Kreasi Sendiri (48): Hänchenschnitzel, Schnitzel Daging Ayam dan Mini Kentang Rebus ala Rumahan

Penampakan masakan schnitzel buatan rumahan.

Schnitzel adalah makanan meriah yang populer di Jerman. Anda bisa menemukan berbagai hidangan schnitzel dari berharga murah di Imbiss atau toko daging hingga berharga mahal di restoran ekslusif. Jika anda datang ke Jerman maka schnitzel jadi menu wajib dicoba. Schnitzel ada yang berbahan daging sapi, daging babi, daging ayam bahkan schnitzel khusus untuk vegetarian pun tersedia.

Ngomong-ngomong soal schnitzel, kali ini saya ajak anda membuat schnitzel di rumah. Schnitzel ini berbahan dasar daging ayam fillet. Di sini saya menggunakan daging ayam kalkun agar rasanya lebih istimewa lagi. Waktu pengerjaan selama tiga puluh menit, anda bisa siasati dengan merebus mini kentang sebagai side dishes. So, langsung saja apa yang diperlukan untuk schnitzel.

Bahan yang diperlukan

  1. 2 potong Daging ayam fillet kalkun
  2. 5 sendok makan tepung
  3. 8 sendok makan tepung panir (tepung roti)
  4. 1 buah telur dikocok
  5. 1 lemon
  6. Garam dan merica
  7. Fett/bisa diganti dengan minyak goreng
  8. Kentang mini
  9. Air

Langkah memasak

Pertama, masak mini kentang rebus

  1. Cuci bersih kentang.
  2. Masukkan dalam panci yang berisi air hingga memenuhi kentang.
  3. Beri sedikit garam dan masak hingga air mendidih
  4. Setelah mendidih, masak dalam api sedang selama tiga puluh menit.
  5. Setelah masak, tiriskan airnya.
  6. Kentang yang dingin akan lebih mudah untuk dikupas.
  7. Sajikan dengan dekorasi irisan daun seledri.

Kedua, buat schnitzel

  1. Ambil ayam fillet dan pukul kedua sisinya.
  2. Beri garam dan merica.
  3. Siapkan tiga wadah. Wadah pertama, tepung terigu. Wadah kedua, telur yang dikocok. Wadah ketiga, tepung panir/roti.
  4. Masukkan satu daging ayam fillet ke wadah pertama, lumuri dengan tepung terigu seluruhnya.
  5. Lanjutkan ke wadah kedua, rendam dengan telur.
  6. Masukkan lagi ke wadah ketiga, lumuri daging dengan tepung panir/roti.
  7. Panaskan wajan dan ambil satu sendok fett/minyak goreng.
  8. Goreng daging hingga berwarna cokelat keemasan di kedua sisi.
  9. Sajikan dengan mini kentang di atas dan irisan lemon.

Selamat mencoba di rumah!

Kreasi Sendiri (47): Bihun Kuah Saus Tomat Rasa Udang dan Telur

Bihun kuah saus tomat dengan rasa udang.

#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Memasak di rumah memang tak pernah bosan, apalagi jika kita pandai mengkreasikan bahan makanan di rumah. Kebetulan saya masih memiliki bihun yang tersisa, dari makan bakso bihun kemarin. Resep bakso buatan sendiri, bisa anda cek di link ini. Akhirnya, saya mengkreasikan bihun dengan bahan makanan yang tersedia di rumah, yakni udang dan pak choy. Intinya, memasak sendiri itu sesuai selera pun lebih sehat lagi.

Bahan yang diperlukan

  1. 1 bungkus kecil bihun
  2. 1 ikat sawi pak choy
  3. 1 butir telur ayam
  4. 50 gram udang bersih
  5. Cabai sesuai selera
  6. 2 siung bawang putih
  7. 3 siung bawang merah
  8. 1/2 sendok makan saus tiram
  9. 2 sendok makan pasta tomat
  10. Garam dan merica
  11. 1 sendok minyak sayur
  12. Air secukupnya
  13. Bawang goreng jika suka

Langkah memasak

  1. Masak air hingga mendidih. Matikan kompor. Masukkan bihun dan rendam dalam air mendidih. Tunggu sampai 10 menit. Tiriskan airnya, kemudian singkirkan sementara.
  2. Masak air hingga mendidih. Masukkan udang hingga masak 10-15 menit. Tiriskan airnya dan singkirkan sementara.
  3. Iris cabai, bawang merah, bawang putih dan juga sawi.
  4. Panaskan wajan dan masukkan minyak sayur.
  5. Masukkan cabai, bawang merah dan bawang putih. Masak beberapa menit.
  6. Masukkan telur, biarkan beberapa menit hingga setengah matang. Orak-arik telur bersamaan dengan cabai, bawang merah dan bawang putih.
  7. Beri saus tiram. Masak bersamaan.
  8. Tambahkan air sesuai selera.
  9. Setelah air mendidih, masukkan sawi pak choy. Masak hingga layu.
  10. Tambahkan pasta tomat, garam dan merica dan aduk kuahnya hingga mengental.
  11. Tambahkan bihun matang. Masak dalam api kecil selama lima menit.
  12. Sajikan dengan udang matang dan bawang goreng, jika suka.

Silahkan dicoba di rumah!

Kreasi Sendiri (46): Hanya Garam dan Merica Saja, Enak Loh Steak dan Kentang Goreng Ini

Cuma garam dan merica doang bumbunya!

#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Edisi masak memasak di rumah kali ini adalah steak dan kentang goreng buatan sendiri. Selama berdiam di rumah, kita bisa membuat masakan ala restoran yang istimewa. Tentu ini semua tergantung bagaimana membuatnya dan menata masakan tersebut sehingga tampak spesial. Bahkan saya tidak menyangka, hanya garam dan merica saja, anda bisa membuatnya enak seperti yang saya buat di atas.

Bahan yang diperlukan

  1. Daging potongan steak
  2. Garam
  3. Merica
  4. Fett/bisa diganti minyak goreng
  5. Kentang
  6. Minyak goreng

Langkah memasak

Pertama, kentang goreng (pommes)

  1. Kupas kentang secara keseluruhan.
  2. Cuci bersih dan tiriskan airnya.
  3. Ambil wadah untuk memanggang.
  4. Letakkan garam butir besar secara keseluruhan wadah.
  5. Letakkan satu per satu kentang di atas butiran garam.
  6. Panggang kentang selama 40 menit hingga 1 jam, tergantung banyaknya kentang.
  7. Setelah kentang selesai dipanggang, potong-potong kentang seperti pada foto di atas.
  8. Panaskan wajan dan beri minyak goreng.
  9. Goreng kentang yang sudah dipotong sampai berwarna kecokelatan sepenuhnya.
  10. Setelah matang, tiriskan minyaknya dengan tisu makan.
  11. Siapkan wadah, ambil sedikit garam dan merica. Campurkan kentang yang matang dengan garam dan merica.

Kedua, membuat steak.

  1. Ambil irisan daging yang dipotong untuk steak.
  2. Pukul-pukul daging.
  3. Beri garam dan merica di kedua sisi daging.
  4. Panaskan wajan dan beri sedikit fett.
  5. Masak daging hingga kedua kedua sisi kecokelatan.
  6. Siap sajikan dengan kentang goreng.

Hanya garam dan merica saja, bisa membuat makanan tampak istimewa. Apakah anda ingin coba mempraktikkannya di rumah?

Selamat mencoba!

Kreasi Sendiri (45): Rolade Panggang Daging Cincang, Bayam dan Keju yang Bisa Dipraktikkan di Rumah

Rolade sudah siap disantap dengan acar timun juga enak.

#StayAtHome#WirBleibenZuHause#

Makanan kreasi saya berikutnya adalah rolade panggang daging cincang. Isian rolade yakni keju, schinken dan bayam. Kreasi masakan ini adalah perpaduan rolade yang biasanya menjadi masakan khas Jerman. Demikian pula isiannya pun ada keju, schinken dan bayam. Setelah rolade siap, masih ada bacon yang dibalut di luar rolade sebelum dipanggang. Hasilnya, makanan ini enak sekali sebagai variasi makanan di rumah.

Gambar 1.

Bahan yang diperlukan

  1. 500 gram daging sapi cincang
  2. 50 gram tepung panir.
  3. 1 paket schinken matang (ham)
  4. Baby spinat / bayam
  5. 200 gram keju
  6. 1 paket bacon
  7. 1 sendok teh garam
  8. 1 sendok bawang putih bubuk
  9. 1/2 sendok merica hitam bubuk
  10. 2 lembar alumunium foil
Gambar 2.
Gambar 3.
Gambar 4.

Langkah membuatnya

  1. Panaskan oven agar saat bahan sudah siap dipanggang, tak harus menunggu lama.
  2. Siapkan wadah dan masukkan daging cincang dan tepung panir.
  3. Tambahkan garam, merica dan bawang putih bubuk ke dalam wadah.
  4. Hancurkan daging cincang dan tepung panir dengan bumbu nomor 3, dengan tangan atau sendok hingga menyatu.
  5. Siapkan loyang pemanggang oven. Letakkan satu lembar alumunium folie. Pipihkan bahan nomor 4 dan letakkan di atas alumunium folie sehingga menjadi dasar lapisan.
  6. Setelah lapisan nomor 5 sudah pipih dan rata, tambahkan schinken matang ke seluruh permukaan lapisan. Lanjutkan di atas schinken, keju kemudian ratakan seluruhnya. (lihat gambar 4).
  7. Lapisan berikutnya adalah baby spinat yang sudah dicuci dan dikeringkan sebelumnya. Ratakan seluruhnya. Letakkan pada lapisan atas keju. (lihat gambar 3).
  8. Kini bentuk gulungan dari sisi anda seperti rolade yang menutupi isian baby spinat, schinken dan keju. (lihat gambar 2)
  9. Bentang satu lembar alumunium foil di atas loyang oven.
  10. Bentangkan bacon tiap lembar di atas alumunium foil.
  11. Buka rolade pada nomor 8, ambil sisi yang berada di atas anda yang memudahkan rolade digulung dengan bacon di tiap sisinya.
  12. Panggang rolade dalam alumunium foil (lihat gambar 2) selama 30 menit dengan suhu 180 derajat celcius.
  13. Selesai nomor 12, angkat loyang dan balikkan posisinya di loyang oven. Panggang di oven kembali 30 menit dengan suhu 200 derajat celcius.

Saran penyajian

  1. Buka lapisan alumunium foil secara hati-hati agar lapisan bacon tetap menyatu di rolade.
  2. Potong rolade seperi foto di atas.
  3. Sajikan dengan kentang atau acar timun seperti yang saya buat.

Selamat mencoba!

Kreasi Sendiri (44): Mozarella Tomato with Balsamic Dressing, Murah dan Bisa Dibuat di Rumah

Hmm, buatan sendiri di rumah.

Ingin mencoba makanan sehat ala orang Italia dengan harga terjangkau? Bisa kok. Mozarella tomatto dengan saus basilikum, dijamin anda suka. Nikmati salad ini dengan irisan roti baguette ini sudah menjadi makan malam ala orang Italia loh. Anda bisa tambahkan schinken, atau disebut juga ham. Namun jika tidak, anda bisa menikmatinya hanya roti, tomat dan keju mozarella yang diberi saus balsamico. Itu sedap sekali!

Mozarella tomato salad, dipesan di hotel di Austria.

Bahan yang diperlukan:

  1. 1 Roti baguette
  2. Saus balsamico
  3. 1 bungkus Keju mozarella
  4. 350 gram Tomat besar
  5. 100 gram daun basil

Baca: Pesan mozarella tomato with basil

Langkah membuatnya:

  • Iris roti baguette lebih tipis agar mudah dinikmati.
  • Anda bisa pilih keju mozarella yang sudah berbentuk bola-bola kecil atau potong-potong keju mozarella.
  • Cuci tomat dan daun basil. Kemudian iris tomat sedikit lebih tipis.
  • Ambil satu irisan roti, letakkan di atasnya irisan tomat. Tambahkan irisan keju mozarella.
  • Tambahkan lagi satu daun basil. Beri siraman saus balsamico di atasnya.
  • Tutup dengan irisan roti.
  • Sekarang anda bisa menikmatinya juga dengan schinken seperti yang pernah saya pesan di restoran di Roma, Italia. Saya juga memesannya sebagai makan malam di hotel di Austria.

Selamat mencoba di rumah!

Makanan Khas India (14): Red Hot Chilli Fish Curry, Kari Ikan Super Pedas dan Minuman Manggolassi, Atasi Rasa Pedas

Fisch Chilli, tertulis di buku menu.
Manggolassi untuk menangkal rasa makanan India yang pedas.

Kuliner ikan kari yang super pedas berikut ini dipesan di restoran khas negeri Bollywood baru-baru ini. Sebagaimana anda tahu bahwa makanan khas India begitu kaya rempah, bahkan anda sendiri mungkin tak bisa menebak apakah ini ikan atau daging. Karena semuanya begitu tertutup dengan bumbu kari yang merah dan tebal. Sesuai penampakan, nama makanan ini adalah Red Hot Chilli Fish Curry.

Bagi anda penyuka makanan berbumbu rempah dan berasa kari maka makanan kari ikan ini cocok untuk anda. Kari ikan ini terbuat dari rempah pilihan dari India seperti cabai merah, jahe dan rempah India lainnya yang saya tak kenal.

Makannya dengan nasi basmati, khas India.

Begitu pedasnya makanan ini sehingga tak hanya cabai saja yang terasa, ada irisan jahe yang juga diletakkan sebagai dekorasi di atas makanan. Perpaduan warna merah dari cabai merah, putih irisan jahe dan hijau daun bawang membuat makanan ini tampak menarik. Padahal makanan ini super pedas, yang mungkin tak akan dipilih semua orang.

Ketika saya memilih menu ini, ada tanda peringatan pada buku menu bahwa makanan ini super pedas. Makanan ini ditandai sebagai super pedas sehingga anda perlu mempertimbangkannya bila tak suka makanan pedas. Ini saran yang baik bagi pengelola restoran agar memberi tanda tertentu pada menu makanan yang tampaknya pedas dan super pedas.

Ikan yang dipilih untuk kari ikan bisa apa saja asalkan ikan tersebut masih fresh, bukan ikan asap atau ikan asin. Ikan fresh tentu ikan tersebut menghasilkan tekstur dan yang enak apalagi setelah diberi banyak rempah dan kari.

Untuk mengurangi rasa pedas saat saya memesan ikan kari ini maka saya disarankan menikmati manggolassi. Saya pun menyetujui saran si pramusaji yang mungkin ini baik bagi saya bila nanti saya tidak tahan pedas. Ternyata saran mereka benar, minuman manggolassi dapat mengatasi rasa pedas setelah saya menyantap kari ikan super pedas.

Apakah anda tertarik mencoba ikan kari super pedas dan manggolassi?

Kreasi Sendiri (43): Hackfleisch Pfanne mit Gemüse, Tumis Daging Cincang dan Sayuran ala Jerman

Penampakan akhirnya seperti ini. Percobaan pertama.

Masakan Jerman itu sebenarnya sederhana saja baik pembuatannya maupun rasanya. Bagi orang yang suka banyak rempah dan bumbu, tentu akan merasakan perbedaan tersendiri begitu mencicipi masakan di sini. Sebut saja Schnitzel, hanya olahan daging sapi tipis yang dibalut tepung roti dan makanan lainnya seperti yang sudah saya ulas berulang kali di blog ini.

Kreasi berikut yang saya coba di rumah adalah hackfleisch pfanne mit gemuse atau dalam bahasa Indonesia bisa dikatakan ini adalah tumisan daging cincang dan sayuran. Bila melihat penampakannya, ini sedikit mirip goulasch, tetapi pakai daging cincang. Atau bisa dikatakan mirip chilli corn canne tetapi bukan pakai kacang merah dan jagung manis. Baik, langsung saja pada resepnya daripada kita menebak.

Kedua kalinya masak, ditambahkan wortel dan bawang goreng di atasnya. Enak!

Bahan yang diperlukan

  1. 250 gram daging sapi cincang
  2. 300 gram kentang (Speisekartoffeln)
  3. 1 buah Paprika
  4. Pasta tomat
  5. Bubuk paprika
  6. Pasta bawang putih (anda bisa menggantinya bawang putih dihaluskan)
  7. Sedikit tepung
  8. Minyak sayur
  9. Kräuter (rempah-rempah Eropa seperti Thymian)
  10. 2 lembar Daun salam
  11. 250 ml air
  12. Garam dan merica secukupnya

Langkah memasak

  1. Cuci sayuran sebelum dimasak.
  2. Potong-potong dadu semua sayuran yang dikehendaki. Jika anda menggunakan wortel, sebaiknya pakai pemotong wortel agar hasilnya kelihatan sama semua.
  3. Panaskan panci anti lengket, masukkan minyak sayur secukupnya. Masukkan daging sapi cincang. Masak sebentar bersama daun salam.
  4. Masukkan sayuran yang sudah dipotong-potong.
  5. Tambahkan air ke dalam panci.
  6. Masukkan bumbu pasta tomat, bubuk paprika, thymian, pasta bawang putih, garam dan merica.
  7. Biarkan masak selama 30 menit dalam panci dengan api sedang.
  8. Siap disajikan.

Saran penyajian

  • Anda bisa mengganti sayuran sesuai selera anda, seperti wortel, timun jepang, buncis, dan sebagainya.
  • Kami makan ini tak perlu nasi atau roti lagi, tetapi anda bisa kombinasikan dengan nasi atau roti sudah cukup mengenyangkan.
  • Anda bisa tambahkan bawang goreng dan cabai iris bila ingin pedas.

2 Cara Olah Sea Food dan Sayuran Berikut Menarik Dicoba Di Rumah

Makanan laut bisa menjadi pilihan ketika saya merasa bosan makan daging. Lagi pula sea food pun kaya nutrisi sepanjang kita paham mengolahnya dengan baik. Sea food siap olah biasanya pun tersimpan di lemari pendingin di rumah. Saya bisa mengolahnya dengan berbagai cara agar tetap enak dinikmati.

Sejalan dengan menikmati sea food, saya ajak anda mengulas dua makanan sea food berikut yang saya temukan di restoran selera asia dan kantin kampus. Penasaran? Ini bisa menginspirasi anda untuk mencobanya di rumah.

1. Tumis Sea Food Sayuran

Ilustrasi.

Makanan pertama adalah tumis sea food yang saya pesan di restoran selera asia di sini. Ada rasa sedikit pedas di antara makanan laut dan sayuran yang ditumis. Ini pun dinikmati dengan nasi putih hangat. Ini bukan cap cay sea food yang sering saya pesan di Jakarta dulu, melainkan tumisan sayuran yang pedas dengan sea food.

Pertama, anda sudah pastikan makanan laut yang hendak ditumis. Dalam pesanan saya, ada campuran makanan laut yang biasanya bisa dibeli di supermarket. Tambahkan sayuran yang anda kehendaki agar semakin enak disantap. Kekuatan bumbu tumisan ada pada sambal, soya sauce, kecap ikan, sedikit jahe, bawang bombay dan bawang putih. Dan itu sudah cukup membuat tumisan ini enak.

2. Ikan fillet saus udang dan tumis sayuran

Makanan kedua adalah makanan yang saya pilih di kantin kampus. Mengingat saya datang di hari Jumat dalam masa pra paskah maka kampus saya pun menyediakan menu ikan, vegetarian dan vegan. Akhirnya saya pilih nasi kuning dengan dua ikan fillet bersaus udang.

Ini sebenarnya bukan nasi kuning, tetapi diberi warna kunyit tanpa bumbu. Kemudian ada tumisan aneka macam sayuran yang menurut saya ini seperti acar sayuran. Ikan filletnya seperti ikan dori yang digoreng biasa ditambah saus udang. Saus udang ini terasa asam dan asin yang menyatu.

Begitulah dua menu makanan laut yang saya tampilkan. Apakah anda tertarik mencoba salah satunya di rumah?

Makanan Khas India (13): Beef Vindaloo, Rendang Daging Sapi Super Pedas dari Goa

Hmm, beef vindaloo dari Goa.
Makannya dengan nasi basmati seperti ini.

Jika masakan nusantara ada rendang daging sapi maka masakan India punya Beef Vindaloo. Begitu kira-kira saya menerjemahkannya. Masak rendang di rumah pernah saya coba dan ternyata butuh waktu dan usaha yang tak sebentar untuk menghasilkan tekstur rendang yang enak dan empuk di lidah. Begitu pun dengan masakan asal India berikut yang dipesan di restoran India.

Adalah Beef Vindaloo yang saya pesan di restoran Taj Mahal di sini dengan rempah meriah merah dan rasanya pedas yang khas. Beef vindaloo ini bila dikenal dalam istilah asing dengan sebutan ‘Spicy Beef Vindaloo’.

Julukan tersebut diberikan mengingat cabai, jahe dan lada diolah menjadi satu dengan beberapa bumbu lain. Konon cabai yang digunakan disebut ‘ghost chilli’ alias ‘cabai setan’ seperti saya menikmati masakan nusantara yang konon banyak menggunakan cabai itu juga. Padahal itu cabai khas India yang bisa menghasilkan warna merah yang disebut masakan kari.

Pemesan beef vindaloo bisa mengatur tingkat kepedasan yang dikehendakinya. Ini perlu diperhatikan dan diatur agar beef vindaloo tetap bisa diterima di lidah orang-orang seperti saya. Beef vindaloo pun melewati serangkaian proses masak yang tak sebentar. Ini diperlukan agar bumbu benar-benar meresap ke dalam daging.

Bagi saya, beef vindaloo ibarat rendang daging sapi super pedas. Tetapi bagi kenalan di sini asal Portugis, beef vindaloo itu seperti vinha d’alhos, masakan yang mirip dengan olahan daging sapi. Tentang kuliner ini, akan saya bahas saat saya berburu kuliner ini di Portugis nanti.

Apakah ada kaitan masakan beef vindaloo asal India dengan vinha d’alhos dari Portugis?

Beef vindaloo dikenal berasal dari Goa, India bagian selatan. Ini mengingatkan saya bahwa sebaran kuliner mungkin saja terjadi jaman dulu kala saat terjadi lintas perdagangan antar negara. Inspirasi beef vindaloo bisa jadi memang berkembang akibat pengaruh jalur perdagangan. Buktinya kuliner daging sapi ini sedikit mirip. Hanya saja, vinha d’alhos dari Portugis menggunakan kentang.

Bagi saya, beef vindaloo itu seperti rendang daging sapi yang saya kenal sejak saya berada di Indonesia. Rendang itu pun harus banyak rempah, dimasak lebih lama dengan api kecil agar bumbu meresap lebih lama. Beef vindaloo memang tidak menggunakan santan kelapa seperti rendang. Tetapi kandungan rempahnya itu setidaknya sama lezatnya.

Apakah anda pernah mencoba beef vindaloo sebelumnya juga?

Kreasi Sendiri (35): Pecel itu Saladnya Orang Indonesia Menurut Warga Asing

Pecel buatan sendiri suguhan untuk vegetaris.

Giliran saya kedatangan teman mahasiswa Jerman, seorang vegetaris. Dia tidak makan daging, hanya bisa mengkonsumsi turunannya seperti susu dan telur. Kami bermaksud untuk makan siang bersama di rumah. Kebetulan dia sendiri pernah berkunjung ke Yogyakarta dan mengaku sangat senang dengan masakan nusantara. Usut punya usut, dia suka makan pecel. Akhirnya, saya putuskan membuat pecel seperti foto di atas, meski saya belum pernah tahu bagaimana membuat bumbu pecel itu sesungguhnya.

Pecel menurut kebanyakan warga negara asing disebut salad dari Indonesia. Menurut saya, ada banyak yang bisa disebut salad di Indonesia seperti rujak, kredok atau gado-gado. Namun bagaimana dengan pecel yang biasanya saya beli dengan mudahnya di Jakarta. Saya pun mencari informasi membuat bumbu pecel sebagai adonan. Akhirnya bumbu pecel ini bisa untuk stok yang bisa disimpan dalam jangka waktu lama.

Kebetulan saya bisa membeli tempe dan kacang tanah di toko asia di kota saya. Untuk penghancur kacang, saya gunakan food juicer, agak ajaib memang. Semua sayuran direbus, termasuk telur sedangkan tempenya digoreng biasa. Hasil akhirnya adalah teman saya mengaku senang dengan racikan pecel buatan saya.

Bahan yang diperlukan

  1. Kacang tanah
  2. Cabai
  3. Bawang merah
  4. Bawang putih
  5. Gula merah dan garam
  6. Daun jeruk
  7. Baby spinat (bayam)
  8. Kol putih
  9. Buncis
  10. Wortel
  11. Telur

Langkah membuatnya

1. Semua bahan, kecuali tempe sudah direbus. Tiriskan airnya dan singkirkan sementara.

2. Goreng tempe hingga matang. Singkirkan sementara.

3. Panggang kacang di oven selama 10-15 menit dengan suhu 100-180 celcius. Hal ini untuk menghindari bumbu pecel yang tampak berminyak. Plus, teman saya ini tak suka makanan yang terlalu berminyak. Siasat saya adalah kacang tanah dipanggang sebentar.

4. Panaskan wajan dan panggang cabai, bawang putih, daun jeruk dan bawang merah dengan sedikit minyak goreng.

5. Hancurkan kacang terlebih dulu. Masukkan bumbu nomor empat dan gula merah dan garam untuk dicampurkan bersama kacang tanah. Haluskan bersamaan.

6. Bentuk adonan nomor lima untuk menjadi bumbu pecel. Bungkus agar tahan lebih lama untuk keperluan selanjutnya.

7. Tata semua sayuran, telur dan tempe. Taruh bumbu pecel di atas mangkuk. Lalu beri air panas sedikit untuk melumerkan.

Selamat menikmati!