Panen Buah Plum di Musim Panas dan Bagaimana Memanfaatkannya

Kami punya pohon plum yang cukup memuaskan jika panen buahnya datang. Saya pernah cerita bagaimana pengalaman ibu mertua membuat manisan buah plum. Resep manisan buah plum bisa dilihat di link ini. Ini cerita saat musim panas lalu yakni panen buah plum, dari pohon di belakang rumah.

Buah plum dalam bahasa Jerman disebut Zwetschge. Tinggi pohon plum sekitar 7 meter yang tumbuh rimbun di belakang. Musim panen biasanya di tengah tahun seperti Agustus. Itu sebab ada pasar julukan yang disebut Zwetzwetschgenmarkt, semacam pasar kaget yang memang diadakan saat panen buah plum tiba. Lucunya pasar kaget ini sama sekali tidak menjual buah plum.

Rasa buah plum asam, manis dan menyegarkan. Saya senang mengkonsumsi buah plum, milik sendiri. Bagaimana pun buah plum itu baik untuk nutrisi tubuh.

Buah plum punya kandungan antioksidan yang tinggi dan baik untuk imunitas tubuh. Buah ini punya kalori yang rendah dan sangat baik untuk menurunkan risiko diabetes, mengurangi kadar gula darah hingga mampu mengontrol tubuh dari obesitas.

Buah plum kaya akan vitamin seperti vitamin A, C, K dan sumber vitamin B serta vitamin E. Mengkonsumsi buah plum juga baik untuk menjaga kesehatan pencernaan tubuh.

Memanfaatkan buah plum, selain dinikmati langsung?

Anda pasti penasaran, kira-kira apa saja yang bisa saya manfaatkan dari buah plum selain menikmati buahnya langsung dari pohon dan membuat manisan buah plum.

Saya pernah mencoba minuman schnaps dari buah plum yang diproduksi dari negeri tirai bambu. Schnaps ini biasa disajikan sebagai complimentary bila kami makan di restoran selera Asia di Jerman. Ceritanya bisa dilihat di link ini.

Kue buah plum?

Pada akhirnya kami yang biasa memiliki oven di rumah, tentu mempraktikkan kue-kue enak pakai buah plum. Ada banyak resep kue-kue orang Jerman untuk membuatnya.

Saya pilih satu resep kue bernama Zwetschgendatschi yang biasa dibuat oma dan ibu mertua. Kue ini mudah sekali untuk dipraktikkan di rumah. Tentang resep kue ini, saya bagikan di resep berikutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.