Zagreb, Kroasia (2): 8 Tempat Wajib Dikunjungi

Peta destinasi wisata di Zagreb.
Kendaraan yang dipakai untuk sightseeing city tour.

Kroasia kini menjadi destinasi wisata buat sebagian orang Indonesia. Namanya mulai dilirik untuk dikunjungi karena negara ini berhasil masuk dalam runner up juara piala dunia sepak bola tahun lalu. Siapa sangka negara yang letaknya di dekat wilayah mediterania menyimpan banyak pesona alam seperti laut dan pantai yang indah. Silahkan simak cerita saya liburan tahun lalu ke salah satu kota terbesar kedua di Kroasia di link ini dan kota kelahiran Luca Modric, si pemain sepak bola yang kiprahnya juga dikenal di tanah air. Link saya berkunjung ke Zadar, kota kelahiran Luca Modric bisa di cek di sini.

Suasana yang nyaman dan audio terjemahan seputar kota Zagreb.

Kali ini ulasan saya tentang Kroasia adalah ibukotanya. Ya, Zagreb menjadi kota terbesar pertama di Kroasia. Jika anda punya visa schengen, anda bisa memasuki Kroasia yang kini telah menjadi bagian dari negara Uni Eropa. Ini dibuktikan dengan bendera Uni Eropa di perbatasan negara dan beberapa tempat publik lainnya. Mata uang yang digunakan disebut Kuna.

Untuk memudahkan anda berkeliling Zagreb, anda bisa mengikuti paket Hop On Hop Off Panoramic Tour dengan titik keberangkatan dari jalan utama, Palmoticeva Ulica. Paket ini sudah termasuk mendengarkan alih bahasa seperti bahasa Inggris, bahasa Jerman dan lain-lain. Kita juga mendapatkan akses internet selama perjalanan tur.

1. Jelacic Square

Dapat dikatakan ini adalah area alun-alun kota Zagreb. Di sini menjadi area bebas mobil dan khusus pejalan kaki sejak area ini mulai dipadati lalu lalang mobil. Namun di sini menjadi tempat titik temu dari trem, transportasi umum di Zagreb. Untuk menandai area ini, anda cukup mengenali dari patung seorang pria menunggang kuda.

Pria tersebut adalah Josip Jelacic yang dibuat oleh seorang seniman Austria. Saat Kroasia dilanda masalah politik, patung ini sempat dipermasalahkan hingga ada seorang yang menyimpannya selama kurun waktu tertentu. Ketika Kroasia sudah berdiri menjadi negara independen, patung ini ditempatkan kembali sebagai simbol alun-alun kota Zagreb.

2. Art Pavilion

Gedung megah ini dibangun sekitar abad 19 sebagai gedung seni bersejarah. Warna kuning pada bangunan dengan atap berwarna hijau tosca. Gedung megah ini tepat berada di utara area King Tomislav Square.

3. Stasiun kereta api utama

Seperti layaknya stasiun utama di Eropa pada umumnya, biasanya gedungnya sudah berusia ratusan tahun dan tampak megah. Ini juga menjadi stasiun tersibuk di Zagreb.

4. Arts and Crafts Museum

Lagi-lagi museum seni karena negara ini pencinta seni sangat. Saat saya berkunjung ke beberapa kota di Kroasia, saya juga mendapati museum seni dengan hal-hal yang signifikan dipamerkan. Di museum seni dan kerajinan ini terdapat lebih dari 160 ribu objek yang dikumpulkan sejak abad 4 Masehi. Niat menjadi museum berawal dari tempat ini yang smeila adalah sekolah seni. Bangunan bergaya renaisans ini memang menjadi salah satu tujuan wisata di Zagreb.

5. Gereja Katolik Santa Catharina

Gereja katolik yang dibangun pada abad 17 ini sempat mengalami kerusakan karena gempa bumi melanda tahun 1880. Setahun kemudian dilakukan perbaikan di gereja ini. Namun peristiwa alam ini belum sebanding dengan peristiwa penembakan yang terjadi abad 17. Atas bantuan dan donasi keluarga kaya dari Krosia, gereja ini diperbaiki kembali.

6. Gereja katolik Santo Markus

Gereja katolik bergaya gothic ini dibangun sekitar awal abad 13. Semula gaya arsitektur bangunan gereja adalah romanesque. Kemudian bentuk bangunan mengalami perubahan seabad setelah pembangunannya. Gereja ini menarik untuk diamati karena atapnya yang melambangkan kota Zagreb dan triune wilayah Kroasia, Slavonia dan Dalmatia.

7. Katedral Zagreb

Tampak depan.
Tampak samping.

Gereja katedral bersejarah yang telah melewati pergulatan politik dan masa ke masa dibangjn sekitar abad 13. Gereja katolik Santa Maria Diangkat Ke Surga memiliki menara yang konon tertinggi di Kroasia. Menara setinggi 108 meter dibangun setelah Kroasia sempat dilanda bencana gempa bumi pada abad 19.

8. Mirogoj

Terakhir adalah pemakaman umum untuk semua agama dan orang tak beragama. Anda juga bisa menemukan makam orang yang terkemuka di kroasi. Karena arsitekturnya yang menawan, pemakaman umum ini juga menjadi salah satu destinasi wisata kota Zagreb.

So, semoga bermanfaat bagi anda yang berkunjung ke sini­čśŐ

Zagreb, Kroasia (1): Tradisi Jelang Paskah

Dekorasi telur paskah di depan Katedral Zagreb.

Kroasia adalah salah satu negara di Eropa Timur yang mayoritas penduduknya beragama katolik. Hal ini tampak dari banyaknya bangunan gereja katolik yang sudah ada sejak jaman kristen awal. Lalu berbagai tradisi penduduknya pun masih berkaitan dengan liturgi gereja katolik. Seperti yang saya amati bahwa persiapan pra-paskah sudah dimulai sejak Rabu Abu atau yang disebut Pepelnica dalam bahasa setempat. Kemudian masa paskah dimulai dengan berbagai tradisi warga, kebanyakan di wilayah Dalmatia.

Salah satu gereja yang sudah ada sejak tahun 305 Masehi di Split, Kroasia.
Menara katedral Split.

Untuk pekan suci dimulai dengan Minggu Palma, yang disebut dengan Cvetjanica dalam bahasa setempat. Tradisi paskah lainnya banyak dilakukan di wilayah Dalmatia, satu dari empat region Kroasia. Dalmatia merupakan wilayah tertua dan penuh sejarah. Bahkan namanya disebut dalam kitab suci perjanjian baru. Orang-orang Dalmatia merayakan paskah lebih khidmat ketimbang hari raya natal. Sejak Minggu Palma, komunitas di paroki sudah sibuk mengorganisir persiapan Tri Hari suci.

Ilustrasi tentara romawi di depan Katedral Split.

Memasuki Pekan Suci, perkumpulan komunitas tertentu mengenakan pakaian tentara romawi dan menyanyikan lagu abad pertengahan. Masih di area yang sama, dimulai Kamis Putih atau yang disebut Veliki Cetvrtak dimana mereka punya tradisi berjaga di sebuah makam. Tradisi ini seolah-olah seperti waktu Yesus menjalani malam setelah dijatuhi hukuman mati oleh Pilatus. Tradisi ini berakhir setelah Yesus Bangkit dengan memecahkan bunyi-bunyian. Dimana sebelumnya tidak ada alat musik diperdengarkan karena kita sedang memasuki masa sengsara.

Masih ada tradisi-tradisi lain yang dilaksanakan tiap paroki di Dalmatia menjelang Paskah. Tradisi ini sudah dilaksanakan berabad-abad lamanya. Pemerintah setempat mempromosikannya untuk memperkenalkan Kroasia kepada dunia melalui tradisi penyelenggaraan Paskah.

Satu yang pasti saat Paskah di Kroasia adalah telur warna. Telur dicat berwarna-warni dan diberikan sebagai hadiah. Ada pula telur yang didekorasi indah sebagai lambang perayaan paskah. Lomba mencari telur atau lomba berburu telur adalah salah satu keunikan merayakan paskah juga di sini. Seperti yang saya temukan telor dekorasi di depan Katedral Zagreb saat ini.

Selamat merayakan Paskah bagi anda yang merayakannya!