11 November, Hari Jomblo atau Hari Belanja Online?

Semarak belanja online yang menawarkan diskon dan program menarik lainnya sudah berseliweran saat saya mengunjungi beberapa website berbahasa Indonesia. Pikiran saya pun melayang pada beberapa artikel saya sebelumnya di tanggal yang sama di beberapa tahun belakangan. Ya, artikel saya di tanggal 11 November masih bertema sama, yakni hari lajang. Seperti biasa, kali ini saya mencari tahu dari teman mahasiswa asal Tiongkok yang kebetulan saya kenal di sini.

Apakah benar ada hari lajang dan hari belanja online bersamaan di Tiongkok?

Hari lajang adalah istilah lucu yang muncul untuk menggambarkan mereka yang masih lajang agar tidak sendiri. Masih lajang di sini diidentikkan mereka yang kebetulan tidak punya pacar. Istilah lucu itu diambil dalam bahasa slang ‘Guanggun Jie’ untuk menyebut angka 1 yang muncul sebanyak empat kali pada hari ini, 11 November.

Saya pun semakin penasaran apa arti Guanggun Jie kepada teman asal Tiongkok tersebut. Dia mengatakan bahwa Jie berarti festival atau perayaan. Sedangkan guanggun dapat diartikan sebagai a funny way to call someone who is being single at this moment dalam bahasa slang setempat.

Menurut saya ini, ini seperti bahasa slang di Jakarta yang menyebut orang lajang sebagai ‘jomblo‘. Hmm, menarik saat saya bertukar pikiran dengan teman beda bangsa ini. Dia pun bertanya apa sebutan bahasa slang untuk orang yang masih lajang di Indonesia. Kami berdua tertawa sejenak ketika saya sendiri pun tidak bisa menjelaskan apa arti ‘jomblo’?

Lalu dia menjelaskan kepada saya bahwa segala sesuatu yang dirayakan sebagai festival itu di Tiongkok dikaitkan sebagai bisnis. Ini yang mendasari alasan hari lajang dijadikan hari belanja online. Ketika orang masih lajang dipandang punya ‘me time’ untuk menyenangkan diri dengan berbelanja.

Ketika dunia belahan barat merayakan hari valentine sebagai hari kasih sayang bagi mereka yang berpasangan, maka negeri Tiongkok menganggap perlunya hari lajang agar bisa menyenangkan diri sendiri juga. Caranya adalah memberi peluang dan diskon yang menarik minat untuk berbelanja, tanpa memandang status lajang atau tidak.

Tidak selamanya 11 November sebagai hari lajang atau berbelanja sehari penuh. Dia berpendapat bahwa sebagian orang di Tiongkok ada juga yang memutuskan menikah pada 11 November. Ini untuk menggaungkan bahwa satu pasangan hidup seumur hidup. Karena hari ini memiliki angka 1 sebanyak empat kali. ‘Guanggun‘ bisa diterjemahkan menjadi tunggal atau ‘Kamu lah satu-satunya sebagai pasangan hidup saya.’ Oh romantis sekali ya, seperti hari kesetiaan.

Untuk menutup diskusi saya soal hari lajang dengan teman negeri asal Panda ini, saya pun bertanya bagimana mengatakan apakah anda masih lajang kepada orang lain. Lalu dia menjawabnya “Ni shi dan shen ma”. Ini berarti tidak ada kata ‘Guanggun‘ yang dimaknai sebagai jomblo. Dia pun menyahut bisa saja tetapi ini terdengar aneh. Kami berdua pun tertawa.

ni shi Guanggun ma” bisa juga ditanyakan kepada orang lain tetapi orang pasti akan tertawa mendengarnya. Ini adalah kalimat tanya yang menempatkan kata ‘Guanggun’ atau jomblo, tetapi ini terkesan aneh dan lucu.

Sekarang anda tahu mengapa tanggal 11 November ini bisa menjadi hari jomblo atau hari berbelanja online?

Author: Anna Liwun

I can do all things through Christ who strengthens me [Philippians 4:13]

2 thoughts on “11 November, Hari Jomblo atau Hari Belanja Online?”

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.