Kreasi Sendiri (26): Pasta Penne Saus Creamy Jamur dan Tuna Pedas

Makanan hasil kreasi sendiri berikut adalah perpaduan makanan Italia yang terkenal dengan pasta creamy dan India yang terkenal dengan masakan pedas. Resep ini saya buat berdasarkan pengalaman kenalan mahasiswa beda bangsa saat saya diajak bertandang ke asramanya. Karena begitu mudah, saya bagikan untuk anda.

Bahan yang diperlukan

  1. Pasta penne
  2. Air
  3. Butter
  4. Bawang putih
  5. Jamur
  6. Oregano
  7. Cabai bubuk
  8. Krim
  9. Sedikit tepung
  10. Salmon fillet
  11. Minyak zaitun, garam dan merica

Langkah membuatnya

1. Panaskan air dan beri sedikit minyak zaitun, masak hingga mendidih. Masukkan pasta penne hingga masak selama 10 menit.

2. Tiriskan pasta dan pisahkan.

3. Panaskan wajan, beri butter. Masukkan salmon fillet dan potong kecil-kecil dengan sendok wajan. Masak dan singkirkan sementara.

4. Panaskan wajan, masukkan minyak zaitun. Masukkan bawang putih yang sudah dihaluskan.

5. Masukkan jamur yang sudah dipotong-potong. Beri krim dan masak sebentar. Agar mengental, beri sedikit tepung.

6. Tambahkan cabai bubuk, oregano, garam dan merica.

7. Masukkan salmon fillet yang sudah dimasak. Masak keseluruhan.

8. Campurkan pasta penne dengan saus tadi.

Selamat mencoba!

Advertisements

Mesir (13): 2 Sup Menyehatkan Berikut Wajib Dicoba Loh

Sup adalah salah satu makanan favorit saya bila musim dingin tiba. Aneka sup musim dingin pernah saya ulas sebelumnya di artikel, INSPIRASI SUP MUSIM DINGIN. Sup yang hangat berisi bahan-bahan menyehatkan tentu membantu tubuh tetap terlindungi dari serangan sakit kala orang yang dilahirkan di wilayah tropis seperti saya harus beradaptasi. Sup dalam porsi kecil sudah membuat saya kenyang menikmatinya.

Pengalaman menikmati sup kala traveling misalnya saat saya berada di Budapest. Lucunya saya menikmati sup dari Thailand yang ternyata enak sekali. Karena saya sudah merasa kerap mencicipi goulasch suppe yang original di Hungaria sehingga saya ingin rasa sup berbeda.

Kali ini saya bagikan dua sup saat saya traveling di Mesir.

1. Sup Ozro dan sayur

Pertama, anda pasti bertanya, apa itu Orzo? Saya yang tak familiar dengan masakan Timur Tengah tentu takjub dengan penampakan orzo yang mirip nasi bentuknya. Orzo memang sejenis pasta yang bentuknya seperti beras. Namun soal rasa, orzo berbeda dengan nasi. Rupanya orzo terbuat dari gandum yang bisa disajikan dalam sup atau salad.

Orzo ini konon lebih menyehatkan karena rendah lemak dan kandungan proteinnya dua kali lipat.

Untuk membuat sup seperti di atas, ozro bisa disajikan dengan wortel, seledri bahkan bayam. Tak perlu waktu lama memasak sup ozro, ketika sayur sup sudah matang maka masukkan ozro. Tambahkan kaldu sayur, sedikit perasan lemon, garam dan merica. Tunggu beberapa saat hingga ozro siap dihidangkan.

2. Chard and Lentil soup

Sup kedua yang menyehatkan berasal dari kacang lentil. Ini seperti sup kacang-kacangan yang menyehatkan. Untuk membuatnya pun mudah.

Pertama, anda memasakkan kacang lentil dalam panci terlebih dulu. Beri kaldu ayam dan masak hingga berbuih. Anda bisa menambahkan kentang jika suka. Jika air menyusut dan sudah berwarna kecokelatan, anda bisa menambahkan ketumbar, minyak zaitun, garam, bawang putih bubuk dan sedikit perasan lemon.

Kacang lentil atau kacang berwarna kemerahan ini banyak mengandung zat besi yang cocok untuk bayi dan ibu hamil. Selain itu, kacang lentil itu sumber protein yang baik, mampu melindungi kesehatan pencernaan dan menjaga kesehatan tubuh.

Kacang lentil banyak dikonsumsi di Asia, seperti misalnya makanan di India. Siapa yang tak kenal makanan tradisional Dal Makhani dari India? Atau gorengan Samosa yang juga cocok untuk para vegetaris dan vegan.

Apakah anda tertarik mencoba sup di atas?

Mesir (14): Kuil Esna di Pinggir Sungai Nil

Tampak depan.
Jejak bersejarah depan kuil Esna kini tak nampak lagi. Dahulu ada patung berkepala singa di sini.
Pemandangan dari dalam kuil ke luar, tampak petugas berjaga.

Pagi subuh Sang Kapten sudah mengemudikan kapal dari Edfu ke Esna, jaraknya 55 kilometer dari Luxor. Esna ini bagian dari teritori pemerintahan kota Qena, yang pernah saya ceritakan di sini. Bisa dikatakan letak Esna menjadi persinggahan dari Luxor ke Assuan, begitu pun sebaliknya. Di Esna ini kami akan mengunjungi kuil Khnum yang letaknya di pinggir sungai nil. Dahulu temple ini begitu mengagumkan karena temple ini dibangun untuk Dewa Khnum.

Kami sudah bersiap di lobby bawah untuk berjalan dalam rombongan turis berbahasa Jerman. Rupanya jarak temple dengan dermaga kapal begitu dekat. Sementara kami trip ke temple, karyawan kapal pergi sembahyang di masjid dermaga. Ya, ini adalah hari Jumat. Senandung pujian dilantunkan di masjid dekat dermaga, sambil kami berjalan kaki mendekati Esna Temple, dengan jarak tak jauh dari dermaga.

Suhu hari itu mencapai 40 derajat celcius. Kami sudah mengetahuinya dari tour guide kemarin. Masing-masing kami sudah dilengkapi topi atau penutup kepala, kacamata surya dan sunblock untuk melindungi kulit. Untuk mencapai temple kami harus melewati area rumah penduduk yang dijadikan toko sovenir. Kini temple yang dulunya begitu indah, karya peninggalan kejayaan romawi sudah tampak tak terawat. Konon kuil khnum pernah ada pada jaman Ptolomeus, didirikan saat dinasti Tuthmosis III.

Ketika kami tiba, petugas pintu masuk mengontrol barang bawaan kami dan menyobek tiket masuk. Letak temple menjorok ke bawah, dimana kami harus menggunakan tangga kayu seadanya. Di samping temple dibangun rumah penduduk yang rapat. Jika anda masuk langsung ke tengah, kita bisa melihat jejak asap yang menutupi langit-langit temple yang dulunya indah. Ya, penduduk setempat pernah menetap dan tinggal dalam kuil. Mereka memasak dan menjadikan kuil sebagai tempat tinggal.

Gambaran raja dengan senjatanya jaman dulu.
Tampak tangan terikat bagi mereka yang melanggar kejahatan.
Ada 24 tiang besar setinggi 17 meter berhiaskan pujian dan nyanyian untuk dewa.
Langit-langitnya tampak menghitam, akibat tak terawat dulu.
Di atas tampak domba jantan yang mewakili Dewa, selain Dewa Khnum.

Kuil ini rupanya tidak hanya didedikasikan untuk Dewa Khnum saja, ada beberapa dewa lain yang juga disenandungkan lewat ukiran yang ditampilkan di sini seperti Neith, Heka, Seftet dan Menheyet. Ukiran tersebut tampak lebih baik dibandingkan kuil lain, seperti ada warna-warni yang berhias pada kuil. Itu dikarenakan kuil ini dibangun pada jaman orang Mesir sudah mengalami kemajuan, pada periode Yunani dan Romawi. Bahkan Kaisar Claudius dari Bangsa Romawi sempat memperlebar kuil ini yang semula hanya berada di sisi barat aula saja. Total ada 24 tiang besar di aula kuil yang dipenuhi dekorasi hiasan, dengan atasnya adalah ukiran bunga seperti bunga lotus yang jadi simbol wilayah Mesir atas atau bagian selatan Mesir.

Seperti aula yang besar dengan tinggi mencapai tujuh belas meter, kuil ini berhiaskan pujian kepada Dewa Khnum. Selain itu kuil ini memperlihatkan bagaimana kehidupan masyarakat dahulu di jaman kekaisaran romawi. Bagaimana raja mempersenjatai dirinya untuk melawan kejahatan. Di sisi lain diperlihatkan penjara itu ada bagi mereka yang bersalah dan harus dihukum. Ada tangan-tangan terikat yang diperlihatkan jelas bagi mereka yang pantas dihukum. Pemerintahan dan keadilan sudah lama diterapkan di Mesir kuno.

Langit-langit kuil sebagian hitam dan sebagian lain memperlihatkan astronomi dalam huruf hierogliph. Di sini diperlihatkan zodiak tentang gambaran masyarakat dulu mempercayainya simbol dan lambang kelahiran. Lainnya kita bisa melihat hewan dan unggas yang juga hidup pada masa tersebut. Dahulu hewan liar dianggap mewakili roh jahat, yang harus berhati-hati menghadapinya. Sedangkan domba diperlihatkan sebagai hewan baik.

Gambaran astronomi dan zodiak, misalnya lambang scorpio.
Warna-warni pada huruf hierofliph memperlihatkan kuil ini dibangun pada saat masyarakat dulu tampak maju dibandingkan yang lain.

Di depan kuil kini sudah tak utuh lagi. Dahulu ada patung berkepala singa yang melambangkan Dewa Manheyet. Kini semua tampak tak terlihat utuh. Menariknya di sini terdapat sisa-sisa kapel para jemaat Kristen Awal yang diperlihatkan batu altar yang tak utuh dan ruang ganti imam. Di Mesir ada sebagian kecil penganut kristen yang disebut orang Koptik.

Kami tak berlama di kuil ini. Selain suhu udara yang menyengat, kami sudah merasa waktu makan siang segera tiba. Kami bergegas menuju kapal, tepatnya restoran untuk makan siang. Anak buah kapal dan karyawan yang melayani kami di kapal kini telah kembali dari sembahyang di masjid terdekat.

Film Joker: Ketika Saya Tidak Mengerti Tawa Joker

Film Joker ditayangkan di Jerman mulai tanggal 10 Oktober, lebih lambat dari penayangan di Indonesia. Anda tahu bahwa film ini butuh proses waktu untuk dialihbahasakan menjadi bahasa Jerman. Dan saya pun tertarik menontonnya minggu lalu bersama suami dalam bahasa Jerman.

Film ini mengingatkan saya pada film-film yang harus saya tonton saat saya masih berkuliah di jurusan psikologi. Dimana sepanjang film saya harus mengamati perilaku aktor dan significant others, sehingga memunculkan tanya, mengapa dia berperilaku demikian. Namun kali ini saya tidak membuat analisa apalagi menilai tokoh Joker dalam sudut pandang keilmuan psikologi dan membuat revieu film karena saya bukan ahli untuk itu.

Hal yang pasti diingat penonton dalam film Joker adalah tawanya yang khas dan tak berhenti. Tetapi apanya yang lucu sehingga Arthur si Joker harus tertawa. Itu pula yang ditanya si ibu dengan seorang anak di dalam bis ketika Joker menghibur anak tersebut. Ibu itu meminta Joker berhenti mengganggu anaknya. Joker tertawa dan terus tertawa. Ibu itu bertanya hal yang sama seperti Psikiatri di dalam penjara pada adegan terakhir. Pertanyaannya “Apanya yang lucu?”

Joker bukannya berhenti menjawab, dia malahan tertawa tak henti. Karena Joker juga sebagai komedian pun melakukan tawa yang sesungguhnya tak dimengerti. Dia harus mengkonsumsi obat tiap hari untuk gangguan psikologis yang dialaminya. Joker pun menjawab bahwa dia tak mengerti apa yang terjadi padanya.

Joker sebagai alat tawa (komedian/badut) tampak berusaha menghibur banyak orang. Ini terlihat bagaimana Joker mengisi acara stand up comedy atau menghibur anak-anak di rumah sakit. Joker di satu sisi adalah orang berkarakter baik. Namun tawanya berubah menjadi karakter jahat ketika dia membunuh tiga orang di kereta bawah tanah.

Joker yang seharusnya menceritakan sisi lucu sebagai komedian dalam talkshow ‘Murray’ tetapi dia malah menceritakan bahwa dia membunuh tiga orang di kereta bawah tanah. Lagi si moderator talkshow, Murray bertanya pada Joker, “Apakah itu lucu menurut anda?” saat Joker menceritakan bahwa ia adalah penembak itu. Joker pun kembali tertawa lagi dan menembak moderator talkshow.

Juga Joker membunuh ibunya yang menurutnya telah berbohong padanya. Lalu datang temannya ke rumahnya dan bertanya, mengapa dia berpenampilan terbaik? Joker pun menjawab bahwa dia merayakan ibunya yang baru saja meninggal. Ini tidak masuk akal. Dia pun kembali tertawa lebih keras dan menembak salah seorang temannya yang datang berkunjung padanya.

***

Saat kita tahu bahwa seseorang tertawa, kita berpikir bahwa ada sesuatu yang lucu sehingga perlu ditertawakan. Kita berpikir ketika ada orang tertawa bahwa dia adalah orang yang sedang berbahagia. Tawa menjadi simbol sukacita. Tetapi justru sukacita itu tidak dirasakan Arthur. Dia tertawa karena dia sendiri pun tak mengerti, mengapa dia harus tertawa?

Arthur si Joker yang sering tertawa dengan tawa yang identik hidup penuh sukacita justru hidup dalam kesusahan di pinggir kota yang kumuh. Dia berjuang keras karena hidupnya yang secara ekonomi begitu sulit.

Lesson learned dari film ini, tentu berbeda-beda tergantung pemahaman masing-masing penonton. Bagi suami saya, film ini terasa membosankan seperti adegan Joker yang tertawa panjang dan lama. Tetapi saya katakan bahwa tawa Joker itu penuh makna sehingga disorot lebih lama. Joker hanya berperan bahwa tawa itu tidak selalu terasa sukacita dan terhibur.

Sungguh saya tak mengerti tawa Joker.

Makanan Khas Asia (54): Tumis Saus Kong Po yang Bervariasi Pada 3 Masakan Berikut

Tumis saus kong pao pertama.
Tumis kong pao kedua.
Tumis kong pao ketiga.

Mengenal masakan Asia di Jerman memang tak pernah terpuaskan. Apalagi saya belajar langsung dari teman asal Vietnam yang punya usaha keluarga, restoran Asia. Dia mengajak saya menikmati masakan selera Asia yang membuat saya tergiur mencobanya setelah dia merekomendasikan judul masakan tumis dengan kreasi berbeda.

Kami menyambangi restoran keluarga miliknya yang tak begitu besar. Waktu makan siang memang sudah tiba. Dua orang tampak sedang menikmati pesanan mereka. Saya memilih duduk dekat sudut akuarium kemudian dia merekomendasikan tumis saus kong pao. Menurutnya, tumis saus kong pao itu pedas dan gurih yang layak dicoba.

Lima belas menit berlalu. Selama itu dia membantu keluarganya di dapur. Dia datang memberi saya minuman teh dan perlengkapan makan. Setelah itu, pesanan saya tiba yakni tumis saus kong pao. Anda bisa melihat tumisan yang berbeda pada 3 kreasi masakan di atas.

Saus kong pao sesungguhnya bisa dilafalkan menjadi saus kung po. Hanya tiap juru masak bisa menyajikan dengan cara berbeda. Saus kong pao sendiri berasal dari Shezuan, Tiongkok yang terdiri atas sayur, daging, bawang putih, kaldu dan kemudian Shaoxing wine. Anggur masakan asal Tiongkok ini yang meningkatkan rasa kuat pada tumisan ini. Warna tumisan menjadi cokelat kehitaman yang kental.

Rasa tumisan tidak hanya gurih dan enak, tetapi ada rasa manis di situ. Menariknya saus kong pao sedikit pedas dengan ada chilli peppers yang dicampurkan dalam masakan. Sedangkan daging atau sea food yang dipilih hanya sekedar pelengkap saja sesuai selera si pemesan. Tetapi saus kong pao original adalah anda memesannya dengan daging ayam.

Hmm, tertarik mencobanya?

Mobil Caravan, Rumah Berjalan yang Praktis

Tampak depan.
Ruang kemudi dan ruang tengah untuk duduk, ngobrol dan meja makan.
Ruang tidur, wastafel dan rak dapur.

Anda senang traveling, sama seperti saya, bisa jadi anda berminat memiliki mobil caravan. Di Jerman mobil tersebut lebih dikenal wohnmobil atau reisemobil. Mungkin anda bisa jadi lebih mengenalnya caravan. Caravan yang saya kenal seperti ‘rumah berjalan’ yang begitu mudah saya dapati di benua biru. Apalagi di sini tersedia lahan parkir caravan yang nyaman dan aman. Wah!

Untuk mengetahui seperti apa isi ‘rumah berjalan’ ini, maka saya perlihatkan bagian dalam mobil yang saya peroleh saat saya berkunjung di suatu pameran.

Ukurannya tidak sebesar bis atau truck tetapi anda bisa tetap nyaman merasakan rumah berjalan kapan pun. Pasalnya wohnmobil juga dilengkapi penghangat ruangan bila musim dingin tiba. Tetapi sebenarnya kebanyakan pemilik wohnmobil menjalankan kendaraannya saat tidak saat musim dingin. Karena musim dingin tidak menarik untuk dieksplorasi, semua tertutup salju. Itu sebab wohnmobil digunakan saat berpergian satu kota ke kota lain, camping atau plesiran di sekitar benua biru.

Bagian kemudi dirancang nyaman sekali bagi juru mudi dan kursi sebelah kemudi yang juga sama-sama nyaman mengingat wohnmobil dirancang untuk perjalanan jauh. Masuk ke bagian tengah, ada sofa dan meja yang nyaman dan stabil. Di hadapan kursi terdapat televisi layar datar seperti di rumah ‘kan.

Ruang tidur yang luas.
Toilet duduk yang nyaman dan kamar mandi yang eksklusif.
Wastafel kamar mandi dan rak kamar mandi.
Kompor listrik, wastafel dapur dan meja persiapan untuk masak.

Ini bisa dijadikan ruang makan juga. Di sisi dekat pintu samping terdapat mebel dapur. Ada dua kompor listrik yang multifungsi juga penyedot asap. Di atasnya ada rak untuk meletakkan berbagai keperluan dapur. Sebelah kompor, ada wastafel untuk mencuci dan ruang untuk meletakkan perlengkapan dapur. Di bawah kompor, terdapat kulkas mini.

Di hadapan dapur, ada kamar mandi dan toilet yang moderen tetapi tak luas. Anda bisa lihat dilengkapi toilet duduk yang nyaman dan shower dengan bilik yang tak luas. Kamar mandi juga ada wastafel dan kaca besar. Dipastikan anda nyaman di dalam kamar mandi tak luas ini.

Lalu dimanakah anda tidur? Namanya juga ‘rumah berjalan’ maka anda bisa menemukan tempat tidur juga. Ada dua matras yang nyaman dan empuk serasa di tempat tidur sendiri. Di bagian atas, terdapat lemari gantung buat menyimpan segala macam perlengkapan. Demikian juga bagian bawah tempat tidur, anda bisa menyimpan berbagai keperluan di situ.

Saya tidak menyebutkan harganya karena saya bukan penjual. Hanya saja, ini keren sekali buat mereka yang suka traveling dan camping.

4 Alasan ‘Sok Tahu’ itu Tidak Pernah Belajar Apapun

Pernahkah anda bertindak ‘sok tahu’ dalam hidup atau anda bertemu dengan orang yang ‘sok tahu’? Jika pernah mengalami keduanya, atau setidaknya anda pernah mengalami salah satu dari kenyataan ‘sok tahu’ tersebut, tentu anda paham bahwa ‘sok tahu’ selalu terkesan sombong. Orang yang ‘sok tahu’ terkesan arogan dan tinggi hati.

Tetapi percayalah, orang yang ‘sok tahu’ itu tak pernah belajar apa pun.

Mengapa?

1. Orang ‘sok tahu’ biasanya sudah menganggap dirinya tahu lebih dulu sebelum diajari atau dijelaskan.

Karena orang yang demikian sudah membangun asumsi lebih dulu, tanpa mendengarkan penjelasan orang lain. Ini pernah saya alami. Saya pernah merasa ‘sok tahu’ mengoperasikan mesin fotokopi saat bekerja di Jerman. Saya berasumsi semua mesin fotokopi sama, kenyataannya tidak demikian. Saya salah besar karena saya merasa ‘sok tahu’ tanpa bertanya bagaimana mengoperasikan mesin fotokopi dengan baik. Hasilnya, saya menghabiskan berlembar-lembar kertas yang salah difotokopi.

2. Orang ‘sok tahu’ itu biasanya menganggap remeh sesuatu.

Hargai sekecil dan seremeh apa pun di dunia. Dari hal kecil, kita belajar tentang hal besar. Apa yang kita anggap kecil dan remeh, nyatanya memberi arti dan makna dalam hidup. Contohnya kembali pada pengalaman pertama kali saya mengoperasikan mesin fotokopi. Saya meremehkan persoalan memfotokopi dokumen. Padahal pekerjaan memfotokopi itu yang dahulu di Jakarta biasanya saya minta orang lain, asisten kantor melakukannya sebaliknya di Jerman, apa pun jabatannya, kita harus melakukan fotokopi sendiri.

3. Orang ‘sok tahu’ itu biasanya sombong sehingga tidak membuka diri untuk belajar.

Pengalaman itu mahal dan tak ternilai harganya. Jika kita sudah merasa paling tahu tentang sesuatu hal, bagaimana kita mendapatkan sesuatu hal baru untuk dipelajari. Ibarat orang ‘sok tahu’ itu seperti tangan yang tertutup mengepal. Bagaimana kita bisa menerima sesuatu dengan tangan jika tangan kita mengepal dan tertutup. Rendah hati adalah sikap yang baik meski kita tahu apa pun di dunia ini. Kata ibu saya, di atas langit masih ada langit.

4. Orang ‘sok tahu’ itu ingin tidak terlihat bodoh sehingga tak butuh penjelasan.

Ketika saya melihat mesin fotokopi, saya sudah berasumsi bahwa semua mesin fotokopi sama dan mengerjakan fotokopi adalah hal mudah. Karena saya merasa ‘sok tahu’ dan sudah membangun asumsi, maka saya merasa tak perlu lagi bertanya pada orang lain. Saya menutup diri untuk ingin tahu mengoperasikan mesin fotokopi. Kenyataannya, saya salah besar melakukan fotokopi. Saya atau anda memilih menjadi sok tahu sehingga tidak terlihat bodoh.

Dari empat alasan di atas, jelas bahwa orang yang ‘sok tahu’ tidak akan belajar apa pun. Mereka telah membangun benteng pertahanan untuk berhenti tahu. Bertanyalah agar tidak sesat di jalan!

Makanan Khas Timur Tengah (9): Seviyan Vermicelli Milk Pudding, Alternatif Sarapan Lagi

Bentuknya seperti lidi yang halus.

Menjelajahi Mesir yang kaya kuliner membuat saya mengenal aneka pudding yang selama ini tak banyak saya ketahui. Salah satunya adalah Seviyaan yang beberapa kesempatan disajikan sebagai alternatif sarapan saat kami bermalam di Mesir. Sebagai petualang rasa kuliner, saya tidak ingin melewati kesempatan untuk mencicipinya. Dan ternyata enak juga loh, setiap kali dihidangkan saya ambil lagi semangkuk. Cukup mengenyangkan untuk porsi makan ukuran saya.

Selain rice pudding yang pernah saya jumpai di Mesir, ternyata ada lagi pudding yang terbuat dari pasta. Pasta ini bentuknya seperti bihun tetapi lebih tebal dan lebih pendek. Jika dibayangkan, ini seperti lidi mungkin. Rasa pasta juga lebih halus dan lembut. Sedangkan seviyaan sendiri dengan santan terasa manis. Ya, boleh digolongkan seperti pudding.

Husein menuliskannya dalam bahasa Arab.

Karena saya penasaran, saya panggil Husein yang setia melayani kami di restoran. Seperti biasa, dia menjelaskan dengan ramah kuliner yang saya maksudkan. Namanya adalah seviyaan, yang dituliskan di serbet makan saya dalam bahasa Arab. Begitulah saya. Ini seperti saya pernah menikmati kuliner di Shenzhen, Tiongkok dan meminta resepsionis hotel untuk menuliskan namanya dalam huruf aksara bukan latin.

Dengan kuah susu yang enak dan manis.

Husein yang baik hati menjelaskan bagaimana pembuatannya. Semula saya pikir kuahnya yang berwarna putih dan berasa manis adalah santan kelapa. Ternyata ini adalah susu. Sedangkan seviyaan yang seperti pasta ini harus sudah masak sebelumnya. Kemudian bahan lain adalah kapulaga dan gula putih serta bubuk dalam bahasa Arab sebagai pelengkap. Saya lupa namanya.

Cara membuatnya mudah. Masukkan secangkir susu di dalam panci. Setelah panas, masukkan seviyaan yang sudah masak dan dipotong-potong terlebih dulu. Seviyaan yang pendek lebih mudah ditangani dan dimakan. Sementara dimasak, tambahkan gula putih dan kapulaga sesuai selera. Anda harus mengaduk-aduk agar susu tidak pecah.

Anda bisa menikmati setelah seviyaan pudding dingin, bisa untuk alternatif sarapan loh. Hmmm, enak!

Keriaan Oktoberfest 2019 yang Telah Berlalu

Patung Theresienwiese yang menjadi sejarah keberadaan Oktoberfest.
Langit mendung, tak cerah.
Meski cuaca tak mendukung, pengunjung di luar aula juga padat.
Wahana ini paling menegangkan. Anda berani?

Tahun ini saya dan suami datang ke Oktoberfest di awal Oktober. Biasanya saya datang ke acara festival budaya tahunan tersebut setiap bulan September. Tahun ini acara volkfest terbesar di Bavaria tersebut diperpanjang hingga 6 Oktober 2019. Itu sebab kami memutuskan datang menjelang penutupan.

Pertama, kondisi cuaca sungguh tidak mendukung. Rupanya sepanjang hari hujan melanda wilayah Bavaria. Kami berangkat suhu mendekati 8 derajat celcius. Padahal sekarang ini masih musim gugur. Kami urung pakai transportasi umum. Dengan begitu tidak ada acara minum bir buat kami karena kami mengendarai kendaraan pribadi. Kami berencana menikmati musik dan wahana permainan.

Begitu tiba di lokasi, hujan tak berhenti meski suhunya dua sampai empat derajat celcius lebih hangat dibandingkan sebelumnya. Saya mulai merasa kedinginan karena hujan terus mengguyur di luar prediksi. Ditambah saya memakai dirndl tanpa jaket. Lengkap sudah rasa tak nyaman dibalik keriaan volkfest yang biasanya kami hadiri. Tahun lalu kami begitu ceria dalam liputan saya di Oktoberfest 2018 ini.

Pengunjung ceria memenuhi wahana permainan.
Tiap booth di luar makanan didesain unik dan menarik.
Aula sudah penuh.
Schweinwurstl dan sauekraut.
Goulash suppe.

Kami segera parkir mobil, jaraknya tak begitu jauh dari lokasi. Biaya parkir sepanjang hari 20€. Kami pikir hujan akan berlalu, ternyata tidak. Kami segera merapat ke aula-aula yang menawarkan acara istimewa dan kuliner. Rupanya hujan gerimis membuat suasana aula menjadi lebih penuh. Pengunjung memadati aula sembari menghindari hujan di luar. Tanpa reservasi di aula, kemungkinan kecil untuk menikmati acara di aula.

Padat sekali pengunjung oktoberfest saat kami datang. Suara orang berbicara dalam bahasa bukan deutsch, menandakan pengunjung adalah turis mancanegara. Kami akhirnya hanya mendapat bangku di luar aula untuk memesan makan siang. Pemeriksaan di tiap aula begitu ketat. Demikian pula petugas jaga dan keamanan sigap dan lalu lalang menjaga kenyamanan pengunjung.

Langit mendung menggelayuti ibukota Bavaria. Namun begitu, semakin sore pengunjung semakin memenuhi acara Oktoberfest. Pengunjung membludak penuh tawa dan teriakan di tiap wahana permainan. Aula penuh bahkan ada yang sudah ditutup karena padatnya aula di dalam. Suara blaskapelle dan musik terdengar di masing-masing aula. Keriaan pengunjung di aula begitu terasa hingga pengunjung tanpa reservasi begitu sulit masuk.

Begitulah pengalaman Oktoberfest kami tahun ini yang telah berlalu.

Es Krim Kopi dan Es Kopi, Ini Bedanya!

Es krim rasa kopi.
Hmm, enak!

Musim panas telah berlalu di Jerman. Namun dua minggu lalu, di penghujung musim terjadi hari yang terik hingga mencapai suhu 22 derajat celcius. Hari yang indah dan cuaca mendukung dijadikan hari Minggu Berbelanja persiapan musim gugur. Padahal sebagaimana anda tahu bahwa hari Minggu di Jerman tidak ada supermarket yang beroperasi. Waktu berbelanja ini tidak lama, hanya dari jam 12.00 hingga jam 18.00 waktu setempat.

Seperti biasa saya dan suami tak mau kalah datang ke kota tersebut. Untuk berbelanja? Tidak! Kami senang mengamati lalu lalang dan keriaan warga, berbelanja, bernyanyi dan duduk menikmati kulineran. Kebetulan ada band yang meramaikan acara berbelanja ini. Sebagian warga larut berbelanja dan mengamati barang dagangan.

Suhu yang hangat mendorong saya ingin menikmati es krim. Mampirlah kami di kedai milik orang Italia. Sebagaimana yang pernah saya ceritakan bahwa es krim asal Italia memang punya rasa yang khas dan enak. Silahkan lihat kembali tulisan saya di sini!

Tampak antrian orang yang membeli es krim yang menjadi petunjuk banyak orang menggemari es krim rasa Italia ini. Saya ingin rasa sesuatu yang berbeda. Saya pilih es krim rasa kopi. Ini pertama kali saya mencoba es krim rasa kopi. Enak dan rasa kopinya itu nikmat sekali. Recommended!

Anda tahu ‘kan es krim Italia dengan gelato di dalam campuran sehingga es krim mereka itu benar-benar enak. Ditambah saya suka juga espresso milik orang Italia. Seperti pengalaman saya ditawari espresso di Roma yang menjadikan pengalaman kopi yang sempurna. Cerita saya bisa dilihat di sini. Espresso Italia tidak perut saya bermasalah. Saya puas! Lalu kini bayangkan dua perpaduan gelato dan espresso dalam es krim kopi milik orang Italia! Saya suka!

Es kopi.

Selanjutnya suami saya pesan es kopi. Nah apa pula itu? Beda es kopi dan es cappucino pernah saya bahas di link ini. Anda jadi tahu bedanya ‘kan.

Nah, racikan yang berbeda pada es kopi dengan es krim kopi. Kopi sudah disiapkan terlebih dulu sehingga sudah dingin. Beri es krim rasa vanilla ke dalam gelas. Campurkan kopi dingin di dalam gelas. Tambahkan krim, wafer dan taburan kopi sebagai dekorasi.

Baik es krim kopi maupun es kopi adalah pilihan bagi coffee lovers untuk mencobanya. Tertarik mencoba?