Makanan Khas Italia (27): Caprese Salad, Mozarella dengan Saus Basilikumpesto

Makanan asal Italia yang saya bahas adalah sejenis salad yang biasanya dijadikan sebagai makanan pembuka untuk gala dinner. Salad ini saya pesan saat makan malam dengan suami di restoran masakan Italia. Salad serupa pernah saya bahas di link ini. Bedanya pos sebelumnya bercerita sandwich yang berisi isian mozarella dan tomat sedangkan kali ini bukan sandwich.

Salad berikut bernama caprese salad atau dalam bahasa Italia disebut insalata caprese. Salad terdiri atas irisan dua buah tomat dan irisan mozarella yang diletakkan selang-seling. Beri garam sedikit dan saus basilikum, yang berwarna cokelat kehitaman.

Untuk menikmatinya, ada saus basilikumpesto. Warnanya hijau kental yang ditaruh di atas salad.

Cara membuat saus basilikumpesto mudah. Ambil beberapa lembar daun basil. Cuci daun tersebut dan keringkan. Kupas dan potong kasar bawang putih. Kemudian panggang kacang pinus selama beberapa menit, tanpa minyak goreng. Siapkan food processor, masukkan daun basil, bawang putih dan kacang pinus. Tambahkan minyak zaitun dan garam. Haluskan semua bahan.

Salad ini bisa jadi pilihan bagi mereka yang menjalani diet sehat. Mozarella menjadi salah satu keju yang kaya akan vitamin B yang baik untuk kebutuhan kalsium. Dengan begitu keju ini menguatkan tulang sehingga tak mudah rapuh. Mozarella juga sumber protein yang baik untuk tubuh.

Sedangkan tomat sudah tentu memiliki kandungan vitamin C yang tinggi dan anti oksidan yang baik untuk kesehatan tubuh. Baik mozarella maupun tomat tersebut baik untuk nutrisi tubuh, mengapa tidak membuat caprese salad sendiri di rumah.

Advertisements

4 Salad Isi Sayuran Saja Tetapi Enak, Mau Bukti?

Salad sayuran yang dipesan di restoran Vietnam.

Hampir menutup musim panas, saya tetap memburu salad yang unik, menarik dan enak untuk dibagikan pada anda. Unik karena disajikan dengan kreativitas si koki dapur. Menarik karena saya belum pernah menemukan sebelumnya. Satu lagi, enak tentunya karena saya sudah mencobanya.

Tiga salad berikut hanya berisi sayuran saja tetapi sudah cukup membuat saya puas memesan mereka. Bahkan menikmati sayuran dalam salad ini saja sudah membuat saya kenyang.

Pertama, salad dari Vietnam.

Vietnam telah mendominasi kuliner khas Asia, selain Thailand. Salah satunya adalah salad khas Vietnam yang saya pesan beberapa waktu lalu. Isinya benar-benar murni hanya sayuran saja. Ada irisan wortel, tauge, kol, timun, paprika dan bawang merah besar. Untuk sausnya, ada sedikit mayonnaise dengan bumbu asam manis yang cukup enak di lidah saya. Setelah saus, salad ditutup dengan irisan daun ketumbar.

Kedua, salad dari India

Sedangkan salad kedua berasal dari salad vegan yang dipesan khusus dari restoran India. Isinya pun hanya sayuran saja. Ada yang menarik, salad ini diberi biji kenari yang gurih dan kaya nutrisi.

Salad terdiri atas irisan lobak putih yang rasanya seperti bengkuang, timun, tomat dan taburan daun ketumbar. Untuk dressing sausnya, ada cuka dan minyak zaitun untuk salad. Agar terasa gurih, ada biji kenari yang ditaburi di atas salad.

Ketiga, salad dari Yunani

Salad berikut adalah salad yang umumnya saya dapatkan sebagai complimentary dari menu yang dipesan di restoran Yunani. Ini juga termasuk salad sayuran.

Isian salad adalah daun salada air, kol, timun, irisan wortel, acar kol merah dan peperoni. Untuk sausnya, ada rasa asam manis yang berasal dari tzatziki yang menjadi saus khas mediterania. Menariknya, ada biji zaitun yang diselipkan dalam salad. Ini menjadi kekhasan masakan mediterania.

Keempat, Salad dari Mesir

Terakhir salad sayuran dari Mesir berupa aneka sayuran yang diiris terlebih dulu. Ada wortel, kol, timun dan acar bawang merah besar. Di sini ada terung ungu yang sudah dipanggang terlebih dulu. Hal yang membedakan lainnya adalah bawang merah besar yang dibelah dua dan dipanggang. Beri sedikit garam dan perasan jeruk nipis. Wah, enak ternyata!

Jadi, anda akan pilih mana?

Insalata Fruti Di Mare, Salad Sea Food, Bandingkan dengan Pizza Sea Food: Makanan Khas Italia (23)

Salad Fruti di Mare, yakni salad isian sea food.

Salad. Salad. Dan salad. Ini menjadi santapan yang mendominasi saya saat musim panas ini. Saya benar-benar suka salad apa pun asalnya. Bagaimana pun makan sayur sangat bermanfaat untuk memberi nustri tubuh agar tubuh tidak dehidrasi. Selain alasan gizi, warna-warni salad dan isianya tampak menggugah selera. Padahal salad ya hanya sayuran saja, tetapi penyajiannya membuat saya jadi lapar.

Pizza Fruti di Mare, yakni pizza dengan topping sea food.

Seperti berikut ini, saya pesan di restoran Italia yang sudah dikenal di kota tempat tinggal saya. Saya memesan salad dengan isian sea food seperti cumi-cumi, udang, kerang dan ikan. Menariknya dari salad sea food yang diracik dengan bumbu ala Italia ini adalah saus pada saladnya yang benar-benar lezat. Saya yakin pecinta sea food pasti suka salad Insalata Fruti di Mare ini.

Memang untuk menyantap bersama salad, sea food dipotong kecil-kecil seperti ikan dan cumi-cumi misalnya. Rupanya ada juga potongan daging gurita di dalam kumpulan sea food yang saya pesan. Menariknya sea food dibuat terpisah dari potongan salad sehingga rasa saus salad dan rasa aneka sea food tidak bercampur. Ide bagus!

Rasa sea food yang saya nikmati ini antara segar, tawar dan lembut. Rupanya sea food sudah dimasak terlebih dulu sehingga tidak terkesan amis dan mentah. Mungkin perlu waktu agak lama agar semua bumbu meresap dalam sea food dan juga membuat semuanya tampak segar.

Sementara daun-daun salad dipilih yang masih segar seperti daun salada air, daun letucce, kol merah dan daun feldsalat, yang saya tidak tahu penyebutannya dalam bahasa Indonesia. Ada tambahan potongan tomat merah agar tampak seperti hiasan namun bisa juga disantap jika suka. Ada irisan bawang merah besar pada tumpukan salad.

Saus merah muda dan saus basilikum ditambahkan di atas salad. Ada rasa manis dam segar yang menambah rasa nikmat bila disantap dengan sea food. Saus ini pula yang dipergunakan untuk pizza fruti di mare, yang dipesan di restoran khas Italia. Saus ini melengkapi rasa sea food yang mendominasi topping pizza. Ini benar-benar enak. Saya sering memesan keduanya jika saya rindu makan sea food. Masakan Italia mampu membuat sea food tidak berasa amis. Enak!

Ini layak direkomendasikan bagi pecinta sea food.

Thunfisch Salad, Salad dengan Ikan Tuna: Makanan Khas Jerman (58)

Kembali lagi saya membahas salad yang tak pernah habis diulas. Saya tergila-gila makan salad mengingat suhu udara yang terik dan cocok untuk membuat tubuh tidak mengalami dehidrasi. Sebelumnya, saya sudah mencoba menikmati salad tuna dengan racikan khas masakan Italia di link ini. Tak hanya itu, saya juga pernah menyantap salad tuna dengan gaya khas Asia di restoran Vietnam di link ini.

Nah, kedua salad ini diracik dengan gaya berbeda tetapi salad tersebut tetap enak. Selanjutnya, bagaimana jika salad diracik secara lokal khas masakan Jerman?

Saya memesannya di restoran di rest area jalur bebas hambatan, tol. Anda pasti kenal nama restoran Jerman ini. Paulaner. Ya, di Jerman ada beberapa rest area di autobahn yang menempatkan restoran Paulaner untuk disinggahi. Restoran yang mengusung masakan Jerman ini memang bergaya moderen dengan masakan yang klasik, seperti salad yang dibuatkan untuk saya.

Untuk salad terasa enak atau tidak bergantung bagaimana juru masak membuatkan saus yang dicampurkan di antara sayuran segar di dalamnya. Saus salad ini menjadi rahasia dapur tiap restoran. Saus pada salad tuna ini terasa asam manis dengan sedikit saus tomat di dalam. Jangan lupa anda perlu mengaduknya agar saus salad tercampur aduk! Kadan9g kala ada restoran yang meletakkan saus salad sebagai topping, tetapi topping salad ini adalah potongan daging ikan tuna.

Apa yang membedakan salad khas Jerman adalah irisan bawang entah bawang merah atau bawang bombay. Sebagaimana anda perlu tahu bahwa bawang merah di sini berukuran besar, jadi jika diiris pun tampak serupa seperti bawang bombay. Irisan bawang merah segar itu menambah nikmat salad ini. Jika anda tak suka bawang merah yang sebenarnya tak terlalu menyebabkan bau mulut seperti bawang merah kecil, anda bisa memesannya pada pramusaji agar salad tanpa irisan bawang.

Tak hanya potongan sayur segar seperti daun salada air, wortel dan irisan tomat tetapi ada juga potongan telur yang bisa anda nikmati bersamaan. Tentu daging ikan tuna ini sudah ready to eat yang sudah matang. Rasa tuna dengan aneka sayuran bercampur satu di mulut. Ini enak!

Salad Daging Sapi, Salad Daging Ayam atau Salad Vegetaris, Suka Mana?

Contoh salad vegetaris, tebak dari negara mana?

Masih soal salad yang tak pernah habis dibahas, apalagi saat ini adalah musim panas. Anda tahu bahwa menikmati salad adalah pilihan tepat agar makanan tidak disajikan dalam kondisi hangat selalu. Rasa salad pun bervariasi nikmatnya, antara asam segar dan manis asin bercampur jadi satu di mulut. Itu yang saya suka. Namun dibalik itu semua, saya telah mengumpulkan empat kreasi salad dari tiga negara di bawah ini.

Barangkali anda tertarik untuk mencobanya sendiri. Dijamin anda puas dengan rasa tiga salad ini.

Salad daging sapi

Irisan daging sapi tipis-tipis disajikan di bawahnya salad. Perhatikan yang diberi lingkaran adalah daging sapi masak.

Salad daging sapi ini berasal dari salah satu restoran lokal yang ada di Jerman. Saya memesannya karena saya sebelumnya sudah pernah menikmati salad daging sapi. Namun salad tersebut berasal dari Thailand. Silahkan temukan pengalaman saya tersebut di link ini! Saya mencoba membandingkan kedua salad daging sapi tersebut.

Salad daging sapi dari Thailand berasa pedas dan asam karena ada cabai dan perasan jeruk nipis bersamaan. Sedangkan salad daging sapi buatan restoran Bavaria ini tidak terasa pedas, hanya asam menyegarkan dari acar timun dan cuka salad. Untuk daging sapi kedua salad tersebut, sama-sama terbuat dari daging sapi fillet yang sudah dimasak sebelumnya dan didinginkan.

Hal menarik dari dua salad daging sapi yang saya nikmati ini adalah ada roti untuk menyantapnya. Ini sih kebiasaan makan salad di restoran di Jerman pada umumnya.

Salad daging ayam

Fillet daging ayam masak dan sudah dingin tampak yang diberi lingkaran.

Untuk salad daging ayam ini saya pesan di restoran Vietnam. Porsi salad daging ayam ini cukup banyak. Tak hanya berisi sayuran saja, ada mie beras dan tentu daging ayam fillet yang sudah masak.

Di Vietnam sendiri jenis salad seperti ini disebut bun xao. Hal menarik dari salad ala Vietnam ini adalah rasa yang gurih asam. Gurih berasal dari daging ayam fillet yang dimasak sebelumnya dan didinginkan sebentar. Ada bumbu yang dicampurkan pada mie beras dan aneka sayuran. Menurut penjual salad, biasanya salad ini dinikmati sebagai makan malam.

Salad daging ayam masakan Jerman.

Sementara salad daging ayam lainnya saya temukan di restoran lokal ala Bavaria, yang sedikit berbeda dengan buatan Asia. Perbedaan terletak pada saus yang digunakan dan rasa saus tersebutnya. Saus pada salad masakan Eropa kebanyakan menggunakan mustard, mayonnaise atau yoghurt yang dicampurkan dengan bumbu racikan si Chef dapur.

Salad vegetaris

Seperti pada tampak foto paling atas, itu adalah salad vegetaris. Saya menemukannya di salah satu restoran India di Jerman. Salad vegetaris ini bisa menjadi pilihan anda yang sama sekali ingin merasakan makanan hanya sayuran dan buah saja. Agar rasanya semakin semarak, ada garam masala dicampurkan di atasnya dan racikan saus yoghurt si juru masak.

Ada rasa asin, manis dan segar yang ditawarkan dari rupa-rupa sayur dan irisan buah segar pada salad ini. Dijamin anda akan semakin suka karena ada taburan kacang kenari yang membuat rasanya tambah gurih. Hmm, aneka rasa dalam lidah.

4 Kreasi Salad Pembuka Ini Dari 4 Negara

Saya kerap mengulas salad baik sebagai makanan utama maupun makanan pendamping. Bagaimana pun salad memang bukan sekedar tumpukan sayuran belaka, tetapi salad memang diracik dengan saus yang enak agar tetap lezat dinikmati. Itu sebab kekuatan utama rasa salad saya pikir ada pada komposisi aneka isian salad dan saus yang menguatkan rasanya.

Berikut ini saya bagikan kepada anda, empat salad yang saya nikmati dari empat restoran khas dari empat negara berbeda. Di sini salad sebagai makanan pembuka dikenal dalam bahasa Jerman ‘vorspeise’ dan bisa juga dikenal sebagai ‘beilagensalat’.

Artikel ini dimaksudkan untuk memberikan gambaran bagaimana mereka meracik salad agar tetap enak disajikan kepada tamu restoran.

1. Yunani

Jika anda berkunjung ke restoran khas Yunani di sini maka anda biasanya mendapatkan salad pembuka. Salad pembuka dihadirkan untuk tamu sambil menunggu pesanan makanan anda. Seperti yang anda lihat pada foto, bagaimana salad tersebut menurut anda?

Salad ini umumnya disajikan dalam porsi kecil. Isiannya ada irisan kol, peperoni, tomat dan buah zaitun. Salad pada makanan mediterania seperti ini biasanya rasa sausnya hanya cuka dan minyak zaitun sedikit. Ada tambahan sedikit garam. Lalu buah zaitun juga menjadi menjadi kekhasan dalam makanan mediterania.

2. Austria

Salad kedua adalah salad dari negeri tetangga Jerman, Austria. Umumnya kuliner Austria tak ubahnya makanan di tempat saya, termasuk salad. Saat kami memesan makanan di restoran lokal, maka pramusaji akan menyediakan salad pembuka untuk makanan utama yang memerlukan salad. Karena tidak semua menu pesanan pasti mendapatkan salad pembuka.

Seperti yang anda lihat dalam foto, isian salad terdiri atas irisan daun salada air, sedikit kol merah, tomat dan irisan telur rebus. Untuk saus salad yakni mayonnaise dengan bumbu racikan si Chef dapur. Ada yang menambahkan mustard, namun ada pula memakai madu. Dalam saus ada rasa asam manis yang menyatu.

3. India

Untuk salad ketiga, saya pilihkan dari restoran khas India. Ini memang tidak bisa digenaralisasikan pada kuliner India, tetapi saya mendapati salad pembuka di restoran India di Jerman. Salad pembuka ini diberikan untuk pesanan tertentu saja.

Seperti yang anda lihat pada foto, salad ini terdiri atas irisan kol, kol merah dan irisan wortel mentah, irisan tomat, irisan timun dan irisan nanas. Ada irisan daun peterseli sebagai topping. Untuk sausnya, tentu kuliner India tak lepas dari yoghurt. Sausnya berasa asam manis dan garam masala yang menjadi rempah khas India menjadi penguat rasa.

4. Jerman

Terakhir adalah salad pembuka dari tempat tinggal saya sekarang. Salad pembuka diberikan sebagai pendamping makanan utama. Seperti yang anda lihat pada foto, salad ini terdiri atas irisan kol, irisan wortel, irisan paprika, irisan timun dan tomat. Sebagaimana salad pada nomor 2, saus salad berasa asam manis. Biasanya saus salad adalah campuran mayonnaise, mustard dan racikan bumbu dari Chef dapur restoran. Ini menjadi rahasia masing-masing restoran.

Kira-kira salad pembuka mana yang anda sukai?

2 Salad Khas Bayern Jelang Musim Panas

Salad menjadi pilihan makanan yang menyehatkan. Karena salad menawarkan makanan kaya serat ketimbang kalori untuk memenuhi konsumsi makanan anda. Serat sangat baik untuk saluran pencernaan. Tak hanya itu, salad yang baik juga menawarkan banyak sayuran seperti salada, daun rucola misalnya yang kaya vitamin. Sayuran lain juga perlu dimasukkan dalam kreasi salad karena bagaimana pun sayuran sangat baik untuk meningkatkan imunitas tubuh.

Berkaitan dengan kreasi salad, kali ini saya menampilkan dua kreasi salad khas Bavaria. Kedua salad ini saya pesan di restoran lokal. Barangkali ini bisa menjadi pertimbangan menikmati salad.

Salad sosis

Jika anda perhatikan, sosis tampak di sisi kiri. Salad didominasi dengan aneka sayuran.

Jerman dikenal sebagai negeri sosis. Pasalnya anda menemukan aneka ribuan jenis sosis dari utara hingga selatan. Untuk mendapatkan salad sosis, tidak semua sosis bisa digunakan untuk salad. Salad sosis menjadi ciri khas kuliner Bavaria dan Austria. Sosis yang digunakan adalah lyoner, yang dikenal dalam istilah asing yakni bologna sausage.

Saya memesan kuliner ini bukan kali pertama, tetapi tiap juru masak di restoran selalu membuat kreasi yang tak pernah sama. Bologna sausage memang berasal dari salah satu kota Italia, Bologna. Sosis ini memang cocok untuk salad karena kandungannya yang tampak lemak sama sekali.

Lanjut salad kedua…

Salad schinken

Seperti yang anda lihat dua gulungan schinken ada di sisi sayuran.

Salad selanjutnya yang menjadi ciri khas sajian Bavaria adalah salad schinkenstreifen. Schinken bisa dikatakan dalam istilah yang biasa kita gunakan adalah daging ham. Agar tetap menyehatkan, porsi daging ham tidak boleh melebihi porsi sayuran.

Namun jangan salah, tidak semua ham itu berasal dari daging meski tampaknya sama. Kemajuan industri makanan ternyata mampu membuat daging ham tidak berasal dari daging. Ini untuk mensiasati kepentingan konsumen yang concern untuk makanan seperti salad.

Hmm, begitulah dua salad yang bisa diperkenalkan saat ini.

Mediteranian Salad, Suka Boleh Dicoba?

Kuliner khas mediterania tak jauh dari olive oil, itu menurut pengalaman saya mencoba beberapa kali. Terkadang saya mendapati sayurannya pun tidak ditumis tetapi dipanggang. Alasannya simpel, kuliner khas mediterania tak suka terlalu berminyak. Katanya sih, makanan mediterania lebih sehat dan menyegarkan.

Suatu kali saya dan suami datang ke western restaurant yang menawarkan menu mediteranian salad. Saya pun penasaran, bagaimana rasa dan penampakannya? Tentu bagi suami saya, dia memilih menu yang sudah dikenalnya dengan baik. Akhirnya pesanan saya pun datang dengan kreasi si juru masak.

Seperti yang anda lihat dalam foto saya di atas. Sayangnya lampu restoran ekslusif di malam hari sengaja dibuat temaram. Ingin tahu alasannya, silahkan cek di sini!

Apa yang saya dapatkan dari salad khas mediterania?

Pertama, ada roti gandum untuk menikmatinya. Kedua, satu piring berisi salad dengan aneka macam isian. Baris pertama berisi bacon dengan dihiasi kressen. Baris berikutnya ada daun rucola dan sayuran yang dipanggang halus. Rucola ini dalam bahasa Inggris disebut rocket salad dan memang sering dijumpai dalam salad. Sayuran dipanggang halus isinya ada terong, tomat dan daun bawang.

Selanjutnya, ini yang disebut makanan khas medieterania. Buah zaitun yang disusun seperti barisan. Buah zaitun hitam ini rasanya lebih enak ketimbang yang hijau. Itu menurut saya. Buah zaitun ini kaya manfaat dan baik bagi tubuh. Kemudian berikutnya adalah irisan salami. Terakhir adalah minyak zaitun dan butter yang dihiasi biji wijen warna hitam.

Makannya bagaimana?

Jangan tanya saya juga bagaimana memakannya! Akhirnya saya campur jadi satu kemudian disantap bersama roti yang diberikan. Rasanya enak dan memang berbeda dari kebanyakan salad yang saya jumpai.

Bagaimana menurut anda?

Schweizer Wurstsalat, Salad Sosis ala Swis: Makanan Khas Jerman (49)

Schweizer Wurstsalat.
Salad sosis lainnya.
Salad sosis dengan kreasi lainnya, tanpa keju.

Jerman adalah negara yang kaya akan varian sosis. Itu sebab bagi orang Jerman sendiri yang merantau keluar negeri, sosis adalah makanan yang sangat dirindukan. Pasalnya, ada banyak rasa yang ditawarkan dari sekedar sosis yang biasa saya kenal di Indonesia. Mulai dari daging yang digunakan atau sosis vegan hingga bagaimana mengolah sosis menjadi lebih nikmat.

Berkaitan dengan pengolahan sosis menjadi sajian yang istimewa, kali ini saya membahas Schweizer wurstsalat.

Apa itu?

Sebelumnya saya pernah membahas wurstsalat dan kreasinya, yang bisa dilihat di sini.

Baca https://liwunfamily.com/2018/06/05/wurstsalat-salad-sosis-makanan-khas-jerman-28/

Sebagaimana salad pada umumnya, salad sosis yang disebut di Jerman sebagai wurstsalat adalah makanan yang berasa asam dan menyegarkan. Asamnya terbuat dari cuka. Kemudian ada tambahan acar timun, paprika dan irisan bawang merah. Jika tak ada bawang merah, bisa diganti bawang bombay atau daun bawang. Semua tergantung selera anda. Tentunya, ada sosis yang diiris tipis. Agar rasa sosis menyatu, sebaiknya dibuat beberapa jam sebelumnya dan disimpan di lemari es beberapa saat.

Rasa salad sosis yang menyegarkan dan dingin, memang nikmat disantap saat musim panas.

Sedangkan versi lain adalah Schweizer wurstsalat yang juga bisa dijumpai di beberapa restoran di sini. Bedanya, menggunakan irisan keju di atas salad sosis. Bagi pecinta keju, ini menjadi pilihan istimewa karena segala rasa tercampur jadi satu dalam salad yang menyegarkan.

Selanjutnya, silahkan menikmati Schweizer wurstsalat dengan roti!

Salad Dada Ayam ala Thailand: Makanan Khas Asia (38)

Salad dada ayam ala Thailand.
Salad dada ayam di restoran Jerman.

Makanan selanjutnya dari Asia yang dibahas berasal dari Thailand. Ada dua model makanan yang sama-sama membahas salad ayam yang pernah dibahas sebelumnya. Dengan begitu anda bisa melihat perbandingannya. Kedua salad dada ayam yang pernah dipesan ala Bavaria, Jerman dan Austria.

Salad dada ayam sebagaimana gambar di atas tak ubahnya yang saya pesan sebelumnya di Austria. Dada ayam dipanggang sebagaimana pesanan saya. Dada ayam fillet diberi hanya diberi garam dan merica. Sementara saladnya terdiri atas aneka sayuran seperti daun salada air, tomat, timun dan wortel yang diberi racikan olive oil dan garam.

Jika salad dada ayam yang sudah dibahas sebelumnya dipesan di restoran tradisional ala Jerman maka salad dada ayam berikut benar-benar dari restoran Asia. Tepatnya salad dada ayam ini dibuat dengan selera Thailand. Dimana semua sayurannya dibiarkan segar dan tanpa dimasak. Sedangkan dada ayam, sudah dipanggang sebelumnya dan dipotong kecil-kecil.

Saya memesannya kala masih musim panas untuk makan siang. Saya pikir salad dada ayam jadi pilihan yang jitu di tengah teriknya matahari di luar dan rasa lapar yang sangat.

Pesanan saya datang sekitar lima belas menit setelah memesannya. Si pramusaji berperawakan Asia datang menyerahkannya. Tampak sepiring besar yang membuat saya berpikir bagaimana menghabiskannya.

Ini adalah aneka sayuran yang terdiri atas salada air, tauge, tomat, timun dan kol. Semuanya dicampur bersamaan dengan kuah salad yang segar, sedikit pedas dan sedikit asam. Begitulah salad ala Thailand. Cabai masih segar dan dihaluskan.

Sementara hanya potongan dada ayam yang memang khusus dimasak. Dada ayam hanya dibumbui sedikit garam kemudian dipanggang beberapa saat hingga kecokelatan. Saat disajikan sayuran yang berbaur kuah asam dan pedas, dicampurkan potongan dada ayam.

Mantap! Tertarik mencobanya?