ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Selamat Hari Raya Idul Fitri!

Hari ini saudara-saudara muslim merayakan hari raya Idul Fitri. Saya dan keluarga memang tidak merayakannya, tetapi saya tumbuh dalam keragaman di Indonesia yang menjadi negara berpenduduk muslim terbesar di dunia. Saat ini saya bisa merasakan bagaimana saudara-saudara muslim sedang berbahagia berkumpul dengan keluarga.

Di Jerman, 1 Syawal 1440 H jatuh pada 4 Juni 2019 sesuai ketetapan Dewan Koordinasi Muslim Jerman. Saya pun tak ketinggalan dengan makan bersama teman mahasiswa muslim dari Azerbaijan. Saya undang ke rumah. Ini menjadi pengalaman menarik bagaimana saya mendengarkan perayaan lebaran di tanah airnya. Atau makanan khas yang disajikan di Azerbaijan saat hari raya idul fitri.

Saya putuskan membuat makanan nusantara yang mudah dan praktis. Bagi mereka yang belum kenal dan tidak pernah berkunjung ke Indonesia, kedua makanan yang saya sajikan menjadi permulaan bahwa makanan nusantara itu kaya rempah. Dia bahkan memuji masakan saya, yang sebenarnya saya tidak pernah memasaknya di rumah di Jakarta. Satu pengalaman berharga, saya harus memilih resep dan mengolahnya di negara perantauan.

Pertama, Bakwan goreng

Apa yang anda bayangkan tentang bakwan goreng tetapi dirasakan di Jerman? Karena tidak ada yang jual bakwan, maka saya membuatnya sendiri. Silahkan disimak resep saya berikut, apakah sama ataukah anda menemukan hal yang berbeda?

Bahan yang diperlukan

  1. 10 sendok makan tepung terigu
  2. 1 buah wortel, iris halus
  3. 1/4 kol iris halus
  4. 1 buah daun bawang, kemudian diiris
  5. 1 buah telur ayam
  6. Sedikit air
  7. Garam dan merica
  8. Bawang putih bubuk
  9. 1/2 sendok makan kaldu ayam
  10. Minyak sayur secukupnya

Cara memasak

  1. Siapkan wadah. Masukkan wortel, kol dan daun bawang.
  2. Tambahkan tepung terigu.
  3. Campurkan bersamaan air dan telur.
  4. Masukkan garam, merica, kaldu ayam dan bawang putih. Aduk semua bahan.
  5. Panaskan wajan dan masukkan minyak sayur.
  6. Masukkan satu sendok besar penuh adonan dan goreng dalam minyak panas. Masak hingga berwarna kecokelatan.
  7. Sajikan selagi hangat

Kedua, Opor Ayam

Umumnya opor ayam disajikan dengan lontong kala lebaran tiba. Namun kali ini saya masak untuk memperkenalkan kuliner nusantara yang kaya rempah.

Bahan yang diperlukan

  1. 500 gram ayam potong
  2. 250 gram santan kelapa
  3. 2 lembar daun salam
  4. 1 batang serai
  5. 1 sendok kecil kaldu ayam
  6. 1 sendok makan minyak sayur
  7. 2 lembar daun jeruk
  8. Bawang merah
  9. Bawang putih
  10. Kunyit
  11. Ketumbar.
  12. Sedikit jahe
  13. Garam dan sedikit gula
  14. Bawang goreng, jika suka
  15. Air secukupnya

Cara memasak

  1. Bumbu dihaluskan yakni bawang merah, bawang putih, ketumbar dan kunyit.
  2. Panaskan wajan, masukkan minyak sayur. Tambahkan bumbu yang dihaluskan.
  3. Setelah bumbu yang dihaluskan harum, masukkan air. Tambahkan daun salam, daun jeruk, sereh dan sedikit jahe. Masukkan santan.
  4. Tambahkan ayam yang sudah dipotong-potong.
  5. Masukkan garam, gula dan kaldu ayam.
  6. Masak hingga daging ayam empuk.
  7. Setelah matang, taburi bawang goreng.

Dari kedua menu di atas, saya sesuaikan dengan kondisi bumbu dan bahan yang ada di sini.

Advertisements

Categories: ALL ABOUT DEUTSCHLAND

Tagged as: ,

4 replies »

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.