Thunfisch Salad, Salad dengan Ikan Tuna: Makanan Khas Jerman (58)

Kembali lagi saya membahas salad yang tak pernah habis diulas. Saya tergila-gila makan salad mengingat suhu udara yang terik dan cocok untuk membuat tubuh tidak mengalami dehidrasi. Sebelumnya, saya sudah mencoba menikmati salad tuna dengan racikan khas masakan Italia di link ini. Tak hanya itu, saya juga pernah menyantap salad tuna dengan gaya khas Asia di restoran Vietnam di link ini.

Nah, kedua salad ini diracik dengan gaya berbeda tetapi salad tersebut tetap enak. Selanjutnya, bagaimana jika salad diracik secara lokal khas masakan Jerman?

Saya memesannya di restoran di rest area jalur bebas hambatan, tol. Anda pasti kenal nama restoran Jerman ini. Paulaner. Ya, di Jerman ada beberapa rest area di autobahn yang menempatkan restoran Paulaner untuk disinggahi. Restoran yang mengusung masakan Jerman ini memang bergaya moderen dengan masakan yang klasik, seperti salad yang dibuatkan untuk saya.

Untuk salad terasa enak atau tidak bergantung bagaimana juru masak membuatkan saus yang dicampurkan di antara sayuran segar di dalamnya. Saus salad ini menjadi rahasia dapur tiap restoran. Saus pada salad tuna ini terasa asam manis dengan sedikit saus tomat di dalam. Jangan lupa anda perlu mengaduknya agar saus salad tercampur aduk! Kadan9g kala ada restoran yang meletakkan saus salad sebagai topping, tetapi topping salad ini adalah potongan daging ikan tuna.

Apa yang membedakan salad khas Jerman adalah irisan bawang entah bawang merah atau bawang bombay. Sebagaimana anda perlu tahu bahwa bawang merah di sini berukuran besar, jadi jika diiris pun tampak serupa seperti bawang bombay. Irisan bawang merah segar itu menambah nikmat salad ini. Jika anda tak suka bawang merah yang sebenarnya tak terlalu menyebabkan bau mulut seperti bawang merah kecil, anda bisa memesannya pada pramusaji agar salad tanpa irisan bawang.

Tak hanya potongan sayur segar seperti daun salada air, wortel dan irisan tomat tetapi ada juga potongan telur yang bisa anda nikmati bersamaan. Tentu daging ikan tuna ini sudah ready to eat yang sudah matang. Rasa tuna dengan aneka sayuran bercampur satu di mulut. Ini enak!

Advertisements

A Tuna Sandwich Wrapped: Healty and Easy

 

Here it is.

 

 

 

Do you love to eat fish or seafood? If yes, please continue to read then trying out my simple recipe below.

When I posted it regarding “sandwich theory”, one of readers asked me how to make a delicious sandwich. Even though the “sandwich theory” is not how to make a sandwich, but should be written the simple recipe as experiment in weekend.

In detailed how to make a tuna sandwich wrapped could be explained down.

Ingredients:

  1. Tortilla bread.
  2. Tuna packed in water then drained it.
  3. Salt and pepper.
  4. Olive oil.
  5. Lemon sliced, freshly squeezed.
  6. Dill sauce.
  7. Lettuce or spinach leaves.
  8. Slices onion

Directions:

  1. Put the drainned tuna, dill sauce, lemon juice, a bit olive oil, salt, pepper and onion in a bowl then mixing all.
  2. On one of tortilla, be place sliced lettuce and tasty tuna mixing to be wrapped.
  3. Roll it up and set in refrigerator for a few hours.
  4. Cut sandwich into half if desired.
  5. Enjoy it!

Happy trying ya! ­čśü

Insalata Localino, Salat Tuna: Makanan Khas Italia (3)

Salat “localino” mit Vorderschinken, Tunafisch, Ei, Oliven und Mozarella.

 

Salat adalah salah satu makanan yang menyehatkan. Agar bisa disajikan sebagai makanan utama, maka salat yang baik juga dilengkapi dengan berbagai kandungan karbohidrat, protein dan vitamin. Ini menjadi alasan saya memilih untuk mencoba salat yang dikemas di restoran Italia.

Nama salat tersebut adalah Insalata Localino. Sebagaimana umumnya salat, sajian ini didominasi oleh sayuran dan tak ketinggalan yang menjadi ciri khas masakan Italia pada umumnya, yakni buah zaitun (olive). Ada enam buah zaitun yang disebar di dalam salat. Bagi anda yang suka, silahkan dikreasikan di rumah!

Selain sayuran dan buah zaitun, salat dilengkapi hidangan utama yakni irisan tuna dan beberapa lembar ham. Ditambah lagi kandungan protein yang terdapat pada irisan telur dalam salat ini. Salat menjadi nikmat disantap. Untuk topping, diberikan potongan keju mozarella yang menggoda. Jangan tanya rasanya! Pastinya sudah menyehatkan bagi tubuh.


Untuk dressing salat, rasanya sederhana saja. Hanya campuran garam, merica dan minyak zaitun. Agar semakin kaya rasa, ada irisan tomat dan bawang bombay juga.

Setelah menyimak percobaan saya, silahkan anda mengemasnya sendiri di rumah! Sesekali mengkonsumsi salat seperti yang saya lakukan di siang hari ternyata menyehatkan juga untuk tubuh.

Selamat mencoba!