CERPEN (20): Cinta dalam Sepotong Pizza

Ilustrasi. "Was denkst du, Anna?” tanyanya. Apa yang kau pikirkan. Aku mendengarnya jadi terkejut. Aku tak percaya bahwa pria ini mengajak makan malam keluar. Oh, sulit rasanya membujuk pria Jerman ini makan di luar. Dia memilih masak dan makan di rumah, ketimbang makan di restoran. Aku gugup menjawabnya “Nicht”. Tidak ada yang aku pikirkan. Aku … Continue reading CERPEN (20): Cinta dalam Sepotong Pizza

Cara Temukan “Chemistry” Sebelum Memutuskan Pasangan Hidup

Dalam hidup yang katanya adalah pilihan, maka kita tak pernah jauh dari namanya memutuskan. Memutuskan itu juga tak mudah, karena pastinya banyak pertimbangan yang mempengaruhi. Ada sebagian pasangan suami-isteri di dunia termasuk saya pribadi meyakini "chemistry" sebagai bagian dalam memutuskan pilihan. Pos ini berbicara tentang pilihan yang memang memerlukan "chemistry" karena menyangkut masa depan seperti … Continue reading Cara Temukan “Chemistry” Sebelum Memutuskan Pasangan Hidup

Begini Alasan Pria Lebih Pilih Perempuan Kurang Menarik

Penampilan menarik itu penting, namun kepribadian baik yang utama. Ini bukan pengalaman pribadi, karena saya berpikir saya adalah perempuan menarik 😄 Out of topic deh. Begini ceritanya, saya beserta beberapa teman pria sedang duduk dan ngobrol macam-macam di kafe. Para pria entah dimana pun berada dan apa pun suku bangsanya, sama saja. Boys will be … Continue reading Begini Alasan Pria Lebih Pilih Perempuan Kurang Menarik

3 Alasan Mengapa Berpacaran Jarak Jauh Bisa Lebih Langgeng?

Kemajuan teknologi kini menjadi pendorong bagi banyak orang untuk tetap bisa memadu kasih meski jarak yang berjauhan memisahkan. Dulu banyak orang masih menganggap bahwa hubungan jarak jauh sepasang kekasih tidak akan mungkin berhasil. Namun kini nyatanya banyak juga pasangan jarak jauh, para LDR (Long Distance Relationship) yang berhasil melanjutkan ke jenjang yang lebih serius, menikah. … Continue reading 3 Alasan Mengapa Berpacaran Jarak Jauh Bisa Lebih Langgeng?

CERPEN (10): Balas Dendam yang Tak Pernah Manis

"Hallo abang, bisakah kita bertemu di Hauptbahnhof München?" kataku via telpon.  Suara di seberang sana langsung menjawab "Wann ist der termin?" Sahutnya jam berapa kita bertemu.  Aku jawab "Am Dienstag Nachmittag Um drei uhr" "Gerne. Bis dann" kata orang yang aku sebut abang ini. Dia sedang bertugas di Jerman, namun tidak di München.  *** Saat … Continue reading CERPEN (10): Balas Dendam yang Tak Pernah Manis

Kontak Jodoh: What You Seek is Seeking You

Sewaktu menghadiri seminar perkawinan saat saya masih kuliah dulu di Jakarta. Ada sepasang suami-isteri yang memberi kesaksian bahwa mereka telah menjalani biduk rumah tangga selama lebih dari 10 tahun. Lalu si moderator bertanya bagaimana mereka bertemu di awal. Mereka, suami-isteri tersebut, kompak menjawab bahwa mereka kenal satu sama lain lewat kontak jodoh di koran. Kemudian … Continue reading Kontak Jodoh: What You Seek is Seeking You

10 Alasan Mengapa Perlu Menunggu Jodoh

Ini dia 10 alasan mengapa kau harus menunggu sang pujaan hati yang jadi jodohmu, 1.Kata orang bijak, tidak pernah ada yang sia-sia hanya karena menunggu. Begitu pun jodoh. Jadi si dia yang ditunggu itu berarti sangat bermakna dan berkesan sehingga tidak ada salahnya untuk menunggu dan menunggu. 2. Menunggu itu menguji kesabaran, ya kan? Jika … Continue reading 10 Alasan Mengapa Perlu Menunggu Jodoh

CERPEN (22): Kebijaksanaan Cinta

Ketika aku masih remaja, saat mengenal cinta pertama kali, pria idaman bagiku adalah dia yang pandai di sekolah. Sayangnya, aku tidak mendapatkannya. Mungkin karena aku juga tidak terlalu pintar. Beranjak dewasa muda, ketika aku memasuki dunia perkuliahan, pria idamanku pun berubah. Dia adalah pria yang rupawan. Sayangnya, aku juga tidak mendapatkannya. Mungkin karena aku juga … Continue reading CERPEN (22): Kebijaksanaan Cinta

CERPEN (23): “Tidak Ada yang Bisa Menghakimi Masa Lalumu Karena Kau Pemilik Masa Depan”

Aku berdiri di tepi pelabuhan, memandang ferry yang berbayar menjauh menuju seberang. Entah berapa lama sudah aku tak pulang kampung. Aku rindu rumah. Aku rindu bau sawah. Aku rindu rasa embun di pagi hari. Aku rindu bersedekap merasakan hawa sejuk pegunungan. Ibu benar, aku tak cocok tinggal di tepi pantai. Sejak pindah dari wilayah pegunungan … Continue reading CERPEN (23): “Tidak Ada yang Bisa Menghakimi Masa Lalumu Karena Kau Pemilik Masa Depan”

CERPEN (20): Cinta dalam Sepotong Pizza

"Was denkst du, Anna?" tanyanya. Apa yang kau pikirkan. Aku mendengarnya jadi terkejut. Aku tak percaya bahwa pria ini mengajak makan malam keluar. Oh, sulit rasanya membujuk pria Jerman ini makan di luar. Dia memilih masak dan makan di rumah, ketimbang makan di restoran. Aku gugup menjawabnya "Nicht". Tidak ada yang aku pikirkan. Aku pun … Continue reading CERPEN (20): Cinta dalam Sepotong Pizza