Kreasi Sendiri (49): Bakso Panggang Keju Disiram Saus Tomat Berbumbu, Cobain di Rumah

Bakso panggang saus tomat berbumbu dengan acar timun.

#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Salah satu cara berkreasi selama berdiam di rumah adalah mencoba resep baru. Akhirnya ide baru ini dicoba sebagai aktivitas jelang makan siang agar kami bisa menikmatinya sebagai jamuan makan siang.

Resepnya pun mudah, hanya diperlukan saus tomat, sedikit tepung dan krim. Daging yang dipilih adalah daging sapi cincang yang dibentuk bola-bola seperti bakso. Itu sebab saya menjuluki makanan berikut adalah bakso panggang yang diberi saus tomat berbumbu.

Waktu yang diperlukan untuk memasak sekitar 30 menit. Anda bisa mensiasatinya dengan terlebih dulu memanaskan oven sebelum memulai masak agar oven tidak perlu waktu lama untuk memanggangnya. Dengan suhu pemanggang 200 derajat celcius selama dua puluh menit maka anda bisa menyajikannya dengan sayuran yang disuka atau kentang goreng.

Bahan yang diperlukan

  1. 400 gram daging cincang/giling
  2. 150 gram keju parut
  3. 100 ml krim
  4. 100 ml air
  5. 1/2 sendok bawang putih bubuk
  6. 1 sendok makan olive oil
  7. 1 sendok Oregano bubuk
  8. Sedikit tepung
  9. Pasta tomat
  10. Bubuk cabai (jika suka)
  11. Garam dan merica
Gambar 1.
Gambar 2.
Gambar 3.
Gambar 4.

Langkah memasak

  1. Siapkan wadah, masukkan daging cincang. Beri garam dan merica secukupnya.
  2. Haluskan daging cincang dengan kedua tangan.
  3. Bentuk adonan nomor 2 menjadi bola-bola daging seperti yang dikehendaki. (lihat gambar 1)
  4. Letakkan di loyang pemanggang dan singkirkan sementara.
  5. Panaskan wajan dan beri olive oil.
  6. Masukkan pasta tomat dan haluskan dengan air.
  7. Beri bawang putih bubuk, oregano bubuk, bubuk cabai, garam dan merica. Aduk sementara. (lihat gambar 2)
  8. Tambahkan krim dan masak semuanya hingga mengental. Masukkan sedikit tepung agar menjadi saus yang kental.
  9. Setelah saus masak dan mengental, siram di atas bola-bola daging di atas loyang. (lihat gambar 3)
  10. Sekarang letakkan keju parut di atasnya. (lihat gambar 4)
  11. Panggang selama 25 menit dengan suhu 200 derajat celcius.
  12. Setelah masak, sajikan sesuai selera anda.

Selamat mencoba di rumah!

Pakai Sarung Tangan Hingga Kebijakan Hanya 1 Orang yang Masuk, Simak 5 Kebiasaan Berbelanja Selama Pandemi Corona

Jaga jarak selama di supermarket.

#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Semula semua biasa saja ketika saya berbelanja di supermarket, tetapi kini segalanya bisa berubah ketika pandemi corona melanda dunia ini. Orang menjadi sensitif dan mengawasi satu sama lain. Seluruh supermarket memasang peraturan di pintu masuk demi keamanan dan kenyamanan bersama terkait krisis corona. Jika dulu saya tidak mendapati petugas keamanan di supermarket di wilayah tempat tinggal saya, kini ada 1 petugas keamanan yang mengawasi bersama. Di pintu masuk pun, ada sebagian supermarket menyediakan hand sanitizer untuk para pembeli secara gratis.

Perilaku berbelanja pun menjadi sorotan ketika tissue toilet di awal pemberlakuan masa ‘berdiam di rumah’ menjadi sulit dicari. Bersyukurlah, tisu toilet kini sudah bisa ditemukan kembali. Entah stoknya diperbanyak atau seiring kesadaran orang berbelanja.

“Berbelanjalah sesuai kebutuhan anda” mulai dikampanyekan agar orang berbelanja memikirkan kepentingan orang lain juga. Hal ini dimaksudkan untuk menekan fenomena panic buying yang sebenarnya tidak perlu dilakukan.

Untuk menghemat waktu, saya membuat daftar belanja agar tidak perlu berlama-lama di luar rumah. Berbelanja hanya berdasarkan kebutuhan kemudian langsung pulang ke rumah. Itu perubahan perilaku saya berbelanja, tetapi perilaku lainnya bisa disimak dalam ulasan berikut.

1. Pakai sarung tangan dan masker

Jika di Jakarta dulu, saya begitu mudah menemukan orang memakai masker di jalan-jalan umum, maka ini tidak berlaku di tempat tinggal saya. Begitu pun jika ada yang terkena flu atau batuk, maka cukup gunakan saputangan untuk menutupinya. Orang akan menaruh curiga jika ada orang mengenakan masker di area publik. Itu dulu! Kini perubahan perilaku berbelanja terjadi seperti mengenakan masker. Masker yang dulu hanya dikenakan oleh tenaga medis di wilayah tempat tinggal saya, kini siapa saja yang punya dan merasa khawatir, bisa mengenakan masker ke supermarket. Baik pembeli yang merasa perlu pakai masker maupun staf supermarket pun memakai masker. Padahal dulu tidak demikian.

Saya pernah menuliskan penggunaan sarung tangan saat musim dingin untuk melindungi tangan. Namun perilaku mengenakan sarung tangan seiring krisis corona berbeda. Sarung tangan tentunya bukan untuk mode fashion seperti sarung tangan berbahan kulit misalnya, melainkan sarung tangan berbahan polyster seperti karet begitu. Padahal sarung tangan berbahan seperti itu biasanya digunakan untuk aktivitas membersihkan, kini seseorang bisa mengenakannya juga untuk berbelanja.

2. Hanya boleh 1 orang yang masuk

Kebijakan mengurangi gerombolan orang yang pergi dan bertemu dalam kelompok pun mulai diterapkan. Pusat perbelanjaan seperti shopping center dan supermarket non sembako (lebensmittel) memang ditutup, tetapi supermarket menjual kebutuhan pokok masih beroperasi. Tidak semua supermarket punya aturan yang sama.

Pada supermarket berskala besar dengan lokasi lebih luas, ada kebijakan hanya satu orang saja yang diijinkan masuk untuk berbelanja. Hal ini untuk mengurangi jumlah orang dalam supermarket. Di muka supermarket telah tersedia informasi petunjuk bahwa hanya 1 orang saja yang berada di dalam supermarket. Kemudian petugas keamanan yang dahulu tidak ada di supermarket kini tampak berjaga di pintu masuk mengingatkan pelanggan yang nekat datang bergerombol atau lebih dari 1 orang. Padahal dahulu, tidak ada petugas keamanan di pintu masuk.

3. Tidak banyak memegang bahan makanan, melainkan ambil yang akan dibeli

Sebelum terjadi pandemi corona, saya merasa sah-sah saja menimbang jahe dan memilih mana yang baik. Karena jahe di sini tidak terbungkus dan tersedia dengan berbagai ukuran di kotak tersendiri. Selama krisis corona ini, saya benar-benar lupa bahwa orang begitu sensitif dan akhirnya saya pun ditegur. Saya diberi peringatan oleh salah seorang pembeli yang memperhatikan saya memilih jahe terlalu lama dan memegang jahe tanpa sarung tangan. Pelajaran memang! Pandemi ini membuat orang begitu sensitif berbelanja di supermarket. Begitulah!

4. Ketersediaan tak banyak atau kosong pada rak makanan tahan lama, tisu toilet dan disinfektant hingga peringatan maksimal hanya beli 1 saja

Awal krisis corona yang melanda tempat tinggal saya, saya tidak begitu peduli dengan tisu toilet karena saya masih memiliki stok di rumah. Di sini 1 stok itu terdiri dari beberapa rol tisu toilet sehingga saya tidak terlalu khawatir. Semakin saya perhatikan, ini semakin ajaib ketika rak bagian tisu toilet itu kosong. Akhirnya saya pun ikut membeli ketika masih ada stok tak banyak di salah satu supermarket terdekat, tetapi hanya 1 stok saja yang boleh dibeli. Ada peringatan bahwa pembeli hanya boleh membeli 1 stok saja.

Setelah dua minggu waktu berdiam di rumah, nyatanya rak bagian tisu toilet dan disinfektant itu memang sering kosong. Beruntung jika pembeli datang saat supermarket sedang memasukkan stok baru sehingga bisa langsung membelinya. Namun saya masih mendapati kosong atau tak banyak pada stok tisu toilet, disinfektan dan rak makanan tahan lama di beberapa supermarket.

5. Tetap jaga jarak

Perilaku yang berubah adalah soal jaga jarak. Supermarket mulai menempelkan tanda peringatan untuk menjaga jarak di lantai supermaket. Ada sebagian supermarket di sini yang memang memiliki toko daging di dalam supermarket. Dulu kita bisa bebas berkomunikasi, melihat apa yang akan dibeli lebih dekat ke etalase kaca sambil menunggu giliran. Kini ada peringatan untuk tidak mendekati etalase kaca sekitar dua meter.

Begitu tiba di kasir, ada peringatan untuk tetap jaga jarak sekitar dua meter antara satu pembeli dengan pembeli lainnya sembari menunggu giliran di kasir. Selain itu, kasir kini dilengkapi dengan partisi transparan pelindung yang menjadi jarak antara pembeli dengan kasir. Dahulu, tentu tidak begitu.

Begitulah hasil pengalaman saya terhadap perubahan perilaku berbelanja yang berbeda setelah krisis corona masih terjadi sampai sekarang. Pastinya, kita semua ingin sehat dan berharap bahwa wabah ini segera berlalu.

Bagaimana perubahan perilaku berbelanja di tempat tinggal anda?

Musim Semi Tiba, Pelajari 5 Hal Berkebun Untuk Pemula Seperti Saya

Bibit tanaman mulai dijual di supermarket, tanda musim semi sudah dimulai.

#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Hari Jumat lalu (20/3) adalah hari pertama dimulainya musim semi di Jerman. Itu artinya musim dingin pun sudah berlalu dan berganti musim yang baru. Tiap musim punya kelebihan dan kekurangannya sendiri. Namun pergantian musim selalu disambut gembira agar kehidupan baru yang lebih baik segera berlanjut. Meski wabah corona masih melanda Jerman, tetapi banyak orang optimis ini akan segera berlalu seiring pergantian musim.

Kami masih berdiam di rumah sampai batas waktu ditentukan. Ada banyak ide bisa dilakukan di rumah seperti mencoba berkebun. Jangan bayangkan berkebun seperti layaknya profesional yang menghasilkan panen nantinya berlipat-lipat! Berkebun yang saya maksud adalah untuk pemula yang nantinya hanya dikonsumsi untuk kalangan sendiri.

Oleh karena itu, teknik berkebun untuk pemula perlu diperhatikan. Siapa tahu anda bisa seberuntung saya bisa menikmati panen tomat cherri atau cabai, sehingga tidak perlu membelinya lagi. Anda juga bisa mencoba tanaman lain seperti tanaman yang digunakan buat masakan. Ada basilikum, seledri atau daun schnittlauch, yang bisa digunakan untuk bahan masakan.

Ilustrasi. Menikmati hasil panen itu rasanya sesuatu yang luar biasa.

1. Berkebun itu bukan sekedar isi waktu luang

Awalnya saya berpikir bahwa berkebun itu mudah, hanya tancapkan tanaman yang dikehendaki atau sering saja menyirami tanaman. Ternyata tidak seperti itu. Berkebun itu tetap perlu ‘hati’ artinya kita mengerjakannya dengan penuh cinta, bukan sekedar isi waktu lowong. Jika kita ingin hasil maksimal dalam berkebun, maka lakukan juga dengan penuh cinta.

Berkebun itu seperti menikmati waktu bersama tanaman yang disayangi. Anda bisa bayangkan berkebun seumpama kita memelihara hewan peliharaan. Semua diperlukan dengan penuh cinta. Berkebun itu bisa dijadikan profesi, tetapi saya kali ini menekankan berkebun sebagai hobi atau kebiasaan baru di rumah. Bukan untuk mengisi waktu luang, tetapi hasil berkebun tentu dinikmati sendiri dan lebih sehat lagipula.

2. Tentukan dimana lokasinya

Berkebun tentu butuh lahan untuk tanaman yang dikehendaki. Tak penting seberapa luas lahan yang anda miliki, yang penting niatnya untuk berkebun. Anda bisa manfaatkan halaman belakang rumah untuk ditanami atau balkon rumah yang tak luas. Intinya, lokasi dan luas lahan menentukan juga tanaman yang dikehendaki.

Tak punya lahan untuk ditanami, bukan berarti anda tak bisa berkebun. Ada teknik moderen yang bisa disiasati, misalnya tanaman dengan pot seperti tanaman basilikum atau seledri yang bisa diletakkan di pot di dapur. Sewaktu-waktu tanaman ini bisa langsung dimanfaatkan. Ada juga tanaman gantung untuk menghiasi beranda rumah. Bunga hidup yang bisa diletakkan di dalam rumah pun bisa termasuk dalam kegiatan berkebun.

3. Beli bibit dan pilih tanaman yang dikehendaki

Mulainya musim semi bisa tampak dari ketersediaan bibit tanaman yang dijajakan di rak supermarket. Tak perlu ke supermarket khusus untuk membeli bibit tanaman, supermarket di sini menyediakannya. Berbagai bibit tanaman tersedia dengan mudahnya. Atau tanaman yang sudah berpot bisa diperoleh sesuai selera dan kebutuhan.

Tak hanya dijual dengan harga terjangkau, bibit tanaman terkadang diberikan secara cuma-cuma kepada pelanggan supermarket. Itu yang saya alami di sini. Atau bibit tanaman juga diberikan gratis sebagai kampanye cinta bumi. Keren ‘kan!

4. Rajin untuk merawat kesuburan tanaman

Tidak semua tanaman itu punya perawatan yang sama. Tidak perlu juga menjadi ahli tanaman untuk berkebun. Anda perlu rajin merawatnya sesuai kebutuhan tanaman. Bila anda membeli bibit tanaman atau tanaman berpot di sini maka selalu tersedia petunjuk informasi bagaimana merawatnya dengan baik. Seperti berapa banyak anda harus menyiramnya, jangkauan sinar matahari hingga perlunya pupuk agar bisa tetap subur.

Bila anda tidak memiliki informasi perawatan, anda bisa bertanya kepada petugas yang menjualnya. Biasanya mereka adalah orang yang mumpuni dan dibekali pengetahuan untuk merawat tanaman.

5. Konsisten dan komitmen bila ingin hasilkan tanaman yang dikehendaki

Untuk mendapatkan hasil yang dikehendaki, bersabarlah! Segala sesuatu itu butuh proses untuk memperoleh hasilnya. Oleh karena itu, anda perlu konsisten dan komitmen untuk merawatnya mulai dari bibit hingga menjadi tanaman yang dikehendaki. Ini adalah kunci bagi pemula yang memulai berkebun seperti saya.

So, apakah anda sudah mulai tertarik berkebun seperti saya?

Tips Untuk Anda (11): 10 Hal Berikut Harus Dilakukan Saat Gunakan Mesin Cuci Piring di Rumah

Ilustrasi. Mesin cuci piring rumah tangga biasanya bisa dipesan bersamaan desain kitchen set di awal.

Mesin cuci piring kini menjadi alat bantu rumah tangga moderen yang yang sangat diperlukan bagi mereka yang ingin praktis. Saya ingat dulu saya punya beberapa teman yang tak suka mencuci piring dan perlengkapan makan selesai waktu makan. Alasannya, mereka merasa jijik, enggan bahkan malas untuk mengerjakannya. Lainnya mengaku bahwa mencuci piring merupakan pekerjaan rumah tangga menyita waktu. Sementara saya lebih suka mencuci piring dan perlengkapan makan ketimbang memasak.

Setelah saya memiliki mesin cuci piring di rumah, saya paham bahwa ini sangat membantu saya mengerjakan pekerjaan rumah sama seperti mencuci pakaian. Jika kita tahu bagaimana memanfaatkan mesin cuci piring sesungguhnya mesin cuci piring itu lebih hemat listrik dan air. Memang tak semua perlengkapan makan bisa dimasukkan dalam mesin cuci piring, misalnya baskom besar, panci ukuran besar dan peralatan makan yang berat seperti uleg-uleg batu misalnya. Namun saya merasa terbantukan memiliki mesin cuci piring di rumah.

Sesungguhnya mesin cuci piring dalam keperluan rumah tangga, berbeda dengan mesin cuci piring untuk keperluan bisnis. Mesin cuci piring untuk keperluan bisnis punya daya watt yang besar dan bekerja lebih cepat. Bahkan fungsinya bisa terpisah, ada yang khusus untuk piring dan perlengkapan makan dan yang lain mesin khusus untuk gelas kaca (=gelas beling).

1. Bersihkan peralatan makan sebelum dicuci

Jangan pernah meletakkan piring dan perlengkapan makan dengan sisa makanan yang masih menempel! Karena sisa makanan yang menempel pada sendok makan misalnya, pada saat di dalam mesin cuci piring dan tak terjangkau di sendok tersebut maka sisa makanan pada sendok akan mengerat dan membekas. Akibatnya akan lebih sulit dibersihkan. Lagi pula mesin cuci piring rumah tangga itu berbeda dengan mesin cuci piring untuk kepentingan bisnis yang mudah dibersihkan tiap saat. Sebaiknya bersihkan dulu segala perlengkapan makan dari kotoran makanan/minuman yang menempel pada perlengkapan sebelum diletakkan di mesin cuci piring.

2. Nyalakan mesin cuci piring saat sudah penuh

Setelah perlengkapan makan sudah dipakai dan dibersihkan dari kotoran makanan/minuman maka tunggulah sampai mesin cuci piring penuh. Anda tak mungkin menggunakan mesin cuci piring tiga kali sehari setelah waktu makan. Saya menyalakan mesin cuci piring sekitar dua atau tiga hari sekali tergantung frekuensi dan banyaknya perlengkapan makan yang digunakan. Untuk keperluan rumah tangga, mesin cuci piring di rumah dikemas berbeda untuk keperluan bisnis, yang setiap saat bisa dinyalakan. Jika mesin cuci piring sudah penuh, kita bisa menyalakannya. Tentu ini lebih efisien, hemat energi dan air juga.

3. Atur dan seleksi peralatan makan sebelum dicuci

Mesin cuci piring rumah tangga umumnya dua tingkat. Tingkat pertama biasanya saya gunakan untuk cangkir dan perlengkapan makan yang tak berat. Saya biasanya menempatkan sendok sayur, piring kecil atau mangkuk kecil. Kadang mangkuk plastik yang berminyak, bekas memasak pun saya letakkan di tingkat atas. Usahakan agar tingkat atas tidak memiliki beban berlebihan dibandingkan tingkat bawah. Pastikan juga piring besar tidak mengganggu kipas mesin cuci piring. Jangan biarkan menumpuk dan menempel perlengkapan makan sehingga tidak terjangkau untuk dibersihkan.

4. Untuk gelas kaca, sebaiknya dicuci terpisah

Umumnya gelas kaca tidak terlalu kotor dan memerlukan mesin cuci piring. Gelas kaca biasanya saya gunakan untuk minum air mineral, sirup, soft drinks dan sebagainya. Sisanya saya lebih gunakan cangkir. Berbeda bahan material antara gelas kaca dengan cangkir tentunya. Gelas kaca memiliki mesin cuci tersendiri, namun umumnya tidak banyak diperlukan dalam keperluan rumah tangga. Untuk berhemat, gelas-gelas kaca saya cuci manual. Cukup tutup wastafel dengan karet penutup, penuhi dengan air panas. Lalu biarkan semua dalam di dalam wastafel beberapa saat dan beri sedikit sekali sabun. Kemudian anda bisa membilasnya dan membiarkannya kering beberapa menit.

5. Pisau pemotong sayuran dan daging tidak dicuci dengan mesin cuci piring

Tidak semua perlengkapan makan bisa dicuci dengan mesin cuci piring. Misalnya pisau yang digunakan untuk memotong sayuran dan daging. Mengapa? Mesin cuci akan membuat pisau menjadi tumpul dan tak berfungsi dengan baik. Saya biasanya mencucinya langsung setelah digunakan. Pisau untuk keperluan makan seperti yang menjadi kebiasaan makan di Eropa, tentu anda bisa mencucinya dengan mesin cuci piring.

6. Gunakan deterjen yang tepat dan khusus mesin pencuci piring

Harga deterjen mesin cuci piring memang lebih mahal ketimbang deterjen untuk mencuci piring manual. Namun deterjen mesin cuci piring memang menjamin higenitas peralatan makan yang digunakan. Deterjen khusus pencuci piring milik saya bentuknya tablet. Pernah suatu kali saya pakai deterjen yang tidak tepat dan berharga murah, hasilnya bercak bekas deterjen menempel pada peralatan makan dan peralatan makan tidak maksimal bersihnya. Sebagai konsumen, kita perlu mempertimbangkan deterjen yang tepat sesuai kebutuhan.

7. Bersihkan karet dan saringan residu pada mesin cuci piring secara teratur

Apa pun namanya sebagai alat bantu manusia, tentu kita harus merawat dan membersihkannya usai digunakan. Begitu pun mesin cuci piring. Saat saya sedang libur seperti sekarang, saya manfaatkan waktu dengan membersihkan karet yang menjadi lubang air mesin cuci piring dan karet penyaring. Hal ini untuk membantu agar mesin cuci tetap terawat dan tidak mengeluarkan bau yang tak sedap.

8. Selesai mesin cuci piring berhenti, ini yang harus dilakukan

Jika kita sudah menggunakan mesin cuci piring, tunggulah sampai mesin cuci piring dengan penunjuk waktu berhenti! Lalu tarik bagian penutupnya agar uap dari mesin cuci piring bisa keluar. Ini akan membantu mengerikan perlengkapan makan yang sedang kita cuci. Tunggu beberapa saat maka anda bisa meletakkan dan mengembalikan piring dan perlengkapan yang sudah bersih ke tempat semula. Sepele memang, tetapi ini adalah cara merawat mesin cuci piring yang baik.

9. Keringkan dan bersihkan dengan air

Jika peralatan makan masih tampak basah, maka gunakan waslap bersih untuk mengeringkannya. Namun ini jarang sekali saya temukan terjadi. Pun bila ada peralatan makan yang masih bernoda, bisa gunakan air dan segera dikeringkan. Ini penting untuk sendok, garpu dan pisau makan karena terbuat dari bahan stainless steel agar tetap terawat.

10. Pasang pewangi khusus

Saya juga gunakan pewangi yang ditempelkan di mesin cuci piring untuk menjaga kelembaban dan menghindari bau tak sedap dari mesin cuci. Cukup ditempelkan saja di salah satu bagian rak dalam mesin cuci piring.

Semoga sepuluh tips di atas bermanfaat!

10 Aktivitas Menghilangkan Kebosanan di Rumah Karena Tak Bisa Berpergian Akibat Pandemi Corona

Ilustrasi.

Tak ada yang bisa menebak apa yang terjadi dalam hidup. Segudang rencana sudah disusun saat awal tahun. Sejumlah ide perjalanan sudah terbayang di sepanjang tahun. Beberapa tawaran pekerjaan untuk mengganti haluan di tahun ini pun sudah dibuat. Semua batal bahkan tertunda karena pandemi virus corona yang sekarang melanda dunia.

so ist das Leben eben” kata orang Jerman. Atau kata orang Prancis “c’est la vie” yang bisa dikatakan dalam bahasa Indonesia, itulah hidup. Kita hanya berencana, tetapi ada sesuatu yang berada di luar kendali kita yang menentukan semua itu.

Saya tidak cukup ahli untuk menceritakan soal pandemi virus yang kini mewabah di dunia, termasuk di wilayah tempat tinggal saya. Namun saya punya 10 ide berikut yang bisa dilakukan selama kita berada di rumah agar kita tetap aktif dan produktif.

1. Beribadah di rumah

Ketika bencana, wabah, kesulitan dan krisis terjadi pada manusia, umumnya kita kembali berserah pada Tuhan. Aktivitas ibadah mingguan yang seharusnya dilakukan kemarin tiba-tiba ditiadakan di gereja wilayah tempat tinggal saya. Tentu ini tidak menyurutkan niat dan minat tiap orang untuk beribadah, kita bisa tetap beribadah di rumah. Sementara berbagai ahli bertindak untuk menanggulangi penyebaran virus corona dan melakukan penyembuhan maka kita bisa berharap keajaiban dan mujizat dari Tuhan lewat ibadah di rumah.

2. Lakukan aktivitas harian dari rumah

Bekerja dan belajar dari rumah, bukan tidak mungkin bisa dilakukan. Ada yang menerapkan program belajar jarak jauh, ada pula yang mengadakan temu wicara online yang membahas pekerjaan. Bukankah kini komunikasi digital mampu mengatasi jarak dan ruang? Sementara saya tetap menulis blog harian sebagai misi 1000 hari blogging, datang bekerja bilamana diperlukan, mengerjakan bahan ujian di rumah dan berinteraksi dengan banyak orang lewat komunikasi maya.

Selama ini aktivitas saya lebih banyak di luar rumah karena itu mungkin begitu menarik perhatian dan menyita waktu, mengapa tidak membangun suasana rumah yang nyaman untuk bekerja dan belajar. Saya kondisikan ruang kerja/belajar di rumah yang mungkin tidak terpikirkan. Toh, kita bisa menikmati suasana kerja/belajar yang hommy dan santai. Waktunya berhemat pengeluaran ‘kan.

3. Membaca

Ada sejumlah buku yang dibeli di pameran buku dan toko buku yang belum dibaca, akhirnya saya menghabiskan waktu dengan berburu bahan bacaan tersebut. Membaca pun tidak harus buku saja, saya bisa juga melakukannya dengan media lainnya sepanjang kita menyukai aktivitas membaca. Membaca pun bisa di balkon rumah sambil menikmati suasana jelang musim semi. Atau saya membaca sambil berendam air panas di bathtub rumah. Wah!

4. Olahraga di rumah

Apakah berolahraga hanya dilakukan di luar rumah? Tentu tidak. Ada banyak pilihan berolahraga yang bisa dilakukan di rumah. Mengitari halaman rumah beberapa kali, berlari kecil atau naik-turun tangga rumah adalah pilihan olahraga di rumah. Ada yoga, senam dan sebagainya yang juga bisa dipelajari dari media pembelajaran online.

5. Menonton film

Kita memang tidak bisa pergi ke bioskop sementara waktu, tetapi saya bisa menyaksikan aneka film yang tidak terpikirkan sebelumnya. Film drama, film biografi hingga film komedi sudah memiliki daftar urutan untuk ditonton di rumah. Smart TV pun memudahkan kita terhubung dengan internet sehingga memudahkan saya memilih film yang disuka. Tayangan program televisi di Jerman pun tak kalah banyak dan menariknya. So, kini waktunya menonton film di rumah.

6. Mencoba resep masakan baru

Kafe dan restoran ditutup? Siapa takut! Sementara waktu saya bisa mengembangkan eksperimen kreasi memasak yang bisa diujicobakan di rumah. Resep masakan bisa datang darimana. Asalkan ada kemauan, kita masih bisa memasak menu baru di rumah. Supermarket masih diijinkan dibuka untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari.

7. Membersihkan rumah dan menata ulang

Punya banyak waktu di rumah? Ini waktunya bersih-bersih rumah dan menata ulang perabotan di rumah. Ide yang brillian, bahkan kini saya bisa menempatkan ruang kerja yang bersebelahan dengan milik suami. Membersihkan rumah ternyata menjadi cara ampuh untuk menyeleksi barang yang diperlukan dan membuang barang yang tidak butuhkan. Jika barang-barang tersebut tidak diperlukan, sementara waktu saya bisa simpan di gudang atau ruang bawah tanah.

8. Berkebun

Sebentar lagi musim semi tiba, banyak orang di sini sudah mulai bersiap bibit tanaman dan merapikan kebun mereka. Meski punya halaman tak luas, berkebun itu ternyata cukup menyita perhatian dan waktu tetapi hasilnya memuaskan. Tahun lalu saya berhasil memiliki tanaman tomat cherri yang rasanya ternyata lebih lezat ketimbang beli di supermarket. Ada beberapa tanaman bunga juga yang bisa menjadi pemandangan indah di balkon rumah. Salju sudah tak turun lagi maka kebun dan perkarangan rumah pun mulai menjadi perhatian orang Jerman di sini untuk bertanam dan berkebun.

9. Bermain di rumah

Bermain di rumah pun bisa dilakukan bersama suami. Bermain kartu, games online atau permainan tradisional masa kecil pun tak luput dari minat saya bermain di rumah. Bermain pun tak harus lewat permainan saja, ada juga kesempatan bernyanyi karaoke atau memainkan alat musik. Seru dan asyiknya di rumah!

10. Lakukan hobi baru semisal lukis, gambar, main musik, menulis, dsb.

Anda pasti tak percaya bahwa kini saya sedang mencoba melukis. Ya, di sini bisa dengan mudah di supermarket menyediakan kanvas dan cat warna. Akhirnya saya ketagihan melukis, memang belum tampak profesional tetapi hasil lukisan bisa untuk menghiasi dinding rumah. Hobi lain pun bisa anda lakukan asalkan anda suka mengerjakannya.

Sepuluh aktivitas di atas yang saya rencanakan dimaksudkan untuk mengurangi kebosanan di rumah sampai kondisi di luar membaik. Anda sendiri bagaimana?

5 Alasan Mengapa Radio di Jerman Tetap Bertahan

Ilustrasi. Mendengarkan radio selama perjalanan supaya tidak membosankan.

Radio adalah salah satu saluran media komunikasi yang masih digunakan meski dunia komunikasi sekarang berkembang lebih cepat lewat internet. Tetapi tidak ada yang menggantikan radio. Radio masih menjadi saluran media yang efektif untuk menjangkau seluruh masyarakat. Di Jerman radio memiliki tempat tersendiri, begitu pengalaman saya berada di Jerman.

Baca juga: Kiat diwawancarai Radio (live report)

Selama saya masak di dapur, saya punya radio untuk menemani aktivitas memasak. Radio khusus di dapur bentuknya kecil dan praktis, yang memang ditempatkan di dapur. Namanya radio dapur. Sambil masak, saya bisa mendengar berita dan lagu-lagu agar aktivitas memasak saya menyenangkan.

Berbeda dengan kebutuhan radio di mobil, radio menemani saya selama perjalanan. Saya bisa mendengarkan musik yang memberi semangat saya memulai aktivitas. Yang utama, saya menjadi paham kondisi jalanan terkini. Lewat radio, saya jadi tahu bagaimana kondisi cuaca dan perjalanan.

Begitu praktisnya radio, saya pernah menginap di hotel berbintang di sini yang menyediakan radio di kamar mandi. Namanya juga radio kamar mandi, ada yang sebut duschradio atau badezimmer radio. Radio yang dimaksud hanya diselipkan di dinding kamar mandi, dekat wastafel. Ukurannya kecil dan praktis, hanya sebagai hiburan selama di kamar mandi. Tak bosan di kamar mandi, karena ada radio yang menemani.

Lain lagi, pengalaman saya mendengar radio saat sedang berada di klinik praktik dokter gigi. Itu artinya radio juga bisa menjadi media hiburan yang masih eksis di sini. Meski radio tidak diperdengarkan dengan suara keras, tetapi alunan musik dan berita yang diperdengarkan membuat orang perhatian dan menyimak.

Siaran radio pertama kali diperdengarkan secara resmi di Jerman tahun 1923. Hampir mendekati seratus tahun usia radio, kira-kira apa yang mendasari radio di Jerman masih tetap populer bagi para pendengarnya yang setia. Saya berusaha mencari tahu.

1. Jangkauan pendengar radio itu lebih banyak

Ya, ini diketahui setelah dilakukan survei terhadap sejumlah orang. Hasilnya menunjukkan lebih banyak orang mendengarkan siaran radio ketimbang media hiburan lain. Radio bisa didengarkan dimana saja. Radio setia menemani kala dalam perjalanan, agar bisa mengetahui titik-titik yang dihindari bilamana macet. Sementara sebagian besar orang Jerman itu memiliki kendaraan. Atau informasi terkini soal cuaca yang menentukan aktivitas berikutnya. Radio kini mudah didengar dengan aplikasi yang mudah.

2. Pesan berita yang disampaikan lebih efektif.

Mengenai suatu berita, kita perlu membacanya atau menonton siaran berita tetapi melalui radio, pesan lebih efektif terekam dalam memori. Pesan di radio cukup efektif, singkat dan padat. Berita yang disampaikan lewat radio juga terbarukan dan singkat. Memang kini sudah ada internet, yang bisa mendapatkan berbagai hal dengan dua jari. Tapi bagaimana anda bisa melakukan itu bila anda sedang menyetir mobil atau memasak makanan di dapur?

Baca juga: Bagaimana menyiapkan talk show di Radio? Berikut panduannya

3. Radio dicintai di semua kalangan usia.

Suatu kali saya dan suami berkendara sekitar malam hari. Kami menyimak radio selama perjalanan. Lalu tiba jam 20.00 malam hari, si penyiar radio sedang membacakan dongeng untuk anak-anak. Saya terkejut dan berpikir bahwa radio hanya untuk orang dewasa seperti saya. Lalu si penyiar memberi pesan bahwa waktu tidur malam sudah tiba bagi anak-anak, sambil diiringi musik pengantar tidur. Luar biasa ‘kan! Nyatanya radio itu bisa untuk semua kalangan, bahkan untuk anak-anak.

4. Radio adalah media audio dengan visualisasi yang subyektif.

Radio adalah media audio yang menginspirasi kita untuk membuat visualisasi. Jika kita mendapatkan pesan dari radio maka kita mulai membuat imajinasi visual dalam pikiran kita. Ini lebih kaya ketimbang kita melihatnya dalam tayangan tontonan. Radio yang sarat berita juga sarat akan pesan yang memang berbeda ketimbang media hiburan lain. Iklan dalam radio saja misalnya, bagaimana membuat pendengar bisa membuat visualisasi dalam benak mereka tentang produk dan model yang disampaikan. Keren kan!

5. Radio terkesan lebih akrab ketimbang media hiburan lain.

Program radio tidak hanya berisi lagu dan berita saja, ada kuis, dialog interaktif, mimbar keagamaan dan lain sebagainya. Berita saja, pendengar radio bisa terlibat menyampaikan kondisi jalan raya yang sedang terjadi dan ini membantu bagi para pengendara lainnya untuk menyimak. Atau dialog interaktif yang melibatkan pendengar radio untuk menjawab suatu tema. Ini membangun keakraban yang hidup, meski tidak saling melihat satu sama lain tetapi hubungan penyiar dan pendengarnya memang memberi nuansa hangat dan terkesan akrab.

By the way, apakah anda masih suka mendengar radio juga?

Di Balik International Women’s Day, Ada Kiprah Perempuan Jerman Berikut

Ilustrasi.

Hari perempuan internasional jatuh tiap tanggal 8 Maret, yang sudah mulai diperingati di sebagian besar negara di dunia. Tahun lalu, International Women’s Day (IWD) dijadikan public holiday untuk kota Berlin, sementara wilayah tempat tinggal saya tidak menjadikannya hari libur. Tahun ini, IWD jatuh pada hari ini adalah hari Minggu dan secara kebetulan tidak libur. Hari Minggu di Jerman sudah dipastikan sebagai hari tenang, tak ada kegiatan perekonomian dan bisnis.

Inisiatif membuat Hari Perempuan (IWD) di Jerman sudah diusung sejak 100 tahun lalu. Ini sebagai bentuk peringatan agar terjadi kesetaraan gender dan mendorong emansipasi perempuan di ranah publik seperti politik, ekonomi, sosial, pekerjaan dan sebagainya. Tentu upaya ini menjadi momentum bersejarah agar peran perempuan dalam berbagai bidang kehidupan bisa terus diperjuangkan. Perempuan pun patut diperhitungkan dalam kancah politik atau terjun dalam bisnis misalnya. Ada banyak tokoh perempuan yang sudah mendunia lewat karya dan kiprahnya.

Salah satu tokoh yang diperhitungkan lahirnya IWD adalah Clara Zetkin (1857-1933). Dia adalah seorang tokoh politik yang lahir di Sachsen, Jerman dan mengusulkan hari IWD. Usulan tersebut disampaikan dalam konferensi di Copenhagen, Denmark. Konferensi yang juga menjadi gagasannya ini digelar tahun 1910 dan diikuti oleh perwakilan tokoh politik dari 17 negara. Inisiatif menyelanggarakan IWD rupanya sempat terhenti karena adanya perang dunia, namun tuntutan diselenggarakan IWD tetap dilakukan. Ia ingin menyuarakan emansipasi perempuan bahwa perempuan punya kesempatan yang sama seperti kaum pria.

Saat itu dunia politik masih didominasi kaum pria, kiprah Clara Zetkins untuk memperjuangkan emansipasi perempuan di berbagai bidang kehidupan semakin gencar. Ia pernah menulis artikel tentang ‘Die Gleichheit’ agar suara perempuan tetap terdengar luas. Ia pula menggagas konferensi perempuan yang diikuti lintas negara. Kiprah perjuangannya untuk emansipasi perempuan pada masa itu tampak dalam peran Clara Zetkins sebagai tokoh politik dan penulis.

Dalam pencarian literatur tentang Clara Zetkins, ada yang menggambarkan bahwa beliau adalah perempuan cerdas, pemberani dan pejuang yang gigih untuk mempromosikan hak-hak perempuan di masa itu. Sebagaimana anda tahu bahwa sekitar tahun 1900-an terjadi pergolakan politik di Jerman, tetapi Clara Zetkins tetap berkampanye bahwa perempuan punya hak dan peran dalam pembangunan bangsa.

Berangkat dari sejarah ini, saya yakin ini bisa menjadi alasan mengapa IWD begitu penting untuk diperingati di Jerman. Saya sebagai perempuan memang belum sehebat Clara Zetkins, tetapi setiap perempuan punya peran untuk pembangunan dan kemajuan bangsa. Perempuan bisa memulainya dari membangun ketahanan keluarganya masing-masing.

Selamat berbahagia bagi para perempuan di seluruh dunia!

5 Produk Rasa Indonesia Bisa Dibeli di Supermarket di Jerman

Dua contohnya adalah kecap manis yang memang banyak dipergunakan pada masakan Indonesia dan krupuk.

Berada jauh dari Indonesia bisa jadi memicu rasa rindu akan masakan tanah air. Saya bisa mengerti dan memahami hal tersebut. Bahkan saya yang tidak terbiasa memasak saat saya masih di Indonesia dulu, akhirnya belajar meracik dan mengolah masakan nusantara.

Berikut adalah lima produk yang mungkin, bisa mengobati rasa rindu tanah air. Lima produk ini bisa dengan mudahnya ditemukan di supermarket umumnya di Jerman. Tentang bahan pangan dari Indonesia yang lebih spesifik lainnya, anda bisa dapatkan di toko asia atau beberapa toko bahan pangan yang menjual khusus Indonesia. Toko Indonesia ini tersebar di München, Berlin dan Hamburg.

Jadi, jika anda datang ke Jerman maka tak perlu khawatir berbelanja di supermarket di sini. Setidaknya ada lima produk yang bisa mudah di dapatkan di supermarket besar di Jerman, apa saja?

1. Sambal

Sambal dan tahu juga mudah dibeli di supermarket di sini.

Tak lengkap rasanya makan tanpa sambal. Bisa jadi ini adalah dalil sebagian besar orang Indonesia yang suka makan makanan pedas. Sambal disebut sebagai penyedap rasa untuk berbagai jenis masakan. Bagi penyuka sambal, di sini tersedia aneka sambal yang bisa didapatkan di supermarket. Ada sambal manis, sambal bawang dan sambal terasi. Mereka dikemas dalam toples gelas kecil yang praktis. Karena memang tak sering juga ada cabai merah di supermarket di sini. Bila makanan tak pakai sambal, ada rasa yang tidak bisa dijelaskan lagi bagi penikmat makanan pedas. Ya, ‘kan?

2. Mie instan Indomie

Indomie dipajang di supermarket.

Baca: Indomie di Kroasia? Luar biasa

Saya pernah bercerita betapa kagumnya produk buatan Indonesia, Indomie bisa tiba di Jerman. Tak hanya di Jerman dan sekitar Eropa Barat saja ada Indomie, saat saya tiba di Kroasia pun ada Indomie. Keren juga! Nah, Indomie bisa diperoleh dengan mudah di bagian penjualan pangan asia. Indomie juga bisa didapat dengan mudah di semua toko asia di sini. Uniknya, Indomie di sini terkadang tidak ada kemasan minyak sayurnya. Saya tidak tahu, apa alasannya? Indomie adalah produk pangan Indonesia yang sudah mendunia.

Baca: Branding Indomie sampai di Jerman

3. Krupuk

Ada sebagian orang Indonesia yang cinta sekali dengan krupuk untuk dinikmati setiap saat. Entah itu, krupuk sebagai cemilan atau makanan pembuka sebelum menyantap makanan utama. Krupuk itu juga ada loh di sini. Jadi anda tak perlu khawatir bila ingin makan krupuk di Jerman, anda bisa dapatkan di supermarket.

4. Kecap manis

Nah, ini bagi mereka yang suka makan dengan menaruh kecap manis di dalamnya. Kecap manis pun tersedia di sini pada bagian rak pangan asia. Mereka di sini tahu bahwa kecap manis itu dari Indonesia, sementara masakan asia lainnya kebanyakan menggunakan soya sauce. Kecap manis itu bisa didapatkan dalam botol kecil di sini.

5. Tahu

Terakhir nih, tahu yang kini mulai digemari di restoran-restoran di sini. Tren gaya hidup vegan dan vegetaris memang sedang meningkat di sini. Itu sebab tahu pun tersedia di supermarket di sini. Tahu masuk dalam rak vegan untuk makanan dingin. Sedangkan tempe masih masuk dalam daftar makanan di toko asia saja, belum merambah sampai ke supermarket.

Begitulah hasil pengamatan dan pengalaman saya di sini. Jika ada kebutuhan pangan yang lebih, biasanya saya dapatkan di toko asia atau toko sembako Indonesia.

Kue Khas Jerman (16): Krapfen, Donut Karnaval Isi Selai Buah Jelang Hari Rabu Abu

Ramainya karnaval Faschingsdienstag di Munich beberapa tahun lalu.
Ini seperti donut di dalamnya isi selai buah dan di atasnya diberi gula bubuk.
Kue ini pun sudah mulai dijajakan di supermarket jelang Fasching, festival tahunan di Jerman.

Hari ini di beberapa negara bagian di Jerman merayakan Faschingsdienstag. Keramaian karnaval sudah dimulai sejak beberapa hari lalu. Karena Fasching itu seharusnya digelar pada satu hari sebelum hari Rabu Abu (=Aschermittwoch) maka disebut Faschingsdienstag. Kostum dan donut krapfen meramaikan supermarket sejak beberapa pekan lalu. Untuk hari ini saja, ada yang bekerja sampai jam 14.00, termasuk supermarket di area tempat tinggal saya pun buka hanya setengah hari. Sebagian memilih mengambil cuti libur untuk meramaikan karnaval yang ramai. Ini berlaku di area yang mayoritas berpenduduk katolik, atau mereka yang besok sudah memasuki masa prapaskah.

Festival ini sudah sering saya bahas di blog ini. Ini adalah salah satu tradisi di kebanyakan negara berpenduduk mayoritas katolik untuk membuat festival tersebut dan festival ini tidak wajib. Di Indonesia, saya sebagai penganut katolik tidak menyelenggarakan Fasching.

Baca: Festival kostum di Bavaria jelang Hari Raya Rabu Abu

Nah, berkaitan dengan Fasching yang jadi kegemaran masyarakat di sini untuk menggelar keriaan seperti pesta kostum, ada panganan yang tercipta. Ini semacam kue donut yang mungkin bagi anda tak asing lagi di Indonesia. Donut ini disebut donut karnaval yang biasa disebut Krapfen. Krapfen pun mulai beredar dijajakan di toko roti saat ini, menjelang acara festival tersebut. Saya pun membelinya karena penasaran tentunya.

Menjelang Fasching, ada beberapa promo yang diadakan kafe di sekitar kota saya dengan paket kopi dan krapfen. Seperti biasa, kaffeetrinken saya manfaatkan untuk duduk di sekitar kafe dan menikmati krapfen sambil saya mencari tahu keterkaitan donut karnaval dengan festival tersebut. Sementara yang lain tentu sibuk menyiapkan kostum untuk ditampilkan saat festival. Kostum-kostum ini sudah dijajakan di supermarket dan toko-toko di Jerman sejak Januari lalu.

Baca: Karnaval di Linz, Austria

Resep Krapfen

Oke, kembali soal krapfen atau donut karnaval. Saya dapat contekan resep krapfen dari kenalan yang belajar menjadi pekerja ahli (=Azubi Konditorei) di toko roti dan kue. Bahan-bahannya seperti donut yakni, tepung terigu, ragi, susu segar, gula, mentega, telur dan garam secukupnya. Lalu ini yang membedakan krapfen dengan donut lainnya yang saya kenal yaitu isian krapfen semacam selai buah. Isian krapfen biasanya selai aprikot ditambah gula dan sedikit jus lemon agar tidak terlalu mengental.

Ini sama seperti membuat donut pada umumnya. Ambil satu adonan dari campuran bahan-bahan di atas, lalu selipkan selai aprikot yang sudah disiapkan dengan bahan-bahan yang dijelaskan di atas. Bentuk dan putar seperti bola bundar kemudian biarkan mengembang sekitar 30 menit.

Hasil akhir adalah adonan tersebut yang sudah mengembang digoreng dalam minyak panas di deep fryer. Ini semacam alat praktis untuk memasak. Masak dalam suhu 175 derajat celcius kira-kira dua setengah menit hingga tiga menit atau berwarna kecokelatan. Setelah matang, tiriskan minyaknya. Setelah krapfen matang sudah dingin, anda bisa menaburi hasil akhirnya dengan gula bedak atau gula bubuk.

Kini anda tahu bagaimana membuat krapfen, yang biasa dinikmati warga Jerman di sini. Dijamin anda suka dengan kelezatannya.

Kaitan Krapfen dengan Fasching

Oh ya, lalu apa kaitan kue donut karnaval ini dengan festival fasching. Jaman dulu donut memang sudah dikenal sebagai salah satu kue meriah dan mudah disajikan saat ada festival seperti fasching misalnya. Pembuatannya sederhana menyebabkan krapfen ini sudah ada sejak tahun 900-an loh. Namun ada yang merilis resep krapfen secara tertulis dan dipublikasikan pada abad 15 di Austria. Setidaknya krapfen atau donut ini termasuk kue tertua juga.

Pasti anda penasaran mengapa namanya krapfen, saya pun mencari tahu. Rupanya kata krafpen berasal dari ejaan lama bahasa Jerman (=Althochdeutsche Sprache) yang biasa dipergunakan pada abad pertengahan. Krapfen itu merujuk pada kue yang digoreng dalam minyak panas, yang dimaksud adalah donut. Karena terbiasa dengan penyebutan kue karnaval ini, orang-orang pun tetap menyebut dengan istilah lama meski sekarang warga Jerman sudah menggunakan ejaan baru bahasa Jerman sejak abad 19 (=Mittelhochdeutsche Sprache).

Begitulah, dari soal kue dan tradisi kita seperti belajar banyak hal. Kira-kira apakah anda punya informasi seputar kue yang diambil dari nama tradisi?

Begini 5 Penyebutan dan Cara Masak Telur di Jerman

Telur adalah salah satu stok makanan yang wajib tersedia di rumah. Pasalnya telur bisa dijadikan sarapan pagi, makan siang hingga makan malam. Semua ada pada kebutuhan anda untuk mengolah telur agar tetap lezat dinikmati. Ini juga yang saya alami selama tinggal di Jerman. Ada lima penyebutan untuk mengolah telur berdasarkan pengalaman saya tersebut.

Lima penyebutan berikut adalah cara mengolah dan memasak telur di Jerman. Biasanya makan telur berikut lebih sering saat sarapan pagi. Telur dan roti adalah contoh menu sarapan pagi yang mudah dibuat dan dikreasikan. Untuk resep telur sebagai sarapan pagi, silahkan cek di sini.

Baca: Resep olah telur dalam 5 menit untuk sarapan pagi

1. Gekochtes ei (Telur rebus)

Meski terkesan sepele, ternyata tidak semua orang bisa memasak telur rebus dengan baik.

Awalnya saya benar-benar tak tahu bagaimana memasak telur rebus dengan baik. Maklum selama saya tinggal di Indonesia, saya memang jarang sekali bersentuhan dengan dapur. Hingga akhirnya saya menikah, saya belajar memasak telur rebus dari suami. Telur rebus bisa untuk sarapan pagi atau jika sudah dingin, telur rebus bisa untuk makan malam. Akhirnya saya menjadi tahu bagaimana membuat telur rebus dengan baik setelah terbiasa bersentuhan dengan dapur selama hidup di Jerman. Ternyata mudah loh, berikut caranya.

Pertama, panaskan panci yang berisi telur yang hendak direbus dan air yang menutupi keseluruhan telur. Beri sedikit garam. Lalu tunggu hingga air mendidih. Ketika air berisi telur sudah mendidih, kecilkan api dan tunggu hingga masak selama 10 menit. Hasilnya anda akan mendapatkan telur rebus yang benar-benar matang. Telur rebus memang jadi salah satu bagian dari sarapan bagi sebagian orang Jerman. Itu sebab, mereka sampai punya perlengkapan makan untuk meletakkan telur rebus dan sendok telur. Keren!

2. Spiegelei (Telur mata sapi)

Bisa tambahkan sedikit garam dan bubuk paprika misalnya.

Telur mata sapi bisa jadi merupakan favorit anda. Mengapa telur mata sapi disebut spiegelei dalam bahasa Jerman? Spiegel diterjemahkan menjadi ‘cermin’ dan ei adalah telur. Konon telur mata sapi ini jika sudah masak di atas wajan, warna kuningnya utuh dan berkilau seperti cermin. Begitu pun warna putihnya tetap utuh. Itu sebab mereka menjulukinya sebagai spiegelei. Sementara kita menjulukinya telur mata sapi, diambil dari terjemahan julukan ‘bull’s eye’ dari hasil menggoreng telur. Dimana kuning telurnya tetap utuh seperti mata. Tetapi bagaimana orang-orang di sini membuat telur mata sapi, berikut caranya.

Panaskan wajan, lalu beri sedikit butter. Ketika butter sudah meleleh, pecahkan telur di atas wajan. Biarkan masak tanpa dibolak-balik. Beri taburan sedikit garam dan merica. Angkat telur ketika bagian bawahnya sudah masak. Kira-kira anda memasaknya selama 3-5 menit. Ada sebagian juga yang ingin telur mata sapi setengah matang, itu berarti anda jangan terlalu lama memasaknya.

3. Rührei (Telur orak-arik)

Telur orak-arik.

Teknik telur selanjutnya adalah telur orak-arik. Ini mungkin sudah sering anda buat di rumah. Sebagian orang di sini ada juga yang menikmati telur orak-arik sebagai sarapan pagi. Tentu telur orak-arik ini dinikmati bersama roti dengan butter. Di hotel di Jerman yang menyediakan sarapan pagi, maka anda biasanya bisa menemukan aneka telur yang dihidangkan termasuk telur orak-arik.

Ambil beberapa telur dan letakkan dalam wadah. Kocok telur dengan ujung garpu hingga semua telur bercampur rata. Beri garam secukupnya. Panaskan wajan dan letakkan butter pada keseluruhan permukaan wajan. Lalu tuang telur ke atas wajan datar. Telur mulai diacak-acak dengan sendok kayu setiap sisi ke tengah telur secara berirama hingga masak. Setelah telur orak-arik sudah masak, letakkan di atas piring. Anda bisa memberi taburan paprika bubuk atau merica bubuk sesuai selera.

Oh ya, tak jarang juga orang-orang di sini membuat telur orak-arik dengan schinken, bacon yang sudah matang. Jika ditambahkan bacon, maka tak perlu lagi diberi garam. Karena telur orak-arik sudah terasa asin bila diberi bacon.

4. pochierte Eier (Telur setengah matang)

Telur setengah matang.

Selanjutnya, ini adalah bagian teknik memasak telur yang sulit. Tetapi telur setengah matang yang berbeda dari telur rebus pada nomor 1 ini juga banyak digemari sebagai pilihan sarapan pagi buat kebanyakan orang-orang Jerman. Penasaran? Simak caranya berikut.

Panaskan wajan yang berisi air setengah panci kira-kira. Lalu beri garam ke dalam air. Tunggu air hingga mendidih. Pecahkan telur di mangkuk kecil agar telur tidak hancur. Jangan diaduk! Saat air mendidih maka kecilkan api sambil masukkan telur dalam mangkuk tadi. Masak hingga empat menit lamanya. Lalu angkat telur dengan sendok penyaring yang biasa digunakan untuk menggoreng. Agar tidak basah saat diletakkan di piring, pertama letakkan dulu di atas piring yang berisi tisu makan. Gunanya untuk menyerap air. Secara hati-hati, pindahkan ke piring. Belah setengah telur hingga kuningnya meleleh. Beri black paper untuk tambahan rasa.

5. Omelette (Telur dadar gulung)

Omelette dipesan saat sarapan pagi di hotel.

Terakhir adalah omelette yang mungkin juga sering anda buat di rumah. Jika olahan telur di atas bisa diterjemahkan dalam bahasa Jerman, tidak untuk omelette. Kata omelette memang berasal dari negeri tetangga, yakni Prancis yang muncul sekitar abad 18. Omelette sendiri memang jadi sarapan pagi di negerinya. Di Ho Chi Minh City, Vietnam saat saya berkunjung ke sana, saya baru tahu omelette dan roti baguette menjadi sarapan pagi yang umum. Namun, bagaimana omelette yang dibuat umumnya oleh warga di sini?

Siapkan wadah. Masukkan dua buah telur, tambahkan irisan paprika, speck, sedikit jamur jika suka, garam dan merica. Kocok yang kuat. Panaskan wajan dan masukkan butter. Masukkan adonan telur. Saat setengah matang, gulung telur sehingga menjadi rolade. Masak hingga matang. Sajikan selagi hangat.

Sekarang anda jadi tahu ‘kan nama kreasi telur saat sarapan pagi di Jerman. Ini membantu anda bila jadi turis di sini. Semoga bermanfaat!