Kreasi Sendiri (36): Mie Godok, Mie Kuah Dinikmati di Musim Winter Itu Sesuatu Sekali

Mie Godok berkuah sudah siap disantap.

Makanan selanjutnya adalah hasil kreasi sendiri yang terasa istimewa di musim winter. Winter atau musim dingin yang baru saja dimulai di sini. Ada keinginan untuk menikmati yang hangat, seperti mie godok. Mie godok yang juga bisa disebut mie nyemek pernah saya nikmati di Semarang dan Yogyakarta. Dengan sedikit kreasi, saya berhasil membuatnya seperti yang saya tulis di bawah ini.

Dengan sedikit kreativitas bahan, rasa mie godok itu lebih kaya ketimbang mie instan.

Bahan yang diperlukan

  1. Mie keriting
  2. Sayuran bisa sawi, wortel, tauge dsb
  3. Suwiran daging ayam
  4. Cabai
  5. Bawang merah
  6. Bawang putih
  7. Kemiri
  8. Minyak wijen
  9. Kaldu ayam dan garam
  10. Lada
  11. Bawang goreng
  12. Telur ayam
  13. Daun bawang
  14. Minyak goreng
  15. Air

Langkah memasak

  1. Rebus air hingga mendidih. Masukkan mie keriting dan masak hingga matang atau sekitar 5-10 menit. Tiriskan airnya.
  2. Potong-potong sayur yang dikehendaki, termasuk daun bawang.
  3. Haluskan cabai, bawang merah, bawang putih, kemiri dan garam.
  4. Panaskan wajan, masukkan minyak goreng.
  5. Masukkan telur ayam. Orak-arik telur hingga matang, kemudian masukkan bumbu yang dihaluskan. Masak bersamaan.
  6. Ketika sudah beraroma harum, beri air setengah dari panci. Masak hingga mendidih.
  7. Tambahkan bubuk paprika, lada, minyak wijen dan garam sedikit.
  8. Masukkan sayuran yang sudah dipotong.
  9. Masukkan lagi mie keriting yang sudah ditiriskan airnya.
  10. Masak bersamaan hingga matang sekitar 15 menit.
  11. Sajikan selagi panas. Beri topping, suwiran daging ayam, daun bawang dan bawang goreng.

Selamat mencoba di rumah!

Perchtenlauf Festival in Schärding, Austria: A Scary Festival in Beginning of Winter Season

The perchant performance.

One of performance.



On last Friday, my husband and I visited Schärding, a city in Austria. Why must we visit this city? Because we heard announcement many times in radio that winter festival would be held in Schärding. This is not the first time to come over there. You can find also my written post in this blog regarding Schärding.

Read

  1. https://liwunfamily.com/2017/11/03/scharding-kota-baroque-bersejarah-di-austria-nan-cantik-1/
  2. https://liwunfamily.com/2017/11/06/scharding-kota-tua-di-austria-bergaya-baroque-2/

Schärding is a border city directly located Bavarian, one state of the Federal Republic of Germany. This is beautiful city across river that separates Germany and Austria. This river named as Inn.

A city should become tourism destination, not only pretty but Schärding is old city fully built Baroque building. That is a reason this city called also Baroquestadt in Deutsch word or baroqoue city in English.

So back to the festival. This festival was horribly attractive for tourists and people around as visitors. We came from Germany only to watch the performance of ‘Perchten’ groups. There is more than 16 groups to festive yearly in beginning of winter season in Schärding. 

Over the night, the festival began with ‘Monster’ one by one to perform scary and awful for people around. I called ‘Monster’ because they worn dreadful masks and strange costume.

In according to the legend, perchtenlauf  is a festival to drive away the evils or ghost that aimed to human well-being and convenience during winter season. The perchant groups worn costume and horror masks only to frighten or horrify people around. The most of perchant groups looked scary and spooky then specialized to promote the strange and terrifying situations.

They made people around frightened or afraid.

Kids with one of percant in picture together.

Probably this is folklore or legend, but this festival deserved to watch. For sure, kids can come to make friendly with Perchant Groups. As parents, they can educate children to festive this occasions only for entertainment and fun.

Further more, please find short video in here.

First video

Second video

****

In Bahasa Indonesia

Pada Jumat lalu (8/12), saya dan suami berkesempatan mengunjungi Schärding lagi untuk sebuah festival. Sebagaimana anda ketahui, saya sudah beberapa kali menuliskan keindahan kota ini. Kota ini juga menjadi salah satu destinasi wisata, jika anda berkunjung ke Austria.

Baca 

  1. https://liwunfamily.com/2017/11/03/scharding-kota-baroque-bersejarah-di-austria-nan-cantik-1/
  2. https://liwunfamily.com/2017/11/06/scharding-kota-tua-di-austria-bergaya-baroque-2/

Ini adalah tontonan yang wajib disaksikan sebagai turis atau pengunjung. Saya dan suami berkunjung dari Jerman setelah mendengar iklan di radio. Lalu kami ke sana, acara dimulai pada malam hari.

Festival yang digelar bernama Perchtenlauf. 
Menurut kebiasaan kuno, perchten adalah usaha untuk mengusir roh jahat agar musim dingin menjadi nyaman. 

Upaya tersebut dengan membuat topeng yang menyeramkan. Mereka yang tergabung dalam kelompok perchten juga mengenakan kostum menyeramkan mengikuti topeng yang jadi identitas mereka. Di iringi oleh bunyi-bunyian yang menandai musim dingin hampir tiba.

Ada lebih dari 16 kelompok Perchten. Alun-alun kota Schärding berubah menjadi menyeramkan hingga membuat pengunjung ketakutan. Tetapi begitulah upaya mereka agar pengunjung bisa meramaikan suasana ini sehingga tidak lagi menakutkan. 

Orangtua juga ada yang membawa anak-anak mereka dan mengedukasi mereka bahwa acara ini hanya hiburan semata.

Anda juga bisa menyaksikan video singkat yang saya buat.