Wellnessurlaub, Liburan yang Sebenarnya

Dua minggu lalu teman saya baru saja pulang berlibur dari salah satu negara Afrika. Di sana dia dan kekasihnya menghabiskan liburan yang disebutnya “wellnessurlaub” dalam bahasa Jerman. Ya, liburan semacam ini memang disukai bagi sebagian orang Jerman. Pasalnya liburan macam ini menjanjikan liburan yang sesungguhnya, yakni “well-being” yang biasanya tidak kita dapatkan dengan mudah. Bisa saja liburan membuat kita stress, gegar budaya, sakit atau khawatir dengan tagihan biaya liburan yang membengkak dan perkara lainnya. Padahal liburan itu sebaiknya menawarkan kesejahteraan batin seperti “wellnessurlaub” yang kini sedang menjadi gaya hidup.

Saat saya bercerita tentang pengalaman liburan rekan kerja saya pada suami, maka suami pun mengusulkan hal yang sama untuk liburan musim panas. Heh! Bayangkan rekan kerja dan beberapa rekan kerja yang lain menghabiskan 2 minggu liburan hanya dengan rileks, menikmati alam, pijat, sauna dan tidur. Untuk kebutuhan kesehatan misalnya ada dokter, tenaga terapi dan tenaga medis yang selalu siap jaga. Kita benar-benar menikmati liburan yang menjauhkan diri dari hiruk pikuk kemacetan, kegaduhan dan ketegangan lainnya selama liburan. Setelah liburan, tubuh pun sehat dan bugar. Ini semua biasanya sudah diatur dalam program liburan.

Jika kita tertarik dengan liburan ini, ada banyak pilihan paket dan lokasi yang dikehendaki. Tak usah jauh ke luar Jerman, di negara ini ada beberapa wilayah yang dijadikan pilihan “wellnessurlaub” dengan program yang sangat menjanjikan. Ada juga program liburan “well-being” yang ditentukan oleh makanan selama liburan. Makanan sehat dan kaya nutrisi juga disajikan untuk pilihan paket komplet. Wah!

Program “wellnessurlab” memang terdengar seperti hanya untuk orang-orang tua dan lanjut usia. Siapa bilang? Stress melanda siapa saja. Setiap orang butuh revitalisasi setelah penat dan jenuh dengan pekerjaan atau kehidupan rutinitas. Toh, kita ingin liburan yang benar-benar membuat kita menikmatinya dengan baik, tidak terganggu dengan pernak-pernik mengurus liburan. Atau liburan yang membuat badan tambah lelah dan capai. Liburan “wellnessurlaub” itu berbeda.

Program liburan ini ada bermacam-macam bentuknya. Anda bisa memilih lokasi, program dan durasi yang sesuai anggaran dompet anda. Karena liburan model ini memang terbilang tidak murah. Namun wellnessurlaub atau wellness retreat perlu dicoba sesekali agar anda menemukan suasana baru dalam liburan.

Apakah anda tertarik mencobanya?

Advertisements