“Bitte” : Aneka Macam Makna

Posted on July 24, 2014

0



 

image


Dokumen pribadi.

 

 

Sebagai pemula belajar bahasa dan budaya jerman, banyak hal menarik untuk disimak tetapi tidak untuk dibandingkan. Meski belum bisa cas cis cus layaknya bla bla bla dalam pembicaraan normal, saya sedikit paham jika ada yang berbicara bahasa Jerman.

Nah, ada satu kata yang kadang bisa jadi kunci buat anda bicara bahasa Jerman. Kata itu adalah “Bitte” yang bila diucapkan dengan nada intonasi dan mimik muka sesuai konteksnya bisa berbeda-beda maknanya.

1. Jawaban atas ucapan terimakasih.
Anda tahu dong jika mengucapkan terimakasih dalam bahasa Jerman? Yup, Danke. Nah, jika lawan kita berkata, “Danke.” maka kita menjawabnya “Bitte”. Memang ini bukan keharusan seperti misalnya dalam bahasa Inggris, “Thank you” maka akan direspon, “You’re welcome”. Ada juga lawan yang mengatakan, “Dankeschön” maka kita bisa membalas dengan “Bitteschön.”

Oh ya anda bisa juga merespon secara sopan, misalnya seseorang berterimakasih atas hadiah yang anda berikan maka dapat berkata, “Vielen Dank für Ihren Geschenk! (Terimakasih banyak atas hadiah yang diberikan). Selanjutnya anda bisa merespon dengan membalas, “Bitte sehr!” (Terimakasih kembali) atau dalam bahasa Inggris digunakan “You’re welcome.”

2. Meminta tolong dan merespon permohonan tersebut.
Kita bermaksud meminta seorang pramusaji untuk membawakan daftar makanan, maka berbicara “Können Wir bitte die Speisekarte haben?” (Dapatkah kami melihat daftar makanan?) Lalu si Pramusaji akan datang membawakan yang dimaksud sambil bicara, “Bitte sehr” (Ya, silahkan). Silahkan lihat perbedaan intonasi kita dengan pramusaji dalam mengucapkan kata “Bitte” untuk meminta sesuatu dengan pramusaji yang bermaksud sopan untuk memenuhi permintaan kita.

Anda juga bisa menyatakan permintaan tolong yang umumnya biasa digunakan. Misalnya, “Kannst du mir bitte helfen, Schatz? (Dapatkah kau membantuku sayang?)

3. Untuk melakukan pesanan sesuatu atau memerintah. Kata “Bitte” misalnya, “Drei Bier bitte” (Tolong sediakan tiga bir!) Atau order bisa dilakukan misalnya, “Gib mir bitte Geld” (Berikan saya uang!)

4. Mempersilahkan duduk (Have a seat).
Bila kita di ruang tunggu atau di tempat publik dan kita ingin berbaik hati memberikan kursi maka kita bisa bicara, “Bitte setzen Sie sich” (silahkan duduk) Ingat terhadap orang yang baru dikenal, maka gunakan formal dengan “Sie.”

5. Menyatakan permisi.
Saya yang belum lancar bahasa Jerman kerap dalam dialog dengan mereka sering tidak paham. Untuk memperjelas maksud yang disampaikan lawan bisa digunakan kata “Bitte.” Contohnya, lawan bicara berkata, “Wo treffen wir uns?” (Dimana sebaiknya kita bertemu) Nah karena mereka bicara cepat maka saya tidak paham dan bermaksud mengulang maka dapat diucapkan, “Wie bitte” (Permisi, bisa diulang bicara apa tadi)

6. Dapat digunakan untuk mempersilahkan atau meyakinkan.
Anda ingin meyakinkan sesuatu kemudian bertanya. Anda berkata “Kann Ich mit Kreditkarte zahlen?” (Dapatkah saya membayar dengan kartu kredit?) Lawan bicara akan mempersilahkan anda menggunakan kartu kredit untuk bayar dengan berkata, “Ja, bitte!” atau bisa juga “Bitte!” saja cukup.

7. Menyatakan “Apa ada yang bisa saya bantu?”
Biasanya jika kita berjalan ke tempat publik seperti pusat perbelanjaan beberapa kali saya sempat dihampiri oleh petugas toko dan berkata, “Bitte/Bitte sehr/Bitte schön?” Mereka bermaksud untuk membantu saya dengan nada tanya. Ada pula pramusaji saat kita di restoran dan menghampiri kita dengan berkata, “Hallo, bitte sehr” atau pramusaji mengatakan “Ja, Bitte?” sambil mencatat menu yang akan kita pesan.

Ich lerne Deutsch. Saya belajar bahasa Jerman. Menarik ya!?

Advertisements
Tagged: