarnya semua sosis berasal dari daging yang berwarna merah. Lalu jika sosis itu berwarna putih karena sosis ini hanya menggunakan campuran garam meja saja sehingga daging yang semula merah jika dimasak berubah menjadi putih keabu-abuan. Garam meja tidak mengubah warna sosis. Setelah mengetahuai pembuatannya, itu sebab weißwurst harus dimakan sebelum makan siang. Begitulah sesuai kebiasaan masyarakat Bavaria jaman dulu kala ketika belum ada lemari pendingin. 

Jika anda datang saat festival semacam Oktoberfest, maka makanan weißwurst  biasa disajikan. Makannya dengan roti Pretzel lalu sosis dipotong kecil-kecil dan diberi sedikit cocolan mustard manis. Tadinya saya pikir mustard manis itu seperti sambal kacang loh karena mirip sekali. Bedanya mustard manis ini tidak pedas dan memang lebih manis. 

Begitulah informasi seputar makanan tradisional khas Bayerisch. Semoga bermanfaat! 🍻

Ini Dia Fungsi ‘Keller’ Ruang Bawah Tanah Rumah di Jerman

Ilustrasi apartemen di München.

Ilustrasi rumah.

Home is where your heart make it. Rumahku Istanaku. Segala cara dibuat agar kita merasa nyaman di rumah. Tiap negara punya ciri khas tersendiri termasuk rumah sebagai tempat tinggal keluarga. Saya pernah menuliskan mengapa rumah-rumah di Jerman punya banyak jendela. Simak di sini

Selain itu saya juga terpesona manakala di rumah di Jerman umumnya punya ruang bawah tanah atau basement. Bagi orang Jerman adalah lumrah memiliki ruang bawah tanah. Di Jerman ruangan ini disebut ‘der Keller.’ Jika anda tinggal di sebuah apartemen pun, juga ada keller yang fungsinya bersama-sama digunakan untuk penghuni lain. Namun jika itu adalah rumah pribadi maka ruang bawah tanah memiliki beberapa fungsi yang dimanfaatkan pemiliknya. 

Apa saja fungsinya?

  • Tempat mencuci baju

Jika anda tinggal di asrama mahasiswa di gedung bertingkat maka ada ruang bawah tanah yang digunakan secara bersama-sama untuk mencuci baju. Di apartemen yang memiliki gedung bertingkat pun diberlakukan sama untuk menempatkan mesin cuci milik bersama. Jadi mesin cuci di asrama ini digunakan dengan menyewa. Masukkan koin 2€ maka mesin pun akan berputar untuk mencuci pakaian anda. Namun bilamana anda study di kota kecil bisa saja hanya 1€ untuk sewa cuci pakaian. Di ruang bawah tanah ini juga tersedia mesin cuci piring milik bersama. Jadi jika malas mencuci piring masukkan koin 1€ maka peralatan makan yang sudah anda bersihkan terlebih dulu segala kotorannya akan kembali bersih seperti semula.

Sedangkan di rumah, mesin cuci biasa ditempatkan di ruang bawah tanah. Mengapa mesin cuci diletakkan di ruang bawah tanah? Karena lebih memudahkan untuk menjangkau instalasi listrik dan air yang memang terletak di bawah. Ini akan dijelaskan pada poin selanjutnya.

  • Tempat menyimpan persediaan makanan

Kebiasaan untuk membeli barang makanan dalam jumlah banyak juga menjadi kebiasaan bagi masyarakat di sini. Apalagi jika sulit buat mereka menemukan supermarket terdekat. Atau misalkan cuaca buruk yang memungkinkan orang tidak bisa keluar rumah maka sudah ada stok persediaan makanan di sini. Di ruang bawah tanah bisa juga ada kulkas atau mesin pendingin makanan untuk menyimpan stok makanan agar lebih awet. Tentunya makanan yang dijadikan persediaan adalah makanan kemasan dan makanan yang sudah dibekukan. 

  • Tempat menyimpan minuman

Meski ada kulkas, namun rasanya menyimpan persediaan minuman di keller sudah membuat rasanya sejuk. Rata-rata orang Jerman senang membeli bir dalam jumlah banyak, begitu pun minuman lain seperti minuman bersoda. Ruang bawah tanah dijadikan tempat untuk menyimpan minuman agar minuman tetap dalam kondisi yang sejuk, tidak rusak dan bisa digunakan dalam jangka waktu lama. Oh ya, menyimpan minuman beralkohol di ruang bawah tanah juga baik loh. Bahkan untuk rumah-rumah yang cukup mampu menjadikan keller sebagai ‘Bar Keller’ karena baik untuk menyimpan minuman alkohol.

  • Tempat menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai

Ada banyak barang yang disesuaikan dengan musim seperti selimut untuk musim panas pasti berbeda dengan musim dingin atau alas kaki yang disesuaikan dengan kondisi cuaca. Barang-barang yang tak terpakai bisa disimpan di ruang bawah tanah. Saat masih di asrama mahasiswa, ruang bawah tanah juga menyimpan perlengkapan seperti selimut, seprei dan sebagainya yang menjadi milik bersama.

  • Tempat pengaturan listrik, air dan instalasi gas

    Jika datang ke Jerman, anda akan melihat betapa instalasi dipasang rapi dan tidak mengganggu ketertiban umum. Di ruang bawah tanah ini pula maka bisa ditemukan pengaturannya sesuai keperluan penghuni. Bisa dibayangkan saat musim dingin tiba, ruang bawah tanah merupakan ruangan paling dingin di rumah karena tidak ada pemanas ruangan. Sedangkan instalasi pemasangan gas ada di ruang bawah tanah. 

    • Tempat untuk sauna

    Tidak semua rumah menjadikan ruang bawah tanah menjadi sauna. Kadang tergantung selera dan kebutuhan pemilik rumah. Namun sauna baik ditempatkan di ruang bawah tanah karena dekat dengan pengaturan instalasi, mungkin loh.

    • Tempat untuk disewakan ke orang lain

    Nah ini mungkin si pemilik rumah punya ruang bawah tanah yang comfortable dan moderen penataannya, bisa jadi ruangan ini pun disewakan. Saya pernah lihat iklan penyewaan ruang bawah tanah ini.

    Dan ketika musim dingin menjadikan banyak orang malas keluar rumah, keller juga dijadikan tempat untuk mengeringkan pakaian. Demikian sekelimut berbagi informasi mengenai pengaturan rumah di Jerman pada umumnya. Apakah anda juga punya ruang bawah tanah di rumah?