Category Archives: FOOD

I love cooking and eating. In every where I will do to post if available regarding food

Schaschlikpfanne mit Reis: Masakan Khas Jerman (5)


Schaschlikpfanne disajikan dengan nasi.

Schaschlik seperti sate dimakan dengan roti, isiannya sama yakni daging, daging asap dan paprika.

Promosi toko daging langganan.

Kaldu penyedap rasa yang digunakan.

Masak lagi! Kali ini dapat promosi menu mingguan. Toko daging langganan biasa menerbitkan daftar menu untuk 7 hari. Saya lihat mereka memunculkan Schaschlikpfanne dalam promosi mereka. Beli ah! Apa itu ya? 

Sebelumnya saya pernah muat masakan yang serupa schaschlik namun ini bentuknya seperti sate. Ya ‘kan? Makannya dengan roti semmeln. Nah kali ini saya mencoba schachlikpfanne tanpa tusuk sate. Dimasak seperti sop daging. Memasaknya juga mudah ternyata. Bagaimana memasaknya? 

Bahan yang diperlukan:

  • 400 gram daging tanpa lemak dan tulang.
  • 100 gram daging asap.
  • 1 bawang bombay iris halus.
  • 2 paprika besar, iris tipis.
  • 1 paprika bubuk yang pedas.
  • 1/2 liter air.
  • 1 pak kaldu penyedap rasa sapi.
  • 2 sendok saos cabai.
  • 2 sendok pasta tomat.
  • 1 sendok teh tepung.
  • Garam dan merica hitam yang besar dihaluskan kasar.
  • Minyak goreng.

Cara memasak:

  • Saya sudah mendapatkan irisan daging dan daging asap yang sudah dipotong sesuai menu yang tertera di tukang daging. Jika anda membeli masih dalam kondisi utuh, maka potong daging seperti dadu. Iris juga daging asap menjadi potongan kecil.
  • Taburi daging dengan garam dan merica hitam. 
  • Panaskan minyak sayur sesuai porsi daging. Masukkan daging hingga warna kecoklatan. Kemudian masukkan daging asap dan masak bersamaan. 
  • Masukkan irisan bawang dan paprika irisan ke dalam daging. Tumis bersamaan hingga matang dan warna kecoklatan.
  • Tambahkan air ke dalam masakan. Lalu masukkan kaldu daging penyedap rasa ke dalam masakan.
  • Masukkan pasta tomat, saos cabai dan tepung ke dalam masakkan. Aduk perlahan hingga mengental. Tambahkan paprika bubuk jika suka.
  • Ketika daging sudah mulai empuk, matikan kompor.
  • Siap disajikan dengan nasi panas.

Saran dari saya:

  • Jika anda suka pedas, anda bisa tambahkan irisan cabai atau pilih paprika yang pedas.
  • Saya memakannya dengan nasi. Silahkan sesuaikan dengan keinginan anda, misal roti, kentang atau mie.

Terdengar mudah? Happy trying!

Advertisements

Rösti, Kentang Pengganti Nasi dari Swiss


Tak usah repot, ada juga kemasan yang praktis tanpa mengupas kentang. Anda tinggal panaskan selama 10 menit di wajan panas.

Rösti dengan schnitzel. 

Rösti dengan salmon.

Beberapa resep masakan saya yang dimuat di blog tentang kentang seperti Kartoffelsalat atau Kartoffelbrei dalam bahasa Inggris dikenal Mashed Potato (kentang tumbuk) rupanya banyak digemari. Karena kentang pengganti nasi sebagai makanan pokok, baik kandungan karbohidratnya. Itu sebab mereka yang sedang diet dinilai cukup berhasil mengganti nasi dengan kentang.

Kali ini saya memperkenalkan makanan yang terbuat dari kentang juga namanya Rösti. Pernah satu kali saya makan di Grand Indonesia, Jakarta untuk area western, Rösti cukup populer disajikan sebagai makanan pokok. Makanan ini jadi makanan khas di Swiss, tetangga Jerman juga. Namun di Perancis makanan ini disebut Röstis Bernois. Bisa dimakan kala sarapan atau makan siang. Namun saya lebih memilih untuk makan siang. 

Rösti yang berasal dari kentang jelas mudah ditemukan di Jerman yang juga punya makanan pokok kentang, selain roti. Ada berbagai varian cara memasak kentang, salah satunya rösti ini. Sebenarnya mudah memasak rösti, mudah pula jika malas mengupas kentang maka sudah tersedia rösti dalam kemasan praktis di supermarket.

Kadang malas juga memilih kentang yang baik dan bukan. Ketika dikupas juga belum tentu itu kentang yang baik. Memang benar bahwa kentang tidak bisa ditebak dari tampak luar saja. Baca juga tulisan saya tentang kentang di sini.

Lanjut cara memasak rösti:

Cara pertama ala saya:

  • Rebus empat buah kentang selama 30 menit, tidak terlalu matang sehingga kentang lembek. 
  • Iris kentang-kentang menjadi potongan kecil. Iris bawang bombay dalam irisan halus.
  • Masukkan 3-4 sendok margarin. Ketika mencair, masukkan bawang hingga harum lalu masukkan kentang yang dipotong-potong kecil.
  • Masak hingga kentang kecoklatan sekitar 10 menit. Tak usah dibolak balik, biarkan bagian bawah mengeras. Lalu matikan kompor, anda bisa memotong kecil-kecil.

    Cara kedua yang sebenarnya:

    • Iris kentang panjang secara halus dengan alat bantu. 
    • Masak 4 sendok margarin dalam wajan.
    • Masukkan kentang yang diiris hingga membaur satu sama lain sehingga seperti kue bulat. Biarkan kentang menyatu, tak usah dipisahkan. 
    • Tutup kentang ketika kentang sudah berwarna coklat. Tidak usah dibolak-balik biarkan bawah kentang mengeras. Masak selama 10 menit.

    Baik cara pertama maupun cara kedua, anda bisa tambahkan sayuran jika suka seperti bayam. Atau anda bisa masukkan irisan daging bacon. Silahkan sesuaikan dengan selera anda. Mudah bukan?

    Bohneneintopf mit Gemüse, Fleisch und Nudeln: Makanan Khas Jerman (4)


    Bohneneintopf ala Anna.

    Ini kacangnya yang disebut ‘kacang putih.’

    Semua sayuran yang terdiri atas wortel, petersilienwurzel, paskernat dan daging direbus terlebih dulu. Anda bisa mengganti sesuai selera seperti sosis atau kentang.

    Setelah itu tambahkan mie sebelum diberi kuah kacang.

    Liebe geht durch den Magen, sebuah pepatah bahasa Jerman mengatakan. Artinya cinta datang dari makanan. Awalnya saya kesulitan makan lalu mempelajari selera makan dan kebiasaan orang Bayerisch, Jerman. Namun semakin lama saya menyukai masakan dan cara memasak yang sebagian besar ada catatan dalam ‘kitab suci’ memasak yang diberikan ibu Mertua. Jadi saya dapat satu buku tebal sekali berbahasa Jerman tentang aneka resep mengolah makanan dan memasak sesuai kebiasaan Bayerisch. 

    Dari sekian percobaan memasak, sebagian saya muat dalam blog ini. Suatu saat saya akan kumpulkan resep masakan yang dimuat di blog ini agar siapa saja yang ingin belajar resep masakan dengan rasa berbeda dari Jerman. Selanjutnya masakan yang akan saya ceritakan di sini adalah Bohneneintopf. Ini semacam saus atau kuah kacang, memasaknya pun mudah. Tak percaya? Mari kita coba!

    Bahan yang diperlukan:

    • 400 gram kacang putih atau di sini dikenal dengan weiß bohnen yang mudah dijumpai di supermarket seperti dalam gambar.
    • 500 ml air.
    • 3-4 sendok makan fett.
    • 2 wortel.
    • 2 petersilienwurzel, semacam akar peterseli warnanya putih dan teksturnya menyerupai wortel.
    • 100 gram mie.
    • 2 paskernat. Ini semacam sayuran, saya tidak tahu bagaimana membahasakannya, warna putih dan tekstur seperti wortel juga.
    • Daging secukupnya.
    • Garam dan merica.
    • Sedikit pasta tomat.
    • 1 pak kaldu daging sapi.
    • 1 bawang bombay diiris halus.
    • Sedikit tepung.
    • 1 daun salam jika suka.
    • 1 sendok teh paprika bubuk jika suka

      Cara memasak:

      • Rendam kacang semalaman atau sekitar 10-12 jam agar teksturnya lembut.
      • Rebus semua sayuran yang dimiliki agar matang. Anda bisa tambahkan kentang atau sayuran lain yang disuka, silahkan saja. Tiriskan sayuran.
      • Rebus daging hingga empuk. Singkirkan kuahnya untuk campuran kaldu. Tambahkan garam di dalam air yang dimasak.
      • Masak mi. Siapkan 100 gram mie. Rebus air 2 liter. Setelah mendidih, masukkan garam secukupnya lalu kemudian mie. Masak mie hingga matang kira-kira 10 menit. Saring mi hingga kering dan siap disajikan. 
      • Membuat saus kacang. Panaskan wajan, masukkan fett. Tambahkan bawang bombay yang diiris halus. Masukkan kacang yang sudah direndam dan oseng sebentar. Masukkan kaldu daging secangkir kecil. Lalu campurkan penyedap rasa kaldu sapi, berikut garam dan merica. Aduk perlahan, agar mengental masukkan sedikit tepung dan pasta tomat. Tambahkan paprika bubuk  dan selembar daun salam agar berasa sedikit pedas. Masak saus hingga mengental dan kacang sudah lunak atau lembek. Matikan kompor jika saus sudah berwarna coklat dan mengental.
      • Ada kalanya orang menambahkan sedikit anggur merah dalam campuran saus agar warna dan teksturnya baik. Hanya saya tidak suka itu. 

      Catatan dari saya:

      • Setiap orang rupanya punya gaya berbeda-beda kala memasak saus kacang. Ini gaya saya! Silahkan sesuaikan dengan selera anda, misal sayuran yang disukai. Atau saus kacang diberi bawang putih dan sedikit irisan daun bawang.
      • Ada juga orang yang memberi kaldu sapi hingga satu liter. Ini semua tergantung selera anda, apakah anda suka saus kacang yang kental atau cair?
      • Memakan ini benar-benar mengenyangkan. Jika anda sudah membuatnya dengan mie, saya pikir tidak usah tambahkan kentang dalam sayuran. 
      • Saya lebih memilih sayuran, daging dan mie ditiriskan dalam piring. Lalu kuah kacang disiramkan ke atasnya. Cara kedua, mereka memasukkan semua ke dalam kuah kacang, baru kemudian dihidangkan. Silahkan tentukan selera anda!

      Bagaimana? Semoga anda tertarik mencobanya!

      Teh Rasa Jahe Ini Bisa Untuk Atasi Masuk Angin. Ini 5 Manfaatnya!


      Di kafe disediakan teh rasa jahe. Anda pasti ditanya mau minum teh rasa apa? 

      Jika berasa pahit bisa ditambahkan gula. Badan langsung berasa enak.

      Kali lain minum teh di restoran China.

      Saya sering berpergian dan melakukan perjalanan jauh. Rasanya berpergian di pelosok Indonesia tak masalah karena kondisi tubuh yang sudah terbiasa. Selain itu jika tubuh bereaksi ‘tak enak body’ maka saya sudah menebak bahwa saya masuk angin. Di Indonesia anda sudah tahu sendiri ‘kan praktik pengobatan tradisional dan memang khasiatnya langsung sembuh untuk saya. Bagaimana jika saya berada jauh dari Indonesia?

      Satu kali perjalanan di luar Indonesia saya bingung tak ada obat untuk mengatasi masuk angin. Pergilah saya ke kafe untuk menghangatkan badan. Setelah saya cerita kepada pramusaji kafe. Dia menyarankan saya minum teh rasa jahe. Ternyata khasiatnya memang manjur untuk saya. 

      So anyway, apa saja khasiat teh rasa jahe ini? Anda perlu mencobanya nih:

      • Atasi mual selama perjalanan

      Jahe sebagai tanaman obat untuk anti mabok selama perjalanan. Itu sebab sebagian orang mengkonsumsi permen jahe agar tidak mual bila berpergian. Prof. Roman Huber, kepala Pusat Pengobatan Alami Universitas di Rumah Sakit Universitas Freiburg, Jerman berpendapat bahwa 500 pasien kanker yang mengalami mual akut akibat terapi menunjukkan pembaikan atau tidak mual sebagai efek terapi setelah mengkonsumsi jahe. Orang yang intense mengkonsumsi ekstrak jahe jarang mengalami mual.

      • Obat masuk angin

      Seandainya ada mini market layaknya di Indonesia untuk beli obat masuk angin, itu pemikiran saya. Jika anda ke Jerman, anda bisa pesan obat masuk angin di Bali Asia Markt di Munich. Promosi lah karena saya biasa beli di situ. Nah, apa daya stok obat masuk angin tak ada dan kebetulan tidak sedang di Jerman. Diminum selagi panas beserta kandungan jahe di dalam seduhan teh membuat badan hangat. Tidur pun langsung pulas. Cocok berarti!

      • Buat badan jadi hangat

      Seperti yang dijelaskan pada khasiat di atas, rupanya jahe mengandung serotinin yang menenangkan atau membuat rileksasi tubuh. So rasanya cocok jika minum teh jahe selagi panas agar tubuh yang terpapar kondisi cuaca yang dingin dapat terobati.

      • Mengobati nyeri perut

      Jahe menenangkan dinding saluran gastrointestinal yang terdapat dalam pencernaan. Selama perjalanan perut yang tak nyaman membuat kembung berisi gas. Meminum teh kandungan jahe membuat perut menjadi nyaman. Tentunya anda mungkin akan berasa buang angin sesudahnya. Dan ini wajar. Jika berasa pahit teh rasa jahe, anda bisa tambahkan gula. 

      • Sebagai penguat daya tahan tubuh

      Jahe merupakan salah satu tanaman antioksidan. Kekuatan jahe dalam menetralisir radikal bebas sangat bermanfaat bagi daya tahan tubuh. Itu sebab bila badan terasa dingin dan flu menyerang, jangan langsung buru-buru minum obat! Coba deh segelas teh rasa jahe kemudian tidur dengan selimut tebal. Dijamin anda akan membaik. 

        Bagaimana pengalaman anda meminum secangkir teh rasa jahe? 

        Jika anda berasa kurang enak badan, coba sesekali minum teh ini. Rekomendasi yang mantap!

        7 Daftar Kuliner Wajib Dicoba di Roma, Italia


        Jika mengenal bangunan ini, anda pasti tahu dimana ini? Colloseum di Roma, Italia.

        Pernah membaca novel ‘Eat, Pray and Love’ sekaligus menonton film yang diperankan oleh Julia Roberts, membuat saya meyakini bahwa Italia adalah negeri yang kaya akan kuliner. Mengapa tidak? Banyak makanan di luar sana yang mengenal makanan khas negeri ini. Sebut saja Pizza, siapa yang tidak kenal dengan makanan satu ini. Bahkan di Indonesia, gerai pizza tidak hanya di restoran eksklusif, di pedagang kaki lima pun mereka menyebut pizza dalam daftar menu. Atau aneka pasta dan spaghetti juga mudah ditemukan di seluruh dunia. Dengan berbagai bumbu saus untuk pasta, membuat siapa pun suka makanan khas negeri ini.

        Ini pula yang menjadikan alasan saya untuk pergi ke Italia. Wisata kuliner rasanya tepat setelah wisata sejarah. Bersyukurlah saya tidak tinggal lama karena saya khawatir ukuran baju saya tidak akan muat sekembalinya dari sana. Setiap kuliner yang saya coba, semua benar-benar enak. Bahkan biasanya lidah saya protes saat traveling karena rasa dan tekstur makanan yang berasa aneh. Namun di Italia, lidah saya bergoyang karena luar biasa lezat sekali.

        Kali ini saya buat daftar kuliner yang wajib dicoba di negeri aslinya, Italia. Menurut saya, daftar ini wajib anda coba saat bertandang ke Italia. Apa saja?

        1. Kopi

        Segelas kopi espresso.

        Saya belum pernah mencoba minum kopi espresso karena khawatir maag saya kambuh. Setelah mencoba minum espresso dan cappucino di sini, Puji Tuhan tak ada masalah dengan perut saya. Entah karena racikannya, entah alasan apa namun saya memuji kopi buatan mereka. Sumpah! Kopi mereka enak sekali. Di sini kopi bukan sekedar minuman, tetapi budaya. Orang Roma menikmati kopi yang disebut ‘Bar Kopi’ bak layaknya kebiasaan hidup. Setelah makan siang pun, mereka minum kopi. Ini sama seperti di Jerman, dimana bir diminum kapan pun.

        Hey Coffee Lovers, anda perlu menikmati kopi mereka yang benar-benar nikmat ini. Pilihannya ada pada espresso, cappucino atau macchiato. Setelah menikmati kopi, puji kopi buatan mereka agar mereka bangga bahwa mereka telah berhasil membuat anda jatuh cinta dengan Italia. Rekomendasi tempat minum kopi tersebar di pelosok kota Roma. Bahkan di hotel pun, kopi disajikan dengan penuh cinta untuk anda sebagai tamu hotel. 

        2. Pizza

        Pizza Margherita dan Pizza Marinara.

        Suasana penjualan pizza kala malam hari.

        Pizza yang ada di Indonesia bermula dari buatan negeri Paman Sam. Sesungguhnya jika anda mencoba pizza di Italia, anda akan menikmati tekstur roti pizza yang berbeda dengan pizza yang dikenal di Indonesia. Pizza dijual di setiap ristorante atau restoran dalam bahasa Italia. Makanan ini bisa untuk makan siang seloyang penuh untuk satu orang. Atau pizza untuk makan malam dengan irisan yang tak penuh. Silahkan disesuaikan dengan selera anda!

        Suatu malam saya dan suami menemukan gerai pizza yang dipenuhi oleh banyak orang. Karena penasaran maka kami mampir dan sekedar mencicipi. Rasa pizza di Italia ternyata berbeda dengan yang dijumpai di Indonesia atau di Jerman. Ada aneka macam topping rasa yang dikehendaki dengan kisaran 1,5€ hingga 2€. Hmmm, lezat sekali!

        3. Pasta

        Pasta saus tomat.

        Pasta saus tuna.

        Kami terlambat menikmati makan siang di hari kedua di Roma. Begitu asyiknya menikmati lokasi wisata membuat kami lupa bahwa perut kami sudah mulai menari. Kami berjalan agak jauh dari lokasi wisata agar harga mahal di restoran tidak begitu mahal. Kami berhenti di salah satu restoran dan menikmati sajian pasta yang kebetulan menjadi menu utama siang itu.

        Suami saya pesan pasta dengan saus tomat dengan irisan salami. Sementara saya memesan pasta dengan saus tuna. Kami memilih duduk di luar restoran sembari mengamati orang lalu lalang memesan makanan saat makan siang tiba. Selang sepuluh menit, menu pesanan datang. Bagaimana rasanya? Pasta yang dibuat itu seperti tidak lunak namun tidak keras, tekstur pasta benar-benar pas sekali. Sausnya pas sekali, enak! Saya dan suami sepakat bahwa pasta kami benar-benar lezat dan tidak pernah kami menikmatinya seperti ini di luar Italia.

        4. Fusilli

        Fusilli saus tomat.

        Saya memesan fusili di restoran lantai dua semacam food court di stasiun Roma Termini. Awalnya saya ragu karena si koki seperti hanya menghangatkan masakan saja, fussili yang sudah matang ditambah saus di atas kompor. Ya sudah, saya terima saja dan melanjutkan pencarian tempat duduk untuk menyantapnya sementara suami saya mencari menu lain.

        Anda tahu, saya terkejut dengan rasanya. Luar biasa cuma dihangatkan begitu saja, namun rasa fusilli ditambah saos tomat dan keju tabur sebagai topping benar-benar nikmat. Berkali-kali saya katakan ini pada suami. Sementara suami saya memesan menu masakan lain. Saya benar-benar tidak menyesal memilih makanan ini. Lezat!

        5. Keju Mozzarella

        Bruschetta.

        Keju mozzarella.

        Saya pernah menyaksikan pembuatan keju mozzarella di saluran televisi tentang kuliner. Rupanya keju ini terbuat dari susu kerbau. Di Jerman pun tersedia keju ini, namun saya tidak berniat membelinya. 

        Suatu malam saya dan suami berhenti di restoran dekat hotel untuk dinner bersama. Karena kami tidak ingin makan dalam porsi yang besar, pilihan jatuh pada bruschetta. Meski tidak ada imajinasi makanan seperti apa, saya ikuti pesanan yang dipesankan suami. 

        Selang lima menit datang pramusaji menyediakan roti ciabatta di hadapan kami dan peralatan makan. Lalu beberapa menit kemudian datang pesanan kami. Jadi beberapa irisan schinken diletakkan mengitari piring dan pusatnya adalah keju mozzarella. Ambil roti ciabatta, masukkan di dalam selipan irisan schinken dan sedikit keju. Sumpah, enak sekali! Saya pun mengatakan pada suami akan membeli keju mozzarela dan membuat hal serupa saat kembali di Jerman.

        6. Tiramisu

        Tiramisu.

        Terakhir ini adalah sejenis cake yang membuat saya tergila-gila menikmatinya. Pertama kali saya jatuh cinta pada tiramisu saat puluhan tahun lalu mencicipinya di Hotel Mulia di Jakarta. Setelah itu saya sering membelinya di Jerman sebagai dessert atau cake kala kaffeetrinken

        Mencicipi tiramisu tak ubahnya minum kopi. Ada campuran kopi dalam membuatnya. Anda tak menyesal jika memesan tiramisu sambil menikmati secangkir kopi. Mantap!

        7. Es Krim

        Ice cream.

        Siapa yang tak tahu bahwa gelato adalah resep membuat es krim terenak. Di sini anda akan menemukan bahwa ice cream mereka benar-benar sempurna enak meski kala malam berasa dingin untuk disantap. Namun anda yang suka ice cream, jangan sampai menyesal bila tak mencicipi ice cream di sini.

        Demikian pengalaman kuliner saya di Roma, Italia. Saya benar-benar jatuh cinta dengan kuliner mereka. Semoga anda pun demikian!

        Nasi Goreng Indonesia Digemari di Luar Negeri? Datang ke ‘Yuen China Restaurant’ di Salzburg, Austria!


        Nasi goreng khas Indonesia. Terlihat sederhana namun harganya tidak sederhana. Rasanya enak sekali!

        Sayur bambu dan jamur yang dipesan suami.

        Daftar minuman tersedia di sini.

        Suasana restoran khas Asia.

        Ini semacam tungku untuk menghangatkan makanan, di dalam ada lilin yang menyala. Makanan diletakkan di atas tungku ini agar tetap hangat.

        Letaknya di kota tua, tak jauh dari rumah kelahiran Mozart.

        Ini jadi nasi goreng termahal saya.

        Siapa yang tak kenal nasi goreng di Indonesia? Dari harga termurah sepuluh ribu rupiah di pedagang gerobak hingga harga termahal puluhan ribu rupiah di restoran eksklusif untuk seporsi nasi goreng. Saya suka nasi goreng bila berada di luar Indonesia dan rindu masakan tanah air. Mengapa? Nasi goreng adalah menu masakan Indonesia yang mudah dijumpai di luar negeri. 

        Konon kata ibu saya, nasi goreng adalah makanan rakyat dimana masa perang ketika banyak orang begitu susah untuk makan, mereka menggoreng nasi agar tetap bisa dimakan dengan enak. Betul saja bumbu nasi goreng yang sederhana, berbeda dengan masakan Indonesia lain yang kaya bumbu maka nasi goreng digemari lidah orang-orang non Indonesia. Termasuk suami juga suka nasi goreng yang menjadi makanan favorit sejak kenal Indonesia. 

        Tak percaya bahwa nasi goreng populer di luar negeri. Datanglah ke ‘China Restaurant Yuen’ di Salzburg, Austria! Letaknya tak jauh dari Mozart Geburthaus, rumah kelahiran Mozart di kota tua. Terdapat beberapa menu nasi goreng di sini. Saya pikir pramusaji atau pemiliknya adalah orang Indonesia namun ternyata tidak. Katanya banyak orang juga datang dan memesan nasi goreng, bukan hanya dari Indonesia saja. Mereka pun menyebut ‘Nasi Goreng Khas Indonesia’ dalam daftar menu mereka.

        Saya pesan nasi goreng dan suami pesan sayur bambu. Tak berapa lama pramusaji yang ramah menyediakan pesanan kami dalam wadah yang dihangatkan dengan lilin. Dengan begitu makanan akan tetap hangat. Maklum saja Salzburg tetaplah kota yang sejuk dan dingin sehingga paling enak jika menyantap makanan selagi hangat. Enak sekali! Kerinduan saya terbalaskan di sini. Rindu masakan di rumah. 

        Bagi anda di Indonesia, nasi goreng adalah menu biasa. Namun bagi saya di luar sini, nasi goreng pun menjadi istimewa. Ini pertama kali saya makan nasi goreng seporsi dengan harga paling mahal. Biasanya saya makan nasi goreng di pedagang kaki lima hanya sepuluh ribu rupiah. Kini saya makan nasi goreng dengan harga lebih dari seratus ribu rupiah yakni 11,90€. Ya sudah, harga tak masalah. Setidaknya rasa lidah terobati, rindu masakan Indonesia.

        Apakah anda suka nasi goreng juga? Bagaimana pengalaman anda dengan nasi goreng?