Ilustrasi.

Beberapa minggu lalu kami mendapat surat pemberitahuan bahwa bea listrik akan turun sekian cent per sekian watt per tahun depan. Besaran listrik naik dan turun biasanya diberitahukan per tahun ke setiap rumah tangga di Jerman.

Tinggal di Jerman membuat saya banyak belajar berhemat biaya pemakaian listrik. Sebagaimana anda tahu besaran listrik di musim dingin dengan musim panas tentu berbeda. Pada musim dingin biaya listrik akan lebih tinggi dibandingkan musim panas, misal penggunaan pemanas ruangan atau pemakaian lampu lebih awal dikarenakan malam hari lebih cepat datang.

Belajar berhemat listrik saya dapatkan dari beberapa hal sepele yang selama ini tidak saya perhatikan. Bagaimana pun penghematan listrik akan memberi dampak baik bagi kelangsungan hidup bumi ini di masa mendatang. Dari tindakan kecil yang saya jelaskan berikut, saya yakin akan berdampak besar pada pengaruh perubahan iklim di masa mendatang.

1. Lampu

Lampu di Jerman memiliki jenis ragam sesuai fungsi dan sistim pengaturan. Lampu sesuai fungsinya pernah saya jelaskan dalam artikel yang saya tautkan. Lampu ini bekerja sesuai skala Kelvin untuk fungsi yang berbeda-beda dalam ruangan tidur.

Lampu sesuai sistim pengaturan seperti lampu yang dipergunakan sesuai keperluan. Artinya, lampu menyala saat dibutuhkan saja. Lampu otomatis ini memang disesuaikan berdasarkan sensor atau pengaturan waktu.

Kesadaran mematikan lampu bila tidak diperlukan juga membantu untuk mengurangi pemakaian listrik. Buat apa sih menyalakan lampu, jika tidak ada orang di sana. Begitu pemikiran hemat listrik penggunaan lampu.

2. Kompor

Di sini kompor menggunakan listrik. Hal sepele seperti memasak air di panci tetapi tidak menutup rapat panci. Air di panci akan tetap mendidih, hanya saja memerlukan energi yang besar dan lama agar bisa mendidih.

Lainnya, kebiasaan menikmati makan malam dingin ala orang Jerman. Kebiasaan ini seperti menikmati roti, salad segar dan makanan olahan yang sudah dimasak terlebih dulu. Dengan begitu, stok makanan olahan yang dingin bisa membantu mengurangi pemakaian kompor listrik. Jadi kami sering menggunakan kompor hanya untuk persiapan makan siang saja atau memasak stok makanan. Makan malam dan makan pagi, kami kadang tidak menyalakan kompor.

3. Colokan listrik (=Electric plugs)

Terkadang saya atau mungkin anda membiarkan colokan listrik tetap menyala tanpa dipergunakan seperti charger hape misalnya. Di Jerman ada model colokan yang bisa diatur sesuai keperluan. Anda bisa membiarkan nyala saat butuh dengan remote, pengaturan yang memudahkan tanpa mencabut atau memasang colokan kembali.

Selain itu, berbagai perangkat elektronik sekarang sudah diatur dengan berbagai mode untuk menghemat energi. Daripada lampu perangkat elektronik kelap-kelip, mengapa tidak pasang mode siaga atau mode hemat energi misalnya.

4. Televisi

Ada sebagian orang yang senang tidur bersama televisi menyala. Persoalannya, setelah orang tersebut tertidur, televisi tetap menyala. Berbagai televisi moderen telah memasang pengaturan yang memudahkan anda untuk berhemat listrik.

Misalnya, televisi saya memiliki pengaturan jika tidak ada aktivitas penggantian seperti saluran program, pengaturan suara, dsb selama sekian jam maka televisi akan memberi peringatan terlebih dulu sebelum mati otomatis.

5. Pemanas ruangan

Saat musim panas, kami biasanya sering membuka jendela dan duduk di teras rumah hingga matahari terbenam. Siang hari di musim panas lebih lama dibandingkan malam hari. Begitu pun sebaliknya saat musim dingin.

Pada musim dingin kami memakai pemanas ruangan. Pakai pemanas ruangan hanya dibutuhkan. Kita tidak mungkin menyalakan semua pemanas ruangan dimana kita tidak membutuhkannya. Misalnya menyalakan pemanas ruangan di ruang makan, padahal semua anggota keluarga duduk di di ruang tamu.

Selain itu, pemakaian pakaian yang tepat dan pintu yang ditutup membuat suhu di kamar akan menjadi hangat. Kita tak perlu membuat volume panas yang tinggi jika kita pakai baju hangat dan ruangan tertutup. Hal sepele, pemanas ruangan tetap menyala tetapi jendela ruangan terbuka. Ini terdengar tak masuk akal, tetapi begitulah.

6. Kulkas dan lemari pendingin

Hal sepele lainnya adalah membiarkan pintu kulkas atau lemari pendingin rusak atau tidak tertutup rapat. Membiarkan pintu kulkas tidak tertutup rapat tidak hanya membuat kinerja kulkas menurun, tetapi juga menyedot energi listrik yang lebih besar. Jadi, sebaiknya perbaiki pintu kulkas atau penutup lemari pendingin anda jika tidak bisa tertutup rapat.

7. Oven atau pemanggang

Hal sepele terakhir nih, membuat oven panas lebih dulu. Nah, ternyata itu salah. Hanya beberapa jenis kuliner yang memang harus menunggu oven panas agar hasilnya optimal misalnya pizza. Tetapi oven yang sudah dinyalakan bisa tetap bekerja tanpa menunggu panas.

Kesimpulan

7 Hal sepele yang saya sampaikan di atas adalah pengalaman pribadi saat saya tinggal di Jerman. Memang informasi ini tidak bisa diterapkan sepenuhnya untuk anda, tetapi anda bisa belajar bahwa penghematan listrik itu membuat kelangsungan hidup yang lebih baik di masa mendatang.

Sudah menjelang akhir tahun, setidaknya ada satu hal yang bisa diubah. Misalnya gaya hidup hemat energi atau hemat listrik. Hal sepele di atas ternyata berdampak besar bila dilakukan bersama-sama.