Mesir (16): Roti yang Wajib Anda Tahu

Roti yang biasa dijajakan tampak di Kairo.
Sepertinya ini roti pita, bisa dibelah di tengah atau dinikmati langsung juga bisa.

Dimana pun anda berada, makanan pokok adalah makanan yang menjadi kebiasaan untuk disantap dalam keseharian. Di Indonesia misalnya makanan pokok adalah nasi. Ada saja orang yang mengaku belum makan jika dia belum mengunyah nasi. Padahal dia sudah menghabiskan roti dan salad kentang. Makanan pokok seolah-olah menjadi wajib hukumnya karena hal itu menjadi utama dalam kebiasaan makan sehari-hari.

Kembali ke negara Mesir yang masih saya ulas, kira-kira apa ya makanan pokok di sana?

Selain nasi, orang Mesir juga menjadikan roti sebagai makanan pokok. Itu sebab roti selalu disajikan di etalase makanan. Konon roti sudah menjadi catatan sejarah sebagai kuliner tertua di dunia. Bahkan kehidupan masyarakat Mesir sebelum masehi sudah mengetahui bagaimana membuat roti sebagai menjadi makanan pokok. Roti itu simbol kehidupan, menurut masyarakat Mesir.

Sebagai simbol kehidupan, orang Mesir menyebut kehidupan sebagai ‘Aish‘ sehingga mereka memiliki roti yang sejak lama disebut Aish Baladi. Aish ini bukan lafal kosakata bahasa Arab untuk roti. Aish baladi menjadi makanan sehari-hari yang bisa dinikmati kapan saja, siapa saja dan dengan makanan pendamping yang sesuai selera. Bahkan hanya makan aish baladi saja sudah cukup mengenyangkan karena ini terbuat dari gandum yang dipanggang. Roti jenis ini mudah ditemukan dan dijajakan di toko roti atau warung makan.

Saya menemukan beberapa varian roti tetapi sayangnya tak ada informasi nama roti-roti tersebut. Roti pita misalnya yang pernah saya ulas sebelumnya di kuliner chicken shawarma. Ini seperti donner, dengan roti pita yang dibelah di tengah kemudian isian daging disisipkan ke dalam. Roti pita ini termasuk flatbread.

Ini saya tidak tahu apa namanya.
Ini juga apa namanya ya?
Ini yang saya suka, tetapi saya tidak tahu namanya.

Flatbread seperti kebanyakan makanan Timur Tengah maka roti bisa dinikmati layaknya tortilla. Anda tinggal menggulung daging dan sayur sebelum masuk dalam mulut. Selain shawarma, roti pita juga disajikan untuk hawawashi.

Jenis roti lainnya, saya tidak tahu namanya. Hanya saja roti ini menjadi pilihan untuk dinikmati sebagai makanan pokok selain nasi.

Saya sendiri paling suka mengunyah flatbread mereka yang diberi sedikit rempah. Rasa roti ini gurih dan teksturnya renyah. Sampai saya selesai liburan, saya lupa bertanya apa nama roti tersebut.

Apakah anda suka mengkonsumsi roti juga bila tak ada roti atau kentang?

Advertisements

Makanan Khas Jerman (62): Gnocchi mit Champignon Pfanne

Gnocchi mit champignon sauce.

Setelah sekian lama tak membahas makanan lokal di sini, kini saya membahas sejenis pasta. Makanan ini disebut gnocchi, yang berasal dari Italia, yang kaya akan aneka pasta mulai dari spaghetti, penne, macaroni, dsb.

Bentuknya kecil, agak bulat dan pipih ini menyerupai dumpling. Ini seperti di Asia, makanan ini dikenal dengan dumpling. Bentuk gnocchi yang sedikit berbeda ketimbang bentuk pasta lainnya, gnocchi menjadi mudah dikenali. Gnocchi bisa dikatakan bentuknya kecil yang membuatnya mudah juga dikunyah.

Di Jerman, gnocchi disebut dengan nama nocken. Nama internasionalnya adalah gnocchi, yang berasal dari Italia dan biasa untuk menggantikan pasta. Pembuatannya pun mirip, hanya dari tepung terigu, telur dan air. Kadang gnocchi diberi tambahan keju dan tepung roti, semua tergantung selera si pembuat.

Suatu kali saya memesannya di restoran lokal di sini. Ada beberapa saus yang tersedia, tetapi saya hanya ingin saus gnocchi dengan saus creamy jamur.

Sementara anda bisa menyimak perbedaan pasta rigatoni saus jamur yang pernah saya ulas di link ini. Di situ saya membahas pasta rigatoni yang dimasak dengan saus creamy jamur.

Tak ada yang berbeda dengan saus yang menjadi rasanya, hanya saja kali ini saya menggunakan nocken atau gnocchi untuk mencampurkan sausnya. Setelah gnocchi dimasak dalam air panas dan ditiriskan airnya maka saus bisa ditambahkan di atasnya. Segera beri irisan daun seledri sebagai dekorasi.

Anda lebih memilih saus creamy jamur dengan gnocchi atau pasta lain seperti rigatoni, penne, dsb?

Bruder Konrad: Kediaman Terakhir dan Dokumentasi Karyanya

Profil Bruder Konrad yang didokumentasikan.

Benda peninggalan Bruder Konrad.
Pada 21 April 1894, Bruder Konrad wafat di sini.
Ruang pribadi dan kamar tidur Bruder Konrad.

Mengunjungi kompleks perziarahan Ältoting ternyata tak hanya Gnadennkapelle atau Black Madonna saja, peziarah yang datang bisa melihat kapel Bruder Konrad. Semula gereja ini adalah kapel St. Anna yang didirikan tahun 1657. Pada perkembangannya kapel ini dipergunakan sebagai memori Bruder Konrad. Selanjutnya kapel St. Anna menjadi basilika St. Anna, yang letaknya tak jauh juga.

Siapa itu Bruder Konrad, silahkan baca di bawah ini!

Ketika saya mengunjungi Ältoting sebelumnya, kapel Bruder Konrad sedang mengalami renovasi. Akhirnya kami tidak bisa masuk ke dalam. Lalu kali berikutnya, saya mendapati kapel tersebut sudah selesai direnovasi. Banyak orang datang ke situ untuk menghadiri misa yang memang sedang diselenggarakan. Sedangkan sebagian umat lainnya datang mengunjungi kediaman terakhir Bruder Konrad dan dokumentasi karyanya yang menjadi museum.

Saya merasa perjalanan saya menjadi lengkap. Saya pernah mengunjungi rumah kelahiran Bruder Konrad dan kini saya berhasil mengunjungi kediaman terakhir saat beliau wafat. Di kapel Santa Anna, yang kini menjadi kapel Bruder Konrad adalah tempat dimana beliau berkarya yang mendedikasikan hidupnya untuk orang miskin, kelaparan dan tak mampu. Bruder Konrad sendiri banyak menghabiskan diri melayani umat waktu Eropa saat itu terlanda bahaya kelaparan, epidemi penyakit dan perang. Devosinya pada Bunda Maria diperlihatkan melalui ruang doa miniatur yang bisa dilihat pengunjung.

Keranda bekas peninggalannya.
Media lukisan, surat dsb dari orang-orang yang merasakan pengalaman iman melalui Bruder Konrad.
Ruang yang menyimpan media pengalaman iman melalui perantara Bruder Konrad.

Salah satu pengunjung melukiskan pengalaman iman dimana dia disembuhkan dari sakit yang dideritanya.

Di sini pengunjung bisa melihat karya Bruder Konrad yang didokumentasikan dengan baik. Kita bisa melihat bagaimana umat yang berdoa melalui perantara Bruder Konrad terkabul doanya. Melalui dokumentasi ini, beliau layak menjadi orang kudus. Pengalaman iman ini didokumentasikan melalui banyak media seperti lukisan, surat, bahkan donasi untuk kelanjutan karya Bruder Konrad.

Naik ke atas, pengunjung bisa melihat ruang doa dan audiensi Bruder Konrad yang pernah dilakukan selama hidupnya. Dan di sudut kamar lain adalah ruang sederhana dimana beliau wafat dengan damai.

Bruder Konrad adalah salah satu figur yang memperlihatkan bahwa manusia hidup bukan hanya dari roti saja, seperti yang pernah disabdakan Tuhan Yesus. Figur Bruder Konrad memberi harapan kepada umat di Eropa saat itu yang dilanda polemik kehidupan. Banyak orang datang ke sini tidak hanya sekedar mencari tahu tetapi juga menyadari pengalaman beriman yang sudah ditampakkan beliau. Bahwa harapan itu akan selalu ada, asalkan kita datang padaNya.

Selamat berhari Minggu!

Perubahan Hidup Masa Kini Bisa Memicu Stress?

Baru-baru ini saya mendapati informasi stress skala yang dirilis oleh Holmes dan Rahe (1967). Di situ diperlihatkan daftar situasi hidup yang menjadi pemicu stress dan skor yang dihasilkannya. Misalnya kematian pasangan hidup atau anak memiliki skor paling tinggi dalam skala stress tersebut, yakni skor 100. Ada juga situasi pensiun yang juga mendorong stress dengan skor 45. Dan lebih tinggi sedikit, skor 50 adalah perkawinan yang dapat memicu stress.

Apa yang anda pikirkan tentang skala stress tersebut?

Saya terkejut juga membaca bahwa liburan itu juga memicu stress. Skor situasi liburan memang tidak tinggi, skornya 13. Tetapi apakah liburan bisa memicu stress? Bisa saja. Jika kenyataan liburan tidak seindah impian misalnya. Atau liburan memiliki berbagai kendala tak terduga, di luar rencana. Itu stress namanya.

Skala stress yang diinisiasi oleh Holmes dan Rahe ini didasari alasan bahwa pemicu stress disebabkan perubahan hidup. Meski stress skala dirilis di abad 20 yang lalu, kenyataannya bahwa peringkat stress masih dipicu oleh perubahan hidup yang serta merta mendadak, tidak diharapkan dan membuat kebingungan.

Pertanyaannya, apakah perubahan hidup seperti gaya hidup masa kini dan keterjangkauan media sosial bisa menyebabkan stress di masa kini?

Skala stress yang dirilis Holmes dan Rahe memang saat dunia belum terjangkau komunikasi dua jari. Padahal skala stress karya Holmes dan Rahe dahulu bisa menjadi ramalan penyakit di dunia medis bila seseorang mengalami perubahan hidup. Meski pendapat ini masih perlu kajian lebih dalam, nyatanya skala stress telah membantu menemukan keterkaitan penyakit yang dihadapi dengan perubahan hidup tersulit yang sedang dihadapi seseorang.

Ketika saya berdiskusi dengan kolega yang berlatarbelakang aneka profesi di sini, pada akhirnya saya menemukan kaitan bahwa perubahan hidup memicu stress di masa kini masih relevan dengan peringkat stress tersebut. Hanya saja perlu ada alat ukur dan kajian mendalam. Masa kini yang saya maksudkan adalah keterjangkauan seseorang dengan dunia maya lewat ponsel dan ponsel pintar. Misalnya, apakah seseorang yang berubah hidupnya akan menjadi stress ketika dia biasa menjangkau media sosial dan dunia maya lalu tiba-tiba kehilangan itu semua? Atau keberadaan media sosial bisa memicu stress ketika seseorang melihat postingan liburan temannya.

Pertanyaan selanjutnya justru kebalikannya. Apakah seseorang bisa mengalami stress ketika dia melihat orang lain berubah hidupnya lebih baik tampilannya melalui ukuran media sosial sementara dia (mungkin) tidak mengalami perubahan hidup?

Saya pikir masih ada poin lain yang bisa jadi pemicu kondisi masa kini yang terhubung melalui kemudahan komunikasi satu sama lain dengan peringkat stress. Ini menjadi menarik ketika situasi perubahan hidup dikaitkan dengan kondisi masa kini di abad 21. Mungkin akan ada poin perubahan hidup lainnya yang belum dimuat di skala Holmes & Rahe terkait situasi sekarang yang bisa memicu stress?

Kita tunggu saja para ilmuwan mengkaji lagi.

Selamat berakhir pekan!

Kreasi (29): Bakso Bakwan Malang Dibuat di Luar Negeri

Bahagia itu sederhana ketika saya bisa membuat makanan yang dirindukan dari tanah air. Jika saya berada di Jakarta maka saya bisa langsung membeli bakso bakwan malang, mulai dari jajanan kaki lima yang murah meriah hingga makan di restoran yang merogoh kocek lebih. Sayangnya saat saya merindukan bakso bakwan malang di saat suhu tempat tinggal saya 9 derajat celcius maka saya pun langsung membuatnya dengan bahan seadanya di toko asia di sini.

Akhirnya saya sadar, bahagia itu sederhana meski seadanya ketika suasana yang sedang dijalani begitu istimewa. Mana ada di Jerman, penjual bakso bakwan malang. Ketika saya mencicipinya, istimewa sekali rasanya. Saya yang tak pernah sekalipun memasak di Jakarta, kini saya membuktikan diri sendiri bahwa saya bisa, tanpa panci kukus dan mixer daging. Ternyata saya bisa membuatnya.

Bakso Bakwan Malang buatan sendiri saat di luar Indonesia.

Bahan yang diperlukan:

  1. 300 Gr daging sapi giling
  2. 1 sendok makan tepung tapioka
  3. 1 buah telur ayam
  4. 5 siung bawang putih
  5. Kaldu sapi secukupnya
  6. Tahu
  7. Daun bawang
  8. Bihun
  9. Roll pastry untuk bakwan goreng
  10. Garam dan merica
  11. Air
  12. Bawang goreng
  13. Tulang sapi jika ada

Langkah memasak:

Hasilnya, sebelum diberi kuah bakso.
  1. Bakso bulat
    • Siapkan adonan yang terdiri atas daging sapi giling, bawang putih yang dihaluskan, merica dan garam.
    • Karena saya tidak ada mixer daging, maka siapkan sarung tangan dan hancurkan semua bahan di atas agar lembut.
    • Tambahkan telur dan masukkan menjadi satu.
    • Hancurkan agar menjadi lembut. Setelah hancur, bulatkan adonan dengan kedua tangan sehingga menjadi bola-bola kecil.
    • Bagi adonan menjadi 2 bagian. Satu bagian besar untuk bakso dan satu bagian lagi dibagi untuk tahu bakso dan bakwan goreng.
    • Siapkan air dalam panci.
    • Hancurkan bawang putih dan beri sedikit garam. Tambahkan tulang sapi, jika ada untuk menguatkan rasa.
    • Masukkan bola-bola bakso saat air sudah mendidih.
    • Bakso matang, jika bakso sudah mengapung terangkat ke atas.
  2. Tahu bakso
    • Saya menggunakan tahu putih karena hanya itu yang tersedia. Siapkan tahu putih dan potong-potong sesuai selera.
    • Ambil 1 tahu lalu dibuang sedikit bagian tengah tahu. Isilah dengan adonan nomor 1.
    • Sambil membuat tahu bakso, siapkan rice cooker yang berisi air setengah dari panci.
    • Letakkan tahu-tahu bakso di atas kukusan rice cooker.
    • Masak selama 20-30 menit.
  3. Bakwan goreng
    • Siapkan roll pastry yang dibeli di toko asia. Ambil satu lembar, letakkan 1 sendok kecil adonan bakso nomor 1.
    • Bungkus menguncup atau sesuai selera.
    • Sambil membuat adonan bakwan goreng, siapkan panci panas berisi minyak penuh.
    • Setelah minyak panas, masukkan satu per satu adonan bakwan malang tersebut.
    • Masak hingga berwarna kecokelatan.
  4. Sajikan
    • Sebelum disajikan, siapkan bihun atau glassnudeln dalam bahasa Jerman.
    • Siram bihun dengan air panas dan rendam selama 5 menit.
    • Tiriskan bihun dari airnya.
    • Potong daun bawang.
    • Kini anda bisa sajikan dalam satu mangkuk besar semua bahan di atas.
    • Siram dengan kuah bakso, beri daun bawang, bawang goreng dan saus, jika ingin rasa pedas.

Sekarang anda tak perlu khawatir makan bakso bakwan malang jika berada di luar negeri. Anda bisa membuatnya di rumah.

Selamat mencoba!

Makanan Khas Timur Tengah (10): Konafa, Hawawashi dan Falafel yang Dinikmati di Mesir

Falafel juga saya temukan di Mesir.

Setelah saya membahas kue khas Timur Tengah di link tersebut, kali ini saya ceritakan tiga kuliner lainnya yang saya nikmati di Mesir. Tiga makanan khas ini ada yang sudah umum saya ketahui di Jerman dan saya pun pernah menuliskannya di link ini. Ya, Falafel bukan hal baru di Jerman karena saya kerap mendapatinya di imbiss makanan orientalis.

Tiga kuliner berikut disajikan secara prasmanan dalam acara makan siang atau makan malam di Mesir. Anda bisa jadi tergoda bila anda suka makanan khas Timur Tengah.

1. Konafa/Kanafeh

Konafa adalah nama makanan yang tertera di atas meja prasmanan. Untuk visualisasi, koki hotel telah membuat konafa yang sudah matang, diletakkan sebagai sampel. Konafa adalah makanan timur tengah yang juga kadang disebut kanafeh dalam bahasa Arab. Namun begitu, kenalan asal Yunani menyebut nama kanafeh menjadi kataifi. Menurut saya, kanafa itu seperti kue rambut yang manis.

Jika di Jerman, kami terbiasa makan cokelat yang manis dan enak maka di Mesir, mereka menyajikan kue-kue manis untuk disajikan sebagai pencuci mulut. Konafa adalah salah satunya. Konafa juga bisa disiram sirup yang manis biasa disajikan saat bulan Ramadhan, kala para muslim merayakan bulan yang suci. Ada yang mengatakan konafa wajib dihidangkan di hari pertama berbuka puasa.

2. Hawawashi

Sayangnya saya tidak mencoba hawawashi mengingat perut saya sudah kenyang. Saya tidak menyadari bahwa gambar yang saya ambil pun tak menarik. Hawawashi begitu nama tertulis di meja prasmanan. Jika dipikir ini seperti pizza, yakni roti yang dipanggang. Namun ternyata saya salah. Saya menyesal juga tidak mencoba makan hawawashi.

Hawawashi adalah roti pitta yang banyak disajikan untuk donner lalu diberi isian daging, petterselli, bawang dan paprika iris kemudian dipanggang di oven. Hawawashi termasuk makanan wajib dinikmati di Mesir. Asal makanan ini dari kota Aleksandria yang dibuat pertama kali oleh Ahmed al-Hawawash, seorang tukang daging.

3. Falafel

Selanjutnya falafel yang tentu sudah menjadi hal umum di Jerman. Falafel disajikan di restoran orientalis hingga imbiss yang memasukkan falafel menjadi donner vegan atau vegetaris. Falafel menggantikan daging yang menjadi isian donner. Falafel sudah menjadi ciri khas makanan timur tengah, yang kerap disajikan seperti nasi dan roti, contohnya di link ini.

Sudah cukup saya bagikan pada anda, kira-kira apakah anda pernah mencicipinya?

Mesir (15): Luxor Dheir el-Bahari, Pernah Jadi Kompleks Pemakaman Firaun Hingga Situs Biara Kristen Awal

Tampak depan.
Patung Sphinx.
Tangga untuk naik ke lantai paling atas.
Tampak ada dua lantai.

Naik kereta ini dari pintu masuk hingga ke temple.

Hari Jumat tiba program acara di pagi hari adalah pergi ke salah satu temple di sekitar Luxor. Semua bergegas sarapan pagi dan segera meninggalkan kapal. Bis kami menuju luxor yang memiliki kekayaan sejarah di masa lalu. Salah satunya temple yang kami kunjungi ini sudah ada sejak abad 15 sebelum masehi. Bahkan temple ini pun semakin diperluas saat Firaun Hathepsut berkuasa. Di sini anda akan melihat ruang untuk firaun tersebut yang dimakamkan di sini. Kini kamar tersebut sudah kosong tentunya.

Begitu tiba, karcis masuk dibagikan pada kami satu per satu. Saat kami datang, suhu udara benar-benar terik sekali. Jika anda ke sini, anda perlu penutup kepala, kacamata surya dan pakaian casual. Lokasinya juga tampak gersang sehingga anda perlu juga bawa air minum. Dari pintu masuk, anda bisa berjalan kaki tetapi kami semua memilih naik kereta yang disediakan.

Nama temple di tiket masuk tertulis “El Deir Al Bahari Temple” yang bisa diterjemahkan menjadi biara yang terletak di utara. Setelah hadir jemaat kristen awal di tanah Mesir, temple ini sempat menjadi monastery. Namun dahulu temple ini menjadi kompleks pemakaman firaun yang dibangun berabad-abad silam sebagai bukti kejayaan Mesir sebelum masehi. Pada abad 19 mulailah dilakukan penyelidikan sejarah keberadaan mumi dan bangunan yang megah ini di lembah sungai nil.

Hingga kini penyeledikan tiap sudut kamar dan dinding yang menghiasi temple ini tak pernah selesai. Itu sebab kita melihat ada rumah pasir yang dibangun mirip sebagai kediaman para ilmuwan dan arkeologi. Bangunan megah ini masih menjadi misteri peradaban manusia berabad-abad silam.

Salah satu area di temple ini juga disebut sebagai tempat yang disucikan. Orang Mesir menyebut tempat tersebut sebagai Djeser-Djeseru yang berarti ‘Mahakudus’ dan pembangunannya memakan waktu bertahun-tahun lamanya. Bahkan ruangan ini pun memiliki arsitektur yang menawan. Konon arsitek ruangan ini adalah kekasih Hatshepsut. Lokasinya berada di lantai atas. Hatshepsut disebut sebagai wanita paling tangguh di Mesir. Pada jaman kejayaan firaun ini, Mesir banyak mengalami kemajuan.

Jika anda datang ke sini, ada tiga tingkat bangunan yang bisa diamati. Lantai paling bawah, tidak banyak yang bisa diamati. Tingkat pertama pengunjung bisa melihat kamar Hathor dan Annubis. Sedangkan di tingkat dua terdapat ruang untuk Ptolomeus dan Amun-re.

Jika anda datang ke sini, anda akan lihat bangunan yang masih megah padahal dibangun sebelum masehi.

Dewa Anubis.

Sepertinya dewa Set, dewa tertua di Mesir.

Lebih dekat dengan simbol dewa.

Ada yang masih utuh dan tidak utuh lagi.

Ruangan dalam, salah satunya.

Pemandangan dari atas ke bawah.

Rumah arkeolog dan ilmuwan sekitarnya.

Suhu yang terik meski saat itu kami datang jam 8 pagi, telah membuat kami tak betah berlama-lama di situ. Kami beranjak pergi. Tour guide membiarkan kami mengeksplor dan berfoto-foto selama empat puluh menit. Aura mistis dan suhu udara yang tak bersahabat membuat saya segera ingin ke bis yang punya pendingin.

Lokasi wisata ini wajib dikunjungi karena pemandangan yang indah di lembah sungai nil. Jika anda suka sejarah maka lokasi ini juga menjadi cikal bakal cerita dewa Mesir, mumi dan peradaban manusia di masa lalu yang tak selesai diselediki.

Saran dari saya

  1. Jika ada orang yang menawarkan bantuan berfoto atau jasa tour guide sebaiknya anda menolak dengan sopan.
  2. Agar nyaman datang ke sini, sebaiknya anda datang pagi hari atau menginaplah di sekitar Luxor agar bisa datang pagi hari.
  3. Bawa air minum.
  4. Siapkan uang receh jika anda ingin ke toilet.
  5. Jika anda ingin beli sovenir, tawarlah harga tersebut.
  6. Gunakan pakaian casual dan alas kaki yang nyaman.
  7. Pakai penutup kepala dan kacamata surya.
  8. Terakhir, ikuti petunjuk tour guide agar anda tetap aman.

Bagaimana menurut anda?

Es Krim Cappucino? Ini Bedanya dengan Es Cappucino

Es krim cappucino, enaknya!

Ini dia es krim rasa cappucino.

Di saat suhu udara masih hangat seperti di Jakarta, barangkali es krim rasa cappucino ini bisa jadi pilihan. Penasaran ‘kan?

Saya kerap memesan cappucino jika saya duduk di kafe. Cappucino itu bukan saja nikmat rasanya tetapi kini menjadi instragamable dengan dekorasi di busa susunya. Busa susu bisa dikreasikan menarik mata hingga dibentuk sesuai racikan barista. Dengan begitu, cappucino kekinian bukan lagi sekedar minum kopi.

Namun ada sisi menarik dari cappucino yang saya temukan baru-baru ini. Es krim rasa cappucino di toko es krim Italia.

Lalu apa bedanya es krim cappucino dan es cappucino yang biasanya mudah dipesan di Jerman pada musim panas?

Es cappucino seperti yang sering saya ulas punya rasa berbeda dengan es kopi. Anda bisa menyimaknya di link ini. Es cappucino terdiri atas cappucino yang sudah dingin diberi es rasa vanila dan topping krim kue. Ini benar-benar enak.

Jika es cappucino atau eiscappucino terdiri atas bahan-bahan di atas maka es krim rasa cappucino memiliki ingredients yang berbeda. Setelah saya cari tahu, rupanya es krim rasa cappucino terbuat dari berbagai macam bahan seperti espresso dan campuran lain yakni bubuk cokelat, cinammon, vanila ekstrak dan lain sebagainya. Justru rasa cappucino didapat dari perpaduan kopi dengan yang lainnya.

Untuk rasa es cappucino dan es krim rasa cappucino, saya kembalikan pada selera anda masing-masing.

Anda tertarik mencoba yang mana?

Makanan Khas Yunani (11): Sykoti, Bagian Hati Sapi atau Kambing yang Dibakar dengan Bumbu Mediterania

Jika di Indonesia, kita biasa mengenal ‘jeroan’ bagian dalam dari daging, tentu ini berbeda bila ada budaya dimana ‘jeroan’ itu tidak dimakan. Tak hanya budaya, ada juga orang yang cenderung tak suka makan bagian ‘jeroan’ seperti bagian hati, ampela, usus dan sebagainya. Namun begitu, banyak juga orang yang menikmati makan ‘jeroan’ karena bisa saja menjadi masakan yang luar biasa enak.

Suatu saat saya bercerita dengan teman beda bangsa soal kuliner. Saya bercerita soal soto yang mungkin bisa dimasukkan jadi istilah ‘soup’ saat saya menjelaskan. Lalu saya bercerita apa saja yang menjadi isian soto, termasuk isian soto adalah ‘jeroan’ yang dimasukkan di dalamnya seperti soto kambing atau soto betawi. Rupanya respon teman berbeda bangsa ini berbeda-beda. Ada yang terkejut dan ingin mencoba rasa soto tersebut, ada yang sudah terbiasa makan ‘jeroan’ dan ada teman lain yang ternyata sama sekali tak tertarik makan ‘jeroan’.

Ada berbagai alasan orang tidak menyukai makan ‘jeroan’ seperti bagian hati (liver) daging sapi misalnya. Alasan kuliner yang tidak pernah menjadi kebiasaan untuk menikmati bagian ‘jeroan’ daging. Ada juga alasan pribadi yang memang tidak pernah menyukai makan ‘jeroan’ seperti makan bagian hati. Perdebatan ini akhirnya memunculkan ide untuk mencoba masakan hati sapi bakar ala mediterania dan sekitarnya.

Menurut teman asal Eropa Timur yang pernah menikmati masakan di restoran Yunani, ada masakan bernama kokoretsi yang mencampurkan berbagai ‘jeroan’ kambing menjadi makanan terenak. Saya yang mendengarnya pun penasaran. Kemudian saya menyambangi restoran khas Yunani dan mediterania untuk mencoba apa yang disampaikan kenalan saya tersebut.

Begitu tiba, saya hanya mendapatkan daftar makanan yakni hati sapi panggang yang diberi bumbu rempah-rempah mediterania. Seperti yang anda lihat, saya sudah pernah memesan sebelumnya. Tetapi saya selalu merasa makanan ini lezat dan enak.

Karena menu ini enak, saya bertanya pada pramusaji yang menyediakan pesanan saya. Nama masakan ini dalam bahasa Jerman disebut Leber yang diterjemahkan menjadi hati. Lalu apa terjemahan hati dalam bahasa Yunani? Dia pun menjawab sykoti. Dan sykoti yang diberi bumbu mediterania itu selalu enak di lidah. Percayalah!

Apakah anda juga suka makan ‘jeroan’ seperti hati bakar misalnya?

Ekspresi Pengalaman Beriman Lewat Lukisan? Temukan di Gnadenkapelle, Ältoting

Salah satu lukisan yang menyentuh, mereka selamat saat serangan bom melanda Jerman di perang dunia pertama dan perang dunia kedua.

Lukisan lain dimana orangtua yang berhasil mendapatkan keturunan.

Dan anda akan melihat dinding kapel dipenuhi ucapan syukur lewat media lukisan.

Tak terhitung jumlahnya.

Bulan Oktober menjadi salah satu bulan yang dirayakan gereja katolik untuk melakukan devosi kepada Bunda Maria. Itu sebab banyak umat katolik seluruh dunia menyempatkan diri berdoa rosario hingga berziarah dalam waktu ini. Saya pun tak ketinggalan menyempatkan diri berziarah ke Black Madonna, Ältoting. Ini bukan kali pertama, sehingga anda bisa mencari di kolom kata kunci, kunjungan saya ke Ältoting sebelumnya.

Kompleks ziarah Ältoting telah ada lama di Bavaria, Jerman sejak abad 15. Lokasi kompleks ziarah ini menjadi begitu fenomenal ketika banyak peziarah yang merasa doanya terkabulkan. Menurut saya, ini adalah pengalaman iman yang dirasakan berbeda-beda bagi tiap orang. Ada yang menyebutnya mujizat dan ada pula yang menyadarinya sebagai bagian dari pengalaman beriman.

Ada peziarah yang mengekspresikan pengalaman iman dengan memikul salib ini berjalan keliling kapel.

Gnadenkappelle Ältoting.

Berkaitan dengan pengalaman beriman, ada sisi menarik dari kapel Black Madonna di sini. Saya sudah mendatangi tempat-tempat ziarah umat katolik, meski belum semua di seluruh dunia. Di kapel ini saya menemukan seluruh dinding kapel dipenuhi lukisan para peziarah yang merasa terkabul ujud doanya. Bahkan saya rasa pengelola tidak sanggup lagi memajang luapan ekspresi umat yang doa-doanya terkabul lewat media kanvas ini.

Lukisan ini sudah sejak lama menjadi media pengalaman beriman bagaimana orang yang meyakini bahwa Tuhan itu ada. Contohnya ada lukisan yang menggambarkan bagaimana mereka diselamatkan ketika Jerman mendapat serangan bom perang dunia pertama (PD 1) dan perang dunia kedua (PD 2). Satu keluarga melukiskan bagaimana Bunda Maria menyelamatkan mereka saat PD 1 dan PD 2. Lain lagi, lukisan yang bercerita Bunda Maria menyelamatkan nyawa dia saat terjadi kecelakaan pada tahun sekian. Lukisan lain, ada kelompok turis Jerman yang diselamatkan Bunda Maria saat berlibur di Thailand Selatan tahun 2004 kala terjadi Tsunami hebat yang meluluhlantakkan beberapa negara, termasuk sebagian Indonesia.

Saya yang mengamati lukisan-lukisan tersebut tertegun sesaat, apakah ini mujizat atau keajaiban dalam hidup?

Lukisan lain juga memperlihatkan bagaimana orangtua bersyukur berhasil mendapatkan keturunan yang diimpikannya.

Tak jauh dari kapel, saya melihat beberapa orang duduk dan membuat sketsa di kanvas. Sesekali mereka memperhatikan kapel dan mulai menggambar. Mereka duduk tenang mencari inspirasi. Bisa jadi mereka pun telah terkabul doanya dan sedang mengekspresikan pengalaman mereka.

Terkadang ada hal dimana kita merasa bahwa apa yang kita minta kepada Tuhan itu mustahil, tetapi di sini saya melihat bahwa segala sesuatunya itu mungkin asalkan kita beriman. Itu sebab saya katakan ekspresi pengalaman beriman di sini menjadi bukti nyata bahwa Tuhan tidak pernah ditinggalkan saat manusia kehilangan harapan.

“Menschen lebt mit Hoffnung” kata pastor pemimpin ibadat saat para peziarah memadati kapel ini. Manusia hidup dengan harapan. Karena harapan membuat hidup menjadi bermakna dan tidak sia-sia.

Apa pun ekspresi pengalaman beriman anda kepada Tuhan, percayalah bahwa harapan itu selalu ada. Di tempat ziarah ini saya belajar harapan tetap ada, asalkan anda datang padaNya.

Selamat berhari Minggu!