Mobil Caravan, Rumah Berjalan yang Praktis

Tampak depan.
Ruang kemudi dan ruang tengah untuk duduk, ngobrol dan meja makan.
Ruang tidur, wastafel dan rak dapur.

Anda senang traveling, sama seperti saya, bisa jadi anda berminat memiliki mobil caravan. Di Jerman mobil tersebut lebih dikenal wohnmobil atau reisemobil. Mungkin anda bisa jadi lebih mengenalnya caravan. Caravan yang saya kenal seperti ‘rumah berjalan’ yang begitu mudah saya dapati di benua biru. Apalagi di sini tersedia lahan parkir caravan yang nyaman dan aman. Wah!

Untuk mengetahui seperti apa isi ‘rumah berjalan’ ini, maka saya perlihatkan bagian dalam mobil yang saya peroleh saat saya berkunjung di suatu pameran.

Ukurannya tidak sebesar bis atau truck tetapi anda bisa tetap nyaman merasakan rumah berjalan kapan pun. Pasalnya wohnmobil juga dilengkapi penghangat ruangan bila musim dingin tiba. Tetapi sebenarnya kebanyakan pemilik wohnmobil menjalankan kendaraannya saat tidak saat musim dingin. Karena musim dingin tidak menarik untuk dieksplorasi, semua tertutup salju. Itu sebab wohnmobil digunakan saat berpergian satu kota ke kota lain, camping atau plesiran di sekitar benua biru.

Bagian kemudi dirancang nyaman sekali bagi juru mudi dan kursi sebelah kemudi yang juga sama-sama nyaman mengingat wohnmobil dirancang untuk perjalanan jauh. Masuk ke bagian tengah, ada sofa dan meja yang nyaman dan stabil. Di hadapan kursi terdapat televisi layar datar seperti di rumah ‘kan.

Ruang tidur yang luas.
Toilet duduk yang nyaman dan kamar mandi yang eksklusif.
Wastafel kamar mandi dan rak kamar mandi.
Kompor listrik, wastafel dapur dan meja persiapan untuk masak.

Ini bisa dijadikan ruang makan juga. Di sisi dekat pintu samping terdapat mebel dapur. Ada dua kompor listrik yang multifungsi juga penyedot asap. Di atasnya ada rak untuk meletakkan berbagai keperluan dapur. Sebelah kompor, ada wastafel untuk mencuci dan ruang untuk meletakkan perlengkapan dapur. Di bawah kompor, terdapat kulkas mini.

Di hadapan dapur, ada kamar mandi dan toilet yang moderen tetapi tak luas. Anda bisa lihat dilengkapi toilet duduk yang nyaman dan shower dengan bilik yang tak luas. Kamar mandi juga ada wastafel dan kaca besar. Dipastikan anda nyaman di dalam kamar mandi tak luas ini.

Lalu dimanakah anda tidur? Namanya juga ‘rumah berjalan’ maka anda bisa menemukan tempat tidur juga. Ada dua matras yang nyaman dan empuk serasa di tempat tidur sendiri. Di bagian atas, terdapat lemari gantung buat menyimpan segala macam perlengkapan. Demikian juga bagian bawah tempat tidur, anda bisa menyimpan berbagai keperluan di situ.

Saya tidak menyebutkan harganya karena saya bukan penjual. Hanya saja, ini keren sekali buat mereka yang suka traveling dan camping.

Advertisements

5 Siasat Tetap Menulis (One Day One Post) Kala Traveling

Ilustrasi.

One day one post (ODOP) adalah istilah para blogger untuk tetap aktif tiap hari satu artikel. Begitu pun yang saya lakukan selama lebih dari 750 hari untuk eksis menulis dan membagikan pendapat dan pengalaman lewat blog ini.

Konsisten dan komitmen untuk muncul dengan berbagai tema artikel ternyata tidak mudah. Ini dia tantangan one day one post, sebagaimana yang pernah saya ungkapkan di link ini. Karena saya berpikir ada manfaat yang bisa diperoleh jika saya tetap menulis dan bagikan di blog. Manfaat materi memang tak sebesar dibandingkan kepusan batin bahwa hobi saya menulis tersalurkan dengan baik.

Sejalan dengan upaya ODOP saya bagikan siasat yang saya lakukan agar bisa tetap blogging selama traveling. Sejujurnya ODOP sambil traveling itu bukan hal mudah karena kita berada dalam situasi yang tidak biasa seperti kondisi internet, situasi perjalanan atau rasa lelah seharian plesiran. Berdasarkan pengalaman tersebut, saya buatkan 5 siasat hasil praktik pribadi.

1. Punya “Bank Tulisan”

“Bank Tulisan” adalah julukan saya untuk draft tulisan atau ide/konsep yang muncul untuk menjadi artikel. Sebelum berangkat traveling, saya sudah punya beberapa artikel yang ditabung di “Bank Tulisan” dan sewaktu-waktu dapat saya tarik dan keluarkan menjadi artikel.

Bank Tulisan juga sering saya manfaatkan saat saya tidak punya banyak waktu menulis karena saya lelah di perjalanan atau program acara traveling terlalu padat. Di Bank Tulisan juga saya menyimpan ide atau konsep yang saya temukan selama traveling. Ide menulis muncul manakala saya melihat minuman atau makanan yang menarik dan berbeda untuk diulas. Ide lainnya misalnya tempat tujuan traveling yang baru saja dikunjungi. Saya simpan semua di Bank Tulisan.

Saat saya sedang tak ada kegiatan di malam hari atau saat senggang di perjalanan, saya sempatkan mengembangkan ide dan konsep yang ada di Bank Tulisan. Saya lengkapi dengan informasi lainnya, termasuk foto yang sesuai dan bertanya pada beberapa orang untuk menunjang artikel saya.

2. Riset dan cari tahu

Kebiasaan ODOP itu bukan hal mudah manakala anda tidak sedang di rumah. Oleh karena itu, saya mencari tahu destinasi wisata yang dipilih agar kebiasaan ODOP tetap bisa saya lakukan. Misalnya, apakah hotel atau tempat saya menginap tersedia koneksi internet?

Tahun lalu saya traveling ke sekian negara di Eropa, internet di smartphone saya tidak mengalami hambatan. Jika saya harus upload artikel, internet di benua biru memang tidak bermasalah. Saya tetap bisa melakukannya. Namun ada kalanya traveling ke suatu tempat, jangkauan internet tentu menjadi masalah.

Cari tahu yang lain misalnya, perbedaan waktu. Tiap jam sekian di Jerman tentu saya konsisten upload 1 artikel. Saya ingin tetap konsisten jam tayang artikel. Alhasil riset dan cari tahu bisa membantu saya rutin ODOP.

3. Jaringan internet

Seperti yang diuraikan di atas, ketersediaan internet adalah hal yang mendukung atau menghambat melakukan ODOP. Di beberapa tempat wisata ada yang menerapkan biaya ekstra untuk internet yang memadai. Namun segi keamanan dan kenyamanan perlu juga diperhitungkan agar rutinitas ODOP bisa dilakukan.

Beruntungnya fasilitas pasca bayar yang difasilitasi Telekom dari Jerman memungkinkan saya tetap terhubung internet. Telekom yang saya gunakan bekerjasama dengan provider lokal negara tujuan traveling lalu saya hanya kirim kode SMS untuk mengaktifkan kuota internet. Meski biayanya sedikit lebih mahal dibandingkan biaya ekstra dari hotel, namun saya merasa puas bisa tetap rutin ODOP.

4. Siapkan smartphone untuk segala hal

Jika dahulu saya harus membawa laptop kemana pun saat traveling maka kini smartphone bisa melakukan ODOP dengan mudah. Melalui telepon pintar, saya bisa terhubung pada notes dan kamera yang super canggih. Saya harus cekatan dengan dua jari ketika tour guide sedang menjelaskan lokasi atau informasi wisata. Tangan saya pun segera sigap ambil foto sana sini. Kadang jika saya malas mengetik, saya rekam apa yang saya alami selama traveling agar saya tidak lupa.

Telepon pintar memang memudahkan semuanya. Itu seperti menunjukkan bahwa ODOP bisa dilakukan asalkan saya berniat menekuninya. Memang saya belum menjadi “the blogger” tetapi kecintaan saya menulis memberi saya banyak manfaat. Membaca dan menulis itu adalah dua hal yang tak terpisahkan. Kini tambah lagi, membaca, menulis sambil traveling itu pengalaman seru.

5. Seriuslah mengerjakannya

Terakhir, semua kembali pada keseriusan seseorang yang menekuni ODOP untuk jangka tertentu. Saya sendiri ingin mencapai seribu hari meski terkadang ada banyak tantangan. Misalnya, saya harus siap jam 2 pagi dini hari untuk traveling ke suatu kota, sementara jam sekian saya harus upload artikel. Pada jam tersebut, saya berada dalam perjalanan dan susah terjangkau internet. Saya tetap melakukan ODOP hanya saja waktunya tidak konsisten. Itu menandakan saya serius menekuni ODOP meski ada hambatan ini dan itu.

Semoga bermanfaat!

Dresden (1): Begini Cara Menikmati Keindahan Kota

Menikmati sungai Elbe dengan kapal wisata, asyik ‘kan!
Frauenkirche yang terkenal dan wajib dikunjungi.

Jika anda datang ke Jerman, sudah barang tentu banyak tempat anda bisa jelajahi. Jerman terdiri atas 16 Bundesland atau 16 negara bagian yang tiap wilayahnya punya keunikan dan citra yang berbeda. Saya sudah menjelajahi Jerman bagian Selatan, bagian barat dan kini saya datang ke Jerman bagian Timur. Perlahan saya ingin menjangkau seluruh Jerman.

Pojok kota.

Salah satunya adalah Dresden, ibukota dari Saxony dan letaknya ada di timur Jerman. Dreseden itu banyak diminati turis karena banyak bangunan baroque yang menarik mata. Tak hanya itu, kota yang dilalui sungai Elbe ini juga punya pesona wisata tersendiri. Siapa pun yang datang ke Dresden paham bahwa kota ini cantik dan indah.

Banyak monumen di sini.

Ketika kami menjejakan kaki di Dresden, kami segera cari tahu apa yang bisa dilakukan untuk menikmati pesona kota ini. Berikut saran kami,

1. Keliling kota pakai bis

Starting point bis keliling kota Dresden.

Sebagaimana kota-kota di Eropa yang jadi destinasi wisata, umumnya ada pilihan keliling kota dengan paket satu hari atau beberapa hari. Bahkan voucher keliling kota biasa dilengkapi dengan diskon tertentu, seperti pesan sesuatu di kafe/restoran atau diskon tiket masuk objek wisata.

Beli tiketnya di sini.

Untuk mendapatkan tiket ini, anda datang ke pusat kota dan datang langsung ke booth yang menawarkan jasa ini. Lokasi tersebut juga menjadi starting point untuk keliling kota Dresden. Ada 22 halte pemberhentian yang membuat anda puas seharian keliling kota cantik ini.

2. Private Tour

Contoh kendaraan privat tour tampak belakang. Saya tidak nyaman jika mengambil foto dari depan.

Jika anda tak ingin pergi dalam kelompok besar turis, anda bisa ikut private tour. Di pusat kota yang jadi destinasi turis maka anda bisa menemukan private tour yang dijajakan kendaraan seperti becak bermotor. Isi privat tour bisa satu, dua orang hingga empat orang. Si supir bisa merangkap tour guide yang siap mengajak anda berkeliling destinasi kota Dresden. Asyiknya, anda bisa berhenti sesuka hati bila ingin mendokumentasikan tempat-tempat menarik menurut anda.

3. Naik delman di pusat kota

Naik delman tampak istimewa bila anda berkunjung wisata di Eropa.

Bosan dengan dua moda transportasi di atas yang tampak moderen, anda bisa mencoba cara ketiga. Apa itu? Naik delman, meski lambat tetapi menarik dan asyik. Menyusuri tempat wisata kota Dresden, anda ditemani petugas kusir delman yang ahli menjelaskan kota ini. Naik delman diperuntukkan untuk kelompok kecil yang terdiri atas beberapa orang. Banyak wisatawan memilih moda transportasi ini untuk ajang foto pribadi. Seru!

4. Naik kapal wisata

Asyiknya naik kapal wisata.

Seperti yang dijelaskan di atas, Dresden dilalui sungai Elbe. Sama seperti kota-kota lain di Jerman, sungai di sini bisa menjadi aktraksi wisata bagi turis. Oleh karena itu, ada pilihan kapal wisata dengan durasi tertentu. Pengalaman saya untuk kapal wisata ini, per orang dikenakan 19€ dengan durasi 1,5 jam. Di kapal wisata ini, pengunjung bisa menyimak penjelasan informasi seputar tempat-tempat yang dilalui. Di musim panas seperti ini, turis banyak memilih di dek atas dimana orang bisa berjemur di bawah sinar matahari. Oh ya anda bisa juga memesan minuman di sini seperti kafe.

5. Berjalan kaki dan menikmati kuliner di pusat kota

Dresden kota baru tampak dari kota tua.

Pilihan terakhir adalah berjalan kaki menyusuri kota tua dimana objek wisatanya mudah dijangkau. Saya juga akhirnya menjangkau destinasi wisata dengan berjalan kaki. Tentu anda juga harus memakai alas kaki yang nyaman. Anda juga bisa menyelami kota ini dengan mencicipi aneka kuliner khas Jerman.

Kiri adalah toko sovenir dan kanan adalah kafe/restoran.

Tips,

Jika anda perlu toilet umum maka anda bisa datang ke area pusat informasi wisata. Di sana ada public toilet dengan bayar 70 cents Euro.

2 Plat Du Jour, Makan Siang ala Perancis: Makanan Khas Perancis (2)

Le Plat Du Jour, isinya dengan daging sapi.
Satu lagi dengan daging ayam.
Meski tidak memesan wine, gelas wine tetap disediakan.
Secangkir espresso setelah makan siang.

Setelah berkunjung ke Liechenstein, kami pun melipir ke arah Perancis. Ada banyak tempat di sana yang bisa dikunjungi karena keindahannya, tidak hanya soal Paris. Tiba kami di perbatasan tiga negara yakni Perancis, Jerman dan Luxemburg. Kami bermaksud untuk makan siang.

Tiba di salah satu kota tua perbatasan di Perancis yang sepertinya sudah banyak ditinggali penduduknya. Cerita tentang kota ini di lembar berikutnya. Kemudian kami menemukan salah satu restoran dari beberapa restoran di pusat kota. Agar paham menu yang disajikan, kami lihat dulu menu yang tertera. Kami tetap tidak mengerti karena berbahasa Perancis. Belum lagi memang harga makanannya meski di kota kecil tetap saja lumayan merogoh kocek.

Berhubung sudah lapar, kami tiba di satu restoran. Saat ditanya daftar menu, restoran tidak punya dan pramusaji menunjukkan pada papan tulis di depan restoran. Ini cara yang banyak dilakukan restoran-restoran di Eropa, menuliskannya di papan tulis dengan kapur tulis pula.

Pramusaji tidak bisa bahasa Jerman pun bahasa Inggris. Akhirnya kami menyetujui menu makan siang yang ditawarkan. Rupanya di tiap meja terdapat gelas wine dan gelas biasa lain yang akhirnya digunakan untuk minum coca-cola. Karena tidak terbiasa dan sedang tidak ingin minum alkohol, gelas wine kami kosong. Sementara bapak tua di sebelah kami, duduk seorang diri dengan gelas wine separuh isi. Setelah wine habis, dia pesan bir dan seporsi makan siang. Alamak!

Kami dapat makanan kecil dan minuman pesanan sementara menunggu menu makan siang. Di ujung lain, tampak dua perempuan paruh baya menikmati wine dan semangkuk salad. Rupanya sudah terbiasa minum wine di kala siang hari. Ini sama seperti kebiasaan masyarakat di Bavaria, Jerman meminum bir di sela makan siang.

Makan siang datang. Makanan kecil ditarik, ada roti, perlengkapan makan dan dua piring makan siang. Dua porsi yang serupa, perbedaannya hanya pada dagingnya. Satu porsi terdiri atas kentang goreng, tomat panggang dan ayam panggang berbumbu. Sedangkan yang lain, terdiri atas kartoffelspätzle, tomat panggang dan daging sapi berbumbu. Ditambah ada beberapa iris roti untuk menikmatinya. Bumbunya agak sulit didekripsikan.

Bagi saya, kuliner khas Perancis memang nikmat. Tidak membuat perut kekenyangan, porsinya pas dan sesuai. Rasanya pun nikmat. Pantas saja, makanan Perancis terkesan eksklusif dan lezat.

Usai menikmati makan siang, pramusaji datang menarik piring kami. Dia menawarkan lagi makanan penutup atau sekedar kopi. Suami yang menyetir mobil pun menyanggupi untuk memesan kopi. Selang berapa lama, muncul secangkir kecil espresso. Sementara bapak tua di sebelah kami, ia pun memesan secangkir kopi usai makan siang dengan menu yang sama.

Karena harus lanjut perjalanan lagi, kami panggil pramusaji lagi. Jadi pramusaji merangkap kasir juga berlaku di sini. Dia menyerahkan semacam mangkuk kecil berisi bon dan tiga permen. Permen yang diberikan ternyata tidak sekedar permen. Enak juga ternyata.

Begitulah pengalaman menikmati sajian di Perancis secara lengkap. Apakah anda ada pengalaman lain?

Mengapa Banyak Orang Berkunjung ke Istana Maimun, Medan?

Istana Maimun tampak depan.

Prasasti di depan istana bertuliskan bahasa Belanda bahwa istana ini baru didirikan pada tanggal 26 Agustus 1888, selesai pada tahun 1891.


Saya sudah sering menulis dari mancanegara, kali ini saya berputar kembali ke Indonesia. Siapa yang pernah berkunjung ke Medan, ibukota Sumatera Utara? Saya sering berkunjung ke sini ketika masih bekerja di Indonesia karena kami punya kantor proyek di sini juga. Acapkali ada pertemuan, bisa jadi diselenggarakan di Medan, Sumatera Utara. Lagi pula, Medan termasuk lima kota besar di Indonesia. Siapa pun orang Indonesia pasti tahu dimana kota Medan!

Setelah rapat selesai, teman saya mengajak untuk pergi ke Istana Maimun. Sebenarnya ini bukan kali pertama saya berkunjung ke Medan dan datang lagi ke Istana Maimun. Perbedaannya, saya tidak pernah mendokumentasikan dengan baik. Karena teman saya tahu bahwa saya suka mengambil foto, akhirnya dia meminta saya mendokumentasikan dirinya saat di Istana Maimun. 

Dengan becak dari hotel, kami menuju ke jalan Brigjen Katamso yang menjadi lokasi istana ini. Mungkin anda bertanya, apa yang istimewa dari Istana Maimun? Atau mengapa sih kita wajib mengunjungi Istana Maimun? 

Berikut ulasan saya:

  • Alasan harga tiket masuk yang murah.



Istana Maimun menjelang senja hari. Cantik ya?

    Untuk masuk istana ini tidak gratis. Anda harus membayar Rp 5.000, itu jaman saya pergi ke sana. Ada yang mengatakan harga tiket masuk sekarang Rp 10.000. Bagaimana pun menurut saya harganya masih terbilang murah, tidak lebih dari 1€. Sedangkan di luar Indonesia, beberapa Istana mengenakan harga tiket masuk yang terbilang mahal. Harga tiket yang terjangkau diharapkan dapat menjangkau siapa saja untuk datang dan mencintai kekayaan negeri sendiri. 

    Jika anda berkunjung ke kota Medan, silahkan naik becak atau pesan taksi menuju ke sini! Ada yang mengatakan istana ini adalah landmark kota Medan. Harga tiket masuk yang murah tentu membuat siapa saja ringan hati untuk datang. Bagaimana menurut anda?

    • Alasan gaya arsitekturnya.

    Gaya arsitektur lekungan ini menandakan ciri khas Timur Tengah, bagaimana menurut anda?

    Hal menarik kedua adalah bangunan yang tak lekang oleh waktu ini juga punya ciri khas arsitektur yang komplit. Perpaduan budaya Melayu Islam, India hingga budaya Eropa seperti Spanyol dan Italia terlihat di sini. Contohnya ada beberapa pintu yang menunjukkan pengaruh Spanyol. Ini terlihat dari lekukannya khas bangunan di Spanyol. Sedangkan pintu yang lain bercirikan Timur Tengah dan India.

    Bangunan ini atas inisiatif  Sultan Deli, Sultan Mahmud Al-Rashid yang selesai dibangun pada tahun 1891. Ini terlihat dari prasasti di pintu utama. Katanya sih, arsiteknya berasal dari Italia. Ciri khas Eropa lainnya terlihat dari lampu-lampu yang menghiasi ruangan. Istana ini memiliki 30 ruangan, dengan hall utama yang berisikan singgasan kerajaan. Jadi istana ini merupakan peninggalan Kesultanan Deli. 

    • Alasan suka sejarah.

    Ini Sultan Mahmoed Perkasa Alam yang menjadi inisiator pembangunan Istana Maimun. Foto diambil saat beliau berusia 29 tahun.

    Tak ada keterangan foto.

    Keterangan foto, ini isteri Saripaduka Sultan Osman Al Sani Perkasa Alam.

    Silsilah Kesultanan Deli.

    Suka sejarah? Wajib untuk menelusuri Istana yang indah ini. Istana ini bercirikan Melayu yang kental dengan perpaduan lintas budaya. Di ruang tamu dimana umumnya para keluarga kerajaan menerima tamu, semuanya bernuansa kuning keemasan. Jika diperhatikan warna kuning ini adalah lambang keagungan atau kejayaan. Melalui aksara berbahasa Belanda di prasasti pembuatannya, kita jadi tahu sejarah pendiriannya. 

    Nama lengkap Sultan Deli yang membangun Istana adalah Seripaduka Tuanku Sultan Mahmud Al-Rasyid Alam Shah (1858-1873). Beliau juga yang merintis banyak kerjasama perdagangan dan perkebunan untuk kesejahteraan rakyatnya pada jamannya. Untuk lebih lengkapnya, silahkan datang ke sini!

    • Alasan untuk tempat berfoto

    Perhatikan larangan berfoto yang diberikan!

    Agar kekinian, tak lengkap rasanya jika tidak berfoto di istana yang indah ini. Ada beberapa tempat yang bisa dijadikan spot untuk berfoto. Ada juga jasa fotografer yang membantu anda jika mau di sini. Dan yang menariknya di sini anda bisa menyewa kostum khas budaya setempat. Setelah itu, anda bisa berpose dengan baju tersebut. 

    Kesimpulan

    Sambil menabung untuk pergi ke istana luar negeri, mungkin suatu saat anda bisa datang ke Istana Maimun yang tak kalah cantiknya. Istana Maimun juga salah satu istana termegah dan terindah di Indonesia. Semoga empat alasan di atas menginspirasi anda untuk berkunjung ke Istana Maimun, Medan.

    Career Break? Five Ideas Do in Gap Year

     

    img-20160914-wa0001.jpg

    Working, working and working. That is a routine days usually people do in the most days when they are still in productive ages. One in life time will be happened to everybody that stop and retreat from career. It named retirement or pension. When the pension time happens while people can be relax and enjoy the rest of life. What I just explained, it is common for committed people in career. How about people like me who wants to break a career for awhile?

    This is not the first time I did break my working. Due to my assignment of working, I must believe God always give a way to earn money. I joined to organization based on projects for a certain time period. Continued to my experiences, here are the ideas what should you do when you decide to break your career:

    (1). Joined to be Volunteer in social activities.

    In 2009 my projects concerned on basic education in Indonesia incidentally stop unplanned. No one can predict your job when you really love do it every day. When I have known some issues regarding basic education, a friend of mine urged me to be a volunteer in one of Catholic Orphanages. This mission is under of Catholic Church. Although I have no passion in handling children, but I’ve got lesson learned in here. My jobs was only to teach children in English subject within twice a week. This was really not easy for me. The first thing as point, I was a better person after that. Who believes that I can be a teacher? But this was only a few months then I gave up.

    (2). Continued to study.

    Pursuing my dream is a well-educated woman in future. When I had a good position in Jakarta office, I’ve decide it to study abroad. Thought more educated is more salary, is it? I discussed with my family. Who would pay your study? That was questions ruined by my parents. No scholarship, no lucky rich family but it happened. A study in University improves your knowledge and talent more than your prior education. To focus only study, you must leave your job as temporary time. Let say you are multi-tasking person, but it is better you can complete fully your study as priority.

    (3). Take some courses.

    Perhaps you dislike my idea above, but you need to enhance your skills. Try some courses! Choose based on your passion then you can feel free, no pressure. If I say you must take cooking class, probably that is not your talent. I think take a course in related with your career. I chose Deutsch course because I need for study and future living for example. Take some courses aren’t cheap, you invest your time also. Please consider some courses in despite of your career break.

    (4). Do traveling.

    Traveling spent your money. It is true! But traveling fills my souls. I can be wise after traveling. Working in some projects gave me amount of money as severance pay. Make a fun and do pleasure time in new land or new place as foreigners. That is awesome. You can not buy life experience instead of traveling.

    (5). Change your business

    At the moment I feel stuck on your career, the idea to be enterpreneur runs to my head. Some ideas of business came to me and proof that I must resign from my job. It happened to some ex co-workers when we just chit chat in happy hours. To change your core business firstly concerned on your passion and assets as modal. This is a huge risk if you break your career. As beginner you must hard learn and face on reality. All beginnings aren’t easy including change your career.

    Summary

    As my explanations mentioned above, you can not generalize those in life as best opinion. Career is option such as life offers to every body. No one can predict the world’s economic and situation when you must break a career then you know it as part of life. Don’t think life will end when you break a career!

    Just two cents from me✌

    Hope it helps!

     

    Teh Rasa Jahe Ini Bisa Untuk Atasi Masuk Angin. Ini 5 Manfaatnya!

    Di kafe disediakan teh rasa jahe. Anda pasti ditanya mau minum teh rasa apa? 

    Jika berasa pahit bisa ditambahkan gula. Badan langsung berasa enak.

    Kali lain minum teh di restoran China.

    Saya sering berpergian dan melakukan perjalanan jauh. Rasanya berpergian di pelosok Indonesia tak masalah karena kondisi tubuh yang sudah terbiasa. Selain itu jika tubuh bereaksi ‘tak enak body’ maka saya sudah menebak bahwa saya masuk angin. Di Indonesia anda sudah tahu sendiri ‘kan praktik pengobatan tradisional dan memang khasiatnya langsung sembuh untuk saya. Bagaimana jika saya berada jauh dari Indonesia?

    Satu kali perjalanan di luar Indonesia saya bingung tak ada obat untuk mengatasi masuk angin. Pergilah saya ke kafe untuk menghangatkan badan. Setelah saya cerita kepada pramusaji kafe. Dia menyarankan saya minum teh rasa jahe. Ternyata khasiatnya memang manjur untuk saya. 

    So anyway, apa saja khasiat teh rasa jahe ini? Anda perlu mencobanya nih:

    • Atasi mual selama perjalanan

    Jahe sebagai tanaman obat untuk anti mabok selama perjalanan. Itu sebab sebagian orang mengkonsumsi permen jahe agar tidak mual bila berpergian. Prof. Roman Huber, kepala Pusat Pengobatan Alami Universitas di Rumah Sakit Universitas Freiburg, Jerman berpendapat bahwa 500 pasien kanker yang mengalami mual akut akibat terapi menunjukkan pembaikan atau tidak mual sebagai efek terapi setelah mengkonsumsi jahe. Orang yang intense mengkonsumsi ekstrak jahe jarang mengalami mual.

    • Obat masuk angin

    Seandainya ada mini market layaknya di Indonesia untuk beli obat masuk angin, itu pemikiran saya. Jika anda ke Jerman, anda bisa pesan obat masuk angin di Bali Asia Markt di Munich. Promosi lah karena saya biasa beli di situ. Nah, apa daya stok obat masuk angin tak ada dan kebetulan tidak sedang di Jerman. Diminum selagi panas beserta kandungan jahe di dalam seduhan teh membuat badan hangat. Tidur pun langsung pulas. Cocok berarti!

    • Buat badan jadi hangat

    Seperti yang dijelaskan pada khasiat di atas, rupanya jahe mengandung serotinin yang menenangkan atau membuat rileksasi tubuh. So rasanya cocok jika minum teh jahe selagi panas agar tubuh yang terpapar kondisi cuaca yang dingin dapat terobati.

    • Mengobati nyeri perut

    Jahe menenangkan dinding saluran gastrointestinal yang terdapat dalam pencernaan. Selama perjalanan perut yang tak nyaman membuat kembung berisi gas. Meminum teh kandungan jahe membuat perut menjadi nyaman. Tentunya anda mungkin akan berasa buang angin sesudahnya. Dan ini wajar. Jika berasa pahit teh rasa jahe, anda bisa tambahkan gula. 

    • Sebagai penguat daya tahan tubuh

    Jahe merupakan salah satu tanaman antioksidan. Kekuatan jahe dalam menetralisir radikal bebas sangat bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Itu sebab bila badan terasa dingin dan flu menyerang, jangan langsung buru-buru minum obat! Coba deh segelas teh rasa jahe kemudian tidur dengan selimut tebal. Dijamin anda akan membaik. 

      Bagaimana pengalaman anda meminum secangkir teh rasa jahe? 

      Jika anda berasa kurang enak badan, coba sesekali minum teh ini. Rekomendasi yang mantap!

      5 Tempat Wisata Wajib Dikunjungi di Roma, Italia

      Anda bisa berkeliling kota Roma dengan bis yang tersedia setiap hari dari jam 9 pagi sampai sore hari.

      Sepertinya ini tempat untuk beli tiket bis Hop On Hop Off.  Silahkan dowload applikasinya di playstore Big Bus App!

      Suka sejarah? Anda harus berkunjung ke Roma, Italia yang menyimpan ribuan sejarah masa lalu dan tak lekang oleh waktu. Ini seperti apa yang saya pelajari dalam peradaban romawi kuno saat pelajaran sekolah dulu. Bahkan rasanya tak pernah selesai dikunjungi hanya dalam beberapa hari. Namun sayangnya, kami tak punya banyak waktu untuk menikmati keindahan arsitektur bangunan yang indah dan mempelajari setiap inchi sejarah yang tersimpan di sini. 

      Berikut rekomendasi lima tempat wajib yang perlu dikunjungi bila anda berada di Roma, Italia.

      • COLOSSEO



      Ada banyak jasa menawarkan jadi pemandu selama di berada di tempat ini. 

        Pernahkah anda menonton film yang bercerita tentang gladiator? Di Colosseo inilah para gladiator berduel jaman dulu kala menjadi tontonan, sehingga bangunan ini disebut ‘Amphitheatre‘ terbesar yang pernah ada dalam sejarah. Dibangun pada tahun 72 BC (sebelum masehi) pada masa kejayaan generasi Flavia Family sehingga ada yang menyebut peninggalan ini sebagai ‘Amphiteatrum Flavium.‘ Bangunan yang terlihat elegan ini muat untuk kapasitas 55 ribu orang penonton. Wow! Saya sih percaya, tribunnya saja tinggi sekitar 50 meter. Mungkin perjuangan para gladiator saling adu kekuatan dan kehebatan terekam di tempat ini. Hmm, jika ingin masuk tempatnya tak jauh dari pusat kota Roma. Tiket masuk 12€ per orang.

        Tips: Jika tak ingin berada dalam antrian yang panjang, sebaiknya datang pagi hari setelah jam 9 pagi. Cara kedua, anda bisa membayar lebih dengan melewati antrian. Banyak pemandu turis menawarkan jasa cara kedua ini sembari disampaikan informasi pengetahuan bersejarah tentang Colosseo.

        • PANTHEON (PIAZZA DELLA ROTONDA)

        Tampak depan Pantheon. 

        Dulu Pantheon dikenal sebagai kuil pemujaan kemudian diubah menjadi Basilika. 

        Tempat bersejarah kedua adalah Pantheon. Bangunan ini berbentuk klasik yang kuno seperti menonton film romawi tentang dewa-dewi. Betul sekali! Kuil ini diperuntukkan bagi dewa yang dipercayai masyarakat romawi kuno sebelum masehi. Pendirinya Marco V. Agrippa membangunnya sebagai bentuk kemenangan setelah melawan bangsa Persia sekitar abad 27 dan 25 sebelum masehi. Setelah munculnya periode kekristenan, kuil ini diubah menjadi gereja pada tahun 608. Menariknya tempat ini gratis untuk dikunjungi.

        Tips: Begitu banyak turis yang datang, masuklah sesuai antrian dengan tertib. Meski sekarang sudah tidak digunakan lagi sebagai tempat ibadah, pengunjung diharapkan dapat menghormati situs purbakala yang berada di dalam. Di dalam juga ada kursi seperi layaknya gereja jika ingin rehat sejenak. 

        • PIAZZA VENEZIA

        Tampak depan.

        Di sebelah barat Piazza Venezia.

        Tempat ketiga adalah Vittoriano E Piazza Venezia atau disebut juga Palazzo Venezia. Sayangnya saya tidak masuk dalam museum padahal saya dapat gratis tiket setelah berkunjung ke Castle San Angelo (castel sant’angelo). Museum ini disebut ‘the Vittoriano Museum’ yang letaknya berdekatan di sebelah barat dari Palazzo Venesia atau Piazza Venezia. Ini semacam lapangan luas yang menyimpan reruntuhan kejayaan masa lalu. Tidak yang tersisa. 

        Tips: Jika sejak kedatangan ke Roma, anda sudah membeli kartu ROMA PASS maka anda bisa masuk ke dalam museum. Namun jika tidak punya, sebaiknya berkunjung dulu ke Castel Sant’Angelo sehingga bisa berkunjung gratis ke museum.

        • PIAZZA DI SPAGNA (SPANISH STEPS)

        Seharusnya saya bisa mengambil foto tangga yang lay outnya indah, namun karena padatnya turis dan lalu lalang pedagang membuat tidak nyaman. Mereka juga lebih memilih ambil foto di tangga.

        Air mancur di depan Spanish Steps.

        Bangunan romawi kuno selanjutnya dikenal dengan nama Spanish Steps jika dalam ejaan bahasa Inggris. Katanya bentuk layout yang unik seperti kupu-kupu yang terbang membuat bangunan ini terkenal. Di depan tangga menuju bangunan ini didirikan air mancur khas bercirikan Baroque yang dikenal ‘the Barcaccia. Apakah ada kaitannya dengan bangsa Spanyol? Tidak ada informasi di sekitar bangunan yang menjelaskannya. Tempat ini gratis dikunjungi.

        Tips: Turis yang datang lebih banyak duduk di pelataran tangga dan mengambil foto. Karena lokasinya terbuka dan bebas untuk dikunjungi, hati-hati dengan barang bawaan anda. Kondisinya yang ramai oleh turis membuat pedagang lalu lalang menawarkan dagangan macam-macam. Lalu juga pengemis di sekitar pelataran tangga. Sebaiknya anda bisa menolak dengan sopan tawaran pengasong di sekitar tempat tersebut.

        • FONTANA DI TREVI

        Ini air mancur yang terkenal indah itu.

        Lihat banyaknya koin yang dilemparkan ke kolam! Anda bisa memohon permintaan untuk terwujud sebelum koin dilemparkan ke kolam. Namun ada pula yang beranggapan koin dilemparkan agar anda bisa ke Roma suatu saat nanti. 

        Tempat kelima menurut saya di seputaran pusat kota Roma yang saling berdekatan adalah Fontana Di Trevi atau Piazza di Trevi. Jika anda pernah menonton film Da Vinci Code yang diperankan oleh Tom Hanks, maka tempat ini tak asing lagi. Ini adalah air mancur terindah di kota Roma yang juga bercirikan khas Baroque. Air mancur ini selesai dibangun pada tahun 1762 sebagai bentuk penghormatan diangkatnya Paus Xlement XIII. Di sekitar air mancur dikelilingi tempat duduk seperti layaknya di teater. Prediksi saya ini lebih sekedar dari air mancur biasa. Di tengah kolam dibangun patung dewa Neptunus yang terkenal itu. Agar anda bisa kembali lagi ke kota Roma, lemparkan koin ke dalam kolam dari belakang. Itu kepercayaan mereka yang datang. Tempat ini terbuka dan gratis.

        Tips: Tak mudah mengambil foto kala siang hingga sore hari dan tentunya selalu dipadati oleh turis. Patuhi larangan petugas sebelum ditegur. Karena area terbuka dan lalu lalang orang, berhati-hatilah terhadap copet dan barang bawaan anda. Jaga kebersihan juga! Hanya koin yang dimasukkan dalam kolam bukan barang yang lain atau sampah. Berhati-hatilah terhadap orang yang menawarkan jasa foto! Sebaiknya gunakan tongkat narsis anda atau berfoto bergantian lebih baik.

        Secara keseluruhan, tips dari saya adalah sebagai berikut:

        • Gunakan alas kaki yang super nyaman karena anda akan lebih sering berjalan kaki.
        • Bawa air minum.
        • Bawa pelindung kepala seperti topi atau payung bila datang di musim panas.
        • Tak mudah menemukan toilet atau WC umum sebaiknya pertimbangkan bila anda masih berada di penginapan atau restoran/kafe. 
        • Bawa sunglasses.
        • Gunakan google maps atau peta kota Roma dan perhatikan papan penunjuk jalan.
        • Siapkan kamera anda.
        • Banyak situs bersejarah yang gratis, jika anda tak suka berkunjung ke museum sebaiknya simpan uang anda.

          Semoga bermanfaat!

          Suka Kopi? Masukkan Ini Dalam Daftar Kuliner Saat di Roma, Italia

          Dua orang dengan selera kopi berbeda, kiri adalah espresso dan kanan adalah cappucino. Nikmati di kafe tertua di Roma, Italia yang konon sudah ada sejak 1922.

          Dua cappucino pagi ini dari hotel membuat saya tergila-gila. Enak sekali.

          “Uno Caffé, Uno Cappocino” kata si pramusaji saat saya dan suami memesan kopi setelah lelah berkeliling seharian. Itu maksudnya pramusaji di kafe mengatakan satu kopi espresso dan satu cappucino. Kaffeetrinken pun dimulai. Letak kafe tak jauh dari Spanish Steps, salah satu lokasi wisata populer di Roma. 

          Kafe ini letaknya sejajaran dengan butik ternama jika suka shopping. Namun sayangnya saya hanya ingin berhenti sejenak menikmati secangkir kopi sekaligus numpang ke toilet. 

          Kopi dari hotel yang juga rasanya mantap. Kiri adalah cappucino dan kanan adalah espresso. 

          Hotel tempat kami menginap khas Italia dengan kopinya yang mantap.

          Secangkir cappucino sudah saya dapatkan hari ini dua kali. Pertama saya dapatkan saat sarapan di hotel, tempat kami menginap. Saat kami memesan hotel, banyak testimoni tamu-tamu hotel sebelumnya yang berpendapat bahwa kopi di hotel ini enak sekali. Katanya “Anda tak akan menyesal menginap di sini karena anda puas menikmati kopinya yang enak.” Begitu kata salah satu tamu dalam testimoninya. 

          Benar saja saya tergila-gila dengan cappucinonya. Enak sekali! Suami saya pun berpendapat hal yang sama untuk segelas espresso yang dipesannya. Luar biasa kopi yang diracik di Italia. Begitu pun hal yang sama saat kami memesan kedua kalinya di kafe pada sore hari. Segelas espresso dan segelas cappucino berasa nikmat sekali. 

          Hal menarik dari kopi yang bisa ditemukan di sini:

          • Semua cangkir kopi berukuran kecil dari biasa yang saya temukan di luar Italia. Segelas espresso memang selalu bercangkir kecil. Di sini lebih kecil lagi, seperti meminum sesuatu yang berharga dan mantap. Cappucino pun demikian. Cangkir cappucino juga lebih kecil dari cangkir normal yang biasa saya minum di luar Italia. Cappucino bisa dipesan ukuran normal seperti yang saya pesan atau ukuran besar (XL) dengan harga double.
          • Katanya sih tidak menyebut espresso saat memesan kopi espresso. Karena memang dalam menu mereka sebut hanya un caffé saja. 
          • Budaya minum kopi sepertinya menjadi bagian dari kehidupan masyarakat di Roma. Jadi anda tinggal pilih kafe dengan mudahnya. Bahkan habis makan siang pun mereka tetap minum kopi. Luar biasa!
          • Anda juga mesti mencoba latte macchiato atau caffé macchiato, namun sayangnya saya lebih pilih cappucino.
          • Meski Roma yang saya singgahi cuacanya cerah dan cenderung lebih panas dari Jerman, namun kopi sebaiknya dipesan dalam keadaan panas. Katanya orang Roma senang membasahi bibir mereka dengan kopi yang panas. 
          • Minum kopi setelah makan siang boleh dilakukan namun tidak meminum kopi dengan susu. Katanya lagi si koki yang memasak akan tersinggung mengapa anda belum kenyang dengan makanan yang mereka sajikan? Memang makanan yang dipesan di Ristorante, restoran dalam bahasa Italia, memang luar biasa enak menurut saya.

          Begitulah, sekedar cerita dari Italia, membuat saya paham bahwa tiap negara punya kisah sendiri tentang kopi. Jika anda berkunjung ke Italia, amati dan alami gaya meminum kopi khas mereka. Saya jatuh cinta dengan racikan kopi di sini.

          Apakah anda punya pengalaman lain tentang gaya minum kopi?