Bruschetta: Makanan Khas Italia (1)

Makan malam di restoran di Italia, bruschetta (kanan) dan roti cabiatta di depan.

Ini daging asap dan keju mozarella di dalam seperti menggunung.

Bruschetta diracik sendiri terdiri atas roti cabiatta, keju mozarella dan daging asap.



Mari membicarakan makanan khas Italia yang mungkin sudah pernah anda dengar, namun tidak familiar mungkin di Indonesia. Di gerai pizza di Jakarta, pernah ada menu bruschetta. Namun sebenarnya makanan ini di negeri aslinya berbeda dengan yang anda dapatkan seperti di Jakarta. Mengapa? Perubahan makanan bisa saja disesuaikan dengan kondisi setempat. 

Bruschetta dari Italia pernah saya bahas saat saya traveling ke Roma, Italia. Bruschetta menjadi menu kuliner wajib bila anda berkunjung ke negeri Pizza tersebut. Bruschetta sebenarnya adalah roti panggang, cabiatta bread yang umumya dipakai lalu ada yang memberi bawang putih sebagai topping, ada yang tidak memberikannya. 

Di Eropa umumnya jika kita memesan bruschetta, roti tidak diberi olesan bawang putih karena khawatir tak semua pelanggan menyukainya barangkali. Untuk topping roti, bisa diletakkan tomat, sayuran, keju atau daging cincang. Namun saya tidak mendapatkan itu di Italia, di Jerman maupun di Austria. Loh kok?

Bruschetta saat dipesan di hotel berbintang di Austria. Terlihat menarik dan indah!



Ceritanya, saya memesan makanan tersebut kala makan malam di suatu hotel di Austria. Karena makan di hotel berbintang, pilih makanan ini agar pas di kantong. Bruschetta yang disajikan kurang lebih sama seperti kala saya makan dengan suami di Roma, Italia. Bruschetta terdiri atas roti cabiatta dengan topping adalah irisan keju mozarella, tomat segar dan daging asap schinken. Sebagai pemanis, di atas ditaburi oregano tabur dan daun cincang. Terakhir di sekitar piring diberi olesan olive oil. Namanya makan di hotel berbintang, tentu tampilannya pun indah. 

Rasa bruschetta pun nikmat sekali. Tiba-tiba si pramusaji menanyakan santapan saya, saya pun merespon dengan bahasa Jerman sebagai apresiasi. Akhirnya si pramusaji mengatakan bahwa saya tak salah memesan bruschetta sebagai makan malam. Di bulan November adalah musim dimana masyarakat tradisional di wilayah Italia menyantap makanan ini. Jadi roti diberi topping yang lezat agar semua menyukainya. Begitu katanya. 

Mendapatkan pengalaman makan bruschetta di dua negara tersebut, saya juga mencoba meraciknya sendiri di rumah. 

Ini bahan sederhana yang diperlukan bila ingin membuatnya sendiri di rumah.

Bahan yang diperlukan:

  1. Roti cabiatta.
  2. Schinken atau daging asap.
  3. Keju mozarella.

Cara membuat:

  1. Iris roti cabiatta menjadi kepingan.
  2. Lalu potong keju mozarella menjadi potongan kecil.
  3. Beri daging asap di sekitarnya. Selesai!

So, demikianlah bruschetta dari mulai disajikan di restoran di Italia. Lalu saya memesannya di hotel berbintang di Austria. Terakhir saya mencobanya sendiri di Jerman. Lengkap! 

Bagaimana pengalaman anda makan bruschetta?

    Baca https://liwunfamily.com/2017/10/15/7-daftar-kuliner-wajib-dicoba-di-roma-italia/

    Advertisements


    Categories: FOOD, TRAVELING

    Tags: , , , , , , ,

    4 replies

    1. Wah, kyaknya classy bnget ya, dan Anda jg benar2 penyuka kuliner, slain menikmatinya di dua lokasi yg berbeda, Anda jg tak lp mengeksekusinya.

      Liked by 1 person

    2. I think it could be a wondrous recipe and it jam is prosciutto no a goodie spanish jam feeding with acorn from extremadura zone (ibérico and black leg) … I love a spanish jam … well bon appetite !

      Liked by 1 person

    Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: