Category Archives: ALL ABOUT DEUTSCHLAND

This is about my opinion and life experiences in Deutschland.

Schaschlikpfanne mit Reis: Masakan Khas Jerman (5)


Schaschlikpfanne disajikan dengan nasi.

Schaschlik seperti sate dimakan dengan roti, isiannya sama yakni daging, daging asap dan paprika.

Promosi toko daging langganan.

Kaldu penyedap rasa yang digunakan.

Masak lagi! Kali ini dapat promosi menu mingguan. Toko daging langganan biasa menerbitkan daftar menu untuk 7 hari. Saya lihat mereka memunculkan Schaschlikpfanne dalam promosi mereka. Beli ah! Apa itu ya? 

Sebelumnya saya pernah muat masakan yang serupa schaschlik namun ini bentuknya seperti sate. Ya ‘kan? Makannya dengan roti semmeln. Nah kali ini saya mencoba schachlikpfanne tanpa tusuk sate. Dimasak seperti sop daging. Memasaknya juga mudah ternyata. Bagaimana memasaknya? 

Bahan yang diperlukan:

  • 400 gram daging tanpa lemak dan tulang.
  • 100 gram daging asap.
  • 1 bawang bombay iris halus.
  • 2 paprika besar, iris tipis.
  • 1 paprika bubuk yang pedas.
  • 1/2 liter air.
  • 1 pak kaldu penyedap rasa sapi.
  • 2 sendok saos cabai.
  • 2 sendok pasta tomat.
  • 1 sendok teh tepung.
  • Garam dan merica hitam yang besar dihaluskan kasar.
  • Minyak goreng.

Cara memasak:

  • Saya sudah mendapatkan irisan daging dan daging asap yang sudah dipotong sesuai menu yang tertera di tukang daging. Jika anda membeli masih dalam kondisi utuh, maka potong daging seperti dadu. Iris juga daging asap menjadi potongan kecil.
  • Taburi daging dengan garam dan merica hitam. 
  • Panaskan minyak sayur sesuai porsi daging. Masukkan daging hingga warna kecoklatan. Kemudian masukkan daging asap dan masak bersamaan. 
  • Masukkan irisan bawang dan paprika irisan ke dalam daging. Tumis bersamaan hingga matang dan warna kecoklatan.
  • Tambahkan air ke dalam masakan. Lalu masukkan kaldu daging penyedap rasa ke dalam masakan.
  • Masukkan pasta tomat, saos cabai dan tepung ke dalam masakkan. Aduk perlahan hingga mengental. Tambahkan paprika bubuk jika suka.
  • Ketika daging sudah mulai empuk, matikan kompor.
  • Siap disajikan dengan nasi panas.

Saran dari saya:

  • Jika anda suka pedas, anda bisa tambahkan irisan cabai atau pilih paprika yang pedas.
  • Saya memakannya dengan nasi. Silahkan sesuaikan dengan keinginan anda, misal roti, kentang atau mie.

Terdengar mudah? Happy trying!

Advertisements

Sekelumit Jasa Kantor Pos di Jerman


Postkasten atau Briefkasten, semacam bis surat untuk memasukkan surat atau kartu pos yang sudah dibubuhi perangko terlebih dulu.

Kantor pos juga melayani jasa perbankan seperti tampak dalam reklame di atas.

Ketika di Indonesia jasa pos mulai berangsur-angsur ditinggalkan, di Jerman tidak. Pengiriman dengan Deutsche Post atau DHL masih laris manis bak kacang. Kala banyak orang sudah mengandalkan pengiriman informasi/surat pemberitahuan melalui surat elektronik (surel), di Jerman tradisi berkirim pakai jasa pos masih digemari. Bahkan kantor pos masih menyediakan kartu pos untuk mereka yang ingin koleksi atau berkabar dengan media ini. Di Indonesia mungkin sudah tidak ada lagi yang berminat dengan kartu pos.

Lihat saja hampir di setiap rumah atau apartemen masih ada kotak surat. Berbagai promosi bisnis pun dikirimkan melalui pos. Menurut beberapa teman berpendapat penggunaan surel lebih pada keperluan formal pekerjaan atau keperluan personal pribadi (head to head). Selain itu surat menyurat untuk kepentingan administrasi misalnya saya mengurus dokumen kependudukan itu pun masih menggunakan jasa pos. Meski saya sudah cantumkan alamat surel.

Pengalaman menarik saat mengurus dokumen pernikahan sipil antara Jerman dengan Indonesia, itu pun bolak-balik dengan jasa pos DHL. Semua aman dan pelayanannya sangat terbantukan buat saya. Tak peduli besarnya biaya yang dikeluarkan namun setidaknya cepat dan mudah. Pengalaman saya mengirimkan paket 7kg dengan jasa kantor pos dari Indonesia dengan pilihan standar ke alamat di Jerman memerlukan waktu kurang lebih 3-4 minggu. 

Biasanya tukang pos akan langsung mengirimkan surat dimasukkan dalam box surat di tiap rumah. Jika anda menerima kiriman paket, biasanya mereka harus bertemu dengan seseorang di rumah untuk dimintai tandatangan di resi elektronik bahwa barang diterima dengan baik. Jika tidak ada orang di rumah menerima paket, paket dititip di kantor pos terdekat dan memberikan nota pemberitahuan di box surat. Semua alamat pengiriman harus detil dengan nama jalan, nomor rumah, nama kota dan kode pos.

Hal menarik lainnya misalnya pembukuan rekening dari Bank di Jerman untuk keperluan studi, yakni Deutsche Bank maka tiap bulan saat saya masih di Indonesia dan menunggu visa maka saya mendapatkan kiriman surat pembukuan via pos ke alamat di Jakarta. Di Jerman tidak ada buku pencatatan transaksi bank seperti layaknya di Indonesia. Jadi jika saya ingin mengetahui transaksi perbankan seperti transfer uang masuk dan sebagainya maka saya bisa mencetaknya di mesin sistim pembukuan yang tersedia di bank. Begitu pun saat kita berada di luar Jerman maka pihak bank mengirimkan surat rincian transaksi via jasa pos.

Kantor pos buka setiap Senin-Jumat jam 08.30-18.00 dan Sabtu hingga jam 12.30. Jasa pos juga amat dibutuhkan bilamana harus mengirimkan paket antar wilayah di seluruh Jerman ketimbang anda harus mengantarkan paket dengan perjalanan lama seperti lima jam. Pengalaman lain misalnya saat saya mengirimkan paket ke seorang teman yang notabene mahasiswa yang study di kota kecil di Jerman. Paket seberat 10Kg dikirimkan ke kantor pos atau supermarket terdekat di kota dimana teman saya study. Kemudian teman saya akan mendapatkan surat pemberitahuan agar segera mengambil paket yang ditujukan kepadanya di kantor pos kotanya atau supermarket yang letaknya dekat dengannya. Mengapa dia tidak bisa menerima paket secara langsung? Karena kotak surat yang tersedia untuk mahasiswa mini sekali. Jadi hanya untuk menerima surat saja. Menarik ya!

Selain itu kantor pos di Jerman juga masih menyediakan jasa perbankan. Meski kadang kami harus mengomel karena antrian yang panjang mengular antara orang yang hendak mengirimkan surat/paket pos dengan orang yang meminta layanan jasa bank tanpa dibuat perbedaan antrian. Begitulah jasa pos yang saya amati. Namun kantor pos tak pernah sepi. Masih banyak pelanggannya memanfaatkan jasanya.

Jika kita memesan barang-barang lewat online, barang-barang pun langsung terkirim ke rumah dengan cepat lewat jasa pos Deutsche Post. Keren kan? Tidak perlu ekspedisi pengiriman lainnya, cukup pos saja maka barang-barang yang kita pesan bisa langsung diterima setelah kita kirim order barang via pos atau online

Demikian pengamatan saya. Bagaimana pengalaman teman yang lain menggunakan jasa pengiriman via kantor pos? Apakah ada pengalaman menarik lainnya?

Bohneneintopf mit Gemüse, Fleisch und Nudeln: Makanan Khas Jerman (4)


Bohneneintopf ala Anna.

Ini kacangnya yang disebut ‘kacang putih.’

Semua sayuran yang terdiri atas wortel, petersilienwurzel, paskernat dan daging direbus terlebih dulu. Anda bisa mengganti sesuai selera seperti sosis atau kentang.

Setelah itu tambahkan mie sebelum diberi kuah kacang.

Liebe geht durch den Magen, sebuah pepatah bahasa Jerman mengatakan. Artinya cinta datang dari makanan. Awalnya saya kesulitan makan lalu mempelajari selera makan dan kebiasaan orang Bayerisch, Jerman. Namun semakin lama saya menyukai masakan dan cara memasak yang sebagian besar ada catatan dalam ‘kitab suci’ memasak yang diberikan ibu Mertua. Jadi saya dapat satu buku tebal sekali berbahasa Jerman tentang aneka resep mengolah makanan dan memasak sesuai kebiasaan Bayerisch. 

Dari sekian percobaan memasak, sebagian saya muat dalam blog ini. Suatu saat saya akan kumpulkan resep masakan yang dimuat di blog ini agar siapa saja yang ingin belajar resep masakan dengan rasa berbeda dari Jerman. Selanjutnya masakan yang akan saya ceritakan di sini adalah Bohneneintopf. Ini semacam saus atau kuah kacang, memasaknya pun mudah. Tak percaya? Mari kita coba!

Bahan yang diperlukan:

  • 400 gram kacang putih atau di sini dikenal dengan weiß bohnen yang mudah dijumpai di supermarket seperti dalam gambar.
  • 500 ml air.
  • 3-4 sendok makan fett.
  • 2 wortel.
  • 2 petersilienwurzel, semacam akar peterseli warnanya putih dan teksturnya menyerupai wortel.
  • 100 gram mie.
  • 2 paskernat. Ini semacam sayuran, saya tidak tahu bagaimana membahasakannya, warna putih dan tekstur seperti wortel juga.
  • Daging secukupnya.
  • Garam dan merica.
  • Sedikit pasta tomat.
  • 1 pak kaldu daging sapi.
  • 1 bawang bombay diiris halus.
  • Sedikit tepung.
  • 1 daun salam jika suka.
  • 1 sendok teh paprika bubuk jika suka

    Cara memasak:

    • Rendam kacang semalaman atau sekitar 10-12 jam agar teksturnya lembut.
    • Rebus semua sayuran yang dimiliki agar matang. Anda bisa tambahkan kentang atau sayuran lain yang disuka, silahkan saja. Tiriskan sayuran.
    • Rebus daging hingga empuk. Singkirkan kuahnya untuk campuran kaldu. Tambahkan garam di dalam air yang dimasak.
    • Masak mi. Siapkan 100 gram mie. Rebus air 2 liter. Setelah mendidih, masukkan garam secukupnya lalu kemudian mie. Masak mie hingga matang kira-kira 10 menit. Saring mi hingga kering dan siap disajikan. 
    • Membuat saus kacang. Panaskan wajan, masukkan fett. Tambahkan bawang bombay yang diiris halus. Masukkan kacang yang sudah direndam dan oseng sebentar. Masukkan kaldu daging secangkir kecil. Lalu campurkan penyedap rasa kaldu sapi, berikut garam dan merica. Aduk perlahan, agar mengental masukkan sedikit tepung dan pasta tomat. Tambahkan paprika bubuk  dan selembar daun salam agar berasa sedikit pedas. Masak saus hingga mengental dan kacang sudah lunak atau lembek. Matikan kompor jika saus sudah berwarna coklat dan mengental.
    • Ada kalanya orang menambahkan sedikit anggur merah dalam campuran saus agar warna dan teksturnya baik. Hanya saya tidak suka itu. 

    Catatan dari saya:

    • Setiap orang rupanya punya gaya berbeda-beda kala memasak saus kacang. Ini gaya saya! Silahkan sesuaikan dengan selera anda, misal sayuran yang disukai. Atau saus kacang diberi bawang putih dan sedikit irisan daun bawang.
    • Ada juga orang yang memberi kaldu sapi hingga satu liter. Ini semua tergantung selera anda, apakah anda suka saus kacang yang kental atau cair?
    • Memakan ini benar-benar mengenyangkan. Jika anda sudah membuatnya dengan mie, saya pikir tidak usah tambahkan kentang dalam sayuran. 
    • Saya lebih memilih sayuran, daging dan mie ditiriskan dalam piring. Lalu kuah kacang disiramkan ke atasnya. Cara kedua, mereka memasukkan semua ke dalam kuah kacang, baru kemudian dihidangkan. Silahkan tentukan selera anda!

    Bagaimana? Semoga anda tertarik mencobanya!

    Gallusmarkt: Pasar Tradisional Perayaan Santo Gallus 16 Oktober


    Papan informasi tentang penyelenggaraan Gallusmarkt 2017.

    Hiasan dari bunga kering.

    Hiasan dan aksesoris rumah tangga.

    Tas untuk belanja terbuat dari rotan atau kerajinan rotan.

    Perlengkapan rumah tangga.

    Bumbu dapur.

    Aneka manisan dan permen.

    Selai buah-buahan. Tampak belakang orang duduk di luar restoran.

    Kaos kaki dan keperluan pribadi.

    Sebagai penganut Katolik, perayaan hari Santo-Santa sebagai orang kudus biasa dilakukan. Ingat ya tradisi nama ‘Namenstag‘ yang menjadi kebiasaan orang Bayern pada jaman dulu, sekarang sudah tidak populer lagi. Hari ini 16 Oktober juga diperingati sebagai hari raya Santo Gallus. Nama babtis ini jarang atau malah saya baru dengar setelah saya berada di Jerman. Kini saya jadi tahu setelah ada ‘Gallusmarkt’ baru-baru ini.

    Santo Gallus dikatakan berasal dari Irlandia. Dia seorang Biarawan kemudian menyebarkan pengajaran sampai ke Swiss. Dia pun memilih menjadi pendoa dan pertapa hingga wafat. Hidupnya yang saleh pada abad 5 Masehi menjadikan dia panutan dan terpilih sebagai orang kudus.

    Lalu apa kaitan Santo Gallus dengan pasar? 

    Suami saya mengajak untuk pergi ke Gallusmarkt kemarin. Saya ikut saja meski saya tidak tahu pasar apa itu. Memang tidak perlu paham nama dan asal pasar, karena ternyata nama adalah nama. Hingga selesai pun saya belum paham apa maksudnya. Pasar hanya dua hari ini digelar sebagai bentuk pesta rakyat untuk memperingati Santo Gallus, yang jatuh pada 16 Oktober.

    Apa yang bisa ditemukan?

    Aneka macam orang lalu lalang membeli. Jadi semacam bazaar. Ada spot makanan khas masakan Jerman. Toko permen dan coklat. Ada yang menjual pakaian dan kebutuhan pribadi. Ada pula yang menjual peralatan rumah tangga hingga saya menemukan pojok untuk anak-anak bermain. Semacam hiburan anak-anak dengan memasukkan koin yang diiringi musik riang.

    Di sudut lain ada restoran yang dipenuhi pengunjung. Semacam biergarten dimana orang bisa ngobrol sambil minum bir. Ada juga kafe dimana orang bisa menikmati kopi dan kue-kue. Lengkap!

    Di Jerman pasar digelar sesuai periode kebutuhan. Namun yang pasti pasar model begini akan menjadi terbesar saat menjelang Natal. Nantikan reportase saya selanjutnya ya!

    666 Angka Sial, Takhayul?


    Ilustrasi. 

    Hari ini adalah Jumat, 13 Oktober 2017. Sebagian ada yang beranggapan angka 13 merupakan angka ketidakberuntungan. Mereka yang percaya itu mengkaitkan angka 13 sebagai pembawa petaka. Konon pada malam kamis, sebelum Jumat tanggal 13 menjadi malam menyeramkan. Benarkah itu? Kini saya menuliskan pengalaman yang berhubungan dengan angka lain yakni triple 6 atau 666. 

    Ada yang tahu mengapa angka 666 disebut angka sial atau membawa ketidakberuntungan? Informasi ini saya dapat dari teman sebaya saat masih bersekolah dulu di Indonesia. Kata teman saya, hindari angka 666 meski saat saya tanya alasannya, teman saya tidak bisa menjawab.

    Apakah ini takhayul juga? Boleh percaya boleh juga tidak percaya.

    Suatu kali, saya berbelanja di sebuah toko sovenir di Jerman, saya dapat coklat sebatang. Saya katakan bahwa saya tidak mengambil coklat ini tetapi kasir yang sudah terlihat sepuh itu memaksa saya menerimanya. Lalu tiba-tiba pemuda Jerman yang lain, sepertinya anak dari si Kasir mengatakan bahwa saya membayar total belanja 66,6€ sehingga coklat ini sebagai hadiah. Ini semacam keberuntungan atau membuang kesialan ya? Saya tidak paham. Jelasnya saya dapat coklat karena berbelanja dengan jumlah tepat 66,6€. 

    Tidak semua orang Jerman paham tentang takhayul bahwa angka 666 membawa ketidakberuntungan. Saya bertanya kepada orang Jerman, sebagian malahan mentertawakan kejadian saya dapat coklat karena berbelanja 66,6€. Mari kita selidiki alasannya!

    Dari literartur diceritakan angka 666 dipercaya orang Kristen kuno sebagai lambang anti kristus. Ini dikenal dengan phobia ‘Hexakosioihexekontahexaphobia’ yang berarti ketakutan pada angka 666. Jika merujuk dalam Alkitab di bab Wahyu, Santo Yohanes menunjuk pada 666 sebagai “jumlah binatang” yang ditafsirkan sebagai Anti Kristus pada akhir jaman. Jumlah tersebut merupakan tanda iblis. Boleh percaya boleh juga tidak percaya. Namanya Takhayul.

    Berdasarkan pengalaman saya membeli dengan jumlah 66,6€, tidak ada unsur kesengajaan bahwa saya berbelanja dengan nominal segitu. Jika coklat jadi bala untuk membuang ketidakberuntungan, terima saja! Bahwa keberuntungan atau ketidakberuntungan kembali diserahkan pada kekuasaan Tuhan semata. 

    Ada pendapat?

    Ini Dia Fungsi ‘Keller’ Ruang Bawah Tanah Rumah di Jerman


    Ilustrasi apartemen di München.

    Ilustrasi rumah.

    Home is where your heart make it. Rumahku Istanaku. Segala cara dibuat agar kita merasa nyaman di rumah. Tiap negara punya ciri khas tersendiri termasuk rumah sebagai tempat tinggal keluarga. Saya pernah menuliskan mengapa rumah-rumah di Jerman punya banyak jendela. Simak di sini

    Selain itu saya juga terpesona manakala di rumah di Jerman umumnya punya ruang bawah tanah atau basement. Bagi orang Jerman adalah lumrah memiliki ruang bawah tanah. Di Jerman ruangan ini disebut ‘der Keller.’ Jika anda tinggal di sebuah apartemen pun, juga ada keller yang fungsinya bersama-sama digunakan untuk penghuni lain. Namun jika itu adalah rumah pribadi maka ruang bawah tanah memiliki beberapa fungsi yang dimanfaatkan pemiliknya. 

    Apa saja fungsinya?

    • Tempat mencuci baju

    Jika anda tinggal di asrama mahasiswa di gedung bertingkat maka ada ruang bawah tanah yang digunakan secara bersama-sama untuk mencuci baju. Di apartemen yang memiliki gedung bertingkat pun diberlakukan sama untuk menempatkan mesin cuci milik bersama. Jadi mesin cuci di asrama ini digunakan dengan menyewa. Masukkan koin 2€ maka mesin pun akan berputar untuk mencuci pakaian anda. Namun bilamana anda study di kota kecil bisa saja hanya 1€ untuk sewa cuci pakaian. Di ruang bawah tanah ini juga tersedia mesin cuci piring milik bersama. Jadi jika malas mencuci piring masukkan koin 1€ maka peralatan makan yang sudah anda bersihkan terlebih dulu segala kotorannya akan kembali bersih seperti semula.

    Sedangkan di rumah, mesin cuci biasa ditempatkan di ruang bawah tanah. Mengapa mesin cuci diletakkan di ruang bawah tanah? Karena lebih memudahkan untuk menjangkau instalasi listrik dan air yang memang terletak di bawah. Ini akan dijelaskan pada poin selanjutnya.

    • Tempat menyimpan persediaan makanan

    Kebiasaan untuk membeli barang makanan dalam jumlah banyak juga menjadi kebiasaan bagi masyarakat di sini. Apalagi jika sulit buat mereka menemukan supermarket terdekat. Atau misalkan cuaca buruk yang memungkinkan orang tidak bisa keluar rumah maka sudah ada stok persediaan makanan di sini. Di ruang bawah tanah bisa juga ada kulkas atau mesin pendingin makanan untuk menyimpan stok makanan agar lebih awet. Tentunya makanan yang dijadikan persediaan adalah makanan kemasan dan makanan yang sudah dibekukan. 

    • Tempat menyimpan minuman

    Meski ada kulkas, namun rasanya menyimpan persediaan minuman di keller sudah membuat rasanya sejuk. Rata-rata orang Jerman senang membeli bir dalam jumlah banyak, begitu pun minuman lain seperti minuman bersoda. Ruang bawah tanah dijadikan tempat untuk menyimpan minuman agar minuman tetap dalam kondisi yang sejuk, tidak rusak dan bisa digunakan dalam jangka waktu lama. Oh ya, menyimpan minuman beralkohol di ruang bawah tanah juga baik loh. Bahkan untuk rumah-rumah yang cukup mampu menjadikan keller sebagai ‘Bar Keller’ karena baik untuk menyimpan minuman alkohol.

    • Tempat menyimpan barang-barang yang sudah tidak terpakai

    Ada banyak barang yang disesuaikan dengan musim seperti selimut untuk musim panas pasti berbeda dengan musim dingin atau alas kaki yang disesuaikan dengan kondisi cuaca. Barang-barang yang tak terpakai bisa disimpan di ruang bawah tanah. Saat masih di asrama mahasiswa, ruang bawah tanah juga menyimpan perlengkapan seperti selimut, seprei dan sebagainya yang menjadi milik bersama.

    • Tempat pengaturan listrik, air dan instalasi gas

      Jika datang ke Jerman, anda akan melihat betapa instalasi dipasang rapi dan tidak mengganggu ketertiban umum. Di ruang bawah tanah ini pula maka bisa ditemukan pengaturannya sesuai keperluan penghuni. Bisa dibayangkan saat musim dingin tiba, ruang bawah tanah merupakan ruangan paling dingin di rumah karena tidak ada pemanas ruangan. Sedangkan instalasi pemasangan gas ada di ruang bawah tanah. 

      • Tempat untuk sauna

      Tidak semua rumah menjadikan ruang bawah tanah menjadi sauna. Kadang tergantung selera dan kebutuhan pemilik rumah. Namun sauna baik ditempatkan di ruang bawah tanah karena dekat dengan pengaturan instalasi, mungkin loh.

      • Tempat untuk disewakan ke orang lain

      Nah ini mungkin si pemilik rumah punya ruang bawah tanah yang comfortable dan moderen penataannya, bisa jadi ruangan ini pun disewakan. Saya pernah lihat iklan penyewaan ruang bawah tanah ini.

      Demikian sekelimut berbagi informasi mengenai pengaturan rumah di Jerman pada umumnya. Apakah anda juga punya ruang bawah tanah di rumah?