Tampak sosis sedang dipanggang, yakni debriziner berwarna merah (depan) dan sosis biasa di belakang. 

Menyerupai hot dog dan panjangnya pun benar-benar tak muat dalam foto.

 

Apakah anda pernah mengukur berapa sentimeter panjang sosis? Saya sendiri belum pernah. Namun kali ini saya berhasil menemukan sosis yang panjangnya 50 sentimeter atau setara dengan setengah meter. Penasaran ‘kan?

Menyusuri Christkindlmarkt tentu saya ingin mendapatkan sesuatu yang berbeda. Saya melihat satu kedai yang ramai dikunjungi banyak orang. Begitu menariknya tempat tersebut karena pasti menawarkan sesuatu yang berbeda. Ya, itu betul! Sosis sepanjang setengah meter. Tua-muda, orangtua dan anak begitu sibuk menikmati sosis panjang tersebut.

Selain sosis tersebut yang berukuran jumbo, hal menarik lainnya adalah sosis terbuat dari daging kuda. Apakah anda pernah makan daging kuda sebelumnya? Ini pertama kali saya mencoba makan daging kuda. “Pferde” dalam bahasa Indonesia diterjemahkan sebagai kuda. Ada dua sosis yang dibuat dari daging kuda, yakni sosis biasa, tidak pedas. Selanjutnya, sosis yang berasa pedas karena paprika bernama Debreziner.

Makanan ini terlihat seperti hot dog bila dijumpai di Indonesia, namun ini mungkin hot dog terpanjang. Anda bisa memilih sosis yang dimaksud, untuk diletakkan di tengah roti.

Biasanya saya makan sosis dengan roti gandum, namun kali ini saya melihat mereka membuatnya seperti hot dog. Untuk menyantapnya, saya biasa menambahkan rasa mustard di sosis. Saya sendiri tidak bisa merasakan perbedaan daging sapi dan daging kuda yang biasa dijadikan isian dari sosis.

Jika anda penasaran, bagaimana rasanya? Saya pikir anda bisa datang ke Jerman dan mengalaminya langsung. Tentu bagi saya, ukurannya yang besar tentu tak mudah untuk menghabiskannya seorang diri.

Namun, jajanan ini begitu menarik dan digemari siapa saja yang berkunjung ke pasar menjelang Natal ini. Menarik mungkin karena ukurannya, atau menarik karena khasiat daging kuda itu sendiri. Saya tidak tahu.

Semoga bermanfaat!